Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Upaya Pencegahan Stunting Melalui Pemantauan Kesehatan, Edukasi, dan Pendampingan pada Ibu Hamil di Wilayah Bintaran dan Surokarsan Yogyakarta Lusa Rochmawati; Kuswanti, Ina; Prabawati, Sulistyaningsih; Melina, Fitria; Wulandari, Setyo Retno
JOURNAL OF PHILANTHROPY: The Journal of Community Service Vol. 2 No. 1 (2024): Journal of Philanthropy, January 2024
Publisher : Samodra Ilmu: Lembaga Penelitian, Penerbitan, dan Jurnal Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58353/jop.v2i1.179

Abstract

Stunting is a condition where children under five fail to thrive due to chronic malnutrition and recurrent infections during the First 1000 Days of Life (HPK). Assistance for pregnant women can increase family understanding and be an effective strategy to empower families to increase readiness, especially in preventing stunting. The aim of community service activities is to carry out health monitoring and provide education to pregnant women regarding the results of examinations as an effort to prevent stunting through assisting pregnant women. The target of the activity is pregnant women in the Surokarsan and Bintaran areas, Wirogunan Village, Mergangsan Kemantren. The number of pregnant women recorded in September – December 2023 was 4 people. The method used is home visits by carrying out health monitoring and providing education through assistance to pregnant women. The results of activities in the form of health monitoring showed that all pregnant women were detected to be at high risk. The highest risk factors for pregnancy are anemia and pregnancy at too old an age (> 35 years). Education provided when assisting pregnant women about pregnancy anemia and high risk  pregnancies. After receiving education, pregnant women understand the importance of preventing anemia during pregnancy and are willing to consume blood supplement tablets regularly and fulfill balanced nutrition. Pregnant women understand that high-risk pregnancies are also a risk factor for stunting.
Pengaruh Edukasi Berbasis Leaflet Terhadap Pengetahuan Ibu Tentang Pembuatan Makanan Pendamping Air Susu Ibu di Puskesmas Antang Perumnas Tahun 2024 Karlina, Nini; Sumarni; Yakob, Asmirati; Melina, Fitria; Kuswanti, Ina
INHEALTH : INDONESIAN HEALTH JOURNAL Vol. 4 No. 2 (2025): INHEALTH JOURNAL
Publisher : CV. Eureka Murakabi Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56314/inhealth.v4i2.345

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh edukasi berbasis leaflet terhadap peningkatan pengetahuan ibu mengenai pembuatan makanan pendamping ASI (MPASI) di Puskesmas Antang Perumnas pada tahun 2024. MPASI merupakan elemen penting dalam memastikan gizi yang cukup bagi bayi yang telah berusia 6 bulan setelah ASI eksklusif. Kekurangan pengetahuan ibu dalam pembuatan MPASI dapat menyebabkan pemberian yang tidak tepat, yang berisiko terhadap gangguan pertumbuhan dan perkembangan bayi. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan rancangan one group pre-test post-test design, melibatkan 36 ibu dengan bayi yang mengalami kekurangan gizi di Puskesmas Antang Perumnas pada Agustus hingga Oktober 2023. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dan data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur pengetahuan ibu tentang pembuatan MPASI. Sebelum edukasi, sebagian besar ibu menunjukkan pengetahuan yang kurang, namun setelah diberikan edukasi berbasis leaflet, pengetahuan mereka meningkat secara signifikan. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan p-value sebesar 0,000 (p < 0,05), menandakan pengaruh yang signifikan dari edukasi terhadap pengetahuan ibu. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis leaflet efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu mengenai pembuatan MPASI, yang diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas pemberian MPASI dan mendukung pertumbuhan optimal bayi, serta mengurangi risiko gizi buruk dan stunting.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG ANTENATAL CARE TERHADAP PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG ANTENATAL CARE DI PUSKESMAS BANGUNTAPAN II BANTUL Nisa, Hayatun; Melina, Fitria; Kuswanti, Ina
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jik.v9i1.149

Abstract

Latar Belakang: Masalah kesehatan ibu erat kaitannya dengan ibu hamil, yang banyak memberikan kontribusi terhadap angka kematian ibu saat ini, kematian ibu hamil dapat dicegah bila ibu hamil mendapatkan kualitas pelayanan antenatal yang baik kurangnya pengetahuan ibu hamil mengenai antenatal care atau pemeriksaan kehamilan mengakibatkan kurang pedulinya ibu hamil tentang kesehatan dirinya dan bayi yang di kandungnya.Menurut data yang di peroleh pada bulan januari 2016 Puskesmas Banguntapan II K4 kurang dari target capaian 95%. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengetahuan ibu hamil sebelum diberikan pendidikan kesehatan tentang antenatal care dan mengindentifikasi pengetahuan ibu hamil setelah diberikan pendidikan kesehatan tentang antenatal care serta menganalisa pengaruh pendidikan kesehatantentang antenatal care terhadap pengetahuan ibu hamil tentang antenatal care di Puskesmas Banguntapan II Bantul. Metode: Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi eksperimental design) dengan rancangan the one group pre-posttest design.Penelitian ini dilakukan pada ibu hamil primi yang periksa di Puskesmas Banguntapan II Bantul sebanyak 45 responden. Hasil:Menunjukkan nilai pengetahuan sebelum diberikan pendidikan kesehatan dalam kategori kurang berjumlah 34 ibu hamil (75,56%) dan kategori cukup berjumlah 11 ibu hamil (24,44%) dan setelah diberikan pendidikan kesehatan pengetahuan dalam kategori baik berjumlah 15 ibu hamil (33,33%) dan kategori cukup berjumlah 30 ibu hamil (66,67%). Hasil uji wilcoxon diperoleh nilai signifikan lebihkecil dari 0,05 (p=0,000<0,05). Kesimpulan: Terdapat pengaruh pendidikan kesehatan tentang antenatal care terhadap pengetahuan ibu hamil tentang antenatal care di Puskesmas Banguntapan II Bantul. Kata Kunci: Pendidikan Kesehatan, Antenatal Care
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Jiwa Terhadap Pengetahuan Keluarga Pada Pasien Dengan Gangguan Jiwa Di PUSKESMAS Banguntapan I Wati, Unik Setia; Melina, Fitria
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 16 No 02 (2025): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55426/jksi.v16i02.356

Abstract

Background: Mental disorders are a global health problem with a broad impact, not only on individuals but also on families and communities. The WHO reports that more than 970 million people suffer from mental disorders worldwide, and Indonesia has a prevalence of schizophrenia of 7 per 1,000. The Special Region of Yogyakarta ranks first with the highest prevalence of severe mental disorders (9.3%), with Bantul Regency having 2,999 people with mental disorders. Lack of family knowledge regarding the symptoms, causes, and treatment of patients with mental disorders contributes to inappropriate treatment and social stigma. A preliminary study at the Banguntapan I Community Health Center (Puskesmas I) revealed 55 individuals with mental disorders between January and July. Research Methods: This study used a quantitative approach with a pre-experimental method and a one-group pretest-posttest approach. A total of 55 respondents from families of patients with mental disorders were selected using a total sampling method. The intervention consisted of health education and leaflets. The instrument was a questionnaire to assess the level of knowledge. Univariate analysis was used to describe the frequency and percentage of knowledge levels before and after the intervention. Bivariate analysis using the Wilcoxon test was conducted to assess the effect of mental health education on family knowledge Research Results: Before mental health education, the majority of respondents' knowledge was in the poor category (45 respondents (81.8%). After mental health education, the majority of respondents' knowledge was in the good category (55 respondents (100%). The Wilcoxon test showed a p-value of 0.000, indicating a significant effect of mental health education on improving family knowledge. Conclusion: There is an effect of health education on family knowledge at Banguntapan I Community Health Center, as indicated by the bivariate test using Wilcoxon, with a Z-value of 6.446 and a p-value of 0.0000 (p<0.05).