Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Urgensi Identitas Nasional Pada Generasi-Z Di Pondok Pesantren Ardaniah Serang Banten Ayu Puspita; Athiyyah Aminah Suharjo; Cempaka Awalia Putri; Ismail Maulana Ruhiyat; Sausan Nazla Nafisa; Dadi Mulyadi Nugraha
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 4 (2025): Menulis - April
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i4.207

Abstract

Identitas nasional merupakan pondasi penting dalam memperkuat kesatuan dan integritas suatu bangsa, terutama di tengah arus globalisasi yang kian intensif. Generasi Z, sebagai generasi yang lahir dan tumbuh di era digital, menghadapi tantangan unik dalam mempertahankan identitas nasional. Artikel ini mengkaji urgensi identitas nasional pada Generasi Z dengan menyoroti pengaruh globalisasi, media sosial, dan perkembangan teknologi terhadap pola pikir dan perilaku generasi ini. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan identitas nasional pada Generasi Z sangat penting untuk menjaga keberlanjutan nilai-nilai budaya, sejarah, dan kebangsaan. Upaya strategis, seperti pendidikan berbasis nilai-nilai kebangsaan, pemanfaatan teknologi untuk memperkuat kesadaran nasional, serta kolaborasi lintas sektor, menjadi kunci dalam menjaga identitas nasional di tengah tantangan modern. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pembuat kebijakan dan masyarakat untuk mendorong partisipasi aktif Generasi Z dalam membangun bangsa yang tangguh dan berdaya saing.
Pengaruh Olahraga (Jogging) Terhadap Kejadian Premenstrual Syndrome (PMS) Pada Siswi Kelas X SMK Karsa Mulya Palangkaraya Magdalena Bara; Ayu Puspita; Dian Mitra D.S.
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.202

Abstract

Latar Belakang: Premenstrual Syndrome (PMS) adalah gejala fisik dan emosional yang muncul sekitar seminggu sebelum menstruasi dan hilang saat menstruasi dimulai, seperti sakit kepala, kram perut, mual, dan perubahan suasana hati (Nainar et al., 2021). Jogging adalah olahraga lari ringan yang mudah dilakukan oleh semua usia dan banyak dipilih masyarakat karena praktis dan bermanfaat bagi kesehatan (Isramilda et al., 2020). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivitas olahraga jogging terhadap kejadian Premenstrual Syndrome (PMS) pada siswi kelas X di SMK Karsa Mulya Palangka Raya. Metode: Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest design. Sampel terdiri dari 30 siswi kelas X yang dipilih dengan teknik total sampling. Intervensi dilakukan dalam bentuk aktivitas jogging terprogram selama beberapa minggu. Data dikumpulkan melalui kuesioner PMS sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Sebelum intervensi, 100% siswi mengalami PMS berat (rata-rata skor 43,933). Setelah intervensi, 77% mengalami PMS ringan, 23% masih berat. Rata-rata skor PMS menurun menjadi 20,033. Tujuh siswi yang masih mengalami PMS berat diketahui tidak rutin mengikuti jogging. Uji Wilcoxon menunjukkan hasil signifikan (Z = -4,549; p = 0,000). Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan dari aktivitas olahraga jogging terhadap penurunan kejadian Premenstrual Syndrome (PMS) pada siswi kelas X di SMK Karsa Mulya Palangka Raya.
Hubungan Pengetahuan Tentang Kebersihan Genitalia Dengan Sikap Personal Hygiene Saat Menstruasi Pada Siswi Kelas X-1, X-2, X-3 Di SMAN 4 Palangka Raya Listiana Ningsih; Ayu Puspita; Dian Mitra D.S.
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.486

Abstract

Latar Belakang: Menstruasi adalah proses alami yang dialami remaja putri dan memerlukan perhatian khusus terhadap kebersihan genitalia untuk mencegah ISR Namun, rendahnya pengetahuan tentang kebersihan selama menstruasi masih menjadi masalah umum di kalangan remaja. Banyak siswi yang belum menerapkan sikap personal hygiene yang tepat, seperti mengganti pembalut secara berkala dan mencuci tangan sebelum serta sesudah menggantinya, yang meningkatkan risiko gangguan kesehatan reproduksi. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan remaja putri tentang kebersihan genitalia berkaitan dengan sikap mereka terhadap personal hygiene saat menstruasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang kebersihan genitalia dengan sikap personal hygiene saat menstruasi pada siswi kelas X di SMAN 4 Palangka Raya. Metode: Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling dengan 63 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Spearman rank. Hasil: Penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan tentang kebersihan genitalia dengan sikap personal hygiene saat menstruasi (p-value < 0,05). Kesimpulan: Pengetahuan yang baik mengenai kebersihan genitalia berkontribusi terhadap sikap positif dalam menjaga personal hygiene saat menstruasi, sehingga edukasi kesehatan reproduksi sangat penting diberikan sejak dini.
Hubungan Pengetahuan Ibu Dalam Pemberian Makanan Seimbang Dengan Status Gizi Anak Pra Sekolah Usia 3-5 Tahun Di Wilayah Kerja Puskesmas Pahandut Kota Palangka Raya Laura Anjelina; Ayu Puspita; Silalahi, Dian Mitra D.
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.229

Abstract

Latar Belakang: Tingkat pengetahuan seorang ibu merupakan hal yang sangat mempengaruhi pada status gizi anak. Salah satu penyebab  dari  tingginya  angka  kematian  pada  balita  sehingga menurunkan mutu kehidupan serta terganggunya pertumbuhan dan perkembangan adalah kekurangan gizi. Angka kejadian gizi buruk pada anak usia pra sekolah merupakan dampak dari kurangnya pengetahuan ibu dalam pemberian makanan seimbang sesuai kebutuhan anak, oleh karna itu pengetahuan ibu tentang mengetahui seberapa pentingya pemberian makanan seimbang terutama pada anak masa pertumbuhan sangatlah penting. Fenomena yang ada saat ini di Puskesmas Pahandut Kota Palangka Raya masih termasuk tempat dimana sering ditemukannya permasalahan tentang status gizi buruk. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu dalam pemberian makanan seimbang dengan status gizi anak pra sekolah usia 3- 5 tahun di wilayah kerja puskesmas pahandut kota Palangka Raya. Metode: Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling dengan 40 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan chi-square. Hasil: Dari 40 Responden, terdapat 5 responden (12%) dengan pengetahuan tinggi, 9 Responden (22%) dengan pengetahun sedang, dan terdapat 26 responden (65%) dengan pengetahuan rendah. Penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan ibu dalam pemberian makanan seimbang dengan status gizi anak pra sekolah usia 3-5 tahun (p-value 0,000 < α 0,05). Kesimpulan: Pengetahuan ibu yang baik mengenai pemberian makanan seimbang terhadap status gizi anak pra sekolah sangatlah penting untuk menjaga anak tetap sehat dan terhindar dari gizi buruk.
Hubungan Pengetahuan Dengan Kepatuhan Pejabat Fungsional Perawat Puskesmas Dalam Usulan Penilaian Angka Kredit Di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya Meilitha Carolina; Ayu Puspita; Antonia Mariana Dayman
Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Vol. 1 No. 2 (2023): April : Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/termometer.v1i2.1473

Abstract

Credit Score is a unit of value from the description of activities and/or the accumulated value of the description of activities that must be achieved by nurses in the context of developing the career concerned. Correct knowledge of scoring credit scores is the main basis for the compliance of a functional nurse official in submitting or preparing proposals for assessing credit scores. The lack of knowledge that nurses have about the proposed assessment of credit scores is at risk for these nurses who are considered disobedient resulting in delays in promotion and promotion. This research is to find out the relationship between knowledge and the compliance of functional officers of puskesmas nurses in the proposed credit score assessment in the Work Area of the Palangka Raya City Health Office in 2022. The research method used in this research is a correlational research using a cross-sectional research design. Data collection was carried out using a knowledge questionnaire totaling 15 questions and observing compliance using a checklist sheet containing 10 questions. Research shows that the level of knowledgenurse functional officials regarding Credit Scores, namely 9 respondents (14%) have good knowledge, 54 respondents (84%) have sufficient knowledge and 1 respondent (2%) have less knowledge. As for the research results for compliance from respondents, it was found that 62 respondents (97%) obeyed and 2 respondents (3%) did not comply. The results of statistical analysis using the Rank Spearman correlation test showed that the strength of the relationship between variables was expressed in a positive correlation coefficient of 1 with a very significant level of closeness (p value = 0.028). Based on this research, it is recommendedfor functional nurse officials to be more disciplined and punctual in carrying out the proposals for assessing credit scores that have been set 2 (two) times in the period at the end of June and the end of December.
Pengaruh Senam Yoga Terhadap Kualitas Tidur Peserta Yoga Di Huma Yoga Palangka Raya Meilitha Carolina; Ayu Puspita; Novita Carolina
Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Vol. 1 No. 2 (2023): April : Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/termometer.v1i2.1484

Abstract

Senam yoga merupakan penyatuan antara gerak tubuh, nafas dan pikiran. Dengan melakukan yoga, terutama teknik olah napas atau pranayama, membuat seseorang menjadi lebih fokus, menenangkan pikiran, menurunkan tingkat stress, memberikan perasaan tenang dan nyaman pada tubuh, sehingga diharapkan dapat mengatasi insomnia. Kualitas tidur adalah kemampuan individu untuk dapat tetap tidur, tidak hanya mencapai jumlah atau lamanya tidur. Kualitas tidur yang buruk dapat menyebabkan rendahnya tingkat kesehatan individu dan meningkatkan kelelahan atau mudah letih. Dampak dari kualitas tidur yang pendek dapat menyebabkan rendahnya tingkat kesehatan individu dan meningkatkan kelelahan atau mudah letih. Salah satu cara untuk mengatasi pola tidur yang buruk yaitu dengan melakukan senam yoga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam yoga terhadap kualitas tidur peserta yoga di Huma Yoga Palangka Raya. Metode: Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengandesain penelitian pra eksperimen dengan pendekatan pretest-post test one group design. Responden pada penelitian ini berjumlah 20 responden yang kemudian dianalisis menggunakan uji statistik Wilcoxon. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan sebelum pelaksanaan senam yoga sejumlah 14 responden (70%) memiliki kualitas tidur yang cukup buruk dan setelah pelaksanaan senam yoga kualitas tidur meningkat cukup baik sejumlah 18 responden (90%). Hasil uji Wilcoxon p=0,000 yang berarti p<0,05 yaitu H1 diterima. Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan antara senam yoga terhadap kualitas tidur peserta yoga di Huma Yoga Palangka Raya.
Efektivitas Bedside Teaching Teknik Menyusui Yang Benar Terhadap Keberhasilan Ibu Menyusui Di Ruang Nifas RSUD Kota Palangka Raya Meilitha Carolina; Ayu Puspita; Fransiska Widyawati
Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): Mei : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.403 KB)

Abstract

Ibu post partum kesulitan memberikan ASI kepada bayinya, hal ini dikarenakan posisi menyusui dan perlekatan yang kurang tepat, menyusui dengan teknik yang salah sehingga menimbulkan puting susu menjadi lecet dan ASI tidak keluar secara optimal dan dapat mempengaruhi produksi ASI akibatnya bayi tidak mau menyusu. Sebuah metode pembelajaran teknik menyusui dapat diaplikasikan dengan pengetahuan, psikomotor, afektif secara sistematis, hal ini sering kali disebut dengan metode Bedside teaching. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas bedside teaching Teknik menyusui yang benar terhadap keberhasilan ibu menyusui di Ruang Nifas RSUD Kota Palangka Raya. Metode: Desain penelitian pre-eksperimental jenis one group pre test-post test design menggunakan teknik Sampling Incidental, one group berjumlah 15 responden. Hasil: Sebelum dilakukan bedside teaching teknik menyusui dilakukan pretest pada 15 responden dengan hasil nilai pre test mean 5,20 kemudian dilakukan 2x pertemuan bedside teaching dan di dapatkan nilai post test mean 8,40 sehingga terjadi peningkatan uji statistik dengan rentang mean 3,20. Hasil uji statistik wilcoxon p value = 0,001 atau tingkat signifikasi p < 0,05. Kesimpulan: Ada pengaruh antara hasil efektivitas bedside teaching teknik menyusui yang benar terhadap keberhasilan ibu menyusui antara pre-test dan post-test yang dilakukan pada ibu post partum di Ruang Nifas RSUD Kota Palangka Raya. Sebagai tenaga kesehatan sebaiknya memberikan metode pembelajaran bedside teaching teknik menyusui kepada ibu post partum minimal 2x pertemuan selama 45 menit sesuai SOP yang telah dibuat.
Hubungan Tingkat Stress Dengan Kinerja Perawat Di Ruang Isolasi Covid-19 RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya Meilitha Carolina; Ayu Puspita; Fingky Safitri
Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): Mei : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (986.972 KB)

Abstract

Perawat adalah salah satu sumber daya manusia yang berperan sangat penting di dalam pelayanan kesehatan yang ada di rumah sakit. Tantangan, beban kerja yang tinggi, kelelahan, stresor internal dan eksternal sering terjadi pada tenaga kesehatan bisa mempengaruhi kinerja dari perawat, perawat yang berkerja di ruang isolasi memiliki tingkat stres yang lebih besar dibandingkan dengan perawat ruangan lain. Masalah stres kerja merupakan masalah yang perlu mendapat perhatian karena akan berdampak pada produktivitas dan kinerja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stress dengan kinerja perawat di Ruang Isolasi Covid-19 RSUD dr.Doris Sylvanus Palangka Raya. Metode: Jenis penelitian ini adalah korelasional dengan mengunakan pendekatan Cross Sectional menggunakan Uji Statistik Spearman Rank dengan Teknik Pengambilan data Total Sampling sebanyak 56 Responden yang berkerja di ruang isolasi Covid-19 RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya dengan menggunakan kuesioner. Hasil: Berdasarkan Hasil uji statistik Spearman Rank diperoleh nilai p value= 0.001. Jadi, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat stress dengan kinerja perawat yang berkerja di ruang isolasi RSUD dr.Doris Sylvanus PalangkaRaya dengan nilai R (Korelasi= 0.431) yang berarti menunjukan adanya hubungan yang kuat antara tingkat stress dengan kinerja, sedangkan arah koefisien korelasi dinyatakan dalam bentuk positif (+) yang berarti ada hubungan yang searah antara variabel tingkat stress dengan variabel kinerja (p value= 0.001, R= 0.431, ɑ= 0.05). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat stress dengan kinerja perawat yang berkerja di ruang isolasi RSUD dr.Doris Sylvanus Palangka Raya.