Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Hubungan Kebiasaan Merokok dengan Pola Tidur dan Kejadian Hipertensi pada Tahanan di Ruang Tahanan Direktorat Tahanan dan Barang Bukti Polda Kalimantan Tengah Eka Cahaya; Meilitha Carolina; Eva Priskila
The Journal General Health and Pharmaceutical Sciences Research Vol. 2 No. 2 (2024): June : The Journal General Health and Pharmaceutical Sciences Research
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/tjghpsr.v2i2.424

Abstract

Smoking is the activity of inhaling or drawing in cigarette smoke using a pipe or cigarette. Smoking habits can affect sleep patterns and blood pressure. Cigarettes contain chemicals that stimulate the brain to release adrenaline, which can increase blood pressure and brain activity, making it difficult to fall asleep due to the stimulant effects of nicotine. Cigarettes that enter the bloodstream can damage blood vessel linings, leading to arteriosclerosis and high blood pressure. This study aims to examine the relationship between smoking habits, sleep patterns, and the incidence of hypertension among detainees at the Directorate of Detainees and Evidence Police Department of Central Kalimantan. Method: A correlational study with a cross-sectional approach, with a population of 46 detainees and a total sampling method involving 46 respondents. Data were collected using questionnaires. Data analysis was performed using Spearman Rank and Chi-square tests. Results: Statistical testing showed a significance value (2-tailed) of 0.00 < 0.05, indicating a relationship between smoking habits and sleep patterns. However, the p-value was 0.833 > 0.05, demonstrating no relationship between smoking habits and hypertension incidence among detainees at the Directorate of Detainees and Evidence Police Department of Central Kalimantan. Conclusion: The majority of respondents had moderate smoking habits, with 25 individuals (54.3%), and a smaller group had heavy smoking habits, with 10 individuals (21.7%). Most respondents had a good sleep pattern, with 32 individuals (69.6%), while a smaller group had poor sleep patterns, with 5 individuals (10.9%). The majority of respondents did not have hypertension, with 25 individuals (52.2%), and a smaller group had hypertension, with 22 individuals (47.8%).
Hubungan Aplikasi Metode EUCS (End User Computing Satisfaction) dengan Kepuasan Kerja Perawat dalam Penggunaan SIMRS di RSUD Dr. Doris Sylvanus Palangka Raya Deby Kristanto; Meilitha Carolina; Eva Priskila
Vitamin : Jurnal ilmu Kesehatan Umum Vol. 2 No. 2 (2024): April : Jurnal ilmu Kesehatan Umum
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/vitamin.v2i2.801

Abstract

Hospitals, as institutions providing healthcare services, must maximize technological advancements. One such advancement is the use of SIMRS (Hospital Management Information System) in accordance with the Indonesian Minister of Health Regulation No. 82 of 2013. The use of SIMRS is predicted to enhance the hospital's efficiency, effectiveness, professionalism, performance, as well as access and services. Nurses' satisfaction in using SIMRS will impact the improvement of patient care quality. One method to evaluate user satisfaction with SIMRS is EUCS (End User Computing Satisfaction), developed by Doll and Torkzadeh, which consists of five dimensions: content, format, accuracy, ease of use, and timeliness. This study aims to determine the relationship between the application of the EUCS method and nurses' job satisfaction in the use of SIMRS at RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya. Methods: This research is correlational, employing a cross-sectional design. Respondents were selected using purposive sampling and the chi-square statistical test was used. The sample consisted of 175 inpatient nurses at RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya. Results: The chi-square statistical test showed a p-value = 0.000, or a significance level of p < 0.05, indicating that there is a relationship between the application of the EUCS method and nurses' job satisfaction in the use of SIMRS at RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya. Conclusion: Effectiveness and efficiency are the primary goals of SIMRS usage, which creates convenience and transparency, ultimately expected to enhance nurses' job satisfaction.
Pengaruh Bermain Plastisin Terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Prasekolah di Paud Al-Ghazy Banin Palangkaraya Tomi Satalar; Meilitha Carolina; Aulia Wati; Ferry Ronaldo
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v10i1.725

Abstract

Kemampuan seorang anak untuk mengamati dan melakukan gerakan yang menggunakan otot kecil dan hanya bagian tubuh tertentu sambil memerlukan koordinasi yang tepat dikenal sebagai perkembangan motorik halus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah dengan bermain plastisin dapat meningkatkan keterampilan motorik halus anak prasekolah. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah pra-eksperimental dengan 35 siswa menjadi sampel penelitian, diambil dengan menggunakan metode total sampling. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan kegiatan bermain plastisin didapatkan mean/rata sebesar 2,31 sedangkan sesudah diberikan kegiatan bermain plastisin didapatkan mean/rata 2,83, dan motorik halus anak yang sebelumnya normal hanya 15 anak (42,9%), menjadi 29 anak (82,9%), menunjukkan bahwa media plastisin memiliki pengaruh untuk meningkatkan perkembangan motorik halus anak-anak prasekolah.
HUBUNGAN SELF EFFICACY DENGAN PERAN KELUARGA DALAM MERAWAT PASIEN SKIZOFRENIA DI KLINIK JIWA RSUD dr. DORIS SYLVANUS Andrimupraja, Adetya Dwi; Meilitha Carolina; Priskila, Eva
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49072

Abstract

Self efficacy keluarga merupakan kemampuan anggota keluarga untuk mengatasi permasalahan, stres maupun pemecahan masalah dalam merawat anggota keluarga yang mengalami Skizofrenia. Kemudian juga dalam merawat pasien Skizofrenia membutuhkan pengetahuan, keterampilan, kesabaran serta dibutuhkan waktu yang lama, sehingga perawatan pasien Skizofrenia memerlukan peran keluarga untuk merawat pasien Skizofrenia dirumah. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan self efficacy dengan peran keluarga dalam merawat pasien skizofrenia di Klinik Jiwa RSUD dr. Doris Sylvanus. Penelitian ini ialah penelitian korelasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional dengan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling sebanyak 57 responden. Instrumen yang dipakai menggunakan kuesioner. Hasil uji statistik menggunakan uji Spearman Rank didapatkan p value = 0,000 < α (0,05) dengan nilai koefisien korelasi 0,679. Korelasi yang di dapat adalah positif dengan hubungan kuat dan searah, maka dasar pengambilan keputusan di atas, dapat disimpulkan Ha diterima dengan demikian dapat diartikan bahwa ada hubungan self efficacy dengan peran keluarga dalam merawat pasien skizofrenia di Klinik Jiwa RSUD dr. Doris Sylvanus. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah semakin tinggi self efficacy keluarga maka peran keluarga semakin baik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat berguna untuk menambah menambah wawasan tentang self efficacy dengan peran keluarga dalam merawat pasien skizofrenia.
Hubungan Pengetahuan Dengan Kepatuhan Pejabat Fungsional Perawat Puskesmas Dalam Usulan Penilaian Angka Kredit Di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya Meilitha Carolina; Ayu Puspita; Antonia Mariana Dayman
Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Vol. 1 No. 2 (2023): April : Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/termometer.v1i2.1473

Abstract

Credit Score is a unit of value from the description of activities and/or the accumulated value of the description of activities that must be achieved by nurses in the context of developing the career concerned. Correct knowledge of scoring credit scores is the main basis for the compliance of a functional nurse official in submitting or preparing proposals for assessing credit scores. The lack of knowledge that nurses have about the proposed assessment of credit scores is at risk for these nurses who are considered disobedient resulting in delays in promotion and promotion. This research is to find out the relationship between knowledge and the compliance of functional officers of puskesmas nurses in the proposed credit score assessment in the Work Area of the Palangka Raya City Health Office in 2022. The research method used in this research is a correlational research using a cross-sectional research design. Data collection was carried out using a knowledge questionnaire totaling 15 questions and observing compliance using a checklist sheet containing 10 questions. Research shows that the level of knowledgenurse functional officials regarding Credit Scores, namely 9 respondents (14%) have good knowledge, 54 respondents (84%) have sufficient knowledge and 1 respondent (2%) have less knowledge. As for the research results for compliance from respondents, it was found that 62 respondents (97%) obeyed and 2 respondents (3%) did not comply. The results of statistical analysis using the Rank Spearman correlation test showed that the strength of the relationship between variables was expressed in a positive correlation coefficient of 1 with a very significant level of closeness (p value = 0.028). Based on this research, it is recommendedfor functional nurse officials to be more disciplined and punctual in carrying out the proposals for assessing credit scores that have been set 2 (two) times in the period at the end of June and the end of December.
Pengaruh Senam Yoga Terhadap Kualitas Tidur Peserta Yoga Di Huma Yoga Palangka Raya Meilitha Carolina; Ayu Puspita; Novita Carolina
Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Vol. 1 No. 2 (2023): April : Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/termometer.v1i2.1484

Abstract

Senam yoga merupakan penyatuan antara gerak tubuh, nafas dan pikiran. Dengan melakukan yoga, terutama teknik olah napas atau pranayama, membuat seseorang menjadi lebih fokus, menenangkan pikiran, menurunkan tingkat stress, memberikan perasaan tenang dan nyaman pada tubuh, sehingga diharapkan dapat mengatasi insomnia. Kualitas tidur adalah kemampuan individu untuk dapat tetap tidur, tidak hanya mencapai jumlah atau lamanya tidur. Kualitas tidur yang buruk dapat menyebabkan rendahnya tingkat kesehatan individu dan meningkatkan kelelahan atau mudah letih. Dampak dari kualitas tidur yang pendek dapat menyebabkan rendahnya tingkat kesehatan individu dan meningkatkan kelelahan atau mudah letih. Salah satu cara untuk mengatasi pola tidur yang buruk yaitu dengan melakukan senam yoga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam yoga terhadap kualitas tidur peserta yoga di Huma Yoga Palangka Raya. Metode: Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengandesain penelitian pra eksperimen dengan pendekatan pretest-post test one group design. Responden pada penelitian ini berjumlah 20 responden yang kemudian dianalisis menggunakan uji statistik Wilcoxon. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan sebelum pelaksanaan senam yoga sejumlah 14 responden (70%) memiliki kualitas tidur yang cukup buruk dan setelah pelaksanaan senam yoga kualitas tidur meningkat cukup baik sejumlah 18 responden (90%). Hasil uji Wilcoxon p=0,000 yang berarti p<0,05 yaitu H1 diterima. Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan antara senam yoga terhadap kualitas tidur peserta yoga di Huma Yoga Palangka Raya.
Efektivitas Bedside Teaching Teknik Menyusui Yang Benar Terhadap Keberhasilan Ibu Menyusui Di Ruang Nifas RSUD Kota Palangka Raya Meilitha Carolina; Ayu Puspita; Fransiska Widyawati
Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): Mei : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.403 KB)

Abstract

Ibu post partum kesulitan memberikan ASI kepada bayinya, hal ini dikarenakan posisi menyusui dan perlekatan yang kurang tepat, menyusui dengan teknik yang salah sehingga menimbulkan puting susu menjadi lecet dan ASI tidak keluar secara optimal dan dapat mempengaruhi produksi ASI akibatnya bayi tidak mau menyusu. Sebuah metode pembelajaran teknik menyusui dapat diaplikasikan dengan pengetahuan, psikomotor, afektif secara sistematis, hal ini sering kali disebut dengan metode Bedside teaching. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas bedside teaching Teknik menyusui yang benar terhadap keberhasilan ibu menyusui di Ruang Nifas RSUD Kota Palangka Raya. Metode: Desain penelitian pre-eksperimental jenis one group pre test-post test design menggunakan teknik Sampling Incidental, one group berjumlah 15 responden. Hasil: Sebelum dilakukan bedside teaching teknik menyusui dilakukan pretest pada 15 responden dengan hasil nilai pre test mean 5,20 kemudian dilakukan 2x pertemuan bedside teaching dan di dapatkan nilai post test mean 8,40 sehingga terjadi peningkatan uji statistik dengan rentang mean 3,20. Hasil uji statistik wilcoxon p value = 0,001 atau tingkat signifikasi p < 0,05. Kesimpulan: Ada pengaruh antara hasil efektivitas bedside teaching teknik menyusui yang benar terhadap keberhasilan ibu menyusui antara pre-test dan post-test yang dilakukan pada ibu post partum di Ruang Nifas RSUD Kota Palangka Raya. Sebagai tenaga kesehatan sebaiknya memberikan metode pembelajaran bedside teaching teknik menyusui kepada ibu post partum minimal 2x pertemuan selama 45 menit sesuai SOP yang telah dibuat.
Hubungan Tingkat Stress Dengan Kinerja Perawat Di Ruang Isolasi Covid-19 RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya Meilitha Carolina; Ayu Puspita; Fingky Safitri
Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): Mei : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (986.972 KB)

Abstract

Perawat adalah salah satu sumber daya manusia yang berperan sangat penting di dalam pelayanan kesehatan yang ada di rumah sakit. Tantangan, beban kerja yang tinggi, kelelahan, stresor internal dan eksternal sering terjadi pada tenaga kesehatan bisa mempengaruhi kinerja dari perawat, perawat yang berkerja di ruang isolasi memiliki tingkat stres yang lebih besar dibandingkan dengan perawat ruangan lain. Masalah stres kerja merupakan masalah yang perlu mendapat perhatian karena akan berdampak pada produktivitas dan kinerja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stress dengan kinerja perawat di Ruang Isolasi Covid-19 RSUD dr.Doris Sylvanus Palangka Raya. Metode: Jenis penelitian ini adalah korelasional dengan mengunakan pendekatan Cross Sectional menggunakan Uji Statistik Spearman Rank dengan Teknik Pengambilan data Total Sampling sebanyak 56 Responden yang berkerja di ruang isolasi Covid-19 RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya dengan menggunakan kuesioner. Hasil: Berdasarkan Hasil uji statistik Spearman Rank diperoleh nilai p value= 0.001. Jadi, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat stress dengan kinerja perawat yang berkerja di ruang isolasi RSUD dr.Doris Sylvanus PalangkaRaya dengan nilai R (Korelasi= 0.431) yang berarti menunjukan adanya hubungan yang kuat antara tingkat stress dengan kinerja, sedangkan arah koefisien korelasi dinyatakan dalam bentuk positif (+) yang berarti ada hubungan yang searah antara variabel tingkat stress dengan variabel kinerja (p value= 0.001, R= 0.431, ɑ= 0.05). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat stress dengan kinerja perawat yang berkerja di ruang isolasi RSUD dr.Doris Sylvanus Palangka Raya.
Hubungan Sikap dengan Kepercayaaan Diri Remaja Mengatasi Kekerasan Verbal di SMP Negeri 16 Palangka Raya Meilitha Carolina; Nia Pristina; Anita Gresela
Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebidanan Vol. 3 No. 4 (2025): Desember : Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebida
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/corona.v3i4.1813

Abstract

Adolescents are a group at risk of emotional and social changes, including the impact of verbal abuse that can lower self-confidence. At SMP Negeri 16 Palangka Raya, some students often face taunts, insults, and hurtful labels from their peers. Some students exhibit shy behavior, withdraw, and have low self-confidence. Verbal abuse is often seen as a joke, but it can negatively affect the psychological condition of adolescents. Positive attitudes are believed to help adolescents face verbal abuse more constructively. This study aims to analyze the relationship between attitudes and adolescents' self-confidence in dealing with verbal abuse. The study used a quantitative method with a correlational design and a cross-sectional approach. A total of 55 students from classes VIII-1 and VIII-2 were selected as samples using total sampling technique. Data were collected using questionnaires and analyzed using Spearman Rank test. The results showed that all respondents had a positive attitude, but 81.8% had only moderate self-confidence. The p-value of 0.007 (< 0.05) indicates a significant relationship between attitude and self-confidence. This suggests that positive attitude alone is not enough, and emotional education and psychosocial support are needed to improve adolescents' self-confidence in dealing with verbal abuse.
Pengaruh Edukasi terhadap Dukungan Keluarga dalam Pengelolaan Hipertensi pada Lansia di UPTD Puskesmas Jekan Raya, Palangka Raya Naniek Sukesie; Karmitasari Yanra Katimenta; Meilitha Carolina; Septian Mugi Rahayu
Jurnal Siti Rufaidah Vol. 2 No. 3 (2024): Jurnal Siti Rufaidah
Publisher : PPNI UNIMMAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/jasira.v2i3.119

Abstract

Education is an independent nursing intervention designed to help individuals, groups, or communities, including hypertension patients, address their health issues through learning activities, with nurses acting as educators. Hypertension is a chronic disease often referred to as the "silent killer." Family support is crucial for hypertension patients in dealing with problems that arise during long-term treatment. Based on interviews with 10 elderly hypertension patients, it was found that when they went for health check-ups and monitoring at healthcare facilities, they were not accompanied by their families. This study aims to analyze the Effect of Education on Family Support in Hypertension Management for the Elderly at UPTD Jekan Raya Health Center, Palangka Raya. Method: This study used a Pre-Experimental Design with a One-Group Pretest-Posttest approach. The sampling technique was Purposive Sampling, with 49 respondents. Results: Based on the results of the Paired Sample Test, a p-value of 0.00 was obtained, which indicates a significance level of p < 0.05. Therefore, it can be concluded that the alternative hypothesis (Ha) is accepted, meaning that education significantly influences family support in managing hypertension in the elderly at UPTD Jekan Raya Health Center, Palangka Raya. Conclusion: There is a significant effect of education on family support in managing hypertension for the elderly at UPTD Jekan Raya Health Center, Palangka Raya.