Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

E-Wom yang Dirasakan dalam Bentuk Pengaruh Visual Niat Pembelian Online di Media Sosial Avantikha Raisha Devitamy; Sri Vandayuli Riorini; Amanda Putri Bachtiar; Kelvina Clara Adelia
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.6875

Abstract

Perkembangan media sosial berbasis visual telah mengubah cara konsumen mencari informasi dan membentuk keputusan pembelian melalui electronic word of mouth (eWOM). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh karakteristik visual eWOM terhadap niat pembelian online dengan menggunakan kerangka Stimulus–Organism–Response (SOR). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain potong lintang. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring terhadap 208 pengguna aktif media sosial di Indonesia yang memiliki pengalaman membeli produk berdasarkan konten visual eWOM. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas informasi visual eWOM berpengaruh positif dan signifikan terhadap kegunaan informasi dan adopsi informasi, yang selanjutnya meningkatkan niat pembelian online. Namun, kredibilitas informasi tidak terbukti berpengaruh signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa dalam konteks media sosial visual, kualitas penyajian dan kegunaan informasi lebih menentukan niat beli konsumen dibandingkan persepsi kredibilitas sumber.
Pengaruh Social Media Marketing Terhadap Keputusan Konsumen dalam Berbelanja Online Raffi Aqila Rizky; Sri Vandayuli Riorini; Annisa Putri Suhendro; Davin Nazwan Simatupang
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 8: Juli 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i8.18558

Abstract

Maraknya belanja online di Indonesia telah mendorong peningkatan penggunaan platform media sosial sebagai instrumen pemasaran yang dapat memengaruhi perilaku pelanggan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki dampak pemasaran media sosial terhadap niat pembelian konsumen, serta fungsi yang dimainkannya dalam membentuk keterlibatan merek dan kesadaran merek konsumen. Metodologi kuantitatif digunakan untuk proyek penelitian ini, dan data yang dikumpulkan berasal dari 203 konsumen Indonesia yang berusia minimal 17 tahun dan berbelanja online setidaknya dua kali sebulan. Structural Equation Modeling (SEM) digunakan dengan bantuan AMOS untuk melakukan analisis data yang dikumpulkan melalui penggunaan kuesioner online. Menurut temuan, pemasaran melalui media sosial memiliki dampak positif dan signifikan baik pada tingkat keterlibatan pelanggan dengan perusahaan maupun tingkat kesadaran merek. Lebih jauh lagi, keterlibatan merek konsumen memiliki dampak besar pada niat pembelian, namun pengenalan merek dan pemasaran media sosial tidak menunjukkan dampak langsung yang kuat pada niat pembelian. Sebagai hasil dari temuan ini, yang menyoroti pentingnya keterlibatan pelanggan dalam mendorong niat untuk melakukan pembelian online, taktik pemasaran media sosial perlu diarahkan untuk mempromosikan koneksi dengan konsumen.
Pengaruh Social Media Marketing dan Ewom Terhadap Customer Engagement Di Industri Restoran Fast Foods Alya Rahmania; Sri Vandayuli Riorini; Alisha Rahmadhanti
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 3: Maret 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i3.6990

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi faktor-faktor yang memengaruhi customer engagement dalam industri restoran fast food di Jakarta, dengan fokus pada Social Media Marketing (SMM), Perceived Innovativeness, Electronic Word of Mouth (eWOM), Customer Satisfaction, dan Service Convenience. Menggunakan metode kuantitatif dan analisis Structural Equation Modeling (SEM), beserta melibatkan 168 responden. Hasil menunjukkan bahwa SMM dan Perceived Innovativeness berpengaruh positif signifikan terhadap keterlibatan pelanggan. Selain itu, kepuasan pelanggan berfungsi sebagai mediator antara eWOM dan keterlibatan, sementara kenyamanan layanan memoderasi hubungan antara kepuasan dan keterlibatan. Penelitian menyimpulkan bahwa strategi pemasaran yang interaktif, inovasi produk, serta kenyamanan layanan adalah kunci untuk meningkatkan keterlibatan pelanggan dan daya saing restoran fast food.
Pengaruh Pemasaran Digital dan Kualitas Konten terhadap Rasa Takut Ketinggalan (FOMO) dalam Padel: Sebuah Studi tentang Keterlibatan Pelanggan sebagai Moderator Muhammad Taqy Wardhana; Sri Vandayuli Riorini; Derys Rahman Mulyadi; Oric Fanbella
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 3: Maret 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i3.13912

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Digital Marketing dan Quality Content terhadap Fear of Missing Out (FOMO) dengan Customer Engagement sebagai variabel moderasi pada pemain padel di DKI Jakarta. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis Structural Equation Modelling (SEM) berbasis SmartPLS. Sampel penelitian berjumlah 150 responden yang dipilih berdasarkan kriteria aktif bermain padel dan berdomisili di DKI Jakarta. Hasil analisis menunjukkan bahwa Digital Marketing, Quality Content, dan Customer Engagement berpengaruh positif dan signifikan terhadap FOMO. Namun demikian, Customer Engagement tidak terbukti memoderasi hubungan antara Digital Marketing dan FOMO maupun antara Quality Content dan FOMO. Model penelitian ini menjelaskan 74,9% variansi FOMO, menandakan bahwa ketiga variabel independen memiliki peran penting dalam memengaruhi fenomena FOMO pada komunitas padel. Temuan ini memberikan implikasi bagi praktisi pemasaran dan pengelola fasilitas padel untuk fokus pada strategi digital dan kualitas konten guna menciptakan keterhubungan emosional yang lebih kuat dengan konsumen.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Loyalitas Merek Sepatu Lokal : Studi Kasus Sepatu Ventela di Indonesia Kristianti Yulistia Bala Wawin; Sri Vandayuli Riorini; Risanti Khristi Zandroto; Gemma Adam Rionald
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i2.2392

Abstract

Loyalitas merek merupakan aspek penting dalam mempertahankan pangsa pasar dan daya saing produk, terutama di industri sepatu yang semakin kompetitif, sehingga penelitian ini berfokus pada loyalitas merek sepatu lokal Ventela di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi loyalitas merek, dengan variabel-variabel seperti kualitas produk, harga, citra merek, kepuasan pelanggan, dan promosi. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan survei, di mana data primer dikumpulkan melalui kuesioner kepada konsumen Ventela, dengan responden dipilih menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk, citra merek, dan kepuasan pelanggan memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap loyalitas merek, sementara harga dan promosi tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Temuan ini menyarankan perusahaan untuk fokus pada peningkatan kualitas produk dan citra merek guna mendorong loyalitas pelanggan. Implikasi penelitian ini dapat membantu Ventela dalam merumuskan strategi pemasaran yang lebih efektif, serta memberikan kontribusi pada literatur loyalitas merek di industri sepatu lokal. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah menambahkan variabel lain dan menggunakan metode kualitatif untuk wawasan yang lebih mendalam.
PENGARUH ELECTRONIC WORD OF MOUTH TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KOSMETIK DI INDONESIA: PERAN SOCIAL INFLUENCE DAN ENGAGEMENT Elsya Ardianti Saputri; Sri Vandayuli Riorini; Aqillah Kusuma Astuti Cahya Rani; Daffa Alif Rizaldy
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 2 (2025): JSER, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i2.1154

Abstract

Penelitian ini meneliti bagaimana konsumen Indonesia memaknai, menerima, dan memilih produk kosmetik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh sosial, baik normatif maupun informasional, memiliki peran besar dalam meningkatkan keterlibatan kognitif, emosional, dan perilaku ketika konsumen menilai ulasan digital di Instagram, TikTok, dan marketplace. Pengaruh dari kelompok referensi dan keyakinan terhadap kredibilitas informasi mendorong konsumen untuk lebih berhati-hati, membuat penilaian yang lebih tepat, dan membangun hubungan emosional dengan pengalaman pengguna lain. Penelitian ini juga menemukan bahwa keterlibatan psikologis dan perilaku membantu konsumen mengambil keputusan dalam mengadopsi eWOM melalui aktivitas mencari informasi, membandingkan ulasan, dan berinteraksi dengan pembuat konten. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa eWOM menjadi sumber informasi penting yang memengaruhi perilaku pembelian kosmetik. Temuan ini sekaligus membentuk pemahaman mengenai hubungan antara adopsi eWOM, keterlibatan konsumen, dan pengaruh sosial. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi literatur pemasaran digital dan menawarkan implikasi praktis bagi industri kosmetik melalui penguatan strategi pemasaran berbasis komunitas dan peningkatan kredibilitas ulasan.
PENGARUH RECEIVED NEGATIVE ELECTRONIC WORD-OF-MOUTH TERHADAP SHARE NEGATIVE E-WOM MELALUI RESISTANCE TO INNOVATION PADA PENGGUNA SMARTPHONE Feski Maisa Putra; Sri Vandayuli Riorini; Ayub Yusabiran
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 2 (2025): JSER, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i2.1158

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh received negative electronic word-of-mouth terhadap share negative electronic word-of-mouth dengan memasukkan consumer resistance to innovation sebagai variabel mediasi dalam konteks adopsi smartphone. Perkembangan teknologi digital telah meningkatkan intensitas interaksi konsumen di berbagai platform online, sehingga ulasan negatif mengenai smartphone semakin mudah tersebar dan berpotensi mempengaruhi persepsi serta keputusan konsumen. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini melalui penyebaran kuesioner kepada pengguna smartphone di Indonesia, dengan 198 kuesioner yang dinyatakan layak untuk diolah. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbantuan AMOS, mencakup uji validitas, reliabilitas, goodness of fit, serta pengujian efek mediasi melalui Sobel test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa received negative e-WOM berpengaruh positif dan signifikan terhadap consumer resistance to innovation, dan bahwa resistensi inovasi tersebut selanjutnya berpengaruh positif terhadap kecenderungan konsumen untuk membagikan kembali informasi negatif (share negative e-WOM). Selain itu, ditemukan bahwa consumer resistance to innovation berperan sebagai mediator yang signifikan dalam hubungan antara received negative e-WOM dan share negative e-WOM, sehingga pengaruh tidak langsung dalam model terbukti signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa paparan informasi negatif tidak hanya membentuk persepsi risiko dan resistensi terhadap inovasi smartphone, tetapi juga mendorong konsumen untuk turut menyebarkan ulasan negatif tersebut. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam memperluas pemahaman mengenai dinamika e-WOM negatif dan resistensi inovasi, serta memberikan implikasi praktis bagi perusahaan smartphone untuk merancang strategi pengelolaan informasi negatif, meminimalkan resistensi konsumen, dan mencegah penyebaran e-WOM negatif yang dapat merugikan reputasi merek.
PENGARUH SOCIAL MEDIA MARKETING TERHADAP PURCHASE INTENTION PRODUK SKINCARE WARDAH MELALUI BRAND AWARENESS DAN BRAND ENGAGEMENT Fienda Oryza Sativa Putri; Sri Vandayuli Riorini; Athalia Manuela Kadang; Radhitya Haikal Wafie
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 2 (2025): JSER, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i2.1160

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Social Media Marketing (SMM) terhadap Purchase Intention (PI) produk skincare Wardah melalui Brand Awareness (BA) dan Brand Engagement (BE) sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan kausal dan bersifat eksplanatori untuk menguji hubungan langsung maupun tidak langsung antar variabel. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner online dengan metode purposive sampling terhadap pria dan wanita berusia 17–35 tahun yang aktif menggunakan media sosial dan pernah terpapar promosi produk Wardah. Analisis data menggunakan Covariance-Based Structural Equation Modeling (CB-SEM) dengan bantuan AMOS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMM berpengaruh positif signifikan terhadap BA dan BE, namun tidak berpengaruh signifikan terhadap PI. Selain itu, BA dan BE juga tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap PI, sehingga keduanya tidak mampu memediasi hubungan antara SMM dan PI. Temuan ini menegaskan bahwa aktivitas pemasaran digital Wardah berhasil meningkatkan kesadaran dan keterlibatan konsumen, tetapi belum cukup untuk mendorong niat beli secara langsung.