Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Pengaruh Pemasaran Digital dan Kualitas Konten terhadap Rasa Takut Ketinggalan (FOMO) dalam Padel: Sebuah Studi tentang Keterlibatan Pelanggan sebagai Moderator Muhammad Taqy Wardhana; Sri Vandayuli Riorini; Derys Rahman Mulyadi; Oric Fanbella
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 3: Maret 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i3.13912

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Digital Marketing dan Quality Content terhadap Fear of Missing Out (FOMO) dengan Customer Engagement sebagai variabel moderasi pada pemain padel di DKI Jakarta. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis Structural Equation Modelling (SEM) berbasis SmartPLS. Sampel penelitian berjumlah 150 responden yang dipilih berdasarkan kriteria aktif bermain padel dan berdomisili di DKI Jakarta. Hasil analisis menunjukkan bahwa Digital Marketing, Quality Content, dan Customer Engagement berpengaruh positif dan signifikan terhadap FOMO. Namun demikian, Customer Engagement tidak terbukti memoderasi hubungan antara Digital Marketing dan FOMO maupun antara Quality Content dan FOMO. Model penelitian ini menjelaskan 74,9% variansi FOMO, menandakan bahwa ketiga variabel independen memiliki peran penting dalam memengaruhi fenomena FOMO pada komunitas padel. Temuan ini memberikan implikasi bagi praktisi pemasaran dan pengelola fasilitas padel untuk fokus pada strategi digital dan kualitas konten guna menciptakan keterhubungan emosional yang lebih kuat dengan konsumen.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Loyalitas Merek Sepatu Lokal : Studi Kasus Sepatu Ventela di Indonesia Kristianti Yulistia Bala Wawin; Sri Vandayuli Riorini; Risanti Khristi Zandroto; Gemma Adam Rionald
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i2.2392

Abstract

Loyalitas merek merupakan aspek penting dalam mempertahankan pangsa pasar dan daya saing produk, terutama di industri sepatu yang semakin kompetitif, sehingga penelitian ini berfokus pada loyalitas merek sepatu lokal Ventela di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi loyalitas merek, dengan variabel-variabel seperti kualitas produk, harga, citra merek, kepuasan pelanggan, dan promosi. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan survei, di mana data primer dikumpulkan melalui kuesioner kepada konsumen Ventela, dengan responden dipilih menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk, citra merek, dan kepuasan pelanggan memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap loyalitas merek, sementara harga dan promosi tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Temuan ini menyarankan perusahaan untuk fokus pada peningkatan kualitas produk dan citra merek guna mendorong loyalitas pelanggan. Implikasi penelitian ini dapat membantu Ventela dalam merumuskan strategi pemasaran yang lebih efektif, serta memberikan kontribusi pada literatur loyalitas merek di industri sepatu lokal. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah menambahkan variabel lain dan menggunakan metode kualitatif untuk wawasan yang lebih mendalam.
PENGARUH ELECTRONIC WORD OF MOUTH TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KOSMETIK DI INDONESIA: PERAN SOCIAL INFLUENCE DAN ENGAGEMENT Elsya Ardianti Saputri; Sri Vandayuli Riorini; Aqillah Kusuma Astuti Cahya Rani; Daffa Alif Rizaldy
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 2 (2025): JSER, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i2.1154

Abstract

Penelitian ini meneliti bagaimana konsumen Indonesia memaknai, menerima, dan memilih produk kosmetik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh sosial, baik normatif maupun informasional, memiliki peran besar dalam meningkatkan keterlibatan kognitif, emosional, dan perilaku ketika konsumen menilai ulasan digital di Instagram, TikTok, dan marketplace. Pengaruh dari kelompok referensi dan keyakinan terhadap kredibilitas informasi mendorong konsumen untuk lebih berhati-hati, membuat penilaian yang lebih tepat, dan membangun hubungan emosional dengan pengalaman pengguna lain. Penelitian ini juga menemukan bahwa keterlibatan psikologis dan perilaku membantu konsumen mengambil keputusan dalam mengadopsi eWOM melalui aktivitas mencari informasi, membandingkan ulasan, dan berinteraksi dengan pembuat konten. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa eWOM menjadi sumber informasi penting yang memengaruhi perilaku pembelian kosmetik. Temuan ini sekaligus membentuk pemahaman mengenai hubungan antara adopsi eWOM, keterlibatan konsumen, dan pengaruh sosial. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi literatur pemasaran digital dan menawarkan implikasi praktis bagi industri kosmetik melalui penguatan strategi pemasaran berbasis komunitas dan peningkatan kredibilitas ulasan.
PENGARUH RECEIVED NEGATIVE ELECTRONIC WORD-OF-MOUTH TERHADAP SHARE NEGATIVE E-WOM MELALUI RESISTANCE TO INNOVATION PADA PENGGUNA SMARTPHONE Feski Maisa Putra; Sri Vandayuli Riorini; Ayub Yusabiran
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 2 (2025): JSER, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i2.1158

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh received negative electronic word-of-mouth terhadap share negative electronic word-of-mouth dengan memasukkan consumer resistance to innovation sebagai variabel mediasi dalam konteks adopsi smartphone. Perkembangan teknologi digital telah meningkatkan intensitas interaksi konsumen di berbagai platform online, sehingga ulasan negatif mengenai smartphone semakin mudah tersebar dan berpotensi mempengaruhi persepsi serta keputusan konsumen. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini melalui penyebaran kuesioner kepada pengguna smartphone di Indonesia, dengan 198 kuesioner yang dinyatakan layak untuk diolah. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbantuan AMOS, mencakup uji validitas, reliabilitas, goodness of fit, serta pengujian efek mediasi melalui Sobel test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa received negative e-WOM berpengaruh positif dan signifikan terhadap consumer resistance to innovation, dan bahwa resistensi inovasi tersebut selanjutnya berpengaruh positif terhadap kecenderungan konsumen untuk membagikan kembali informasi negatif (share negative e-WOM). Selain itu, ditemukan bahwa consumer resistance to innovation berperan sebagai mediator yang signifikan dalam hubungan antara received negative e-WOM dan share negative e-WOM, sehingga pengaruh tidak langsung dalam model terbukti signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa paparan informasi negatif tidak hanya membentuk persepsi risiko dan resistensi terhadap inovasi smartphone, tetapi juga mendorong konsumen untuk turut menyebarkan ulasan negatif tersebut. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam memperluas pemahaman mengenai dinamika e-WOM negatif dan resistensi inovasi, serta memberikan implikasi praktis bagi perusahaan smartphone untuk merancang strategi pengelolaan informasi negatif, meminimalkan resistensi konsumen, dan mencegah penyebaran e-WOM negatif yang dapat merugikan reputasi merek.
PENGARUH SOCIAL MEDIA MARKETING TERHADAP PURCHASE INTENTION PRODUK SKINCARE WARDAH MELALUI BRAND AWARENESS DAN BRAND ENGAGEMENT Fienda Oryza Sativa Putri; Sri Vandayuli Riorini; Athalia Manuela Kadang; Radhitya Haikal Wafie
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 2 (2025): JSER, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i2.1160

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Social Media Marketing (SMM) terhadap Purchase Intention (PI) produk skincare Wardah melalui Brand Awareness (BA) dan Brand Engagement (BE) sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan kausal dan bersifat eksplanatori untuk menguji hubungan langsung maupun tidak langsung antar variabel. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner online dengan metode purposive sampling terhadap pria dan wanita berusia 17–35 tahun yang aktif menggunakan media sosial dan pernah terpapar promosi produk Wardah. Analisis data menggunakan Covariance-Based Structural Equation Modeling (CB-SEM) dengan bantuan AMOS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMM berpengaruh positif signifikan terhadap BA dan BE, namun tidak berpengaruh signifikan terhadap PI. Selain itu, BA dan BE juga tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap PI, sehingga keduanya tidak mampu memediasi hubungan antara SMM dan PI. Temuan ini menegaskan bahwa aktivitas pemasaran digital Wardah berhasil meningkatkan kesadaran dan keterlibatan konsumen, tetapi belum cukup untuk mendorong niat beli secara langsung.
Perilaku Ramah Lingkungan yang Berkelanjutan di Kalangan Generasi Muda Konsumen Amalia Sholikhah; Sri Vandayuli Riorini; Virginia Balqqis Zacqualine; Raihan Rizki Fajri
ManBiz: Journal of Management and Business Vol. 4 No. 1 (2025): ManBiz: Journal of Management and Business
Publisher : Institut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/manbiz.v4i1.6314

Abstract

This study aims to examine the influence of campus environment on the green behavior of young consumers. Using the framework of social cognitive theory (SCT) and value-belief-norm theory (VBN), this study explores the factors that mediate the relationship between campus advertising and pro-environmental intentions. Data were obtained from 120 respondents aged 18-23 years old and analyzed using structural equation modeling (SEM) method. The results show that campus advertising has a significant effect on pro-environmental behavior intention through responsibility attribution and personal norms.