Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Jurnal PADE: Pengabdian

Sosialisasi pentingnya penggunaan garam yodium untuk mengatasi anak pendek di Desa Lambaro Kueh Kecamatan Lhoknga Ampera Miko
Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi Vol 3, No 2 (2021): Oktober
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.237 KB) | DOI: 10.30867/pade.v1i2.709

Abstract

Pengaruh/dampak GAKY yang sangat menghawatirkan akibatnya pada susunan syaraf pusat, karena akan bepengaruh pada kecerdasan dan perkembangan sosial masyarakat dikemudian hari dapat dicegah dengan mengkonsumsi garam yodium sehari-hari. Kekurangan iodium dapat mengakibatkan penyakit gondok dan kretin, keterbelakangan mental, bayi lahir cacat, anak kurang cerdas, dan keguguran pada ibu hamil. Masyarakat diharapkan dapat mamahami akibat dari kekurangan dan kelebihan yodium terhadap kesehatan, sehingga diharapkan dapat memperkecil angka penderita kekurangan dan kelebihan yodium di Indonesia. Kegiatan pengabdian berupa pelatihan tentang penggunaan garam beryodium melalui suatu pelatihan dengan memanfaatkan karya dari pengabdi berupa leaflet diharapkan dapat mengedukasi masyarakat. Hasilnya terjadi peningkatan pengetahuan dan perilaku ibu dalam pemberian garam beryodium.
Implementation of exclusive breastfeeding counseling for prospective brides in Lueng Bata District, Banda Aceh City Agus Hendra Al Rahmad; T. Khairul Fadjri; Ampera Miko; Herry Imran; Niakurniawati Niakurniawati
Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi Vol 4, No 2 (2022): Oktober
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.651 KB) | DOI: 10.30867/pade.v4i2.1030

Abstract

The importance of increasing knowledge about exclusive breastfeeding for expectant mothers in Aceh Province is an effort to achieve exclusive breastfeeding success above the national achievement of 69,7%. Optimal breastfeeding practices are one of the keys to success in reducing stunting. Counseling is essential in increasing the knowledge of prospective mothers or brides, supported by the use of media such as flyers that make it easier to understand the importance of exclusive breastfeeding for babies. This community service activity aims to increase the knowledge of prospective brides through counseling on exclusive breastfeeding using flyer media. Community service was carried out using a pretest-posttest non-equivalent group approach, namely providing exclusive breastfeeding counseling to prospective brides in Lueng Bata District. The number of participants was 20 people (10 couples), and activities were carried out in 2020. The counseling media is an exclusive breastfeeding flyer from the Indonesian Ministry of Health. Data collection was conducted through interviews using a questionnaire. The evaluation was carried out descriptively, consisting of a pretest and a posttest. The results showed an increase in average knowledge between before (26,3), and after (33,1) exclusive breastfeeding counseling was given using flyer media to prospective brides, or there was an increase in knowledge of 60,0%. In conclusion, through flyer media, exclusive breastfeeding counseling can improve the knowledge or understanding of prospective brides about exclusive breastfeeding.
Mendorong pilihan jajanan sehat pada anak-anak sekolah: Pengalaman pengabdian kepada masyarakat di Desa Panteriek, Banda Aceh Al Rahmad, Agus Hendra; Ichsan, Ichsan; Imran, Herry; Miko, Ampera
Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi Vol 5, No 1 (2023): Maret
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/pade.v5i1.1330

Abstract

Bahaya obesitas pada anak-anak sekolah akibat konsumsi jajanan tidak sehat telah menjadi masalah kesehatan yang signifikan. Masalah kesehatan yang perlu mendapatkan perhatian serius adalah peningkatan berat badan berlebihan akibat konsumsi tidak  sehat pada anak sekolah. Dalam upaya mencegah dan mengatasi hal tersebut maka diperlukan edukasi melalui penyuluhan gizi. Tujuan kegiatan yaitu untuk menggambarkan pengalaman dan hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk mendorong pilihan jajanan sehat pada anak-anak sekolah di Desa Panteriek, Banda Aceh. Metode pelaksanaan dalam kegiatan ini yaitu menggunakan pendekatan pengabdian kepada masyarakat dengan melibatkan 43 anak usia 10-12 tahun di desa tersebut. Sebelum dan setelah kegiatan penyuluhan, dilakukan pre-tes dan post-tes untuk mengukur pengetahuan dan sikap anak-anak terhadap bahaya konsumsi jajanan tidak sehat. Materi penyuluhan mencakup bahaya obesitas, jajanan tidak sehat, dan risiko konsumsi jajanan dijalanan. Hasil, analisis data menunjukkan bahwa rata-rata pengetahuan anak-anak meningkat secara signifikan setelah penyuluhan (p=0.029). Selain itu, terdapat peningkatan yang signifikan dalam sikap anak-anak terhadap bahaya jajanan tidak sehat (p=0.030). Hasil ini menunjukkan efektivitas kegiatan pengabdian dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap anak-anak terkait pilihan jajanan sehat. Kesimpulan, kegiatan pengabdian kepada masyarakat berhasil mendorong pilihan jajanan sehat pada anak-anak sekolah. Pengetahuan dan sikap anak-anak meningkat setelah penyuluhan, yang menunjukkan pengaruh positif.
Edukasi pemanfaatan daun kelor menjadi produk olahan pemberian makanan tambahan (PMT) balita di Desa Deunong, Aceh Besar Khazanah, Wiqayatun; Andriani, Andriani; Hadi, Abdul; Miko, Ampera
Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi Vol 5, No 2 (2023): Oktober
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/pade.v5i2.1549

Abstract

Latar Belakang :  Daun kelor (Imoringa oleifera) terbukti secara ilmiah memiliki kandungan gizi dan obat berkhasiat, sehingga diyakini memiliki potensi untuk mengatasi kekurangan gizi, kelaparan, serta mencegah dan menyembuhkan berbagai penyakit. Permasalahan yang terjadi yaitu belum banyak masyarakat Indonesia yang mengonsumsi daun kelor dikarenakan karakteristik daun kelor memiliki bau yang khas dan tidak disukai. Tujuan : Secara umum kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat agar dapat mengolah berbagai makanan PMT dengan menggunakan daun kelor. Hasil Kegiatan : Dari hasil perolehan nilai rata-rata pengetahuan dan keterampilan peserta yang mengikuti pre-test dan post-test terlihat bahwa ada peningkatan pengetahuan peserta sebesar 14,5% yaitu dari 62,6% menjadi 77,1%. Kemudian, terjadi peningkatan juga terhadap rata-rata keterampilan peserta sebesar 13% yaitu dari 79% menjadi 92%. Kesimpulan: Edukasi tentang pemanfaatan daun kelor menjadi produk olahan pemberian makanan tambahan (PMT) balita ini memberikan dampak yang positif bagi peningkatan pengetahuan dan keterampilan tentang pemanfaatan daun kelor sebagai PMT balita. 
Pengaruh pelatihan terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan tenaga penjamah makanan dalam persiapan makanan di Rumah Sakit Umum Daerah Yulidin Away Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan Miko, Ampera; Arrisa, Gusti
Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi Vol 5, No 1 (2023): Maret
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/pade.v5i1.1081

Abstract

Penjamah makanan harus memiliki pengetahuan dan keterampilan agar makanan yang dikonsumsinya dapat berkualitas baik dari segi proses maupun hasil penyiapannya. Salah satu permasalahan penjamah makanan adalah proses penyiapan makanan yang tidak tepat. Tujuan kegiatan untuk mengkaji pengaruh pelatihan terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan penjamah makanan dalam penyiapan makanan di RSUD Yulidin Away Tapaktuan. Metode kegiatan dilakukan melalui quasi eksperimen dengan rancangan one gruop pre post test design. sampel sebanyak 25 orang. Lokasi penelitian adalah RSUD Yulidin Away Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan, penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei - Juni 2021. Pengumpulan data meliputi data primer dan data sekunder. Data analisis menggunakan uji-T. Hasil, menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan penjamah makanan sebesar 10,8. Peningkatan keterampilan penjamah makanan sebesar 2,68. Selanjutnya, terdapat pengaruh pelatihan terhadap peningkatan pengetahuan (p= 0,000) dan keterampilan (p= 0,020) penjamah makanan pada penyiapan makanan di RSUD Yulidin Away Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan. Kesimpulan, kegiatan pengabdian yang dilakukan melalui metode penyuluhan sangat berpengaruh dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan penjamah makanan pada penyiapan makanan di RSUD Yulidin Away Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan.
Edukasi pemanfaatan cangkang telur ayam menjadi produk pangan di Desa Lampisang Kabupaten Aceh Besar MS, Andriani; Miko, Ampera; Hadi, Abdul; Khazanah, Wiqayatun
Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi Vol 6, No 2 (2024): Oktober
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/pade.v6i2.2141

Abstract

Environmental waste that will be utilized as a product that has a high enough selling value and is friendly to the environment is eggshell processing. Indonesia is one of the many egg consumers from year to year with a variety of processed food products. The number of eggs eaten both chicken eggs and duck eggs makes the eggshell waste quite a lot. Therefore, this eggshell waste can be processed into one of the products, namely Cookies which is a food snack product, as a decoration or handicraft, as a producer of organic fertilizer, and so on. In general, this community service activity aims to increase community knowledge in order to process various foods using chicken eggshells.  From the results of the acquisition of the average value of knowledge and skills of participants who took the pre-test and post-test, it can be seen that there was an increase in participants' knowledge by 41.20. From these results, it can be said that statistically there is a significant increase (p-value <0.05) between knowledge before and after education with a p value = 0.000. Education on the utilization of eggshells into processed products has a positive impact on increasing knowledge of the utilization of eggshells into processed food products.