Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pelatihan Permainan Drama Remaja untuk Membentuk Nilai Karakter Siswa Lukman Al Faris; Idah Tresnowati; Jamaludin Yusuf; M. Hasbi Ashshiddieqy; M. Mufid Pratama
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v6i1.1578

Abstract

Program Pelatihan Permainan Drama Remaja untuk Membentuk Nilai Karakter Siswa merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan memperkuat pendidikan karakter melalui pendekatan seni pertunjukan berbasis pengalaman. Kegiatan ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan guru dan siswa dalam empat tahapan utama, yaitu analisis naskah drama Padang Bulan, pelatihan teori berdasarkan konsep Vladimir Propp dan Albert Bandura, pelaksanaan simulasi drama games, serta refleksi nilai moral. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan nilai karakter siswa yang ditunjukkan melalui indikator sederhana, antara lain meningkatnya partisipasi aktif siswa dalam kerja kelompok, kemampuan bekerja sama tanpa konflik, keberanian mengekspresikan peran, serta kepedulian terhadap teman yang diamati melalui lembar observasi dan refleksi tertulis. Selain itu, empati siswa tercermin dari perubahan sikap dalam menghargai pendapat teman dan kemampuan memahami perasaan tokoh, sementara kesadaran moral terlihat dari kemampuan siswa mengidentifikasi serta mengaitkan nilai tanggung jawab, kejujuran, dan gotong royong dalam diskusi pascapementasan. Program ini juga berdampak pada peningkatan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran sastra berbasis drama sebagai media pendidikan karakter. Dengan demikian, drama games terbukti efektif sebagai model pembelajaran partisipatif yang menyenangkan, bermakna, dan berpotensi diterapkan secara luas di sekolah menengah sebagai strategi pendidikan karakter yang kontekstual dan relevan dengan kehidupan remaja masa kini.
Peningkatan Motivasi dan Hasil Belajar Melalui Model Tactikcal Games Siswa Kelas IV MI Muhammadiyah Delegtukang Alfira Nuril Aissya; Risdiani Risdiani; Jamaludin Yusuf; M. Riski Adi Wijaya
Unimuda Sport Journal : Jurnal Pendidikan Jasmani Vol. 4 No. 2 (2023): Unimuda Sport Journal : Jurnal Pendidikan Jasmani
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran PJOK khususnya materi kebugaran jasmani yang berkaitan dengan kesehatan melalui model pembelajaran Tactical Game Model pada siswa kelas IV MI Muhammadiyah Delegtukang, Wiradesa. Penelitian ini didasari oleh rendahnya hasil belajar siswa kelas IV MI Muhammadiyah Delegtukang pada mata oelajaran PJOK khususnya materi aktivitas kebugaran jasmani yang berkaitan dengan kesehatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) sedangkan pendekatannya menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di MI Muhammadiyah Delegtukang, Wiradesa. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV yang terdiri atas 28 siswa. Penelitian dilakukan dalam dua siklus yang terdiri dari empat kompetensi setiap siklusnya, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilakukan secara kolaboratif antara peneliti dengan Kepala Madrasah. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi test, dan angket. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah tes, lembar angket. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model Tactical Game Model dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas IV MI Muhammadiyah Delegtukang, hal tersebut ditunjukkan dari hasil penelitian yang meningkat setiap siklusnya. Pada siklus 1 motivasi siswa mencapai rata raata 34,96 yang mana hasil tersebut masuk kedalam kategori tinggi dan memiliki peningkatan rata rata sebesar 13,32 dari pra siklus. Hasil belajar pada siklus 1 menunjukkan siswa yang belum tuntas sebanyak 9 siswa atau 32%, dan siswa yang tuntas sebanyak 19 siswa atau 67.9% dan memiliki peningkatan sebesar 14.3% dari pra siklus. Kemudian pada siklus 2 motivasi siswa mencapai rata-raata 36.04 yang mana hasil tersebut masuk kedalam kategori sangat tinggi dan memiliki kenaikan rata rata sebesar 1.08 dari siklus 1. Hasil belajar pada siklus 2 menunjukkan siswa yang belum tuntas sebanyak 4 siswa atau 14.3%, dan siswa yang tuntas sebanyak 24 siswa atau 85.7% dan memiliki peningkatan sebesar 17.8% dari siklus 1. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini yaitu 80% untuk hasil motivasi dan peningkatan hasil belajar mencapai 80% ketuntasan, dari penjabaran hasil diatas maka penelitian ini dikatakan berhasil.