Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Salisbury Cathedral Sebagai Inspirasi Busana Avant-Garde Menggunakan Turned Edge Applique Dan Double Edged Ruffles Marlina Seviana; Yuhri Inang Prihatina
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 3 No. 11 (2026): NJMS - Juni 2026
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses dan hasil penciptaan busana avant-garde yang terinspirasi dari arsitektur Salisbury Cathedral melalui penerapan teknik turned edge applique dan double edged ruffles. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan Double Diamond yang meliputi tahap Discover, Define, Develop, dan Deliver. Tahap Discover dilakukan melalui eksplorasi karakter arsitektur Salisbury Cathedral, khususnya struktur bangunan, karakter vertikal, dan elemen jendela gothic. Tahap Define meliputi perumusan konsep desain, penentuan siluet, serta pemilihan teknik dan material yang divisualisasikan dalam moodboard. Tahap Develop mencakup pengembangan desain dan penerapan teknik manipulasi tekstil turned edge applique dan double edged ruffles. Tahap Deliver merupakan tahap perwujudan busana akhir dan evaluasi hasil oleh ahli. Penilaian dilakukan oleh tiga orang ahli menggunakan lembar observasi berdasarkan aspek kreativitas dan orisinalitas, penerapan teknik, kombinasi teknik, serta hasil jadi. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata sebesar 4,93 dengan kategori sangat baik. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik turned edge applique dan double edged ruffles mampu mendukung penciptaan busana avant-garde yang kuat secara visual, struktural, dan konseptual, serta efektif merepresentasikan karakter arsitektur Salisbury Cathedral sebagai sumber ide
Fenghuang Sebagai Inspirasi Busana Avant Garde Dengan Bordir dan 3D Applique Adela Mustika Rani; Yuhri Inang Prihatina
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 3 No. 12 (2026): NJMS - Juli 2026
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses dan hasil jadi penerapan Fenghuang sebagai inspirasi busana avant garde dengan bordir dan 3D applique. Fenghuang merupakan burung mitologi Tiongkok yang memiliki nilai filosofis tinggi yang ditransformasi kedalam bentuk busana avant garde menggunakan teknik bordir dan 3D applique. Jenis penelitian ini deskriptif kuantitatif dengan metode double diamond yang meliputi empat proses tahapan, yaitu discover tahap eksplorasi sumber ide, define tahap pembuatan moodboard dan pengembangan desain, develop tahap uji coba material, dan delivery tahap penyelesaian busana. Penelitian ini menggunakan lembar observasi yang dinilai oleh 3 observer ahli dibidang tata busana dengan teknik analisis data melalui perhitungan mean yang diukur menggunakan skala likert 1,00-5,00. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam aspek kreatifitas dan orisinalitas memperoleh mean 4,83 dengan kategori sangat baik. Aspek penerapan 3D applique memperoleh mean 5,00 dengan kategori sangat baik. Aspek motif bordir burung Fenghuang memperoleh mean 4,91 dengan kategori sangat baik. Aspek kombinasi 3D applique dan bordir dengan mean 5,00 termasuk kategori sangat baik. Aspek daya pakai busana avant garde dengan mean 5,00 dengan kategori sangat baik.
Inspirasi The Tower of London Sebagai Busana Avant Garde Dengan Teknik Bordir Aplikasi Rossi Dwi April Liani; Yuhri inang Prihatina
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 3 No. 12 (2026): NJMS - Juli 2026
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses perancangan dan hasil jadi busana avant-garde dengan inspirasi arsitektur The Tower of London melalui penerapan teknik bordir aplikasi. Perancangan didasarkan pada teori transformasi desain yang menjelaskan bahwa unsur visual suatu objek dapat diolah dan diterjemahkan ke dalam bentuk desain baru tanpa menghilangkan karakter utamanya. Selain itu, teori busana avant-garde menekankan eksplorasi bentuk, struktur, dan kreativitas yang inovatif, sedangkan teknik bordir aplikasi digunakan sebagai media untuk memperkuat detail visual dan karakter desain. The Tower of London dipilih sebagai sumber ide karena memiliki karakter visual yang monumental, kokoh, dan historis yang berpotensi ditransformasikan ke dalam busana avant-garde. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan Double Diamond yang meliputi tahap discover, define, develop, dan deliver. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan angket penilaian menggunakan skala Likert 1–5 yang diberikan kepada observer. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa nilai rata-rata (mean). Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses perancangan busana avant-garde berhasil diwujudkan melalui eksplorasi bentuk arsitektur The Tower of London yang ditransformasikan menjadi siluet struktural, detail dekoratif, dan motif bordir aplikasi. Hasil jadi busana menampilkan karakter monumental dan artistik sesuai konsep avant-garde melalui bentuk bahu tegas, rok bervolume besar, serta motif bordir stilasi menara dan struktur bangunan sebagai fokus visual utama. Berdasarkan hasil penilaian observer, aspek kreativitas dan orisinalitas memperoleh nilai rata-rata 4,92, aspek penerapan teknik bordir aplikasi memperoleh nilai rata-rata 4,41, aspek hasil jadi memperoleh nilai rata-rata 4,92, dan penilaian keseluruhan memperoleh nilai rata-rata 4,75 dengan kategori sangat baik
Penerapan Canadian Smocking dan 3D Printing Pen Pada Busana Avant Garde Inspirasi Vermilion Bird Yola Sevika; Yuhri Inang Prihatina
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 3 No. 12 (2026): NJMS - Juli 2026
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui proses dan hasil jadi penerapan Canadian smocking dan 3D printing pen pada busana avant-garde inspirasi Vermilion Bird. Penelitian ini berjenis deskriptif kuantitatif dengan metode Double Diamond terdiri dari, discover pengumpulan inspirasi Vermilion bird, define pembuatan moodboard dan desain, develop dengan uji coba Canadian smocking dan 3D printing pen, deliver pengumpulan masukan. Hasilnya menunjukan bahwa penerapan Canadian smocking menghasilkan efek 3D menggambarkan bulu ekor Vemilion Bird, teknik 3D printing pen mewujudkan elemen api dan sayap Vermilion Bird. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dinilai oleh tiga observer ahli, dianalisis secara deskriptif kuantitatif melalui skala likert dengan perhitungan mean. Hasil penelitian menunjukkan aspek kreativitas dan orisinalitas memperoleh mean 4,91 (kategori sangat baik), penerapan teknik Canadian smocking sebesar 4,41 (kategori sangat baik), penerapan teknik 3D printing pen sebesar 4,91 (kategori sangat baik), kombinasi teknik Canadian smocking dan 3D printing pen sebesar 4,74 (kategori sangat baik), daya pakai busana sebesar 4,83 (kategori sangat baik). Secara keseluruhan, kombinasi Canadian smocking dan 3D printing pen mampu menghasilkan busana avant-garde inspirasi Vermilion Bird dengan total mean 4,76 dengan (kategori sangat baik).
Pelatihan Pembuatan Fashion Accessories Dari Limbah Kain Sebagai Upaya Meningkatkan Keterampilan Warga Tenggilis Mejoyo Surabaya Yulistiana Yulistiana; Urip Wahyuningsih; Indarti Indarti; Ratna Suhartini; Irma Russanti; Yuhri Inang Prihatina; Fadlilah Indira Sari; Silmy Ni'mah Fadhilah
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2026): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Maret 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v5i3.1909

Abstract

Perkembangan industri fashion yang begitu pesat menawarkan beragam kategori busana bagi penggemar mode. Industri fashion dalam proses produksinya berkontribusi dalam menyumbang sisa produksi berupa kain perca, yang bagi pelaku industri merupakan limbah yang harus dibuang. Konsep Recycle merupakan langkah yang tepat untuk penanganan limbah kain perca. Memanfaatkan kain perca merupakan seni keterampilan yang tidak hanya membutuhkan keterampilan menjahit, tetapi juga kreativitas, termasuk dalam membuat fashion accessories. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan PKM ini adalah untuk memberikan pendampingan pada warga Tenggilis Mejoyo Surabaya dalam memanfaatkan limbah kain sisa industri, menjadi produk yang fungsional yaitu fashion accessories dalam kategori carried accessories dan worn accessories. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan serta pembelajaran langsung, dengan pemberian materi dan demonstrasi oleh Tim PKM selaku narasumber. Kegiatan PKM ini melibatkan jumlah peserta sebanyak 15 orang. Hasil kegiatan PKM menunjukkan bahwa seluruh peserta dapat menghasilkan fashion accessories dengan baik, yang menunjukkan kreativitasnya masing-masing. Evaluasi yang dilakukan berdasarkan hasil karya peserta, dapat dinilai dalam kategori sangat baik dan baik. Melalui pendampingan ini, luaran yang dihasilkan berupa: produk-produk fashion accessories, dokumentasi berupa video yang ditayangkan di you tube, publikasi yang ditayangkan di media online, HKI dan PKS.
Upcycle Jaket Denim Sebagai Media Eksplorasi Teknik Slashing Kombinasi Limbah Perca Sumber Ide Fireworks Ayu Artamevia Katerina Putri; Yuhri Inang Prihatina
BAJU: Journal of Fashion and Textile Design Unesa Vol 6 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/baju.v6n2.p167-178

Abstract

The slashing technique is a technique of manipulating the fabric by sewing several piles of fabric and then cutting according to the bias while still showing the bottom layer.  This study aims to find out the process of exploring the design and finished results of the denim jacket upcycle as a medium for exploring slashing techniques in combination with patchwork waste and fireworks ideas. The research method using the double diamond method includes 4 stages: Discover collects information about the final effect of fireworks and designs slashing motif exploration, Define creates a moodboard "De'Slash Fireworks" to create a slashing exploration table on denim jacket design, Develop into 9 designs and makes initial trial/prototype experiments, Deliver design selection and realize the manufacture of 3 denim jacket upcycle products,  Then a feasibility test was carried out. The data collection instrument for this study uses observation sheets to textile experts on the details of fabric slashing. The data analysis technique uses quantitative descriptive analysis techniques by determining the mean or average. The results show that based on the total results of the overall aspect, it was obtained that design 1 is more in demand by observers. The inspiration for the final effect of the fireworks can be visualized into the exploration of slashing techniques with the right contrast with the colors of red, yellow, blue patchwork fabric.