Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Dampak Penggunaan Media Sosial terhadap Motivasi Belajar Siswa: Studi Kualitattif Ppda Siswa Kelas IX SMP Negeri 3 Dempet Ralin Hestiningtyastuti; Siti Fitriana; Farikha Wahyu Lestari
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 4 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v11i4.2740

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan media sosial terhadap motivasi belajar siswa kelas IX SMP Negeri 3 Dempet. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap enam siswa yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa menggunakan media sosial seperti Instagram, TikTok, dan WhatsApp dengan intensitas tinggi, yakni 2 hingga lebih dari 6 jam per hari. Penggunaan media sosial memberikan dampak positif, antara lain memudahkan akses terhadap materi pembelajaran, mendukung kolaborasi dalam tugas kelompok, serta menyediakan konten edukatif. Namun, dampak negatif juga ditemukan, seperti menurunnya konsentrasi belajar, kecenderungan menunda tugas, serta munculnya kecemasan sosial akibat perbandingan diri dengan teman sebaya. Secara keseluruhan, media sosial berperan ganda: dapat mendukung motivasi belajar jika digunakan secara bijak, tetapi juga berpotensi menurunkannya jika penggunaannya berlebihan. Oleh karena itu, peran guru dan orang tua sangat penting dalam memberikan bimbingan serta membantu siswa mengelola waktu penggunaan media sosial secara sehat dan produktif.
SELF DISCLOSURE ANAK REMAJA BROKEN HOME DALAM BERKOMUNIKASI DENGAN ORANG TUA Winda Mei Lestari; Eka Sari Setianingsih; Farikha Wahyu Lestari
FOKUS : Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2026): Vol 9, No 2 Maret 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/fokus.v9i2.31094

Abstract

This study analyzes self-disclosure as an important aspect of interpersonal communication between broken-hearted children and their parents, which plays a role in helping individuals express their thoughts, feelings, and personal experiences. However, not all clients are able to express themselves optimally, especially when influenced by unsupportive family relationships. Therefore, this study aims to describe clients' self-disclosure based on aspects of self-disclosure. This study uses a qualitative approach with a case study design. Data were obtained from four students of Senior High School X through in-depth interviews. Data analysis was conducted using MAXQDA software based on the five aspects of self-disclosure: amount, valence, accuracy and honesty, intention, and intimacy. The results of this study indicate that the level of self-disclosure among clients varies and is influenced by the quality of interpersonal relationships with parents. Clients who have secure emotional relationships tend to show higher levels of self-disclosure, while those with a background of family conflict show lower levels of self-disclosure. Self-disclosure is mostly characterized by negative emotions, situational honesty, and a tendency to avoid sensitive topics. These findings emphasize the importance of a safe and empathetic communication environment in fostering optimal self-disclosure.