Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS XI IPS I IMOGIRI DENGAN MODEL PEMBELAJARAN MISSOURI MATHEMATICS PROJECT (MMP) BERDASARKAN PENDEKATAN GAYA BELAJAR KOLB Rumasoreng, Muhammad Irfan; Mahayati, Meta
Aksioma Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa klasifikasi gaya belajar siswa berdasarkan gaya belajar Kolb dan mendeskripsikan hasil analisa kemampuan pemecahan masalah siswa untuk setiap gaya belajar pada model pembelajaran Missouri Mathematics Project. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan mixed methods. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 1 SMA Negeri 1 Imogiri tahun penelitian 2017/2018 yang berjumlah 27 siswa. Pengumpulan data menggunakan angket gaya belajar Kolb, tes kemampuan pemecahan masalah, dan pedoman wawancara. Seluruh siswa kelas XI IPS 11Imogiri dipetakan tipe gaya belajarnya dengan menggunakan angket gaya belajar Kolb. Data kemampuan pemecahan masalah dianalsis dari hasil tes kemampuan pemecahan masalah kemudian dilakukan triangulasi dengan data wawancara. Subjek wawancara terdiri dari 8 yang terbagi kedalam 2 siswa untuk masing-masing tipe gaya belajar. Analisis data kuantitatif dengan mengkategorikan gaya belajar. Analisis kualitatif dilakukan dengan tahap-tahap reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Gaya belajar Diverger paling banyak jumlahnya di kelas XI IPS 1, 2) Siswa dengan gaya belajar Konverger, Diverger, dan Akomodator mampu memahami masalah, merencanakan langkah penyelesaian, melaksanakan rencana penyelesaian dan menarik kesimpulan dengan baik. Siswa dengan gaya belajar Asimilator mampu melaksanakan tahap memahami masalah, merencanakan langkah penyelesaian dan melaksanakan rencana penyelesaian dengan baik, dan dinilai cukup dalam menarik kesimpulan. Kata Kunci: Kemampuan Pemecahan Masalah, Missouri Mathematics Project, Gaya Belajar Kolb
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS XI IPS I IMOGIRI DENGAN MODEL PEMBELAJARAN MISSOURI MATHEMATICS PROJECT (MMP) BERDASARKAN PENDEKATAN GAYA BELAJAR KOLB Muhammad Irfan Rumasoreng; Meta Mahayati
Aksioma Vol. 8 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v8i1.200

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa klasifikasi gaya belajar siswa berdasarkan gaya belajar Kolb dan mendeskripsikan hasil analisa kemampuan pemecahan masalah siswa untuk setiap gaya belajar pada model pembelajaran Missouri Mathematics Project. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan mixed methods. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 1 SMA Negeri 1 Imogiri tahun penelitian 2017/2018 yang berjumlah 27 siswa. Pengumpulan data menggunakan angket gaya belajar Kolb, tes kemampuan pemecahan masalah, dan pedoman wawancara. Seluruh siswa kelas XI IPS 11Imogiri dipetakan tipe gaya belajarnya dengan menggunakan angket gaya belajar Kolb. Data kemampuan pemecahan masalah dianalsis dari hasil tes kemampuan pemecahan masalah kemudian dilakukan triangulasi dengan data wawancara. Subjek wawancara terdiri dari 8 yang terbagi kedalam 2 siswa untuk masing-masing tipe gaya belajar. Analisis data kuantitatif dengan mengkategorikan gaya belajar. Analisis kualitatif dilakukan dengan tahap-tahap reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Gaya belajar Diverger paling banyak jumlahnya di kelas XI IPS 1, 2) Siswa dengan gaya belajar Konverger, Diverger, dan Akomodator mampu memahami masalah, merencanakan langkah penyelesaian, melaksanakan rencana penyelesaian dan menarik kesimpulan dengan baik. Siswa dengan gaya belajar Asimilator mampu melaksanakan tahap memahami masalah, merencanakan langkah penyelesaian dan melaksanakan rencana penyelesaian dengan baik, dan dinilai cukup dalam menarik kesimpulan. Kata Kunci: Kemampuan Pemecahan Masalah, Missouri Mathematics Project, Gaya Belajar Kolb
Profil beban kognitif siswa SMA selama masa pandemi covid-19 Muhammad Irfan Rumasoreng
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 12, No 3 (2021): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v12i3.7457

Abstract

Students' cognitive load is the biggest threat in the learning process, the purpose of this study is to analyze the cognitive load profile of high school students during the Covid-19 pandemic, the sample in this study were 138 high school students, the instrument used was a questionnaire, the research method was descriptive quantitative. Quantitative data were analyzed using lisrel 8.5. The results showed that (1) students experienced a cognitive load of 83%, (2) The sub-dimension of cognitive load that had the greatest contribution was intrinsic, (3) The intrinsic sub-indicator that caused the student's cognitive load was in the question of the material being taught.
PERBANDINGAN PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK DENGAN BERBASIS MASALAH DITINJAU DARI KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH Muhammad Irfan Rumasoreng; Nanang Khuzaini; Ani Yuli Astuti
Academy of Education Journal Vol 11 No 2 (2020): Academy of Education Journal
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.261 KB) | DOI: 10.47200/aoej.v11i2.396

Abstract

This research aims to: investigate in more effective between project based learning and problem based learning in terms of problem solving skills of students on the 7th grade. The research is a quasi experiment research with pre-test and post-test of non-equivalent control grup design. This study used two experimental groups. The population include all 7th grade students of SMP N 2 Nanggulan which consist of three classes. From the population, the two classes which were class VII B and class VII C is randomly as research sample. Matematics teaching in class VII B used the problem based learning and class VII C used the project based learning. The result show that: project based learning and problem based learning there has significant difference effective in terms of problem solving skills of students on the 7th grade.
Are the Final Semester Examination Questions for Basic Science Concepts Made by Lecturers Have the Quality According to the Rasch Model? Anasufi Banawi; Muhammad Irfan Rumasoreng; Irawati Basta; Adam Latuconsina
Jurnal Prima Edukasia Vol 11, No 1 (2023): January 2023
Publisher : Asosiasi Dosen PGSD dan Dikdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpe.v11i1.53633

Abstract

Analysis of Final semester examination items in the Basic Science Concepts course using the Rasch model has not been widely carried out, even though analyzing subject matter test items is a reflection of education and a noble task that can be carried out by educators in order to perfect and improve the quality of the tests they make themselves. The Rasch model is chosen so that the quality of the items does not depend on the test taker's ability to respond to answers. This study aims to describe the quality of the items from the Final Semester Examination on Basic Science Concepts course using the Rasch model. In this research used descriptive method. Data were collected through a documented study of 10 multiple choice questions in the form of answer sheets from 42 (6 male; 36 female) students of Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education (PGMI) at a state university in Ambon. The Rasch model with the help of the Winstep software program is used in analyzing the items. The results showed that a number of items according to the Rasch model with test reliability were in the high category. Existing results can be used by lecturers as diagnostic material for achieving student knowledge competence and improving lectures.
Pelatihan Pembuatan Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik Berbantuan E-Worksheet Interaktif Muhammad Irfan Rumasoreng; Arie Purwanto; Hilliyani
Catimore: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2023): Catimore: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LSM Catimore dan Sahabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56921/cpkm.v2i1.59

Abstract

Teachers of Muhmmadiyah Mlati High School experience obstacles in making interactive student worksheets and can do a quick assessment of student learning outcomes. An interactive e-worksheet is an electronic worksheet that can be used by students to learn interactively. This service aims to help teachers make e-worksheet-based LKPD so that it can interactively improve learning outcomes. The method used is community-based research. Based on the training results, there was a positive response with all teachers able to use e-worksheets during training according to the material taught.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) MATEMATIKA BERBASIS LITERASI NUMERASI Djaffar Lessy; Nur Apriani Nukuhaly; Muhammad Irfan Rumasoreng
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (952.24 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v12i1.6449

Abstract

Hasil tes literasi numerasi yang tidak memuaskan yang diperoleh siswa Indonesia dalam Programme for International Student Assessment (PISA), menjadi salah satu fakor yang menjadi alasan dalam mengembangkan LKS matematika berbasis literasi numerasi bagi siswa SD/MI agar mereka terbiasa menyelesaikan soal-soal berbasis literasi numerasi sejak dini. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan dan menghasilkan sebuah produk berupa lembar kerja siswa matematika berbasis literasi numerasi bagi siswa SD/MI. Penelitian ini  merupakan penelitian dan pengembangan (research and development) dengan menggunakan model ADDIE yang terdiri dari 5 tahap, yaitu : 1) analysis (analisis), 2) design (perancangan), 3) development (pengembangan), 4) implantation (implementasi), dan 5) evaluation (evaluasi). Subjek penelitian adalah 62 siswa kelas V dari 3 SD/MI pada 3 provinsi berbeda, yang terdiri dari : 28 siswa SDIT Salman Al Farisi 1 Yogyakarta, 19 siswa MI Muhammadiyah Bontoboddia Gowa, dan 15 siswa MIT Al-Anshor Ambon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKS yang dikembangkan dinilai sangat layak dari segi materi dan bahasa pada LKS, dan dinilai praktis dalam penggunaannya.  Penelitian ini telah menghasilkan sebuah produk LKS matematika berbasis literasi numerasi yang bernuansa Islami pada materi statistika bagi siswa kelas V SD/MI. The unsatisfactory results of the numeracy literacy test obtained by Indonesian students in the Program for International Student Assessment (PISA) are one of the factors that is a reason for developing numeracy-based math worksheets for SD/MI students so that they are accustomed to solving numeracy-based questions since early stage. The purpose of this study was to develop and produce in the form of numeracy literacy-based math student worksheet for SD/MI students. This research is research and development using the ADDIE model consists of 5 stages, namely: 1) analysis, 2) design, 3) development, 4) implementation and 5) evaluation. The research subjects were 62 fifth-grade students 3 SD/MI in 3 different provinces, consisting of 28 students from SDIT Salman Al Farisi 1 Yogyakarta, 19 students from MI Muhammadiyah Bontoboddia Gowa, dan 15 students from MIT Al-Anshor Ambon. The results showed that the developed LKS was considered very feasible in terms of material and language in the LKS, and was considered practical in its use. This research has produced a math worksheet based on numeracy literacy with Islamic nuances in statistics material for fifth-grade students of SD/MI.
Konstruksi Instrumen Penelitian Dimensi Konseptual Persepsi Calon Guru Matematika Muhammad Irfan Rumasoreng; Nanang Khuzaini; Dafid Slamet Setiana
JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika) Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (946.91 KB) | DOI: 10.33603/jnpm.v5i2.3608

Abstract

Abstrak. Tujuan  artikel ini adalah menyajikan proses validasi konstruk kuesioner persepsi calon guru matematika untuk mengukur dimensi konseptual persepsi calon guru matematika terhadap matematika. Item kusioner dianalisis dengan Confirmatory Factor Analysis (CFA) berbantuan software lisrel 8,50 untuk membuktikan validitas konstruknya. Respon butir menggunakan software winstep diperoleh dari 66 responden. Sub dimensi terdiri dari menerima atau menyerap matematika (MR), memahami atau mengerti matematika (MH), dan  menilai matematika (MN). Faktor loading sub dimensi dari 0,49 sampai 0,97 dan faktor loading indikator dari 0,58 sampai 1,52, dan nilai alpha cronbachs 0,78 menunjukkan bahwa instrumen penelitian valid dan reliabel.Kata Kunci: Konstruksi Instrumen, Persepsi Guru Matematika.