Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Kesehatan

Bagaimana tingkat kepuasan lansia dalam pelayanan kesehatan prolanis di Yogyakarta? Listyaningsih, Enik; Sinaga, Mei Rianita Elfrida
Jurnal Kesehatan Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : STIKES Bethesda Yakkum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35913/jk.v12i1.498

Abstract

The most common non-communicable diseases in the elderly in Yogyakarta are hypertension and diabetes mellitus. Prolanis is a program that focuses on providing services for hypertension and diabetes mellitus in the elderly. The transition from pandemic to endemic has made prolanis ' service system change which was initially carried out offline to switch to online and back to offline so that it affects the satisfaction of health services felt by the elderly. The number of elderly visits decreased by 30% from the initial observation results. This purpose of this study was to determine the satisfaction of the elderly to health services prolanis. Research methods using quantitative descriptive. Sampling technique used accidental sampling as many as 34 elderly who are prolanis patients who have been registered. Data collection using the satisfaction level questionnaire conducted validity test by researchers with 17 items valid statement with cronbachs's alpha value of 0.861. This study has received ethics from KEPK STIKES Bethesda Yakkum with No. 024 / KEPK.02.01 / III / 2023. Data analysis using descriptive statistics with the results obtained that the majority of elderly people who use prolanis services aged 60 to 74 years ( 67.6%), female gender (79.4%) with Junior High School Education Level (35.3%), and the level of satisfaction category quite satisfied 52.9%. For further research, researchers are expected to explore how treatment adherence prolanis participants.
Pengaruh implementasi pemberdayaan kader dengan inovasi go-kader terhadap perilaku pencegahan penyakit tidak menular di masa pandemi covid -19 Indrayanti, Indrayanti; Sinaga, Mei Rianita Elfrida
Jurnal Kesehatan Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : STIKES Bethesda Yakkum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35913/jk.v12i2.640

Abstract

Studi ini bertujuan mengetahui pengaruh implementasi pemberdayaan kader dengan Inovasi Go Kader (PeKa Go-Kader) terhadap Pencegahan Penyakit Tidak Menular pada Masa Pandemi Covid-19 Kota Yogyakarta. Penelitianini menggunakan studi  quasi experiment dengan desain pre dan post test without  group . Subyek penelitian ini  32 kader kesehatan. Teknik pengambilan sampel penelitian ini adalah accidental sampling. Pelatihan  PeKa Go Kader terdapat 2 sesi:  edukasi, skrining Kesehatan  HT dan DM. Komunikasi efektif serta Kunjungan rumah. Hasil penelitian menunjukkan nilai Z score 0,004 bahwa terdapat  pengaruh implementasi pemeberdayaan kader dengan Inovasi Go Kader (PeKa Go-Kader) terhadap Pencegahan Penyakit Tidak Menular pada Masa Pandemi Covid-19.
A Hope Therapy to Lower Depression on Elderly Sastika, Clara Sekar; Sinaga, Mei Rianita Elfrida
Jurnal Kesehatan Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : STIKES Bethesda Yakkum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Salah satu penyakit yang sering terjadi pada lanjut usia (lansia) di Indonesia adalah depresi. Lansia sangat rentan terhadap depresi dikarenakan adanya faktor internal maupun faktor eksternal. Salah satu terapi yang dapat diberikan pada lansia depresi adalah terapi hope. Terapi hope dapat meningkatan emosi positif, keterlibatan, dan membantu lansia memenuhi potensi yang mereka miliki. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terapi terapi hope berpengaruh terhadap depresi pada lansia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif preexperimental dengan pendekatan one-group pretest-postest design. Analisa data menggunakan uji wilcoxon rank test. Adapun teknik sampling menggunakan teknik nonprobability sampling yaitu purposive sampling. Sampel dalam penelitian berjumlah 39 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan terapi hopetingkat depresi lansia sebesar 2,36 dan setelah diberikan terapi rerata tingkat depresi pada lansia mencapai 1,95 dengan p-values = 0,000 yang berarti H0 ditolak dan Hα diterima. Terdapat pengaruh pemberian terapi hope terhadap tingkat depresi pada lansia di Yogyakarta. Diharapkan terapi hope ini dapat diterapkan di komunitas untuk diberikan pada lansia depresi melalui pelatihan ahli profesional
The Relationship between Caregiver Emotional Support with Quality of Life on Elderly in Wirogunan Village, Yogyakarta Putri, Ni Luh Andina Novia Wijaya; Sinaga, Mei Rianita Elfrida
Jurnal Kesehatan Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : STIKES Bethesda Yakkum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas hidup lansia di Indonesia berada di peringkat bawah Indeks Global Age Watch yaitu di peringkat ke -71. Menurut data Dinas Kesehatan, Provinsi Yogyakarta memiliki lansia mencapai 13,4% dan menjadi provinsi paling dini mengalami penuaan. Hasil studi pendahuluan didapatkan lansia memiliki dukungan emosional yang kurang dari keluarga yang dapat mempengaruhi pengambilan keputusan dalam perawatan kesehatan lansia. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan emosional caregiver dengan kualitas hidup lansia di Kelurahan Wirogunan Yogyakarta. Desain penelitian menggunakan korelasi dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan 51 responden. Instrumen yang digunakan yaitu dukungan emosional caregiver yang telah dilakukan uji validitas oleh peneliti dengan hasil 0,885 dan reliabilitas alpha cronbach 0,908 dan kualitas hidup diukur menggunakan instrumen WHOQoL-BREF. Analisa data menggunakan uji Chi-Square. Hasi uji statistik pada penelitian ini didapatkan p-value>0,05, dimana hasil dari domain fisik 0,136>0,05, domain psikologi 0,230>0,05, domain sosial 0,073>0,05, dan domain lingkungan 0,266>0,05. Dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara dukungan emosional caregiver dengan kualitas hidup lansia di Kelurahan Wirogunan Yogyakarta. Diharapakan hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan dan referensi serta menambah kajian pustaka untuk meneliti mengenai dukungan emosional caregiver terhadap kualitas hidup lansia.