Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Identifikasi Tanaman Obat Suku Melayu Di Pasir Pengaraian Brahmana, Eti Meirina; Dahlia, Dahlia; Mubarrak, Jismi; Lestari, Rena
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 JULI 2024
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v18i1.5550

Abstract

AbstrakTumbuhan yang berkhasiat obat telah lama digunakan oleh masyarakat tradisional dalam penyembuhan berbagai penyakit, salah satunya masyarakat Suku Melayu di Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis tumbuhan yang berkhasiat obat berdasarkan pengetahuan lokal masyarakat adat Suku Melayu. Populasi penelitian ini adalah masyarakat Suku Melayu asli Kabupaten Rokan Hulu dan pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode snowball sampling, sehingga responden yang terpilih sesuai dengan data yang diperlukan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan metode kualitatif dan kuantitatif. Metode kualitatif digunakan untuk mengetahui penggunaan tumbuhan obat yang digunakan masyarakat dengan cara wawancara sedangkan metode kuantitatif digunakan untuk mengetahui banyaknya penggunaan tumbuhan obat oleh masyarakat Suku Melayu dari hasil wawancara. Penyakit yang biasanya diobati oleh masyarakat dengan tumbuhan adalah penyakit yang umumnya sering diderita oleh masyarakat awam seperti demam, diare, batuk, sakit gigi, gatal-gatal dan sariawan.Kata Kunci: Identifikasi, Suku Melayu, Tanaman Obat
“ETAM” (ENERGI TANAH MERAH) SEBAGAI ENERGI ALTERNATIF PENERANGAN JALAN DI KECAMATAN KUNTO DARUSALAM KABUPATEN ROKAN HULU RIAU Ika Daruwati; Jismi Mubarrak
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol. 2 No. 3.a (2019)
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jhi.v2i3.a.249

Abstract

Masalah besar di desa Muara Dilam adalah pasokan listrik sangat terbatas setiap hari, yang hanya tersedia dari pukul 18:00 hingga 21:00. Di luar jam-jam ini masyarakat masih terpaksa mengandalkan lampu darurat. Ini tentu sangat berbahaya bagi komunitas yang berjalan di jalan di malam hari. Selain rentan terhadap kecelakaan dan jalan gelap juga rentan terhadap kejahatan. Desa Muara Dilam memiliki sumber daya tanah liat merah yang melimpah. Namun, penggunaan tanah merah masih terbatas pada proses pembuatan ubin dan batu bata, belum dimanfaatkan untuk energi gratis. Untuk mengatasi masalah ini, perlu untuk mengembangkan produk untuk penggunaan tanah liat merah. Penggunaan tanah merah sebagai energi listrik adalah salah satu solusi untuk menerangi jalan-jalan di desa. Dalam Program Kemitraan Masyarakat ini metode pelaksanaannya adalah untuk mensosialisasikan ETAM, pembuatan penerangan jalan dengan memanfaatkan tanah liat merah sebagai sumber energi listrik dengan tahapan pembuatan yang terdiri dari desain fungsional, desain struktural, gambar teknik, dan proses pembuatan. Pembuatan penerangan jalan dengan energi listrik yang berasal dari tanah liat merah mampu mengatasi masalah kurangnya penerangan di malam hari dan terbatasnya pasokan listrik di Desa Muara Dilam.