Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Identifikasi Kemampuan Literasi Kelautan Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah Fahira Putri Utami; Karnan Karnan; Baiq Sri Handayani; Mahrus Mahrus
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2021): May
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v6i1.160

Abstract

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika menjadi salah satu destinasi wisata utama yang memiliki panorama pesisir dan potensi sumberdaya laut yang melimpah, jika tidak dikelola dengan baik maka sumberdaya lautan akan mengalami kerusakan untuk itu sumberdaya manusia yang ‘melek’ akan lautan menjadi peran penting untuk mengelola sumberdaya pesisir dan lautan secara berkelanjutan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kemampuan literasi kelautan siswa berdasarkan kompetensi 7 prinsip literasi kelautan pada sekolah menengah pertama di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah. Sample sekolah penelitian adalah SMP 1 Pujut, SMP 7 Pujut, Mts Al-Ijtihad, Mts Al-Irsyad dan Mts Nw Prabu. Penelitian dilakukan pada siswa kelas 9 dengan jumlah total 150 siswa. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian dekriptif. Hasil penelitian kemampuan literasi kelautan siswa dengan nilai presentase setiap sekolah yakni, SMP 1 Pujut sebesar 30%, SMP 7 Pujut sebesar 34.41, Mts Al-Irsyad sebesar 27.58%, Mts Al-Ijtihad sebesar 29.58%, dan Mts Nw Prabu sebesar 25.83%. Berdasarkan hasil rata-rata presentase tes literasi kelautan sebesar 29% dapat di simpulkan bahwa kemampuan literasi kelautan siswa sekolah menengah pertama (SMP) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah dikategorikan rendah. Upaya untuk meningkatkan kemampuan literasi kelautan siswa guru dapat melakukan pengembangan materi dengan mengimplementasikan 7 prinsip literasi kelautan dalam proses pembelajaran.
Isolation of endophytic bacteria from cashew root and its ability as phosphate solubilizing and IAA-producing bacteria Yulia Ningsih; Lalu Zulkifli; Mahrus Mahrus
Jurnal Biologi Tropis Vol. 22 No. 3 (2022): July - September
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v22i3.3652

Abstract

This study aimed to isolate endophytic bacteria from cashew plant roots, and to determine their ability to dissolve phosphate and produce IAA. This research was conducted at the Microbiology Laboratory of the Faculty of Medicine, University of Mataram. This research was conducted by isolating the endophytic bacteria of cashew nut root and then testing the phosphate solubilizing ablity and testing the potential for IAA-producing bacteria. Based on the results of the study, there were 7 isolates of endophytic bacteria, all of which were able to solubilize inorganc phosphate with a low phosphate solubility index, ranging from 1 to 1.7. Of the 7 isolates, there were 2 isolates that were able to produce IAA, namely AJM 7 and AJM8 isolates with IAA concentrations ranging from 16 to 18 ppm. Based on the results above, it can be concluded that the endophytic bacterial isolates from the roots of the cashew plant have the potential to be a candidates for biofertilizer formulation.
Estrogenic Effects of Tapak Dara (Catharantus roseus) Leaf Methanol Extract on The Estrus Cycle of Adult Female Mice (Mus musculus) Balb/C Strain Yunita Fatmala; Mahrus Mahrus; Lalu Zulkifli
Jurnal Biologi Tropis Vol. 22 No. 3 (2022): July - September
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v22i3.3604

Abstract

Tapak dara plant is a plant that contains several active compounds, such as phenolic acids, flavonoids and alkaloids. The tapak dara plant can act as a sedative, urinary laxative, stop bleeding, and neutralize toxins. In addition, tapak dara leaf extract contains ingredients that can act as antifertilization. This study aimed to determine the effect of methanol extract of tapak dara leaf on the estrus cycle of adult female mice (Mus musculus) Balb/C strain. This research is an experimental research by testing cause and effect. The hypothesis test used in this study was one-way ANOVA and BNT test. The significance value of giving tapak dara leaf methanol extract to female mice showed a significant value so that it can be said that the administration of tapak dara leaf methanol extract caused the estrus cycle of female mice to be longer. The significance value of estrogenic activity in mice shows a significant value of 0.047, so it can be said that estrogen activity also affects the length of the estrus cycle. The results of hypothesis testing using the one-way ANOVA test were significant, so it can be concluded that the methanol extract of tapak dara leaves can cause the estrus cycle of female mice to be longer.
Pengembangan LKPD Berbasis Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains dan Hasil Belajar Biologi Peserta Didik Kelas X Linda Apriliani; Agus Ramdani; Syamsul Bahri; Mahrus Mahrus
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4.1071

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan efektivitas Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis inkuiri terbimbing dalam meningkatkan keterampilan proses sains dan hasil belajar biologi peserta didik. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan mengikuti langkah pada model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Proses pengembangan LKPD berbasis inkuiri terbimbing terdiri dari 3 tahap berupa uji ahli, validitas empiris, dan uji coba terbatas. Uji coba terbatas dilaksanakan menggunakan penelitian quasi experiment yaitu dengan pretest postest nonequivalent control group design. Subjek uji coba terbatas adalah semua peserta didik kelas X SMAN 1 Praya Barat tahun ajaran 2022/2023. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling sehingga terpilih kelas X4 menjadi kelas eksperimen dan kelas X1 menjadi kelas kontrol. Instrumen yang digunakan untuk mendapatkan data penelitian ialah lembar validasi, perangkat pembelajaran, angket keterampilan proses sains, dan tes hasil belajar kognitif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD berbasis inkuiri terbimbing yang dikembangkan sangat layak dengan perolehan skor rata-rata 3,46. LKPD berbasis inkuiri terbimbing yang dikembangkan efektif untuk meningkatkan keterampilan proses sains dengan perolehan skor rata-rata N-Gain 0,77 dan efektif meningkatkan hasil belajar dengan perolehan skor rata-rata N-Gain 0,79.
Analisis Pembelajaran Daring dan Kemampuan Literasi Sains Biologi serta Berpikir Kritis Siswa di SMA Negeri 1 Woha pada Masa Pandemi Covid-19 Riana Meilya Putri; Dadi Setiadi; Mahrus Mahrus; Jamaluddin Jamaluddin
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2c (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2c.619

Abstract

Literasi sains dan berpikir kritis merupakan aspek penting yang bisa dijadikan bekal bagi generasi jaman sekarang yang harus dimiliki untuk menghadapi tantangan masa kini dan masa depan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran daring serta kemampuan literasi sains biologi dan berpikir kritis siswa di SMA Negeri 1 Woha pada masa pandemi covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Woha. Sampel penelitian sebanyak 49 orang siswa yang berada di kelas XI IPA 1 dan XI IPA 2. Instrumen yang digunakan adalah lembar pedoman wawancara dan soal tes literasi sains biologi serta berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pandemi covid-19 memengaruhi proses pembelajaran. Beberapa faktor pendukung guru dalam melaksanakan pembelajaran yaitu ketersediaan media pembelajaran dan kuota serta jaringan yang stabil di sekolah. Faktor penghambat adalah jaringan yang dimiliki oleh peserta didik di rumah masing-masing serta adanya peserta didik yang masih belum memiliki laptop untuk menunjang pembelajaran. Nilai kemampuan literasi sains biologi peserta didik adalah 49,79% dan nilai kemampuan berpikir kritis peserta didik adalah 55,23%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kemampuan literasi sains biologi dan berpikir kritis di SMA Negeri 1 Woha dikategorikan rendah. Rendahnya kemampuan literasi sains biologi dan berpikir kritis ini dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu minat membaca yang masih rendah, alat evaluasi yang belum mengarah pada pengembangan literasi sains biologi, kurangnya minat belajar siswa dan pengetahuan siswa yang masih terpotong-potong sehingga siswa sulit untuk mengaitkan konsep yang satu dengan yang lainnya.
Pengembangan Booklet Berbasis Keberagaman Bivalvia Pada Ekosistem Lamun Baiq Nunung Hidayati; Abdul Syukur; Mahrus Mahrus
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2b (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2b.714

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengembangkan booklet berbasis penelitian untuk identifikasi keanekaragaman Bivalvia. Metode pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode pengembangan 4D yaitu define, design, develop, disseminate. Penelitian dilakukan dengan mengembangkan hasil penelitian menjadi booklet tentang keanekaragaman bivalvia pada padang lamun. Validasi booklet terdiri dari tiga orang dosen Jurusan Pendidikan Biologi Universitas Mataram yang merupakan ahli materi dan ahli media pembelajaran. Hasil penelitian ini sangat valid dengan persentase validitas ahli materi 81,7% dan ahli media pembelajaran 83%, sehingga layak digunakan sebagai bahan ajar.
Pengembangan LKPD Berbasis Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains dan Hasil Belajar Biologi Peserta Didik Kelas X Linda Apriliani; Agus Ramdani; Syamsul Bahri; Mahrus Mahrus
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4.1071

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan efektivitas Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis inkuiri terbimbing dalam meningkatkan keterampilan proses sains dan hasil belajar biologi peserta didik. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan mengikuti langkah pada model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Proses pengembangan LKPD berbasis inkuiri terbimbing terdiri dari 3 tahap berupa uji ahli, validitas empiris, dan uji coba terbatas. Uji coba terbatas dilaksanakan menggunakan penelitian quasi experiment yaitu dengan pretest postest nonequivalent control group design. Subjek uji coba terbatas adalah semua peserta didik kelas X SMAN 1 Praya Barat tahun ajaran 2022/2023. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling sehingga terpilih kelas X4 menjadi kelas eksperimen dan kelas X1 menjadi kelas kontrol. Instrumen yang digunakan untuk mendapatkan data penelitian ialah lembar validasi, perangkat pembelajaran, angket keterampilan proses sains, dan tes hasil belajar kognitif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD berbasis inkuiri terbimbing yang dikembangkan sangat layak dengan perolehan skor rata-rata 3,46. LKPD berbasis inkuiri terbimbing yang dikembangkan efektif untuk meningkatkan keterampilan proses sains dengan perolehan skor rata-rata N-Gain 0,77 dan efektif meningkatkan hasil belajar dengan perolehan skor rata-rata N-Gain 0,79.
Reproductive Aspects of Lemuru Fish (Sardinella Lemuru) Landed at PPI Tanjung Luar East Lombok as Enrichment Material for Zoology Subjects Lidia Zindarti Nurmia; Karnan Karnan; Mahrus Mahrus
Jurnal Biologi Tropis Vol. 23 No. 1 (2023): January - March
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v23i1.5351

Abstract

Sardinella lemur is a pelagic fish with the most population in Indonesia, precisely in the Bali Strait. This study aims to determine the reproductive lemurs of lemurs fish (S. lemur) that landed at PPI Tanjung Luar East Lombok as enrichment material for zoology subjects. This research was conducted in January-March 2023, taking place in Tanjung Luar, East Lombok. This study used lemurs fish (S. lemurs) with a total sample of 188 individuals, 56 females, and 132 males. This research is included in the quantitative descriptive research with PCAS sampling. Data was collected by measuring body length, weighing body weight, calculating sex, classifying TKG, and analyzing GMI. It is estimated that the lemurs spawn in April-June with reference to TKG and IKG. TKG analysis by observing the morphology and weighing the gonad weight of the fish while the IKG compares the gonad weight and body weight multiplied by 100%. The TKG found ranged from TKG I to TKG V with the dominant sex being male. The highest TKG was found in March for females who were pregnant while TKG for males with developed gonads. From the results of the data analysis, the highest female sex index was obtained in February 3.5% and the lowest was in March 0.3% male. The results of observations of the highest average body length of lemurs fish were in February at 15.75 cm and the lowest in March at 15.04 cm. Based on the body weight of lemurs fish, the highest was in February at 33.03 gr and the lowest was in Marat ch 30.63 gr. Based on the results of the research and discussion it can be concluded that lemurs fish in the waters of Tanjung Luar, gonads mature for lemurs fish in March and are expected to spawn from April to June.
Diversity of Molluscs Associated with Mangroves on The Gerupuk Beach in Central Lombok in 2023 Jennifer Isabelana Dasilva; Abdul Syukur; Mahrus Mahrus
Jurnal Biologi Tropis Vol. 23 No. 4 (2023): October - December
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v23i3.5425

Abstract

Mangrove ecosystems have an important role in coastal areas. One of the roles of mangroves is to protect the shoreline and prevent seawater intrusion. Molluscs are one of the mangrove association biota whose lives are influenced by the presence of mangrove forests. Therefore, the purpose of this study was to determine the diversity of molluscs and the relationship between mangrove density and limiting molluscs to the coastal mangrove area of ​​Gerupuk Beach, Central Lombok. Sampling of molluscs used the quadrate sampling method with purposive sampling by taking into account the mangrove species found in the observation plots. The data obtained were then analyzed with the charisma index, associations, and Pearson's correlation coefficient. The results of this study obtained 13 species of Molluscs consisting of 12 species of the Gastropod family and 1 species of the Bivalvia family. The Brachyura diversity index at the research station was moderate with a value between 1.48–1.88. Furthermore, there were 8 species of Molluscs associated with 4 species of mangrove from 13 species of Molluscs found. The linear regression equation y = 0.1429x + 0.0007 with a Pearson correlation coefficient (r) of 0.57 indicates a strong relationship between the independent variable (x) mangrove density and the dependent variable (y) exposure to molluscs. The conclusion of this study is that the diversity of molluscs in the mangrove area of ​​Gerupuk Beach is included in the moderate category and there is a significant relationship between mangrove density and mollusk attractions.