Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Analisis Gaya Bahasa dalam Novel Amelia Karya Tere Liye Rana Aflakhatin Auliya; Harjito Harjito; Setia Naka Andrian
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v10i2.14534

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikam bentuk gaya bahasa yang terkandung dalam novel Ameliakarya Tere Liye, (2) Mendeskripsikan makna gaya bahasa yang terkandung dalam novel Ameliakarya Tere Liye. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan menggunakan teknik simak dan catat. Data dalam penelitian ini berupa kutipan teks yang terdapat dalam novel Amelia karya Tere Liye yang sesuai dengan kajian utama penelitian ini. Data yang diperoleh merupakan data yang urut dan sesuai dengan alur cerita di dalam novel. Sedangkan sumber data dalam penelitian ini adalah novel Amelia karya Tere Liye, sumber data tersebut digunakan sebagai bahan pemerolehan data yang akan dianalisis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Dalam novel Amelia karya Tere Liye, pengarang menggunakan sepuluh gaya bahasa (gaya bahasa personifikasi, gaya bahasa perumpamaan, gaya bahasa hiperbola, gaya bahasa repetisi, gaya bahasa antonomasia, gaya bahasa metafora, gaya bahasa antropomorfisme, gaya bahasa pleonasme, gaya bahasa ironi, dan gaya bahasa klimaks), (2) Penggunaan gaya bahasa yang paling dominan dalam novel Amelia karya Tere Liye adalah gaya bahasa personifikasi, yaitu sebanyak 35 data, (3) Makna dalam masing-masing gaya bahasa memiliki peran masing-masing salah satunya untuk mendeskripsikan atau menggambarkan keadaan yang terjadi dalam novel sehingga pembaca bisa merasakan apa yang ingin pengarang sampaikan dalam ceritanya.
Analisis Gaya Bahasa dalam Novel Amelia Karya Tere Liye Rana Aflakhatin Auliya; Harjito Harjito; Setia Naka Andrian
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v10i2.14534

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikam bentuk gaya bahasa yang terkandung dalam novel Ameliakarya Tere Liye, (2) Mendeskripsikan makna gaya bahasa yang terkandung dalam novel Ameliakarya Tere Liye. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan menggunakan teknik simak dan catat. Data dalam penelitian ini berupa kutipan teks yang terdapat dalam novel Amelia karya Tere Liye yang sesuai dengan kajian utama penelitian ini. Data yang diperoleh merupakan data yang urut dan sesuai dengan alur cerita di dalam novel. Sedangkan sumber data dalam penelitian ini adalah novel Amelia karya Tere Liye, sumber data tersebut digunakan sebagai bahan pemerolehan data yang akan dianalisis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Dalam novel Amelia karya Tere Liye, pengarang menggunakan sepuluh gaya bahasa (gaya bahasa personifikasi, gaya bahasa perumpamaan, gaya bahasa hiperbola, gaya bahasa repetisi, gaya bahasa antonomasia, gaya bahasa metafora, gaya bahasa antropomorfisme, gaya bahasa pleonasme, gaya bahasa ironi, dan gaya bahasa klimaks), (2) Penggunaan gaya bahasa yang paling dominan dalam novel Amelia karya Tere Liye adalah gaya bahasa personifikasi, yaitu sebanyak 35 data, (3) Makna dalam masing-masing gaya bahasa memiliki peran masing-masing salah satunya untuk mendeskripsikan atau menggambarkan keadaan yang terjadi dalam novel sehingga pembaca bisa merasakan apa yang ingin pengarang sampaikan dalam ceritanya.
LAKON DAN PERISTIWA DI SEKITAR KITA Setia Naka Andrian
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 1 (2020): Sasindo
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v8i1.6803

Abstract

Akhmad Sofyan Hadi dalam buku lakonnya bertajuk Bunga Layu di Tengah Gurun merangkum 4 (empat) judul lakon (teks drama). Di antaranya, Air Mata Dupa, Bungan Layu di Tengah Gurun, Dongeng Negeri Dongeng, dan Setinggi Rumput. Buku lakon ini menyuarakan berbagai peristiwa sederhana di sekitar kita. Tentu yang sedikit sering kita lupakan, melalui keempat lakonnya yang termaktub dalam buku ini begitu menyadari berbagai hal yang ditawarkan oleh Barker. Bahwasanya lakon yang dihadirkannya bukan hanya mengacu dan berhenti pada konsep teks atau kata- kata yang tertulis saja. Teks drama yang dianggit menjadi medan pertimbangan gagasan tersendiri atas berbagai peristiwa di sekitar kita. citra, bunyi, objek, dan laku dalam bangunan lakon yang diciptakan penulis menjadi ruang kerja yang dapat diraih oleh pembaca dan apresiator dengan leluasa, dengan berbagai kemungkinan yang ada. Paling tidak, berbagai pintu telah dibuka selebar-lebarnya ke hadapan pembaca dan apresiator. Ketiga cara berpikir tentang kebudayaan yang ditawarkan oleh Williams tersebut telah bermunculan dalam empat lakon gubahan Akhmad Sofyan Hadi. Bunga Layu di Tengah Gurun menjadi penanda bahwasanya lakon menjadi sebuah rekaman peristiwa yang dipungut oleh penulis lakon dalam gerak hidup keseharian di sekitar. Narasi-narasi kokoh itu bergelimang dalam setiap tokoh yang dimunculkan, penokohan, latar, dan berbagai komponen lain yang menumbuh- suburkan peristiwa.
Nilai Pendidikan Karakter dalam Novel Si Anak Kuat Karya Tere Liye sebagai Bahan Ajar Sastra di SMA Caliestia Intan Purnamasari; Ambarini Asriningsari; Setia Naka Andrian
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v10i2.14541

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan nilai-nilai pendidikan karakter yang ada dalam Novel Si Anak Kuat Karya Tere Liye dan sebagai bahan ajar sastra di SMA. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa data kualitatif. Penelitian ini mencari data yaitu kata, paragraph, kalimat, dan kutipan dialog dalam teks yang mengandung nilai-nilai pendidikan karakter dalam Novel Si Anak Kuat Karya Tere Liye. Berdasarkan hasil penelitian novel Si Anak Kuat Karya Tere Liye terdapat nilai pendidikan karakter yang paling menonjol yaitu nilai religius dan nilai peduli sosial.dari 18 nilai pendidikan karakter terdapat 15 nilai pendidikan karakter yang ditemukan di dalam novel Si Anak Kuat Karya Tere Liye. Kompetisi dasar yang digunakan dalam pembelajaran novel pada kurikulum 2013 untuk kelas XII yaitu KD 3.9 dan KD 4.9. KD tersebut sudah sesuai untuk dijadikan bahan ajar sastra di SMA.
FATALISME DAN EKSISTENSIALISME DALAM NASKAH DRAMA KERETA KENCANA KARYA EUGENE IONESCO TERJEMAHAN W.S. RENDRA Setia Naka Andrian
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 2 Agustus (2014): SASINDO
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v2i2 Agustus.967

Abstract

Gelimang Indonesian literature is not enough and certainly will not develop well without the strength of the criticism. Assessment of the literature was not enough if only mengacungi thumb. It is necessary to direct the investigation to analyze literary works, which is not simply to give judgment on the merits of literary works, as well as whether or not worth it. Nor only want the meaning of a literary work, not merely record the creative process alone, but more than all that. In this study, using qualitative descriptive analysis study literature as hermeneutic approach to the study of psychology. This research is expected to note the beginning and then be little to contribute material appreciation of literature, especially to the learners / students, so much loved literature that leads to the formation of attitudes and social personalities of society, as a healthy human being is a human being who will think and think, thinking to win and think that others do not lose.Keywords: Fatalism, Existentialism, Drama Script
PENYIMPANGAN BUDAYA DAN FUNGSINYA DALAM KUMPULAN CERPEN BUKAN PEREMPUAN KARYA SYARIF HIDAYATULLAH dkk. Setia Naka Andrian
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 Januari (2014): sasindo
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v2i1 Januari.922

Abstract

This research has done a study on the short stories collection Bukan Perempuanwhich includes a variety of living spaces that idealized like a values in religious,moslem, and Santri culture environments. On those short stories collection presented avariety of devices that make it strange as a medium to be used in a specific purpose,such as literary texts as cultural resistance.The problems are in what kinds were culture that deviates from cultural realityof pesantren and how far that deviation is meaningful for the stories on short storiescollection Bukan Perempuan. The approach used in this study is a sociological approachusing a hermeneutic study.The results that is conducted on five short stories on a short stories collectionhave described concern the culture that deviates from the cultural reality of pesantrenand how far those deviation is meaningful for the stories on short stories collectionBukan Perempuan which is more focused on cultural resistance through literary texts.The culture which deviates from the cultural reality of pesantren contained in some ofthese stories are ideology deviation, violations of norms in pesantren environtment.Keywords: Structure, Cultural Deviation
NILAI MORAL DALAM NOVEL LANGKAH KAKI KARYA SHINEMINKA DAN ALTERNATIF RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANNYA DI TINGKAT SMP Ais Pratama Islami Putri; Ambarini Asriningsari; Setia Naka Andrian
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v10i2.14512

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai moral dalam novel Langkah Kaki karya Shineeminka dan alternatif rencana pelaksanaan pembelajarannya nilai moral dalam novel Langkah Kaki karya Shineeminka di tingkat SMP. Metode pengumpulan data yang digunakan kepustakaan dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini diperoleh dari mengidentifikasi nilai moral pada novel dan mencocokan dengan teori yang ada.Hasil analisis data akan disajikan dalam bentuk deskriptif.Hasil analisis data ditemukan 61data. Berdasarkan hasil data tersebut, maka novel Langkah Kaki karya Shineeminka dapat dimanfaatkan sebagai alternatif rencana pelaksanaan pembelajaran di tingkat SMP. Khususnya untuk menerapkan nilai moral di kehidupan.
Unsur Intrinsik pada Teenlit The Boy I Knew from Youtube dan A Sky Full of Star sebagai Alternatif Bahan Pembelajaran Apresiasi Sastra di SMA Achmad Al Amin; Sri Suciati; Setia Naka Andrian
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v11i1.16059

Abstract

This study aims to describe the intrinsic elements in the teenlit The Boy I Knew From Youtube and A Sky Full of Stars as an alternative material for learning literary appreciation in high school. Data collection in this study is a listening technique and a note-taking technique. The listening technique is used to obtain the data contained in the object of research (teenlit discourse experience). The data obtained were taken from data sources by reading teenlit novels. The results of this study are that both Teenlit The Boy I Knew From Youtube and A Sky of Stars can be used as teaching materials for literary appreciation in high school because the intrinsic elements have special features and story schemes that support and in terms of language, psychology, and socio-cultural backgrounds in these two research studies are very close to the lives of today's youth and raise problems in the youth world with a very communicative style of storytelling.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan unsur intrinsik pada teenlit The Boy I Knew From Youtubedan A Sky Full of Stars sebagai alternatif bahan pembelajaran apresiasi sastra di SMA. pengumpulan data pada penelitian ini adalah teknik simak dan teknik catat. Teknik simak dipergunakan untuk memperoleh data-data yang terdapat dalam objek penelitian (pengalan wacana teenlit). Data-data yang diperoleh diambil dari sumber data dengan membaca novel teenlit. Hasil penelitian ini adalah kedua Teenlit The Boy I Knew From Youtube dan A Sky of Stars dapat digunakan sebagai bahan ajar apresiasi sastra di SMA karena pada unsur-unsur intrinsiknya memiliki keistimewaan serta skema cerita yang mendukung serta dari segi bahasa, psikologi, dan latar sosial budaya pada kedua teenlit ini sangat dekat dengan kehidupan remaja masa kini dan mengangkat permasalahan di dunia remaja dengan gaya penceritaaan yang sangat komunikatif.
Nilai Sosial pada Kumpulan Cerpen Sebelum Telepon Berdering Karya Kun Andyan Anindito dengan Pendekatan Sosiologi Sastra Riyanto Mahaputro; Siti Fatimah; Setia Naka Andrian
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v11i1.16047

Abstract

This study aims to describe how the social values contained in the collection of short stories “Before the Telephone Rings” by Kun Andyan Anindito with a sociological approach to literature. The research method used in this research is qualitative. The research data comes from a collection of short stories before the telephone rings. The data collection technique used is listen and note. The data analysis technique uses content analysis. The results of the study found 37 data related to social values contained in 11 short stories including “He Shouldn't Crave Rats” contains the value of love, the value of responsibility, and the value of harmony in life. “Poladodo cameras” contain the value of compassion and responsibility. “Forgiveness cakes” contain the values of responsibility and harmony in life. “Can Mr. Judge Help Me” contains the value of compassion, the value of responsibility, and the value of harmony in life. “The word Rotten” contains the value of love and responsibility. “Before the Phone Rings” contains the value of compassion and the value of harmony in life. “Before and After I Die” contains the value of love and the value of harmony in life. “The intersection” contains the value of love and the value of harmony in life. “The narrator, the Woman, and the Man Beside her” contain the values of compassion and the value of responsibility. “The Woman Who Waits” contains the value of love and the value of responsibility. “Retirement and Other Plans” contain the value of compassion.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana nilai sosial yang terdapat dalam kumpulan cerpen Sebelum Telepon Berdering karya Kun Andyan Anindito dengan pendekatan sosiologi sastra. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini ialah kualitatif. Data penelitian berasal dari buku kumpulan cerpen “Sebelum Telepon Berdering”. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah simak dan catat. Teknik analisis data menggunakan content analysis. Hasil penelitian ditemukan 37 data terkait nilai sosial yang terdapat pada 11 cerpen di antaranya “Mestinya Dia Tak Mengidam Tikus” memuat nilai kasih sayang, nilai tanggung jawab, dan nilai keserasian hidup. Cerpen “Kamera Poladodo” memuat nilai kasih sayang dan tanggung jawab. “Kue-kue Ampunan” memuat nilai tanggung jawab dan keserasian hidup. Cerpen “Apakah Tuan Hakim Bisa Membantu Saya” memuat nilai kasih sayang, nilai tanggung jawab, dan nilai keserasian hidup. Cerpen “Kata Busuk” memuat nilai kasih sayang dan tanggung jawab. Cerpen “Sebelum Telepon Berdering” memuat nilai kasih sayang dan nilai keserasian hidup. Cerpen  “Sebelum dan Sesudah Aku Mati” memuat nilai kasih sayang dan nilai keserasian hidup. “Persimpangan” memuat nilai kasih sayang dan nilai keserasian hidup. Cerpen “Narator”, Perempuan, dan Lelaki di Sampingnya” memuat nilai kasih sayang dan nilai tanggung jawab. “Perempuan yang Menunggu” memuat nilai kasih sayang dan nilai tanggung jawab. “Pensiun dan Rencana yang Lain” memuat nilai kasih sayang.
Unsur Intrinsik pada Teenlit The Boy I Knew from Youtube dan A Sky Full of Star sebagai Alternatif Bahan Pembelajaran Apresiasi Sastra di SMA Achmad Al Amin; Sri Suciati; Setia Naka Andrian
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v11i1.16059

Abstract

This study aims to describe the intrinsic elements in the teenlit The Boy I Knew From Youtube and A Sky Full of Stars as an alternative material for learning literary appreciation in high school. Data collection in this study is a listening technique and a note-taking technique. The listening technique is used to obtain the data contained in the object of research (teenlit discourse experience). The data obtained were taken from data sources by reading teenlit novels. The results of this study are that both Teenlit The Boy I Knew From Youtube and A Sky of Stars can be used as teaching materials for literary appreciation in high school because the intrinsic elements have special features and story schemes that support and in terms of language, psychology, and socio-cultural backgrounds in these two research studies are very close to the lives of today's youth and raise problems in the youth world with a very communicative style of storytelling.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan unsur intrinsik pada teenlit The Boy I Knew From Youtubedan A Sky Full of Stars sebagai alternatif bahan pembelajaran apresiasi sastra di SMA. pengumpulan data pada penelitian ini adalah teknik simak dan teknik catat. Teknik simak dipergunakan untuk memperoleh data-data yang terdapat dalam objek penelitian (pengalan wacana teenlit). Data-data yang diperoleh diambil dari sumber data dengan membaca novel teenlit. Hasil penelitian ini adalah kedua Teenlit The Boy I Knew From Youtube dan A Sky of Stars dapat digunakan sebagai bahan ajar apresiasi sastra di SMA karena pada unsur-unsur intrinsiknya memiliki keistimewaan serta skema cerita yang mendukung serta dari segi bahasa, psikologi, dan latar sosial budaya pada kedua teenlit ini sangat dekat dengan kehidupan remaja masa kini dan mengangkat permasalahan di dunia remaja dengan gaya penceritaaan yang sangat komunikatif.