Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Analisis Kinerja Cooling Fan Terhadap Temperatur Air Untuk Meningkatkan Kinerja Generator Di PLTG Balai Pungut Tengku muhammad Amin; Usaha Situmeang; Abrar Tanjung
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 7 No. 2 (2023): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v7i2.10767

Abstract

Temperatur kerja generator tinggi, sehingga tekanannya tinggi sehingga diperlukan pendinginan untuk menghindari pemanasan yang berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja generator akibat pendinginan oleh kipas pendingin yang digunakan oleh PT. PLN (Persero) PLTG Balai Pungut, serta untuk. Dimana mendapatkan hasil penelitian, nilai efektifitas tertinggi terjadi pada 5 desember 2021 jam 04.00 WIB. Dengan nilai 97,370 % sedangkan nilai terendah adalah 89,822 % pada tanggal 2 desember 2021 jam 03.00 WIB. Dari keseluruhan data juga di dapatkan nilai rata - rata efektifitas sekitar 95,545 %, nilai Approach rata - rata memilki nilai di bawah 2 °C dan kapasitas pendinginan tertinggi terjadi pada 5 desember 2021 jam 04.00 WIB. Dengan nilai 0,404 m3°C/jam sedangkan nilai terendah adalah 0,175 m3°C/jam pada tanggal 7 desember 2021 jam 10.00 WIB. Dari keseluruhan data di dapatkan nilai rata - rata kapasitas pendinginan sekitar 0,287 m3°C/jam. Maka dapat disimpulkan bahwasanya daya aktif dari generator sangat berhubungan dengan temperatur air pendingin atau cooling water temperature ketika suhu air masuk tinggi maka performa dari generator naik dan sebaliknya.
Analisis Perhitungan Susut Daya Dan Energi Dengan Pendekatan Kurva Beban Di PT. PLN (Persero) Feeder Kualu Tushalan Samosir; Usaha Situmeang; Masnur Putra Halilintar
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 7 No. 1 (2022): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v7i1.10796

Abstract

Agar ketersediaan energi listrik untuk masyarakat tetap lancar PT. PLN (Persero) senantiasa menjaga dengan memperhitungkan rugi daya listrik dan juga memperhitungkan bagaimana membangun suatu jaringan distribusi dari hulu ke hilir dengan memperhatikan luas penghantar dalam penyalurannya. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisa faktor yang mempengaruhi susut energi pada saluran distribusi JTR PT. PLN (Persero) Pekanbaru Feeder Kualu dan menganalisis seberapa besar susut energi listrik pada saluran distribusi tersebut. Dengan metode kurva beban dapat digambarkan variasi dari pembebanan terhadap suatu gardu yang diukur dengan kW, Ampere, kVA sebagai fungsi dari waktu (dalam kurun waktu tertentu) maka dari perhitungan yang telah dilakukan arus maksimal yang dapat digunakan transformator sebesar 18294,696 A, sedangkan pembebanan transformator sebesar 4,794%, arus pembebanan sebesar 877,04 Ampere, faktor kepadatan beban sebesar 0,405 Ampere, resistansi saluran sebesar 39,841 Ohm, sedangkan resistansi antar tiang dengan nilai 0,0185 Ohm, maka dari data diatas dapatlah kesimpulan yang menyatakan bahwa susut daya di wilayah PT. PLN (Persero) Pekanbaru Feeder Kualu dalam kondisi baik sesuai dengan (SPLN) D3.002-2 tahun 2008.
Pemanfaatan Atap Bangunan Sebagai Sumber Energi Listrik On Grid Sistem Untuk Kebutuhan Mall Living World Harri Putra Hasnul; Usaha Situmeang; Monice
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 8 No. 2 (2024): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v8i2.10893

Abstract

Indonesia merupakan daerah tropis yang mempunyai sinar matahari yang sangat besar menjadi potensi energi terbarukan dengan radiasi harian rata-rata 4,5 – 4,8 kWh/m2. Sebagai energi terbarukan, sinar matahari tidak bersifat polutif, tidak akan habis. Maka dari itu sumber energi ini dapat dimanfaatkan untuk kelistrikan melalui sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Pada penelitian ini akan dibahas perancangan sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) On Grid pada Gedung living world. Dengan penggunaan inverter SOLIS-255K-EHV-5G-PLUS dengan daya DC maksimal 255 kW dan penggunaan modul PV SUNPOWER SPR-P5-525-U berkapasitas 525 Wp dengan Efficinecy 7,6% besar daya yang dibangkitkan sebesar 485,1 Wp berdasarkan Power Rating Inverter diketahui jumlah modul PV yang bisa dihubungkan dengan inverter sebanyak 525.664 jika dibulatkan menjadi 525 modul sel surya. PLTS ini dirancang untuk mengurangi pemakaian listrik dari PLN digedung Living World Pekanbaru. Lokasi ini dinilai memiliki potensi radiasi matahari yang cukup baik dan ketersediaan lahan yang luas. Hasil dari perancangan sistem pembangkit tenaga surya menghasilkan energi listrik terbesar 254.001,329 kWh. Berdasarkan produksi energi listrik yang dihasilkan, Gedung living world dapat menghemat penggunaan sumber energi listrik PLN dengan jumlah Rp 3.336.151.915/tahun atau Rp278.012.659/bulan. Diharapkan hasil dari perancangan ini menjadi acuan bagi pihak Living Wolrd agar diperoleh kesesuaian antara kebutuhan energi, harga, dan kualitas yang baik.
Studi Efisiensi Konsumsi Energi Listrik Pada Proses Pengolahan Kelapa Sawit PT. Perawang Agro Sejahtera (PAS) Perawang Julius Rivai banjarnahor; Usaha Situmeang; Abrar Tanjung
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 7 No. 1 (2022): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v7i1.10904

Abstract

Salah satu cara untuk menentukan kebijakan perencanaan pengelolaan energi sehingga tercapai optimasi energi adalah analisis energi. Dalam analisis energi ini dihitung nilai energi yang digunakan dalam setiap tahap dalam suatu sistem secara keseluruhan untuk mendapatkan gambaran sejauh mana pemakaian energi tersebut. Berdasarkan hasil pengamatan pada pabrik kelapa sawit PT. PERAWANG AGRO SEJAHTERA, Pada pembangkit daya yang dihasilkan ke generator adalah yang dimana daya semu 1450 kW dan daya aktif sebesar 1160 kW. Hasil dari penelitian didapatkan Pada stasiun loading ramp penggunaan listrik yang didapat input sebesar 61 kW dan daya output sebesar 45,433 kW dan mendapatkan efisiensi sebesar 74,5%. Pada stasiun thresher penggunaan listrik yang dialirkan mendapatkan daya input 147 kW dan daya output sebesar 121 kW dan mendapatkan efisiensi sebesar 82,3% Pada stasiun press penggunaan listrik yang dialirkan mendapatkan daya input 182,5 kW dan daya output sebesar 115,63 kW dan mendapatkan efisiensi sebesar 63,4%. Pada stasiun klarifikasi penggunaan listrik nya yaitu daya input sebesar 185,5 kW dan daya output sebesar 124,987 dan mendapatkan efisiensi 67,4 %. Pada stasiun kernel penggunaan energi listrik nya yaitu daya input 296,5 kW dan daya output sebesar 193,302 kW dan mendapatkan efisiensi sebesar 65,2 %. Pada stasiun boiler penggunaan energi listrik yaitu daya input 263 kW dan daya output sebesar 175,618 kW dan mendapatkan efisiensi sebesar 71 %.
Studi Keandalan Dan Umur Transformator Daya 150 Kv Pada PT. PLN (Persero) UPT Pekanbaru Menggunakan Distribusi Weibull Farli Adnan; Usaha Situmeang; Masnur Putra Halilintar
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 9 No. 2 (2025): SainETin
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/p0wjht26

Abstract

Transformator daya merupakan komponen vital dalam sistem tenaga listrik yang keandalannya sangat bergantung pada kondisi sistem isolasi internal, khususnya isolasi kertas. Seiring waktu, isolasi ini mengalami degradasi yang menghasilkan senyawa kimia bernama furan (2-Furfuraldehyde/2FAL), yang dapat dideteksi melalui pengujian minyak transformator. Permasalahan dalam penelitian ini adalah menurunnya performa transformator akibat penuaan isolasi, yang berisiko terhadap gangguan pasokan listrik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keandalan dan estimasi umur transformator daya 150 kV berdasarkan konsentrasi furan menggunakan pendekatan distribusi Weibull. Metode yang digunakan adalah analisis statistik terhadap data pengujian furan dari beberapa unit transformator, dilanjutkan dengan estimasi umur dan tingkat keandalan melalui pemodelan fungsi distribusi Weibull. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformator di Gardu Induk Sri Bintan TD#1 memiliki tingkat keandalan sebesar 0,88 dengan estimasi umur transformator sebesar 19,4 tahun atau 169.944 jam. Nilai furan yang diperoleh dari distribusi Weibull menunjukkan bahwa transformator tersebut masih berada dalam kondisi layak operasi. Fungsi kepadatan probabilitas mencapai 2,49229 × 10⁻⁴, mengindikasikan potensi ketahanan yang baik. Fungsi distribusi kumulatif sebesar 0,1188 menunjukkan kemungkinan kegagalan sebesar 11,88%, sedangkan laju kegagalan transformator berada pada angka 2,82823 × 10⁻⁶ per jam. Rata-rata sisa umur transformator diperkirakan mencapai 76.279
Analisis Pengaruh Pembebanan Terhadap Kinerja Generator Alsthom Di PLTG Teluk Lembu Ivan Erick Ricardo Gurning; Usaha Situmeang; Monice
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 9 No. 2 (2025): SainETin
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/bb6hb069

Abstract

Kinerja generator sinkron merupakan Generator yang digerakan oleh penggerakan relative medan magnet homogeny dengan kumparan jangkar terhadap generator sehingga dapat menghasilkan tegangan listrik. Untuk mengubah energy mekanik menjadi energy listrik maka dapat menggunakanGenerator sinkron dengan perantara induksi medan magnet. Frekuensi generator merupakan kecepatan perputaran generator sinkron akan terdiri atas rangkaian electro magnet dengan suplai arus DC untuk membentuk medan magnet pada rotor. Rugi daya, juga dikenal sebagai susut daya listrik, adalah energy yang hilang selama pemindahan listrik dari sumber utama ke beban tertentu. Selama proses transmisi dan distribusi, rugi daya sering muncul di saluran maupun di transformator. Generator frekuensi adalah ukuran kecepatan keluaran generator, dan akan ditempatkan di dekat elektromagnet dengan medan DC yang kuat untuk membengkokkan magnet pada rotor. Rugi daya atau susut daya listrik adalah daya yang hilang dalam transmisi daya listrik utama ke beban, hal ini proses transmisi dan distribusi tenaga listrik yang dialami rugi-rugi pada saluran dan juga rugi-rugi pada transformator. Berdasarkan hasil perhitungan manual dapat hasil nilai efisiensi tertinggi sebesar 97,85 % dan nilai terendah sebesar 95,71 %. Nilai rugi-rugi daya tertinggi sebesar 4,285 % dan nilai terendah sebesar 2,142 %. Nilai frekuensi tertinggi sebesar 85,86 Hz, dan nilai terendah 85,16 Hz. Nilai drop tegangan tertinggi sebesar 171,61 Volt dan terendah sebesar 168,14 Volt. Nilai eksitasi tertinggi sebesar 15,56 Mw dan terendah sebesar 13,11 Mw.   KataKunci: Pembebanan, Kinerja Generator Sinkron.
Analisis Kelayakan Pemasangan Load Break Switch Motorized Pada Penyulang Anoa Di PT. PLN (Persero) ULP Rumbai Ganda Prawira; Usaha Situmeang; Monice -
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 9 No. 2 (2025): SainETin
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/qg8bck08

Abstract

Disturbances in the distribution system cause energy losses and reduce the quality of electricity services. This study aims to analyze the feasibility of installing a Motorized Load Break Switch (LBS) to improve the reliability of the distribution system on the Anoa Feeder at PT PLN (Persero) ULP Rumbai. The method used in this study is simulation using ETAP software to compare the reliability indices of SAIDI, SAIFI, and ENS before and after the installation of the Motorized LBS. The results show that after the installation of the LBS, there was a decrease in SAIDI by 73%, SAIFI by 89%, and ENS by 70%, resulting in a reduction of financial losses from IDR 88,438,619 to IDR 25,920,330 per year. In conclusion, the installation of the Motorized LBS is feasible to implement to improve the reliability of the distribution system and reduce losses due to power outages.
Analisis Masa Pakai Transformator Distribusi Berdasarkan Pengaruh Pembebanan Di PT. PLN (Persero) Rayon Panam Yogi Prasetyo; Abrar Tanjung; Zulfahri; Usaha Situmeang
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 10 No. 1 (2025): Sainetin
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/7m2er457

Abstract

The operation of the electric power system, the reliability and stability of the system are prioritized to provide comfortable operation for consumers. One of the most important equipment in the operation of an electric power system is a transformer. One of the causes of the reduced life of the transformer is loading percentage, loading results in an increase in the temperature of the transformer. This study wants to analyze the effect of overload on the life of the distribution transformer, focusing on the Buntal feeder, precisely the transformers PN 0094, PN 0969 and PN 1029 which are overloaded (Overload). By using the Montsinger method, the calculation results are obtained as follows: PN 0094 experienced a 24 hour life shrinkage is 17.861% with an estimated remaining transformer life of 83 years 11 months, PN 0969 experienced a loss of life for 24 hours is 36.058% with an estimated remaining life of the transformer 41 years 7 months and PN 1029 experiencing a loss of life for 24 hours is 48.066% and the estimated remaining life of the transformer is 31 years 2 months.