Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

ANALISIS LINGKUNGAN INDUSTRI DALAM PERSPEKTIF STUDI KELAYAKAN BISNIS PADA USAHA AYAM GEPREK JON PAJARAKAN PROBOLINGGO Nurul Fadila; Alfyah Nur'aini; Lailatul Hasanah; Balqis Nabilatun Jamil
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 2 (2025): JSER, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i2.1107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lingkungan industri pada usaha kuliner Ayam Geprek Jon di Pajarakan, Kabupaten Probolinggo dalam perspektif studi kelayakan bisnis. Fokus kajian diarahkan pada lima kekuatan kompetitif yaitu ancaman pendatang baru, persaingan antar perusahaan, ancaman produk pengganti, kekuatan tawar-menawar pembeli dan pemasok, serta pengaruh pemangku kepentingan terhadap keinginan usaha. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri kuliner ayam geprek memiliki tingkat persaingan yang tinggi, namun Ayam Geprek Jon mampu mempertahankan posisinya melalui cita rasa khas, strategi lokasi, pelayanan responsif, serta kerja sama pasokan bahan baku yang stabil. Ancaman dari pendatang baru dan produk pengganti tergolong sedang, sementara kekuatan tawar-menawar pembeli dan pemasok berada pada tingkat seimbang karena loyalitas pelanggan dan hubungan baik dengan mitra distribusi. Selain itu, dukungan dari pemangku kepentingan seperti pesantren, pemerintah, masyarakat sekitar, serta karyawan yang berperan penting dalam menjaga keinginan usaha. Berdasarkan hasil analisis, Ayam Geprek Jon dinilai layak untuk dikembangkan lebih lanjut karena memiliki pondasi bisnis yang kuat, daya saing yang stabil, dan potensi pertumbuhan di masa depan. Rekomendasi utama penelitian ini adalah perlunya peningkatan strategi promosi digital dan inovasi produk guna memperkuat posisi kompetitif di tengah dinamika industri kuliner lokal.
ANALISIS LINGKUNGAN INDUSTRI DALAM PERSPEKTIF STUDI KELAYAKAN BISNIS PADA USAHA AYAM GEPREK JON PAJARAKAN PROBOLINGGO Nurul Fadila; Alfyah Nur'aini; Lailatul Hasanah; Balqis Nabilatun Jamil
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 2 (2025): JSER, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i2.1107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lingkungan industri pada usaha kuliner Ayam Geprek Jon di Pajarakan, Kabupaten Probolinggo dalam perspektif studi kelayakan bisnis. Fokus kajian diarahkan pada lima kekuatan kompetitif yaitu ancaman pendatang baru, persaingan antar perusahaan, ancaman produk pengganti, kekuatan tawar-menawar pembeli dan pemasok, serta pengaruh pemangku kepentingan terhadap keinginan usaha. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri kuliner ayam geprek memiliki tingkat persaingan yang tinggi, namun Ayam Geprek Jon mampu mempertahankan posisinya melalui cita rasa khas, strategi lokasi, pelayanan responsif, serta kerja sama pasokan bahan baku yang stabil. Ancaman dari pendatang baru dan produk pengganti tergolong sedang, sementara kekuatan tawar-menawar pembeli dan pemasok berada pada tingkat seimbang karena loyalitas pelanggan dan hubungan baik dengan mitra distribusi. Selain itu, dukungan dari pemangku kepentingan seperti pesantren, pemerintah, masyarakat sekitar, serta karyawan yang berperan penting dalam menjaga keinginan usaha. Berdasarkan hasil analisis, Ayam Geprek Jon dinilai layak untuk dikembangkan lebih lanjut karena memiliki pondasi bisnis yang kuat, daya saing yang stabil, dan potensi pertumbuhan di masa depan. Rekomendasi utama penelitian ini adalah perlunya peningkatan strategi promosi digital dan inovasi produk guna memperkuat posisi kompetitif di tengah dinamika industri kuliner lokal.
ANALISIS KESETARAAN GENDER PADA ANAK USIA DINI DI PAUD ISLAM AL-AZZAM BABAT SUPAT TAHUN AJARAN 2024/2025 Santa Idayana Sinaga; Lailatul Hasanah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 4 (2025): Volume 10. No4, Desember 2025.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i4.29427

Abstract

This study aims to analyze the implementation and perceptions of educators regarding gender equality in the learning process at Al-Azzam Islamic Early Childhood Education Center, Babat Supat Subdistrict, Musi Banyuasin Regency. Using a qualitative approach with a case study method, data was collected through interviews, observations, and documentation of teachers and 4-year-old students. The results of the study indicate that educators have applied the principle of gender equality in learning, such as providing equal opportunities for boys and girls to participate in various activities and class roles. However, it was found that children's preferences in play are still influenced by gender stereotypes originating from the social environment. In addition, learning media show progress in gender role representation, although it is not yet fully consistent. Teachers' perceptions of gender equality are generally positive, but they still face cultural challenges and limitations in parental participation. This study concludes that Al-Azzam Islamic PAUD is in a transitional stage toward becoming a gender-responsive educational institution. The implications of this study emphasize the importance of teacher training, the development of inclusive learning media, and collaboration with parents and the community in shaping awareness of gender equality from an early age.
Work Ethics, Wage Systems, and Bonuses: Examining Construction Worker Performance in Developing Economies Nafisah, Zahrotun; Ubaid, Ubaidullah Muayyad; Lailatul Hasanah
Asian Journal of Law and Islamic Finance Vol. 1 No. 2 (2025): September
Publisher : Faculty of Sharia and Islamic Economic, Universtas Annuqayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59005/alif.v1i2.981

Abstract

The construction sector remains a critical employment source in developing economies, yet understanding the determinants of worker performance in this informal labor market remains limited. This study addresses the gap by examining how work ethics, wage systems, and bonus provisions simultaneously influence construction worker performance in rural Indonesia. Using a quantitative approach with saturated sampling, we surveyed 97 construction workers in Gapurana Village, Talango District, Sumenep Regency. Data were collected through Likert-scale questionnaires and analyzed using multiple linear regression in IBM SPSS 23. Results reveal that work ethics (t = 2.892, p = 0.005), wage systems (t = 3.439, p = 0.001), and bonus provisions (t = 2.006, p = 0.048) each significantly and positively influence worker performance. The simultaneous effect of all three variables was highly significant (F = 33.965, p < 0.001), explaining substantial variance in performance outcomes. These findings demonstrate that performance enhancement in informal construction sectors requires multidimensional interventions beyond mere financial compensation. The study contributes to Islamic economics literature by providing empirical evidence on labor justice and welfare enhancement mechanisms. For policymakers and contractors, results suggest that integrating ethical development programs with fair wage systems and performance-based incentives creates synergistic effects on worker productivity, aligning with Islamic principles of just compensation and human dignity in employment relationships. Keywords: work ethics, wage systems, bonuses, construction worker performance