Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

FORMULASI MASKER PEEL-OFF EKSTRAK DAUN KEMANGI (Ocimum sanctum) SEBAGAI SEDIAAN ANTI JERAWAT: FORMULATION OF PEEL-OFF MASK BASIL (Ocimum sanctum) LEAVES EXTRACT AS AN ANTI-ACNE PREPARATION Alifia Ramadanti; Dyah Rahmasari; Winda Maulana; Desy Erika Rahayu; M. Imam Asshidiq; Raditya Weka Nugraheni
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v6i1.217

Abstract

Jerawat merupakan gangguan pada folikel pilosebasea yang banyak ditemukan pada remaja. Spesies mikroba yang terlibat dalam patogenesis jerawat adalah Propionibacterium acnes, Staphylococcus aureus, dan Staphylococcus epidermidis. Daun kemangi (Ocimum sanctum) merupakan salah satu tanaman yang memiliki aktivitas antibakteri dan dapat diformulasikan dalam sediaan masker peel-off. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi masker peel-off yang dibuat dari ekstrak daun kemangi (Ocimum sanctum) yang memiliki aktivitas antibakteri. Ekstrak daun kemangi diperoleh dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Ekstrak kemudian diformulasikan menjadi masker peel-off dengan variasi konsentrasi 6%, 8%, 10%. Dilakukan pengujian terhadap sifat fisikokimia seperti organoleptis, homogenitas, nilai pH, viskositas, daya sebar, dan waktu pengeringan, sedangkan uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi sumuran. Diameter zona hambat pada uji antibakteri terbesar adalah pada konsentrasi ekstrak 10% dengan diameter zona hambat 23,13mm ± 1,82 terhadap Propionibacterium acne, 11,62mm ± 0,27 terhadap Staphylococcus aureus, dan 21,21mm ± 1,72 terhadap Staphylococcus epidermidis. Dapat disimpulkan bahwa masker peel off ekstrak daun kemangi paling efektif terhadap Propionibacterium acne yang termasuk dalam kategori efek antibakteri kuat. Kata kunci : Ekstrak daun kemangi (Ocimum sanctum), Masker Peel-off, Anti-jerawat, Propionibacterium acnes, Staphylococcus aureus, Staphylococcus epidermidis
IbM PELATIHAN FORMULASI SABUN PADAT TRANSPARAN MINYAK SEREH (Cymbopogon nardus) KEPADA SISWA SMP MUHAMMADIYAH 8, BATU Chasanah, Uswatun; Ermawati, Dian; Rahmasari, Dyah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i2.484-489

Abstract

Kurikulum Merdeka Belajar sudah dirancang untuk mata pelajaran life skill, menampung minat dan bakat para siswa pada semua bidang.  Pada kurikulum merdeka belajar, di tingkat pendidikan dasar selain diberikan mata pelajaran umum juga disajikan mata pelajaran seni dan prakarya serta muatan local. Mata pelajaran seni dan prakarya meliputi Seni Musik, Seni Rupa, Seni Teater, Seni Tari, dan/atau Prakarya. SMP Muhammadiyah 08 Batu sudah mengacu pada Kurikulum Merdeka Belajar, di SMP Muhammadiyah 08 Batu sudah menyajikan mata pelajaran seni dan prakarya, yakni seni lukis dan tari. Guna memerkaya kegiatan mata pelajaran life skill maka telah dilaksanakan kegiatan Ipteks bagi Masyarakat (IbM) di SMP Muhammadiyah 08 Batu yakni pelatihan formulasi sabun padat transparan yang mengandung minyak sereh. Rangkaian acara diawali dengan pemberian materi tentang sabun padat transparan, kemudian dilanjutkan kegiatan praktek pembuatan sabun oleh para siswa-siswi dengan didampingi oleh tim. Pelaksanaan pelatihan berlangsung dengan baik dan tertib. Untuk mengukur kepuasan, kesan, dan hasil formulasi sabun yang telah dibuat oleh para siswa, maka mereka diminta untuk mengisi kuisioner. Kegiatan ini menyenangkan bagi siswa, mereka mudah untuk membuatnya dan 75% responden menyatakan ingin memcoba membuat sabun transparan minyak sereh ini secara mandiri.
MEDICATION SAFETY USES IN MALAYSIAN COMMUNITY Syifa, Nailis; Ratna Hidayati, Ika; Juni Astuti, Engrid; Rahmasari, Dyah; Ismahanisa Ismail, Wan; Tazkia Azizid, Nala; Zalmi, Syakinatul; Dini Fitri Mudhakir, Ainuzahra; Cahyanang Putria Widianto, Regita
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 6 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i6.2218-2223

Abstract

Obat adalah bahan atau campuran bahan biologi yang digunakan untuk mengubah atau mempelajari sistem fisiologis atau keadaan patologi untuk menentukan diagnosis, pencegahan, dan pemulihan penyakit. Saat ini, Ikatan Apoteker Indonesia menggunakan istilah DaGuSiBu (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang) untuk mengawasi obat-obatan. Ini dilakukan untuk menjaga keamanan masyarakat. Apoteker mempunyai peran penting dalam memberikan edukasi tentang obat sehingga menjadi tanggungjawab profesi untuk memberikan pengetahuan dan pelatihan kepada masyarakat. Tujuan sosialisasi dan pelatihan ini yaitu memberikan edukasi dan pengenalan obat kepada Masyarakat secara internasional yaitu di Penang, Malaysia sehingga bisa menjangkau luas dan dapat mengenalkan program Apoteker di Indonesia ke dunia luar. Kegiatan pelatihan ini bisa terlaksana dengan baik terlihat dari respon peserta dan antusiasnya dalam berdiskusi dan menjawab pertanyaan yang di design dengan fun game.
STRATEGI PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN UNTUK PENGENDALIAN PENYEBARAN VIRUS COVID-19 DI KEDAI KOPI, JOMBANG, JAWA TIMUR Rahmasari, Dyah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i3.924-933

Abstract

Covid-19 telah menjadi pandemic yang telah menyebar ke seluruh penjuru dunia. Jombang merupakan salah satu daerah yang berada di Jawa Timur yang terdampak dengan total kasus terkonfirmasi positif sebanyak 4.695 kasus (pada bulan April 2021). Pemerintah telah melakukan upaya sosialisasi terkait protokol kesehatan sebagai upaya pengendalian penyebaran virus Covid-19. Berdasarkan hal tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk meningkatkan pemahaman akan pentingnya penerapan protokol kesehatan dalam menjalankan kegiatan di masa pandemi ini. Kegiatan yang dilakukan adalah sosialisasi mengenai protokol kesehatan (menggunakan masker, menjaga jarak fisik, dan mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer) serta edukasi pembuatan hand sanitizer yang dilakukan di kedai kopi “Hustle” Jombang. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan sehingga dapat membantu dalam mengendalikan penyebaran virus Covid-19 di Indonesia, khususnya di wilayah Jombang.
Edukasi Kesehatan Reproduksi Dalam Perspektif Islam Pada Remaja di SMK Shalahuddin Malang Uswatun Chasanah; Dyah Rahmasari; Fatimah Fahira; Dita Aprilia Nur Istiqomah; Oktavia Yulianti; Yessi Octaviani; Garivah Lilit Prawira; Intan Prawidya Putri; Maulidia Amelia Putri Anjar Sukisno; Najwa Najiha Apriyani; Leivicha Ismaulinayoufriana; Yumna Hilmi Nastiti
Master Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2026): April
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/padimaya.v13.304

Abstract

Masa remaja merupakan fase penting yang ditandai dengan perubahan fisik dan psikologis, sehingga pemahaman mengenai kesehatan reproduksi menjadi sangat penting. Namun, rendahnya literasi kesehatan reproduksi di kalangan remaja masih menjadi permasalahan yang berpotensi menimbulkan perilaku berisiko. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai kesehatan reproduksi melalui pendekatan edukasi berbasis perspektif Islam. Metode pelaksanaan dilakukan melalui sosialisasi edukatif secara langsung yang disertai diskusi dan tanya jawab kepada siswa SMK Shalahuddin Kota Malang. Materi yang disampaikan meliputi kesehatan reproduksi remaja, cara menjaga kebersihan organ reproduksi, pencegahan infeksi menular seksual, serta penguatan nilai-nilai Islam. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti edukasi, yang ditunjukkan melalui hasil pretest dan posttest. Edukasi kesehatan reproduksi berbasis perspektif Islam terbukti efektif sebagai upaya promotif dan preventif bagi remaja di lingkungan sekolah berbasis keagamaan.
Masker Gel Peel-off Kombinasi Ekstrak Daun Pegagan (Centella asiatica) dan Niacinamide: Formulasi, Efektivitas Antibakteri, Aktivitas Antioksidan, dan Iritabilitas Chasanah, Uswatun; Rahmasari, Dyah; Desinta, Cynthia Ayu; Febriana, Fella; Pertiwi, Hera Nadila; Olivia, Nanda Trisna
BORNEO JOURNAL OF PHARMASCIENTECH Vol 10 No 1 (2026): Borneo Journal of Pharmascientech
Publisher : Universitas Borneo Lestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59053/bjp.v10i1.628

Abstract

Acne is a skin disease caused by pathogenic bacteria such as Propionibacterium acne and Staphylococcus aureus. Pegagan leaves (Centella asiatica) are a natural ingredient that has antibacterial properties. This ingredient was combined with niacinamide as an antioxidant in a peel-off gel mask preparation to make it easier to use. This study aimed to determine the best peel-off gel mask formula for pegagan leaf extract and niacinamide based on the evaluation of characteristics and stability and antibacterial, antioxidant, and irritant effects on the skin. In this study, we used experimental methods. Pegagan leaf extract was varied in concentrations of 1.25%, 2.5%, and 5%. In the characteristic test, which included organoleptic tests, viscosity, spreadability, drying time, and pH value, we obtained the preparation results with good characteristics. The preparation has good physical stability but is not chemically stable, and it was tested using the freeze-thaw method. The results of the antioxidant test of the preparations in the three formulas showed weak antioxidant activity, with IC50 values ​​of F1 228.54ppm, F2 147.22ppm, and F3 120.35ppm. The results of the antibacterial test showed that the preparations had more potential for Propionibacterium acne bacteria, with results of F1 15.43±1.52mm, F2 15.57±0.82mm, and F3 17.37±0.34mm. The three formulas found no irritation effects using the HET-CAM method. Based on the results of this study, the peel-off gel mask of pegagan leaf extract combined with niacinamide has the potential as an anti-acne preparation.