Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : jurnal jeetech

Studi Potensi Daya Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) di Kampung Ubadari Kabupaten Fakfak Yulianto La Elo; Rusliadi Rusliadi; Muhammadon Mokan; Febriyan Febriyan
Jurnal JEETech Vol. 4 No. 2 (2023): Nomor 2 November
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/jeetech.v4i2.4205

Abstract

Fakfak Regency, West Papua Province has several rivers and waterfalls that have the potential to produce electrical energy. One of the areas in Fakfak Regency that has abundant water resource potential is Kayuni District, Fakfak Regency. So far, the use of this river and waterfall has been as a water source for villagers in Kayuni District and as one of the main tourist destinations in Fakfak Regency. Through this research, it is hoped that this resource can be developed for other potentials, one of which is for Micro Hydro Power Plants (PLTMH). Research is carried out by conducting surveys and direct measurements where the results of the measurements will be calculated to determine the potential for river flow discharge and potential for electricity generation. The results of measurements and calculations showed that the average flow of the Ubadari river was 4,674 m3/second, the effective fall height (Heff) of the flow was 4 m. With these results, it is estimated that the electrical power produced will be 111,402 kW.
Pengaruh Penambahan Transformator Sisip pada Trafo Distribusi 200 kVA Kayu Merah Kabupaten Fakfak Yulianto La Elo; Naomi Lembang; Siti Tianotak
Jurnal JEETech Vol. 5 No. 2 (2024): Nomor 2 November
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/jeetech.v5i2.5203

Abstract

Permasalahan ketenagalistrikan di Kabupaten Fakfak bukan hanya terjadi oleh akibat terbatasnya pasokan listrik yang disalurkan oleh PLN, namun juga terjadi akibat proses distribusi listrik ke Masyarakat. Salah satu masalah yang seringkali terjadi adalah presentasi penggunaan tranformator yang telah melebihi dari ketentuan PLN yang mana pembebanan normal transformator adalah 60 % - 80%. Penyulang Danaweria merupakan salah satu penyulang yang seringkali mendapat keluhan dari konsumen Listrik PLN di Kabupaten Fakfak dimana sampai mengakibatkan terjadinya pemadaman listrik oleh PLN. Jika hal ini terus dibiarkan, maka tentu akan mengakibatkan kerusakan pada gardu distribusi yang akan merugikan pihak PLN sebagai penyedia  dan masyarakat sebagai konsumen listrik. Melalui pemasangan transformator sisipan, diharapkan dapat mengurangi beban pada gardu distribusi dengan memindahkan beban ke gardu sisipan. Dalam penelitian ini akan mengkaji terkait pemasangan transformator sisipan untuk mengurangi beban pada gardu distribusi FFK 058, 200kVA Penyulang Danaweria di PT. PLN (Persero) ULP Fakfak, dengan memindahkan sebagian beban ke transformator sisipan 100 kVA. Setelah pemasangan trafo sisipan, beban puncak siang hari dari trafo FFK 058, 200 kVA diperoleh presentase pembebanan sebesar 35,4% dari sebelumnya sebesar 61,07%. Sedangkan pada malam hari, presentase pembebanan sebesar 55,7 % dari sebelumnya 98,23%.  Hasil tersebut menunjukan presentasi pembebanan dalam keadaan normal sesuai ketentuan PLN
Frekuensi Gangguan dan Energi Tak Tersalurkan Sebagai Indikator keandalan Sistem Jaringan Tegangan Menengah Rusliadi Rusliadi; Yulianto La Elo
Jurnal JEETech Vol. 5 No. 2 (2024): Nomor 2 November
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/jeetech.v5i2.5208

Abstract

The increasing need for electrical energy must be balanced with improved customer service. Customers will feel comfortable if they can enjoy an uninterrupted electricity supply in the form of a disconnection of the electricity supply for a certain period of time or what is commonly called the ENS (Energy Not Supplied) index and the AENS (Average Energy Not Supplied) index. The reliability of the electric power system is one of the things that is very important in order to maintain the performance of the three main pillars of PT. PLN (Persero). A reliable distribution network can be seen from the number of disruptions that often occur in the distribution network. Disruptions that arise in the distribution network arise due to internal factors such as less reliable distribution network components. In addition, it can also be caused by external factors such as natural disasters or the influence of trees and animals. Based on the results of the research that has been conducted, it is known that the occurrence of disruptions and the length of the duration of the disruption cause the Energy Not Supplied (ENS) value to increase as in April and July, the high duration of the blackout also makes the ENS higher, namely 792.857804 kW and 789.046811 kW. However, the distribution network at the Wagom feeder is still considered reliable in distributing electrical energy based on the SAIDI and SAIFI indices. From the research results, the SAIDI index at the Wagom feeder reached 8.96 hours/customer/year. While the SAIFI index at the Wagom feeder reached 2.08 times/customer/year.
Pembangunan Desa Melalui Energi Terbarukan Melaui Perancangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Untuk Fasilitas Umum Yulianto La Elo; Rusliadi
Jurnal JEETech Vol. 6 No. 2 (2025): Nomor 2 November
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/jeetech.v6i2.62001

Abstract

Sebagai negara kepulauan dengan potensi alam yang melimpah, Indonesia memiliki peluang besar untuk mengembangkan energi terbarukan di desa-desa. Ketersediaan energi listrik di Indonesia yang mayoritas masih bergantung pada energi fosil belum bisa memenuhi permintaan kebutuhan listrik yang dibutuhkan oleh daerah khususnya di kepualuan dan daerah yang sulit di jangkau oleh aliran listrik PLN. Salah satunya adalah Kampung Andamata, Distrik Arguni Kabupaten Fakfak. Fakfak merupakan kabupaten di Provinsi Papua Barat yang terdiri atas gugusan pulau yang sistem kelistrikannya masih didominasi oleh PLN dengan menggunakan pembangkit listrik tenaga diesel. Sektor ketenagalistrikan mempunyai peranan yang sangat strategis dan menentukan dalam upaya menyejahterakan masyarakat dan mendorong berjalannya roda perekonomian, khususnya di Kabupaten Fakfak. Karena peran strategisnya, seyogianya energi listrik tersedia dalam jumlah yang cukup dengan mutu dan tingkat keandalan yang baik. Penelitian ini mencoba merancang Pembangkit Listrik Tenaga Surya Untuk Fasilitas Umum untuk mendukung Perencanaan Pembangunan Desa Melaui Energi Terbarukan di Kampung Andamata Distrik Arguni Kabupaten Fakfak. Perancangan dilakukan melalui perhitungan beban harian fasilitas umum di Kampung Andamata yakni sebesar 59712W/hari. Kemudian dilakukan simulasi menggunakan perangkat lunak HOMER yang mendapatkan konfigurasi sistem berupa, 19,642 kW panel surya, konverter 16 kW, 16 buah baterai dengan kapasistas 4,8kWh dan jaringan (grid) dengan konfigurasi optimal terpilih memiliki nilai NPC (Net Present Cost) sebesar Rp.638.047.300,00 dan COE (Cost of Energy) sebesar Rp29.605.080,00 dan Rp.1.545,73/kWh.
Potensi Energi PLTS Rooftop dalam Rangka Mewujudkan Efisiensi Energi di Lingkungan Politeknik Negeri Fakfak Rusliadi Rusliadi; Yulianto La ELo; Nurul Husnah; Riva Wahyudi; Naomi Lembang; Herman HR
Jurnal JEETech Vol. 6 No. 2 (2025): Nomor 2 November
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/jeetech.v6i2.6204

Abstract

Pertembuhan populasi dan kemajuan teknologi yang sangat signifikan menjadikan kebutuhan energi yang sebelumnya bergantung pada energi fosil semakin meningkat. Ketergantungan ini menyebabkan adanya kekhawatiran akan sumber daya alam yang terbatas dan juga emisi karbon yang tinggi. Oleh karena itu, diperlukan transisi energi ke energi terbarukan yang juga merupakan salah satu langkah penting untuk menjaga keberlanjutan energi nasional. Salah satu solusi yang paling potensial adalah Pembangkit Listrik tenaga Surya (PLTS) yang sumber energinya berasal dari energi matahari. Indonesia memiliki peluang lebih tinggi untuk radiasi matahari rata -rata 4,8 kWh/m² per hari. Fakta ini meningkatkan urgensi penggunaan energi matahari di daerah seperti Kabupaten Fakfak di Papua Barat. Ini juga merupakan tantangan dalam ketersediaan energi karena ketergantungannya pada jaringan listrik tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kuantitatif potensial energi matahari sebagai pembangkit tenaga listrik serta mengebangkan system PLTS rooftop yang optimal pada lingkungan politeknik negeri fakfak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi studi literaur, pengamatan lokasi, pengumpulan data radiasi matahari dari BMKG dan analisis konsumsi energi kampus. Penelitian ini dilengkapi dengan perangkat lunak PVSYST untuk mensimulasikan dan menetukan desain yang efisien. Hasil simulasi menunjukkan bahwa perkiraan iradiasi pertahun mencapai 2091,9 kWh dengan energi efektif yang dapat disalurkan sebesar 61.393 kWh/Tahun atau dapat mensuplai energi sebesar 170 kWh/Hari. Adapun rugi-rugi daya yang muncul akibat pengaruh suhu sebesar -10,73% dan konversi daya oleh inverter sebesar -4,62%.