Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

MEASUREMENT OF WATER DISCHARGE OF SAKARTEMEN RIVER TO IDENTIFY POTENTIAL OF MICRO HYDRO POWER PLANT IN FAKFAK REGENCY Yulianto La Elo; Zharin Fahra Syahdinar; Febriyan Febriyan; Rafa Alaudin Keliolan
Jurnal Media Elektrik Vol. 21 No. 3 (2024): MEDIA ELEKTRIK
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/metrik.v21i3.3728

Abstract

Fakfak Regency, West Papua Province is one of the oldest regencies in Papua. However, electricity problems are still a scourge that has not yet been resolved properly. So far, the mainstay of power plants in Fakfak Regency is the Diesel Power Plant (PLTD) which is highly dependent on the supply of Fuel Oil (BBM) and the reliability of the Diesel Engine. In fact, Fuel Oil (BBM) is one of the natural resources that cannot be renewed. For this reason, it is necessary to conduct a study on New Renewable Energy (EBT) that has the potential to be developed in Fakfak Regency. There are several rivers that have the potential to be developed as Micro Hydro Power Plants (PLTMH) in Fakfak Regency. The existence of Micro Hydro Power Plants (PLTMH) in Fakfak Regency is one of the real solutions to the power outages that still often occur in Fakfak Regency. Through this study, it is hoped that there will be a mapping of the energy potential that can be produced by several rivers in Fakfak Regency if used as Micro Hydro Power Plants (PLTMH). In addition, the potential of Micro Hydro Power Plant (PLTMH) will support the transition of power plants in Fakfak Regency. Another objective is to support environmental conservation efforts (nature and culture) and increase community participation in the management of existing natural resources, thus providing economic benefits to the local community. The research was conducted through surveys and direct measurements where the measurement results will be calculated to determine the potential river flow discharge and the potential for power generation. The results of the measurements and calculations obtained an average discharge of the Sakartemen River of 3.1m3/second which based on the measurement of the effective fall height (Heff) of the flow was obtained at 4 m. With these results, it can be estimated that the electrical power generated is 104,260 kW.
Maintenance Training for Sustainability Maintaining Solar Power in Andamata Village: Pelatihan Perawatan untuk Menjaga Keberlanjutan Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Kampung Andamata Rusliadi, Rusliadi; La Elo, Yulianto; Prastoro, Wiko; Husnah, Nurul; HR, Herman; Lembang, Naomi; Syamsul, Muhammad Ayyub
Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kaa Mieera Vol. 3 No. 1 (2025): April: Jurnal Inovasi Dan Pengabdian Kaa Mieera (JIPKAM)
Publisher : Politeknik Negeri Fakfak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60000/jipkam.v3i1.18

Abstract

Fakfak Regency is one of the areas in the West Papua region consisting of a cluster of islands and Andamata Village is one of the clusters of islands with a location far from the city center of Fakfak Regency. With such geographical conditions, it is a challenge for the local government, especially PLN, to be able to distribute electrical energy properly. However, PLN as the main supplier of national energy has made developments by implementing solar power plants for areas far from the city center of Fakfak. However, to maintain the sustainability of this power plant, experts are needed who can carry out maintenance and care on the solar power plant system. Therefore, this community service activity is carried out to train local communities and youth leaders to be able to carry out maintenance and early response if there is a problem with the PLTS system. The method used in this activity is to provide material on PLTS system maintenance, carry out system maintenance practices and evaluations. Based on the results of the evaluation, the community's understanding and skills in maintaining the PLTS system are classified as very good. This can be seen from the level of understanding of participants, the average very understanding reached 28%, the understanding category with an average of 60%, the fairly understanding category with an average of 10% and the average category of not understanding reached 2%.
Reinstalasi Listrik Penerangan pada Rumah Ibadah di Kampung Kalamanuk Distrik Fakfak Timur Papua Barat Rusliadi, Rusliadi; La Elo, Yulianto; Lembang, Naomi; Husnah, Nurul; Syamsul, Muhammad Ayyub
Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kaa Mieera Vol. 3 No. 1 (2025): April: Jurnal Inovasi Dan Pengabdian Kaa Mieera (JIPKAM)
Publisher : Politeknik Negeri Fakfak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60000/jipkam.v2i1.9

Abstract

Listrik menjadi penunjang dalam kemajuan teknologi dan pelaksanaan pembangunan yang mendorong kegiatan ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat. untuk mendukung program tersebut maka perlu dukungan instalasi listrik yang memadai untuk menjamin keselamatan dan mencegah kerugian pada konsumen. Kerugian ini dapat terjadi akibat instalasi yang tidak sesuai dengan standar PUIL. Seperti halnya dengan rumah ibdah yang terdapat pada kampung kalamanuk distrik fakfak timur kabupaten fakfak. Setelah dilakukan observasi, masih terdapat instalasi penerangan yang tidak sesuai dengan standar. keadaan ini membuat masyrakat menjadi tidak khusyuk dalam melakukan ibadah karena khawatir akan bahaya krosleting listrik yang dapat membahayakan keselamatan jemaat. Hal ini mendorong mahasiswa Jurusan Teknik Listrik Politeknik Negeri Fakfak melakukan reinstalasi penerangan pada rumah ibadah di Kampung Kalamanuk. Pelayanan yang diberikan berupa instalasi ulang listrik penerangan serta perbaikan instalasi dan mengganti perlatan yang tidak sesuai dengan standar. Proses instalasi dilakukan dengan mengganti pengkabelan untuk jalur penerangan. Pemasangan ulang kabel dilakukan pada plafon rumah ibadah kemudian diklem pada setiap jarak 30 cm. Setelah proses pengkabelan selesai maka selanjutnya adalah melakukan instalasi penerangan baik dalam ruangan rumah ibadah maupun yang terdapat pada teras depan dan belakang rumah ibadah. Sebanyak 2 buah lampu penerangan pada bagian teras depan, 2 buah lampu penerangan bagian teras belakang dan 6 buah lampu penerangan pada bagian sisi samping kiri dan kanan rumah ibadah. Pemasangan penerangan pada bagian teras dimaksudkan agar halaman rumah ibadah menjadi terang ketika malam hari.
Pelatihan Instalasi Listrik Penerangan Pada Rumah Tinggal di Kampung Tanama, Distrik Pariwari, Kabupaten Fakfak Yulianto La Elo; Rusliadi, Rusliadi; Ayyub, Muhammad; Husnah, Nurul
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4197

Abstract

Energi listrik telah menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat. Permasalahan instalasi listrik yang sering timbul yaitu berupa konsleting listrik atau hubung singkat yang antara lain disebabkan kabel listrik yang mengelupas, sambungan kabel dan penggunaan kabel yang tidak sesuai dengan standar keamanan, serta penumpukan beban secara berlebihan pada saluran listrik. Masyarakat di lingkungan RT 06 Kampung Tanama, Distrik Pariwari, Kabupaten Fakfak menurut hasil survey ditemukan masih banyak yang awam dan tidak mengetahui standar keamanan intalasi listrik. Hal ini dapat dapat menimbulkan bahaya listrik seperti kejut listrik dan panas atau kebakaran. Penyebab utamanya memang masih terlihat kepada faktor sumber daya manusia terutama dalam kasus pemasangan tidak sesuai jalur terhadap pemanfaatan arus listrik yang instalasinya tidak memenuhi standar. Oleh karena itu, salah satu cara untuk menghindari bahaya listrik adalah dengan instalasi listrik rumah yang baik dan aman. Umumnya, jumlah orang yang mampu untuk memasang instalasi listrik di desa sangat terbatas. Proses instalasi listrik bisa dikatakan cukup sederhana, sehingga dapat dilakukan orang tanpa latar belakang pendidikan khusus. Namun ada aspek-aspek yang perlu diketahui masyarakat dalam instalasi listrik, sehingga bisa menghasilkan instalasi yang baik dan aman. Untuk mengurangi bahaya akibat penggunaan listrik, di Indonesia telah ada Persyaratan Umum Instalasi Listrik (PUIL). Oleh karena itu pemasangan intalasi listrik termasuk pada rumah tinggal harus sesuai dengan prosedur dan standar yang telah ditetapkan. Berdasarkan situasi di atas maka dipandang perlu untuk mengadakan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan instalasi listrik penerangan pada rumah tinggal. Pengabdian ini diharapkan mampu untuk memberi pengetahuan kepada masyarakat tentang bahaya dan pemanfaatan serta instalasi listrik rumah tangga yang aman dan benar sesuai dengan standar PUIL.
PELATIHAN PEMBUATAN KOMPOS BERBAHAN DASAR BATANG DAN KULIT PISANG PADA KELOMPOK WANITA TANI KOPAT II DI DISTRIK PARIWARI KABUPATEN FAKFAK Andi Patimang; Aulia Saraswaty; Yulianto La Elo
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2024): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Maret 2024
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/ybgfsd52

Abstract

Harga pupuk kimia yang mahal dapat mengakibatkan hasil produksi pertanian tidak  optimal.  Hal ini dapat diatasi dengan menggunakan pupuk organik  berupa kompos yang berbahan baku lokal seperti batang dan kulit pisang. Masalah yang dihadapi adalah mitra belum mengetahui tentang pembuatan kompos batang pisang dan kulit pisang.  Kegiatan PKM ini bertujuan untuk menambah ilmu pengetahuan dan keterampilan mengenai cara pembuatan kompos dari batang pisang dan kulit pisang terhadap mitra yaitu kelompok wanita tani Kopat 2. Kegiatan PKM ini dilaksanakan dengan metode pelatihan dan pendampingan.  Tahapan kegiatan yang akan dilaksanakan adalah diskusi, persiapan tempat, sarana kegiatan dan persiapan alat dan bahan praktik, pelaksanaan pelatihan (penyuluhan dan praktik) dan pendampingan. Berdasarkan hasil kegiatan dilaksanakan, terlihat respon dan partisipasi dari mitra sangat baik.  Mereka beranggapan bahwa dengan adanya pelatihan ini, dapat menambah ilmu pengetahuan dan keterampilan mereka dalam pembuatan kompos batang pisang dan kulit pisang.
Studi Penggunaan Beban Pada Gardu Distribusi Penyulang RRI PT. PLN (Persero) ULP Fakfak Yulianto La Elo; Naomi Lembang; Irsul Tardi
JURAL RISET RUMPUN ILMU TEKNIK Vol. 1 No. 1 (2022): April : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (940.307 KB) | DOI: 10.55606/jurritek.v1i1.98

Abstract

In the process of distributing electricity from the generator to the consumer, it goes through many processes and passes through several parts. Starting from the electric power distribution system, one of which is the distribution system. Considering that the scope of this distribution network is directly related and is located in an inhabited area, in addition to meeting technical quality requirements, it must also meet the requirements for being safe for users and familiar with the environment. In this distribution system there is a very important equipment in distributing electric power, namely the distribution substation. Because of the important role of the distribution substation, it must be protected from disturbances that may occur. One of them is the load imbalance between phases. In practice and in reality, in various locations of electric power distribution, a completely balanced load condition is obtained, mainly because of the large number of single-phase load groups that are serviced by a low-voltage three-phase distribution system. This is because the characteristics and types of electrical power user equipment vary with different consumer conditions and activities. To obtain load balance, load balancing is carried out between phases for load distribution so that load adjustments occur at distribution substations.
Analisis Ketidakseimbangan Beban pada Transformator Bambang Djaja ULP Fakfak Rusliadi Rusliadi; Yulianto La Elo; Naomi Lembang
JURAL RISET RUMPUN ILMU TEKNIK Vol. 1 No. 1 (2022): April : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (690.622 KB) | DOI: 10.55606/jurritek.v1i1.99

Abstract

Research has been carried out on the load imbalance analysis on the transformer with the aim of knowing the percentage of load imbalance on the transformer. From the results of the analysis that has been carried out, it is known that the percentage of transformer loading is unbalanced and is in bad condition because it exceeds the balance standard that has been set, which is above 25% with a percentage for line 1 of 60% during the day and 80% at night. While on line 2 has a percentage of 35% during the day and 33% during the day.
Analisis Pengaruh Ketidakseimbangan Beban Terhadap Efisiensi Transformator Distribusi 20 KV pada Gardu Distribusi Tipe BBD Kampung Tanama PT PLN (Persero) ULP Fakfak Rusliadi, Rusliadi; La Elo, Yulianto; Husnah, Nurul; Lembang, Naomi
Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 02 (2023): Desember: Jurnal Informasi Sains dan Teknologi
Publisher : Politeknik Negeri FakFak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/isaintek.v6i02.148

Abstract

Listrik dewasa ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan manusia. Pemanfaatan daya listrik semakin mengalami pertumbuhan sesuai kemajuan teknologi, yang terlihat dari kegiatan industri, perkantoran, bahkan pada pemanfaatan energi konsumen rumah tangga. Peningkatan pertumbuhan ekonomi dan laju pembangunan yang semakin pesat di Kabupaten Fakfak yang membutuhkan daya listrik yang besar, berkelanjutan, dan harus selalu dijaga agar dapat memenuhi kebutuhan konsumsi energi listrik pelanggan. Untuk mencapai hal tersebut maka diperlukan suatu sistem tenaga listrik yang handal. Namun, seiring dengan pertambahan kebutuhan pelanggan, mengakibatkan pelaksaaan pendistribusian sistem tenaga listrik tidak lepas dari berbagai macam gangguan yang menyebabkan menurunnya ketidakseimbangan beban listrik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pengukuran data beban puncak yang digunakan untuk menentukan ketidak seimbangan arus netral hingga perhitungan rugi-rugi daya. Berdasarkan hasil pengukuran yang telah dilakukan diperoleh bahwa ketidakseimbangan beban pada trafo distribusi yang mengakibatkan terjadinya rugi-rugi daya serta timbulnya arus netral pada waktu beban puncak dimana yang terbesar terjadi pada penghantar di jalur 1 pada di siang hari adalah sebesar 12,5% dan pada malam hari adalah sebesar 29,84%. Sedangkan di jalur 2 pada di siang hari adalah sebesar 33,48% dan pada malam hari adalah sebesar 43,30%.
Perbaikan Instalasi Listrik Mesjid Al-Barokah Kampung Kapaurtutin Kabupaten Fakfak Rusliadi, Rusliadi; Elo, Yulianto La; Husnah, Nurul; HR, Herman; Aminudin, Arif; Lembang, Naomi; Syamsul, Muhammad Ayyub
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7243

Abstract

Tingginya ketergantungan masyarakat terhadap energi listrik menuntut tersedianya layanan yang andal dan aman untuk mendukung aktivitas sehari-hari. Namun, kebutuhan energi yang besar tidak diimbangi dengan pemahaman masyarakat tentang perawatan serta perbaikan instalasi listrik sesuai standar. Kondisi tersebut terlihat pada instalasi listrik Masjid Al-Barokah yang belum memenuhi ketentuan Persyaratan Umum Instalasi Listrik (PUIL), sehingga berpotensi menimbulkan bahaya seperti sengatan listrik atau kebakaran akibat korsleting. Untuk mencegah risiko tersebut, dilakukan kegiatan perbaikan dan penataan ulang instalasi listrik di Masjid Al-Barokah agar jamaah dapat beribadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek keselamatan dan efisiensi energi. Instalasi listrik kini lebih aman, rapi, serta memenuhi standar PUIL. Selain meningkatkan kenyamanan dan keamanan jamaah, kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan serta penggunaan energi listrik yang efisien. Dengan pencahayaan yang memadai dan sistem instalasi yang tertata baik, suasana masjid menjadi lebih terang, aman, dan mendukung pelaksanaan ibadah secara khidmat.
Studi Potensi Daya Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) di Kampung Ubadari Kabupaten Fakfak Yulianto La Elo; Rusliadi Rusliadi; Muhammadon Mokan; Febriyan Febriyan
Jurnal JEETech Vol. 4 No. 2 (2023): Nomor 2 November
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/jeetech.v4i2.4205

Abstract

Fakfak Regency, West Papua Province has several rivers and waterfalls that have the potential to produce electrical energy. One of the areas in Fakfak Regency that has abundant water resource potential is Kayuni District, Fakfak Regency. So far, the use of this river and waterfall has been as a water source for villagers in Kayuni District and as one of the main tourist destinations in Fakfak Regency. Through this research, it is hoped that this resource can be developed for other potentials, one of which is for Micro Hydro Power Plants (PLTMH). Research is carried out by conducting surveys and direct measurements where the results of the measurements will be calculated to determine the potential for river flow discharge and potential for electricity generation. The results of measurements and calculations showed that the average flow of the Ubadari river was 4,674 m3/second, the effective fall height (Heff) of the flow was 4 m. With these results, it is estimated that the electrical power produced will be 111,402 kW.