Zaenal Zaenal
Fakultas Teknik, Universitas Islam Bandung

Published : 33 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Kajian Kelayakan Ekonomi pada Kegiatan Hauling Tambang Tanah Liat PT Indocement Tunggal Prakarsa TBK Blok Pabuaran di Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat Syaefan Abdillah Gunawan; Zaenal; Indra Karna Wijaksana
Bandung Conference Series: Mining Engineering Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Mining Engineering
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsme.v3i2.9308

Abstract

Abstract. PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk is a company engaged in cement manufacturing. One of the cement's raw materials is clay, and PT Indocement will establish a new clay mining block located in Pabuaran Village, Sukamakmur District, Bogor Regency. Therefore, an economic feasibility study is required to plan the necessary production costs to address the hauling activities. The objective of this research is to determine production costs, investment costs, Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period (PBP), and sensitivity analysis. The research methodology is divided into three stages: the data collection process, which involves both primary and secondary data obtained from the company's Feasibility Study (FS) documents and several published journals. The gathered data is used to calculate operational costs, production costs, investment costs, cash flow, and to obtain NPV, IRR, PBP, and sensitivity analysis values. In the final stage, the data analysis is conducted based on NPV, IRR, and PBP values. The research findings indicate that the total required capital for the project is Rp 3,805,761,584, with fixed capital of Rp 2,083,647,427, and working capital of Rp 1,722,114,157. Based on the cash flow analysis, the obtained IRR value is 23.7%, exceeding the minimum IRR threshold of 11.9%. The NPV value for a 10-year mine life results in a profit of Rp 3,072,732,250, with a payback period of 4 years and 11 months. Abstrak. PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan semen. Salah satu bahan campuran semen adalah tanah liat dan PT Indocement akan membuat blok penambangan tanah liat baru yang berlokasi di Desa Pabuaran, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, sehingga diperlukan pengkajian kelayakan ekonomi untuk merencakan biaya produksi yang diperlukan dalam memecahkan permasalahan kegiatan hauling yang akan dilakukan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui biaya produksi, biaya investasi, nilai Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period (PBP) dan analisis sensitivitas. Metode penelitian yang dilakukan terbagi menjadi 3 tahapan, yaitu proses pengambilan data yang terdiri dari data primer dan data sekunder yang berasal dari dokumen Feasibility Study (FS) perusahaan dan dari beberapa jurnal yang telah dipublikasi. Data yang telah dikumpulkan untuk memperhitungan biaya operasional, biaya produksi, biaya investasi, aliran kas dan didapatkan nilai NPV, IRR, PBP dan Analisis sensitivitas. Tahapan terakhir yaitu proses analisis data hasil pengolahan berdasarkan pada nilai NPV, IRR, dan PBP. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa modal keseluruhan yang diperlukan sebesar Rp 3.805.761.584 dengan rincian modal tetap sebesar Rp 2.083.647.427 dan modal kerja sebesar Rp 1.722.114.157. Berdasarkan aliran kas maka nilai IRR yang didapat sebesar 23,7% dan sudah melebihi nilai IRR minimum sebesar 11,9%. Nilai NPV yang didapat untuk umur tambang 10 tahun didapatkan keuntungan sebesar Rp 3.072.732.250 dengan periode balik modal selama 4 tahun 11 bulan
Perancangan Desain Pit Penambangan Batubara untuk Memenuhi Target Produksi pada PT. X Muhammad Fahmi; Zaenal
Jurnal Riset Teknik Pertambangan Volume 2, No. 1, Juli 2022, Jurnal Riset Teknik Pertambangan (JRTP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrtp.v2i1.787

Abstract

Abstract. Since 2019 PT. X has set a coal mining production target of the target required by the owner company of 70,000 tons/month and a stripping ratio of 2 BCM/ton. With this production target value, mining planning and phasing must be optimized through coal mining production scheduling. Therefore, it is necessary to make a mining production plan based on the production target value and the predetermined stripping ratio value.This activity is carried out to design the mining design to match the production target and stripping ratio set by the company. So it takes the number of capabilities of the tools used, making equipment that is in accordance with production targets and production factor values, as well as pit design and mining scheduling in accordance with the company's production targets. Data retrieval is carried out in the form of tool and transportation working time, volume of material that can be unloaded and transported so as to produce tool productivity and work efficiency parameters in order to be able to estimate the number of tools used. Based on the calculation of the available loading and unloading tools, the production target can be obtained in April, May and June for overburden ranging from 114,000 BCM, 122,953 BCM and 186,713 BCM. For coal 57,400 tons, 61,500 tons and 92,854 tons. Abstrak. Sejak tahun 2019 PT. X menentukan target produksi penambangan batubara dari target yang dibutuhkan oleh perusahaan owner sebesar 70.000 ton/bulan dan stripping ratio 2 BCM/ton. Dengan nilai target produksi tersebut, maka penentuan perencanaan dan pentahapan penambangan harus dioptimalkan salah satunya melalui penjadwalan produksi penambangan batubara. Oleh sebab itu perlu dibuat perencanaan produksi penambangan batubara berdasarkan nilai target produksi dan nilai stripping ratio yang sudah ditetapkan. Kegiatan ini dilakukan untuk merancang desain penambangan agar sesuai dengan target produksi serta nilai stripping ratio yang sudah ditetapkan perusahaan. Sehingga dibutuhkan pengamatan kemampuan alat yang digunakan, penentuan jumlah peralatan yang sesuai dengan target produksi dan nilai match factor, serta penentuan desain pit dan penjadwalan penambangan yang sesuai dengan target produksi perusahaan. Pengambilan data yang dilakukan berupa waktu kerja alat muat dan angkut, volume material yang dapat di bongkar dan diangkut sehingga menghasilkan produktifitas alat serta parameter penentuan efisiensi kerja agar dapat merencanakan cadangan terkira, jumlah alat yang digunakan. Berdasarkan perhitungan produksi alat muat yang sudah tersedia, maka target produksi yang dapat diperoleh pada bulan April, mei dan Juni untuk overburden berkisar di 114.000 BCM, 122.953 BCM dan 186.713 BCM. Untuk batubara 57.400 ton, 61.500 ton dan 92.854 ton.
Kajian Teknis Optimasi Produksi Alat Gali-Muat dan Angkut pada Overburden Removal Fakhri Akbar Dzulfikar; Zaenal; Elfida Moralista
Jurnal Riset Teknik Pertambangan Volume 3, No. 2, Desember 2023, Jurnal Riset Teknik Pertambangan (JRTP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrtp.v3i2.2879

Abstract

Abstract. PT Pancaran Surya Abadi is a coal mining company located in Muara Badak District, Kutai Kartanegara Regency, East Kalimantan Province, employing the surface mining system. Based on the company's productivity data in February 2023, the actual overburden excavation in Pit B1 East Block reached 80,946.00 BCM, accounting for 33.15% of the planned production target of 244,160.00 BCM. The discrepancy led to obstacles in coal production due to a mismatch between digging-loading and hauling equipment (match factor) and road geometry not meeting applicable standards. Consequently, this study evaluates the production shortfall by assessing the technical fleet determination to optimize the overburden removal process. The technical evaluation involves simulating the match factor and adjusting related variables to determine the optimal number of machines in the fleet. The analysis refers to Ministerial Decree ESDM 1827/2018 and AASHTO (American Association of State Highway and Transportation Officials) 1965 for technical road geometry recommendations supporting optimal fleet productivity. Field research in February-March 2023 yielded a match factor of 0.85 and a production rate of 164.03 BCM/hour, achieving 75.24% of the hourly production target. Optimization increased the match factor to 1.03, raising production to 230.91 BCM/hour or 258,622.18 BCM/month, ensuring the attainment of the 218 BCM/hour productive day shift target. Abstrak. PT Pancaran Surya Abadi merupakan perusahaan pertambangan batubara yang berlokasi di Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, dan menggunakan sistem penambangan terbuka. Berdasarkan data produktivitas perusahaan pada bulan Februari 2023, penggalian overburden aktual di Pit B1 Blok Timur mencapai 80.946,00 BCM, yang merupakan 33,15% dari target produksi rencana sebesar 244.160,00 BCM. Ketidaksesuaian ini menyebabkan hambatan dalam produksi batubara karena ketidakcocokan antara peralatan penggalian-pemuatan dan pengangkutan (match factor) serta geometri jalan yang tidak memenuhi standar yang berlaku. Oleh karena itu, penelitian ini mengevaluasi ketidakcapaian produksi dengan menilai penentuan armada teknis untuk mengoptimalkan proses pengangkatan overburden. Evaluasi teknis melibatkan simulasi match factor dan penyesuaian variabel terkait untuk menentukan jumlah optimal mesin dalam armada. Analisis mengacu pada Keputusan Menteri ESDM 1827/2018 dan AASHTO (American Association of State Highway and Transportation Officials) 1965 untuk rekomendasi geometri jalan teknis yang mendukung produktivitas armada yang optimal. Penelitian lapangan pada Februari-Maret 2023 menghasilkan match factor sebesar 0,85 dan produksi sebesar 164,03 BCM/jam, mencapai 75,24% dari target produksi per jam. Optimasi meningkatkan match factor menjadi 1,03, meningkatkan produksi menjadi 230,91 BCM/jam atau 258.622,18 BCM/bulan, memastikan pencapaian target produksi per jam pada shift kerja yang produktif sebesar 218 BCM/jam.