Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGARUH PERLAKUAN HARDENING PADA BAJA AISI-1020 TERHADAP LAJU KOROSI DI DALAM AIR LAUT R. Kohar; M. Amin Fauzie; Sofwan Hariady
Jurnal Desiminasi Teknologi Volume 13 Nomor 2 Juli 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tridinanti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/1-10

Abstract

Baja yang mengalami perlakuan Hardening, maka ketahanan korosinya akan menurun. Korosi merupakan gejala alamiah yang tidak dapat dihindari, namun dapat dikendalikan. Dalam penelitian ini, benda uji yang digunakan adalah baja AISI 1020 setara dengan baja karbon rendah yang mendapat perlakuan panas pada suhu 870oC yang ditahan selama 15 menit dan dilanjutkan dengan pendinginan cepat di dalam air laut. Pengujian korosi dilakukan dengan cara merendam benda uji di dalam larutan NaCl pengganti air laut, selama 1, 2, 3, 4 dan 5 hari. Dari pengujian tersebut diperoleh bahwa dengan memberikan perlakuan hardening pada benda uji, maka laju korosi akan meningkat dan bentuk korosi yang diperoleh adalah korosi merata.
KAJI EKSPERIMENTAL PENGGUNAAN HEATER LISTRIK UNTUK PEMANAS AIR MANDI M. Amin Fauzie; Muin, Abdul; Kohar, R.; Sukarmansyah; Veranika, Rita Maria
Jurnal Desiminasi Teknologi Volume 11 No.2 Juli 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tridinanti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/destek.v11i2.189

Abstract

Abstrak: Pengujian ini dilakukan dengan menganalisa bahwa hasil uji pemanas air menggunakan heater listrik sudah cukup baik dikarenakan tidak mengalami kendala yang begitu berarti pada saat proses pemanas air, Alat ini juga sudah mampu memanaskan dan mengukur suhu air dengan beberapa ukuran yang diinginkan. Yaitu pada suhu ideal untuk mandi 37,5℃ dengan waktu 30 menit, hanya saja kapasitas air yang kurang besar, hanya menggunakan tangki penampung berkapasitas 10 liter air. Namun alat yang digunakan sebagai simulasi. Oleh karena itu untuk diaplikasikan ke rumah tangga, maka kapasitas air pada tangki penampung harus diperbesar dan heater ditambah dengan daya yg lebih besar. Dalam pengujian ini dilakukan proses memanaskan air dengan heater 225 watt dalam waktu 60 menit dapat diperoleh suhu 46,5℃. Berdasarkan grafik diatas dapat diketahui bahwa terjadi kenaikan temperatur untuk memanaskan air dalam waktu 60 menit dengan temperatur awal 27℃ menjadi 46,5℃. Pada saat pemanasan diperoleh perilaku temperatur kontrol meningkat 19,5℃. Kalor yang dibutuhkan untuk memanaskan air dengan kapasitas air 10 ℓ adalah 224,56 joule/det꞊watt. Laju perpindahan panas terhadap dinding tangki penampung dengan isolasi alumunium foil setebal 0,1 cm dengan K ꞊ 0,00016 adalah 0,30115 .
KAJI ULANG KONSTRUKSI ELEVATOR BERKAPASITAS PENUMPANG 15 ORANG (1000 KG) DI GEDUNG MENARA PERKULIAHAN UNIVERSITAS TRIDINANTI Muhammad Ali Akbar; Rita Maria Veranika; M. Amin Fauzie
Jurnal Desiminasi Teknologi Volume 12 No.1 Januari 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tridinanti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/destek.v12i1.316

Abstract

Salah satu sarana transportasi yang diciptakan untuk menunjang mobilitas manusia dalam kegiatan sehari-hari adalah elevator. Perhitungan dimulai dengan menghitung massa sangkar, massa counterweight, massa tali baja, beban yang ditanggung motor, perhitungan tali baja, momen puntir, daya yang dibutuhkan motor, serta gaya berat dan gaya normal. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa : 1. Daya aktual motor dibutuhkan ketika elevator dibebani oleh 15 penumpang atau 1000 kg adalah sebesar 7,09 HP, 2. Kapasitas beban maksimum yang mampu diangkat oleh elevator ini adalah 1085,855 kg, 3. Tali baja yang digunakan dapat dipastikan aman karena tegangan yang terjadi pada tali baja sebesar 2261,88 kg/cm2 tidak melebihi tegangan maksimum yang diizinkan yaitu 4714,29 kg/cm2.