Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

ANALISIS MUTU BETON TERHADAP BETON PASCA BAKAR Bazar Asmawi; Indra Syahrul Fuad; Hendrik Jimmyanto
LATERAL: Jurnal Teknik Sipil Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Teknik Sipil LATERAL
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Tridinanti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/lateral.v1i1.138

Abstract

A fire is an unwanted disaster, in the framework of a post-fire building structure it becomes the basis for deciding whether the building structure can still be used or not. The rise in high temperatures in concrete structures will result in changes in concrete, the problem faced is how to handle post-fire buildings. From this explanation, this research will discuss the strength of concrete structures, especially the ratio of normal concrete to concrete that has been burnt with variations in duration of burning 1 hour, 2 hours and 3 hours under normal conditions. Concrete compressive strength testing was carried out when the specimens reached the age of 3 days, 7 days, 14 days, 21 days, and 28 days with cylindrical specimens and the flexural strength of concrete was carried out when the specimens reached 28 days. The number of concrete compressive strength test specimens is 36 unit, and the flexural strength is 12 unit. The normal quality of concrete used is 30 MPa. From the results of the analysis regarding the tests carried out on compressive strength, it can be concluded that from the results of the compressive strength tests of 1 hour, 2 hours and 3 hours it decreased by 26.83%, 41.46% and 59.67% compared to concrete normal, for the flexural strength test results of 1 hour, 2 hours, and 3 hours decreased by 33.25%, 66.75%, and 66.75% compared to normal concrete.
PEMANFAATAN SERBUK KARET ALAM PADAT SEBAGAI SUBSTITUSI AGREGAT HALUS DALAM CAMPURAN AC-WC DENGAN PENGUJIAN MARSHALL Bazar Asmawi; Zulkarnain, Yules Pramona; Fuad, Indra Syahrul; Anisah
Jurnal Desiminasi Teknologi Volume 13 Nomor 2 Juli 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tridinanti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/1-10

Abstract

Pertumbuhan sektor transportasi darat di Indonesia menyebabkan peningkatan signifikan dalam limbah ban bekas akibat semakin banyaknya kendaraan. Hal ini berdampak pada kerusakan jalan yang semakin sering terjadi sebelum masa yang direncanakan, yang disebabkan oleh penggunaan material yang tidak sesuai, kondisi cuaca, dan beban lalu lintas yang tinggi. Untuk mendorong efisiensi energi dan penggunaan bahan baku yang ramah lingkungan, ada upaya untuk memanfaatkan limbah dan produk sampingan, termasuk karet. Indonesia, sebagai penghasil karet terbesar, menghadapi masalah ketidakstabilan harga karet, yang mendorong penelitian penggunaan karet sebagai bahan tambahan dalam campuran aspal. Penelitian ini berfokus pada penggunaan karet alam dalam bentuk padat dan serbuk sebagai pengganti sebagian agregat halus dalam campuran beraspal, yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas perkerasan jalan dan memberikan informasi baru tentang manfaat karet dalam konstruksi jalan. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan karet alam padat sebagai pengganti sebagian pasir pada campuran AC-WC mempengaruhi parameter Marshall, dengan peningkatan VMA, fluktuasi pada VIM dan VFA, penurunan stabilitas, dan peningkatan flow. Sampel yang menggunakan 10% karet alam padat menunjukkan karakteristik Marshall terbaik, dengan stabilitas lebih baik dibandingkan sampel normal.
ANALISIS PERBANDINGAN KEKAKUAN (STIFFNESS) BETON RINGAN TERHADAP BETON NORMAL MENGGUNAKAN PEMROGRAMAN VISUAL BASIC APLICATION Indra Syahrul Fuad; Bazar Asmawi; Dea Octarina
Jurnal Desiminasi Teknologi Volume 11 No.2 Juli 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tridinanti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/destek.v11i2.176

Abstract

Beton merupakan hal yang paling utama dalam suatu konstruksi. 
ANALISIS KUAT TEKAN BETON DENGAN PENAMBAHAN SILICA GEL Wartini; Indra Syahrul Fuad; Bazar Asmawi
Jurnal Desiminasi Teknologi Volume 11 No.2 Juli 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tridinanti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/destek.v11i2.181

Abstract

Abstrak: Beton merupakan material yang paling banyak digunakan dalam kebanyakan bangunan konstruksi di Indonesia. Beton adalah campuran yang terdiri dari agregat halus, agregat kasar, semen dan air, serta kadang-kadang ditambahkan bahan tambah yang lain dengan perbandingan tertentu. Salah satu bahan tambah yang dapat digunakan dalam konstruksi beton adalah silica gel. Silica gel mengandung unsur silika yang sangat tinggi, kadar silika (SiO2) yang terkandung pada silica gel yaitu 98,85%. Pada penelitian ini bertujuan mendapatkan nilai kuat tekan beton setelah dilakukan pengujian terhadap sampel beton ditambah silica gel. Persentase penambahan silica gel optimal terhadap komposisi beton pada perencanaan mutu beton K-225. Benda uji yang digunakan berbentuk kubus berukuran 15 cm x 15 cm x 15 cm. Dengan persentase penambahan silica gel sebesar 0% (normal), 2,5%, 5%, 7,5%, 10%, 12,5%, dan 15% terhadap berat semen. Nilai kuat tekan beton karakteristik mengalami kenaikan dan penuruan, dan persentase optimum penambahan silica gel terdapat pada 7,5% yaitu 23,04 Mpa. Dimana masing-masing nilai kuat tekan beton karakteristik pada kondisi normal sebesar 22,73 Mpa. penambahan silica gel 2,5% kuat tekan beton didapat sebesar 18,33 Mpa, penambahan silica gel 5% kuat tekan beton sebesar 21,40 Mpa, penambahan silica gel 7,5% kuat tekan beton sebesar 23,04 Mpa, penambahan silica gel 10% kuat tekan beton sebesar 17,53 Mpa, penambahan silica gel 12,5% kuat tekan beton sebesar 17,37 Mpa, dan penambahan silica gel 15% kuat tekan beton didapat sebesar 16,73 Mpa, dengan persamaan regresi liniernya Y’ = 22,089 – 0,348X.