Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

PELATIHAN PENGOLAHAN JENIS HIDANGAN BREAKFAST DAN A LA CARTE MANU SERTA PENGETAHUAN ENTREPENEURSHIP I Gusti Ayu Agung Sinta Diarini; Ni Made Erpia Ordani Astuti; I Putu Pranatha Sentosa; I Wayan Suyanto; I Ketut Suartana; Maria Fransisca Ginting; Gusti Ayu Ika Monika Prastyandhari
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol 4 (2021): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (985.584 KB)

Abstract

ABSTRAKDesa Munggu adalah salah satu desa di kecamatan mengwi, kabupaten badung, yangberpotensi sebagai jalur pariwisata yang sangat baik. salah satunya adalah yang menjadi programkegiatan kami adalah PKK banjar kerobokan berjumlah 23 peserta mayoritas sebagai IbuRumah tangga. Meningkatnya kebutuhan rumah tangga, kebutuhan untuk biaya pendidikan anakmenjadi salah satu permasalahan. Kaum ibu diharapkan mampu memberikan kontribusipenghasilan untuk menambah pendapatan keluarga, dengan meningkatkan ketrampilanmemproduksi hidangan breakfast dan A La Carte Menu potensi yang dikembangkan untukmenghasilkan hidangan breakfast dan A La Carte Menu yang berkualitas, penampilan menarik,memiliki rasa yang enak, serta inovatif dan kreatif. Tujuan dari kegiatan pelatihan ini adalahMemberikan pengetahuan tentang pengembangan enterpreneurship untuk memulai usaha danmeningkatkan ketrampilan khususnya dalam pengolahan hidangan breakfast dan A La Carte Menu .Metode dilaksanakan secara demonstrasi dianalisis dengan teknik Deskriptif Kualitatif pree test danpost test. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan kepercayaan diri peserta meningkat sebesar28% Peserta memenuhi kriteria ketuntasan yang diharapkan.Untuk kepemimpinan peserta dalamketangkasan dan pola pikir berwirausaha mengalami peningkatan sebesar 14%. Keyakinan pesertadalam keberhasilan berwirausaha meningkat sebesar 2%, dari Aspek Kognitif peserta dalampelatihan membuat hidangan breakfast dan pengetahuan entrepeneurship meningkat sebesar 14%.Aspek Psikomotorik peserta pelatihan membuat hidangan breakfast dan pengetahuan usahakecil/entrepeneurship yang diukur berdasarkan kecepatan, ketepatan, dan teknik pengolahanhidangan breakfast pada pree test dan post test meningkat sebesar 17%. dari hasil pembahasantersebut menunjukkan pembekalan ketrampilan, pemberdayaan masyarakat dan pengetahuanentrepeneurship khususnya bagi Ibu-ibu PKK banjar kerobokan, desa munggu, kecamatan mengwi,badung meningkat secara keseluruhan dan berhasil.Kata kunci: Pelatihan, Hidangan Breakfast, Entrepeneurship.
PENERAPAN MODEL DEMONSTRASI DALAM MENINGKATKAN HASIL TERNAK LELE DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM BIOFLOK I Gusti Ayu Agung Sinta Diarini; I Wayan Suryanto; Ni Made Erpia Ordani Astuti
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol 2 (2019): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1032.835 KB)

Abstract

ABSTRAKDesa abiansemal merupakan salah satu desa peternak lele. Permasalahan warga desa abiansemal khususnya peternak lele yang menjadi prioritas untuk dipecahkan adalah pada proses produksi, minimnya pengetahuan peternak tentang sistem bioflok dan butuh waktu untuk mengubah paradigma mereka yang masih menggunakan metode konvensional. Masalah lainnya yang segera menjadi prioritas adalah dari segi aspek pemasaran perlu sentuhan informasi terhadap usahanya agar mendorong pembudidaya untuk memperluas pasar. Kelompok peternak lele ini perlu pendampingan dan pelatihan oleh kepakaran untuk menolong pembudi daya ikan pada khususnya dan membantu dalam produksi kualitas ikan. Selain itu untuk meningkatkan produksi dibutuhkan sistem bioflok dari bentuk kolam, pengaturan air, cara pakan, pemberian probiotik, airrato/oksigen dan kepadatan jumlah tebar dalam upaya meningkatkan hasil ternak lele yang berkualitas. Kelompok Usaha distributor lele juga memerlukan pendampingan terhadap manajemen produksi yang sesuai dengan harapan dan permintaan pasar. Kelompok ini merupakan kelompok vital keberlanjutan masyarakat desa abiansemal dan diharapkan mampu berkembang dalam laju kemajuan usaha masyarakat di desa tersebut. Metode pelaksanaan yang dilakukan dalam kegiatan ini dengan Pelatihan, Pendampingan dan demontrasi. Tujuan pendampingan ini adalah diharapkan mampu meningkatkan produksi dan kualitas ikan sehingga mampu mengembangkan usahanya sesuai dengan harapan konsumen, baik dari segi aspek produksi maupun aspek pemasaran sehingga mampu memberikan kesejahteraan masyarakat desa abiansemal dan dapat terus berkembang baik dari segi usaha pendukung seperti usaha pertanian dan perikanan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan teknik survey dan wawancara kepada sejumlah kelompok lele yang ada di kabupaten badung.Kata Kunci: Peningkatan Produksi, Kelompok Ternak Lele, SisTem Bioflok.ABSTRACTAbiansemal village is one of the villages of catfish farmers. The problems of rural residents, especially catfish farmers, which are the priority to be solved are in the production process, lack of knowledge of farmers about biofloc systems and it takes time to change the paradigm of those who still use conventional methods. Another problem that immediately becomes a priority is that in terms of marketing aspects, information needs to be touched on its efforts to encourage farmers to expand the market. This group of catfish farmers needs assistance and training by expertise to help fish farmers in particular and assist in the production of quality fish. In addition to increasing production, a bioflok system is needed from the form of ponds, water regulation, feeding method, probiotics distribution, airrato/oxygen and density of stocking quantities in an effort to improve the quality of livestock catfish. The catfish distributor business group also needs assistance with production management in accordance with market expectations and demands. This group is a vital group for the sustainability of rural communities and is expected to be able to develop in the pace of progress of the business community in the village. The method of implementation carried out in this activity is Training, Mentoring and demonstration. The aim of this assistance is to increase fish production and quality so that it is able to develop its business according to consumer expectations, both in terms of production aspects and marketing aspects so as to be able to provide welfare to rural communities and continue to grow in terms of supporting businesses such as agriculture and fisheries. This method used in this study was survey and interview techniques to a number of catfish groups in Badung district.Keywords: Increase of Production , Catfish Farming Group, Bioflok System.
Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning terhadap Kreativitas dan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pengolahan dan Penyajian Makanan Kontinental Ni Putu Dewi Dharmayanthi; Ni Made Erpia Ordani Astuti; I Putu Pranatha Sentosa
JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA Vol 1, No 1 (2022): JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.886 KB)

Abstract

AbstrakTujuan  penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kreativitas dan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran Project Based Learning. Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan melalui siklus I dan siklus II. Teknik pengumpulan sampel yang digunakan  yaitu purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII JB 1 di SMK Wira Harapan. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian siklus I kreativitas siswa memperoleh persentase rerata 68% mengalami peningkatan 14% dengan persentase rerata 82% pada siklus II. Hasil Belajar siswa siklus I memperoleh persentase rerata 79,94%  mengalami peningkatan 3,22% dengan persentase rerata 83,16% pada siklus II. Ketuntasan klasikal siswa persentase rerata 50% pada siklus I mengalami peningkatan 50%  menjadi 100% pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan penerapan model pembelajaran Project Based Learning mampu meningkatkan kreativitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pengolahan dan Penyajian Makanan Kontinental.AbstractThe aim of this study was to determine the increase in creativity and student learning outcomes through the application of the Project-Based Learning model. The research used is Classroom Action Research conducted through cycle I and cycle II. The sampling technique used is purposive sampling. The sample in this study were students of class XII JB 1 at SMK Wira Harapan. The technique of analyzing data was descriptive qualitative. The results of the first cycle of student creativity obtained an average percentage of 68%, an increase of 14% with an average percentage of 82% in the second cycle. Student learning outcomes in the first cycle obtained an average percentage of 79.94%, an increase of 3.22% with an average percentage of 83.16% in the second cycle. The average percentage of students' classical mastery in the first cycle increased from 50% to 100% in the second cycle. Based on the results, it can be concluded that the application of the Project-Based Learning model was able to increase creativity and student learning outcomes in the subjects of Processing and Serving Continental Food.
Penerapan Model Pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) Tehadap Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Tata Hidang di SMK Wira Harapan Ni Made Dwika Andirasari; Ni Made Erpia Ordani Astuti; I Putu Pranatha Santosa
JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA Vol 1, No 1 (2022): JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (755.988 KB)

Abstract

AbstrakTujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran Creative Problem Solving pada mata pelajaran tata hidang di kelas XI JB 4 SMK Wira Harapan. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di kelas dengan tujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran tata hidang kelas XI JB 4 SMK Wira Harapan yang terletak di Jalan Padang Luwih, Tegaljaya, Desa Dalung, Kuta Utara, Kabupaten Badung. Metode pengambilan Sampel menggunakan  total sampling dengan jumlah 33 siswa yang terdiri dari 11 perempuan dan 22 laki-laki. Hasil penelitian mengemukakan bahwa Creative Problem Solving yang dilaksanakandi kelas XI JB 4 SMK Wira Harapan telah berhasil meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Melalui penerapan model pembelajaran creative problem solvingpada siklus I terjadi perubahan nilai sebesar 69,54%, peningkatan aktivitas pembelajaran sebesar 75%.Kata kunci: Creative Problem Solving(CPS), Aktivitas belajar siswa, Hasil belajar siswa.  AbstractThis research aims to determine the increase in students’learning activities and the students’outcomes through Creative Problem Solving model in Food Service Subject in class XI JB 4 SMK Wira Harapan Vocational High School. It uses Class Action Research which is implemented in a class with the goal of increasing activities and students outcomes in Food Service Subjects in a class of XI JB 4 in Wira Harapan Vocational High School that is located in Padang Luwih Street, Tegaljaya, Dalung Vilage, Kuta Utara, Badung Regency. Sampling method is using total sampling with a total of 33 students consisting of 11 girls and 22 boys. The research found that Creative Problem Solving held in class of XI JB 4 at SMK Wira Harapan has succeeded in increasing students’learning activities and students’learning outcomes. Through the CPS nodel implementation in first cycle, there is value change of 69,54%, an increase in learning activities 75%. Through CPS in first cycle there is an average value change of 84,03% with the 80% completion and in second cycle there is 93,93% completion of learning outcomes increase.Keywords: Creative Problem Solving, Students’ Learning Activities, Students’ Learning Outcomes
Pengaruh Kreativitas dan Inovasi Produk Olahan Buah Belimbing Wuluh Terhadap Minat Beli Konsumen Pada Mata Pelajaran Kewirausahaan Ni Putu Evy Puspita Dewi; I Putu Pranatha Sentosa; Ni Made Erpia Ordani Astuti
JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA Vol 1, No 1 (2022): JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (766.144 KB)

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kreativitas produk dan inovasi produk olahan buah belimbing wuluh terhadap minat beli konsumen dalam mata pelajaran kewirausahaan. Jenis penelitian ini adalah penilitian asosiatif kuasal dengan teknik kuantitatif. Teknik sampling yang digunakan adalah porposive sampling dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas XI Tata Boga 1 di SMK Pariwisata Triatma Jaya Badung yang berjumlah 33 orang. Teknik analisis yang digunakan yaitu regresi linier berganda untuk mengetahui hubungan antara variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil dari penelitian ini bahwa kreativitas produk berpengaruh terhadap minat beli konsumen dengan persentase 82,2%. Inovai ptoduk berpengaruh terhadap minat beli konsumen dengan jumlah persentase 83,1% dan kedua variabel tersebut berpengaruh secara bersama-sama terhadap minat beli konsumen dengan persentase 52,1% dan 47,9% dipengaruhi oleh variabel lain. Simpulan yang diperoleh adalah bahwa terdapat pengaruh antara kreativitas dan inovasi produk olahan buah belimbing wuluh terhadap minat beli konsumen pada mata pelajaran kewirausahaan.Kata kunci: Kreativitas produk, inovasi, kewirausahaan, belimbing wuluh, minat beli.AbstractThis study aimed to determine the effect of product creativity and innovation of belimbing wuluh processed products on consumer buying interest in entrepreneurship subjects. This type of research is causal associative research with quantitative techniques. The sampling technique used is purposive sampling by the research subjects being students of class XI Catering number 1 at SMK Pariwisata Triatma Jaya Badung, with the total of 33 students. The analysis technique used is multiple linear regression to determine the relationship between the independent and the dependent variable. The result of the research was that product creativity affects consumer buying interest with a percentage of 82.2%. Product innovation created the consumer buying interest with a total ratio of 83.1%, and the two variables simultaneously affected consumer buying interest with a percentage were 52.1% and 47.9% influenced by other variables. The conclusion was that there was an influence between creativity and innovation of processed belimbing wuluhproducts on consumer buying interest in entrepreneurship subjects.Keywords: Product creativity, innovation, entrepreneurship, belimbing wuluh, buying interest.
Penerapan Model Project Based Learning untuk Meningkatkan Kreativitas dan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Fushion Food I Gede Dharma Putra; I Wayan Suryanto; Ni Made Erpia Ordani Astuti
JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA Vol 1, No 2 (2022): JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA (JAKADARA)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.237 KB)

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah mengetahui penerapan model Project Based Learning dalam meningkatkan kreativitas siswa pada mata pelajaran Fussion Food kelas XII TB SMK Pariwisata Dwi Tunggal Tabanan dan untuk mengetahui penerapan model Project Based Learning dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Fussion Food kelas XII TB SMK Pariwisata Dwi Tunggal Tabanan. Jenis penelitian ini adalah pre-experimental design, variabel luar masih memengaruhi variabel independen. Penelitian eksperimen ini belum menunjukkan bentuk eksperimen sungguh-sungguh sehingga pre-experimental design menjadi desain penelitian ini. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh XII TB 4 di SMK Pariwisata Dwi Tunggal Tabanan yang berjumlah 37 siswa. Pada tabel paired sample t-test yang membandingkan antara pretest-posstest Kreativitas menunjukkan signifikansi sebesar 0.000 < 0.05, dengan demikian penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) mampu meningkatkan kreativitas secara signifikan pada mata pelajaran Fusion Food di kelas XII Tb 4 SMK Pariwisata Dwi Tunggal. Pada tabel Paired Sample Test di atas dapat dilihat Sig (2-tailed) menunjukkan pretest-posttest hasil belajar menunjukkan signifikansi sebesar 0.180 > 0.05 dengan demikian penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) belum mampu meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan pada mata pelajaran. Fusion Food di kelas XII Tb 4 SMK Pariwisata Dwi Tunggal.Kata kunci:Project Based Learning, Kreativitas, Hasil Belajar, Fushion FoodAbstractThe purpose of this study was to determine the application of the Project Based Learning model in increasing student creativity in the Fussion Food subject class XII TB SMK Wisata Dwi Tunggal Tabanan and to determine the application of the Project Based Learning model in improving student learning outcomes in the Fussion Food subject class XII TB SMK Tabanan Dwi Tunggal Tourism. This type of research is a pre-experimental design, external variables still affect the independent variables. This experimental research has not shown a real experimental form so that the pre- experimental design becomes the design of this study. The subjects in this study were all XII TB 4 at SMK Wisata Dwi Tunggal Tabanan, totaling 37 students. In the paired sample t-test table that compares the pretest-posttest Creativity shows a significance of 0.000 < 0.05, thus the application of the Project Based Learning (PjBL) learning model is able to significantly increase creativity in Fusion Food subjects in class XII Tb 4 SMK Tourism Dwi Single. In the Paired Sample Test table above, it can be seen that Sig (2- tailed) shows the pretest-posttest learning outcomes show a significance of 0.180 > 0.05. Thus, the application of the Project Based Learning (PjBL) learning model has not been able to significantly improve student learning outcomes in Fusion subjects. Food in class XII Tb 4 SMK Tourism Dwi Tunggal.Keywords:Project Based Learning, Creativity, Learning Outcomes, Fusion Food
Penerapan Model Pembelajaran PBL (Problem Based Learning) Tehadap Minat dan Hasil Belajar Siswa di SMK PGRI 1 Badung Pada Mata Pelajaran Tata Graha Mileni Rahayu; Ni Made Erpia Ordani Astuti; I Gusti Ayu Agung Sinta Diarini
JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA Vol 1, No 1 (2022): JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (780.715 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan minat belajar dan hasil belajar siswa melalui model penerapan PBL (Problem Based Learning) pada mata pelajaran tata graha di kelas XI AP 2 SMK PGRI 1 Badung. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan total sampling 29 partisipan. Hasil penelitian ini menemukan bahwa penerapan model PBL berhasil meningkatkan minat dan hasil belajar siswa. Sistem pertama dalam model pembelajaran PBL menunjukkan perubahan nilai sebesar 68,97% dan peningkatan minat siswa sebesar 4,21% pada siklus II menunjukkan perubahan nilai sebesar 82,02% dan minat siswa meningkat sebesar 23,93% . Melalui penerapan model PBL pada siklus I terjadi perubahan rata-rata hasil belajar sebesar 67,59% dengan ketuntasan 34,48% dan pada siklus II terjadi peningkatan hasil menjadi 80,34 dengan selesainya 93,10%.AbstractThe study aim to determine the increase in student’ interest in studying and the learning outcomes through the PBL (Problem Based Learning) implementation model in the housekeeping subject in a class XI AP 2 SMK PGRI 1 Badung. It uses the Classroom Action Research (CAR) method with a total sampling 29 participants. The result of this study found that the implementation of the PBL model succeeded in increasing students’ learning interests and outcomes. The first sysle in the PBL learning model shows a change in value of 68,97% and a 4.21% increase in the student’s intesest in the second cycle, it show a 82.02% change in value and the student’s interest increased by 23,93%. Through the implementation of the PBL model in the first cycle, there was a change in the average of learning outcomes of 67,59% with a completion of 34,48% and in the second cycle, the outcomes have increased to 80,34 with the completion of 93.10%.
Penerapan Model Pembelajaran STAD dalam Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pengetahuan Bahan Makanan Maximilianus Gilbert Hindawan; I Putu Pranatha Sentosa; Ni Made Erpia Ordani Astuti
JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA Vol 1, No 2 (2022): JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA (JAKADARA)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.532 KB)

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah: 1) untuk mengetahui apakah penrapan model pembelajaran STAD dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa apada mata pelajaran pengetahuan bahan makanan. 2) untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran STAD dapat ,meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran pengetahuan bahan makanan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kuantitatif. Objek dalam penelitisn ini yaitu aktivitas belajar belajar dan hasil belajar siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X Tata Boga 2 di SMK Pariwisata Dalung yang berjumlah 40 orang. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa terjadi peningkatan pada aktivitas dan hasil belajar siswa dengan penerapan model pembelajaran STAD pada kelas X Tata Boga 2, hal ini dapat dilihat dari: 1) peningkatan aktivitas belajar siswa pada siklus I memperoleh presentase rerata sebesar 60% sedangkan pada siklus II presentase rerata aktivitas belajar siswa mencapai 80% mengalami kenaikan sebesar 20%. 2) peningkatan hasil belajar siswa pada siklus I memperoleh presentase rerata sebesar 61,50% sedangkan pada siklus II presentase hasil belajar siswa mencapai 80,58% mengalami kenaikan sebesar 19,08%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah dengan penerapan model pembelajaran STADdapat meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa.Kata kunci:Model pembelajaran STAD, aktivitas belajar siswa, hasil belajar siswa, pengetahuan bahan makananAbstractThe aims of this study were: (1) to find out whether the application of the STAD could improve student learning activities in the subject of food knowledge.2) to find out whether the application of the STAD can improve student learning outcomes in the subject of food knowledge this type of research is called classroom action research. The data analysis technique used is quantitative descriptive analysis. The objects in this study are learning activities and student learning outcomes. The samples in this study were student of class x catering 2 at the dalung tourism vocational school, totaling 40 people. Based on the result of this study, it can be seen that there was an increase in student learning activities and outcomes with the application of the STAD in class x catering 2. This can be seen from:1) the increase in student learning activities in the first cycle the average percentage was 61, 50%, while in the second cycle the percentage of student learning outcomes reahed 80,58%, an increase of 19,08%. The conclusion of this study is that the application of the STAD can improve learning activities and student learning outcomes.  Keywords:Learning model STAD, student activity, learning outcomes, food science lesson 
Meningkatkatkan Hasil Belajar dan Keaktifan Siswa melalui Penerapan Model Problem Based Instruction dalam Mata Pelajaran (di SMK Wira Harapan) Kadek Bagus Alit Mahardika; I Gusti Ayu Agung Sinta Diarini; Ni Made Erpia Ordani Astuti
JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA Vol. 2 No. 1 (2023): JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jd.v2i1.2441

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dan keaktifan siswa melalui penerapan model problem based instruction dalam mata pelajaran pengolahan dan penyajian makanan kontinental (Di SMK Wira Harapan). Jenis penelitian ini adalah Penelitian eksperimen one group pretest & posttest dengan tujuan meningkatkan hasil belajar dan keaktifan siswa Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode non probality sampling dengan tehnik purposive sampling. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI TB 5 di SMK Wira Harapan yang berjumlah 40 orang. Hasil penelitian ini mendapatkan hasil bahwa melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Instruction di kelas XI TB 5 di SMK Wira Harapan berhasil meningkatkan hasil belajar dan keaktifan siswa. Melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Instruction pada pretest hasil belajar siswa ranah kognitif menunjukan persentase 77%, afektif,psikomotorik 73%. Dan keaktifan siswa menunjukan persentase 75%. Melalui penerapan model Problem Based Instruction, terdapat peningkatan pada nilai hasil belajar siswa ranah kognitif sebesar 84%, afektif,psikomotorik sebesar 84%. Keaktifan siswa terdapat peningkatan sebesar 90%.
Pengaruh Kreativitas Dan Inovasi Produk Olahan Jamur Tiram Dan Jamur Kancing Terhadap Minat Beli Konsumen Pada Mata Pelajaran Kewirausahaan Imanuel Fajar Moripa Kristian Dake; I Putu Pranatha Sentosa; Ni Made Erpia Ordani Astuti
JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA Vol. 2 No. 2 (2023): JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jd.v2i2.2554

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh kreativitas produk terhadap minat beli konsumen pada mata pelajaran kewirausahaan di SMK wira Harapan ; (2) pengaruh inovasi produk terhadap minat beli konsumen pada mata pelajaran kewirausahaan di SMK wira Harapan (3) pengaruh kreativitas dan inovasi secara bersama-sama terhadap minat beli konsumen pada mata pelajaran kewirausahaan di SMK wira Harapan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif kuasal. Subyek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI jasa boga 5 di SMK Wira Harapan dalung Tahun Ajaran 2021/2022 yang berjumlah 36 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi sederhana untuk menjawab penelitian pertama dan kedua serta analisis regresi ganda untuk menjawab pertanyaan penelitian ketiga. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh positif dan signifikan kreativitas produk terhadap minat beli konsumen mata pelajaran kewirausahaan Kelas XI jasa boga 5 SMK wira harapan sebesar 21,9% (2) terdapat pengaruh positif dan signifikan inovasi produk terhadap minat beli konsumen mata pelajaran kewirausahaan Kelas XI jasa boga 5 SMK wira harapan sebesar sebesar 50,4% (3) terdapat pengaruh positif dan signifikan kreativitas produk dan inovasi produk secara bersama-sama terhadap minat beli konsumen mata pelajaran kewirausahaan Kelas XI jasa boga 5 SMK wira harapan sebesar 51,2% dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dan Fhitung sebesar 17,343. dapat di simpulkan bahwa kreativitas dan inovasi produk dapat mempengaruhi minat beli konsumen dalam membeli produk olahan jamur tiram dan jamur kancing.