Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Psychocentrum Review

Prokrastinasi Akademik Mahasiswa di Era Kuliah Online Masa Pandemi COVID-19 Miswanto Miswanto
Psychocentrum Review Vol 4, No 1 (2022): Psychocentrum Review
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/pcr.41789

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan aktivitas belajar online yang ditetapkan oleh pemerintah selama pademi untuk memutuskan rantai penyebaran virus Covid-19. Berbagai kendala dihadapi oleh pelajar maupun mahasiswa baik dari segi akses internet maupun sistem yang berbasis penugasan baik secara kelompok maupun individu yang banyak.  Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku prokrastinasi akademik berdasarkan geografis (kota dan desa), budaya (Batak dan non Batak),  Universitas (negeri dan swasta) dan perkerjaan ibu (bekerja dan ibu rumah tangga). Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 286 yang dipilih dengan teknik random Sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala perilaku prokrastinasi akademik dengan tingkat reliabilitas sebesar 0,98. Teknik analisis yaitu ANAVA dengan memanfaatkan program SPSS versi 20. Temuan penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan rata-rata perilaku  prokrastinasi akademik pada kategori rendah, di mana rata-rata mahasiswa berasal kota  68,30 % sedangkan pada mahasiswa kota sebesar 66,40%. Terdapat perbedaan prokrastinasi akademik mahasiswa berdasarkan etnik Batak dan non Batak dengan tingkat signifikansi sebesar 0,002. Terakhir terdapat perbedaan prokrastinasi akademik mahasiswa berdasarkan jenis universitas negeri dan swasta dengan signifikansi sebesar 0,003.  
Efek Toxic Parenting terhadap Perilaku Sibling Rivalry Siswa Tri Windi Oktara; Miswanto Miswanto; Lira Erwinda
Psychocentrum Review Vol 5, No 1 (2023): Psychocentrum Review
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/pcr.511674

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan pengaruh toxic parenting  terhadap sibling rivalry. Sampel penelitian ini adalah 123 siswa yang dikumpulkan dengan teknik sampling insidental. Penelitian ini menggunakan dua kuesioner dalam pengumpulan data penelitian, yaitu toxic parenting Scale dan sibling rivalry Questionnaire, yang dianalisis secara deskriptif dan regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan toxic parenting berpengaruh terhadap sibling rivalry. Disamping itu, toxic parenting berkontribusi terhadap sibling rivalry sebesar 27.7% dengan koefisien regresi bernilai positif, dapat dinyatakan bahwa pengaruh toxic parenting terhadap sibling rivalry adalah positif, yang memiliki makna kenaikan toxic parenting akan menyebabkan peningkatan sibling rivalry. Sehingga dapat dinyatakan untuk mengurangi pertengkaran sesama anggota keluarga bisa melalui pola asuh yang demokratis tanpa adanya pengasuhan toxic pada anak. Temuan lain menunjukkan laki-laki sedikit lebih merasakan pengasuhan toxic dibandingkan dengan perempuan dan berbanding terbalik dengan data sibling rivalry menunjukkan perempuan sedikit lebih sering melakukan perilaku sibling rivalry dibandingkan laki-laki, hal ini ditandai sebaran data perempuan lebih tinggi daripada perempuan. Diharapkan dengan adanya penelitian ini, layanan konseling keluarga dan seminar tentang parenting untuk meningkatkan pola asuh demokratis pada keluarga millenial saat ini lebih sering diadakan pada saat rapat komite.