Articles
Analisis Kinerja Voip Server pada Wireless Access Point
Effan Najwaini;
Ahmad Ashari
IJCCS (Indonesian Journal of Computing and Cybernetics Systems) Vol 9, No 1 (2015): January
Publisher : IndoCEISS in colaboration with Universitas Gadjah Mada, Indonesia.
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22146/ijccs.6643
AbstrakPada komunikasi VoIP (Voice Over IP) kualitas suara dipengaruhi oleh banyak faktor salah satunya yaitu kualitas server. Pemilihan platform PC atau server yang cocok (baik dari segi harga maupun kinerja) merupakan persoalan utama dalam membangun jaringan VoIP. Kinerja server yang jelek akan menurunkan kualitas suara atau bahkan tidak mampu untuk menghubungkan antar pengguna.Dalam penelitian ini dilakukan pengujian terhadap kinerja wireless access point Linksys WRT54GL yang dimanfaatkan sebagai VoIP server. Pengujian dilakukan untuk mengetahui berapa banyak panggilan VoIP yang mampu dilayani oleh wireless access point sebagai VoIP server serta berapa waktu yang diperlukan oleh server tersebut untuk dapat memproses setiap sinyal SIP maupun paket RTP. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan, VoIP server pada wireless access point mampu melayani komunikasi VoIP dengan baik untuk jumlah panggilan yang sedikit sehingga layak diimplementasikan pada penggunaan skala kecil. Penggunaan metode Native Bridging dalam penanganan media yang dilakukan oleh server dapat meningkatkan jumlah panggilan yang mampu dilayani sebesar 3 hingga 7 kali dibandingkan dengan metode lainnya. Kata kunci—VoIP, Asterisk, Acess Point, WRT54GL, OpenWRT, Kinerja AbstractVoice quality on VoIP communication is caused by many factors, one of which is the quality of the server. Choosing PC platform or server which is suitable is the main issue in developing VoIP network. A bad server performance or not equivalent with the most of users will degrade the sound quality or even not able to connect between users.Tthe test carried out to the performance of the wireless access point Linksys WRT54GL which is used as a VoIP server. The test was carried out to determine how many VoIP calls which are able to be serviced by a wireless access point as a VoIP server and how long the server needs to be able to process every signal of SIP and RTP packet.Based on the test result performed, the VoIP server on the wireless access point is able to serve VoIP communication well for a few calls number, so it is worth to be implemented on the use of small scale. The use of Native Bridging method in handling the media performed by the server can increase the number of calls that were able to be served about 3 to 7 times compared with other methods. Keywords— VoIP, Asterisk, Acess Point, WRT54GL, OpenWRT, Performance
METODE PENGUKURAN END TO END DELAY UNTUK MENGHITUNG KUALITAS LAYANAN VOIP (VOICE OVER IP) MENGGUNAKAN E-MODEL
Effan Najwaini
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 20 No 2 (2020): Jurnal INTEKNA, Volume 20, No. 2, Nov 2020: 53 - 110
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31961/intekna.v20i2.1032
VoIP atau Voice Over IP yaitu melewatkan suara melalui jaringan data (IP/Internet Protocol) yang saat ini semakin populer. Dalam komunikasi VoIP ada beberapa parameter yang mempengaruhi kualitas suara, diantaranya : delay, jitter dan packet loss. Delay merupakan waktu yang diperlukan paket dari mulai dikirim hingga diterima oleh penerima dimana semakin besar delay maka kualitas komunikasi dianggap semakin jelek. Dari ketiga parameter tersebut, delay merupakan parameter yang sulit untuk diukur. Kesulitan mengukur delay terkait masalah waktu yang tidak sinkron antara pengirim dan penerima sehingga jika dilakukan pengukuran bisa mendapatkan nilai negatif. Penelitian ini bertujuan untuk menacari beberapa alternatif metode yang dapat digunakan untuk mengukur delay end to end. Beberapa alternatif yang dapat digunakan untuk pengukuran delay yaitu: menggunakan sinkronisasi waktu, menggunakan dua NIC dan menggunakan RTCP. Dari ketiga metode tersebut, menggunakan sinkronisasi waktu merupakan metode yang paling tidak efektif karena walaupun waktu kedua client sudah dilakukan sinkronisasi tetapi tetap masih ada perbedaan per sekian mili detik yang juga berpengaruh dalam perhitungan delay. Metode yang dapat digunakan yaitu dengan menggunakan RTCP. Tetapi pengukuran delay menggunakan RTCP hanya dapat dilakukan untuk komunikasi VoIP yang menggunakan protokol ini dalam proses komunikasinya, jika tidak maka alternatif yang dapat dilakukan yaitu dengan menggunakan dua NIC.
Sistem Informasi Penjualan Berbasis Web Pada Umkm Kain Sasirangan Studi Kasus Pada Toko Abg Sasirangan Banjarmasin
Inayatul Ulya Ahyati;
Effan Najwaini;
Siti Erma Ainah;
Febri Bonavita Jerli
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 21 No 1 (2021): Jurnal INTEKNA, Volume 21, No. 1, Mei 2021: 1 - 53
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31961/intekna.v21i1.1123
UMKM kain sasirangan di kota Banjarmasin mengalami dampak yang cukup parah selama pandemi Covid-19 ini. UMKM kain sasirangan seperti toko ABG Sasirangan yang proses penjualannya masih konvensional (penjualan dilakukan di toko saja) menjadi sepi pengunjung pada saat diberlakukannya PSBB. Oleh karena itu pada masa pandemi ini pengrajin kain sasirangan mengalami penurunan omset penjualan dan permintaan kain sasirangan menurun drastis. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah tersebut dengan mengembangkan Sistem Informasi Penjualan pada UMKM Kain Sasirangan Studi Kasus Pada Toko ABG Sasirangan Banjarmasin. Dengan adanya sistem informasi penjualan ini proses jual beli tetap dilakukan dengan cara berbelanja dari rumah, anjuran pemerintah untuk tetap dirumah dan membatasi interaksi sosial bisa tetap dipatuhi. Penelitian ini menerapkan jenis penelitian terapan (applied research), jadi sistem informasi (SI) penjualan berbasis web diaplikasikan di Toko ABG Sasirangan Banjarmasin. SI penjualan ini mampu menangani proses penjualan secara daring. Pelanggan hanya perlu mengakses web toko ABG Sasirangan untuk bisa melihat-lihat barang dan membeli kain sasirangan tanpa harus datang secara langsung ke toko. Sistem informasi ini juga dapat menyediakan laporan stok barang dan laporan transaksi penjualan yang memudahkan pemilik toko untuk melakukan pendataan.
Analisis Kinerja IP PBX Server Pada Single Board Circuit Raspberry PI
Aidin Najihi;
I Wayan Mustika;
Widyawan Widyawan;
Effan Najwaini
POSITIF : Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Vol 1 No 2 (2016): POSITIF - Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Raspberry PI merupakan sebuah komputer mini berukuran kartu kredit yang memiliki kemampuan komputasi yang sangat bagus. Komputer dengan ukuran yang sangat kecil memiliki keunggulan dalam flexibilitas serta penggunaan energi. Raspberry dapat dikembangkan menjadi banyak kegunaan dalam dunia komputer. Konsumsi daya Raspberry sangat rendah yang sangat berguna untuk membuat aplikasi mobile yang hemat energi. Pada penelitian ini akan dibuat sebuah server IP PBX menggunakan Asterisk yang di-install pada single board circuit Raspberry PI. Pengujian dilakukan untuk untuk mengetahui kinerja Raspberry PI sebagai server IP PBX yang meliputi jumlah panggilan yang mampu dilayani serta banyaknya panggilan bersamaan yang mampu dilayani dengan menggunakan codec yang berbeda. Sebagai perbandingan, akan dilakukan juga pengujian terhadap IPPBX server Asterisk menggunakan PC. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan, Raspberry PI sebagai IP PBX server mampu menangani 60 kedatangan panggilan perdetik tanpa adanya panggilan yang gagal diproses. Raspberry PI juga mampu menangani 110 panggilan bersamaan untuk codec GSM-GSM, 100 panggilan bersamaan untuk codec G711-G711 dan 70 panggilan bersamaan untuk transcoding GSM-G711.
APLIKASI PELAYANAN PELANGGAN BERBASIS ANDROID PADA PDAM KOTA BANJARMASIN
Effan Najwaini;
Adi Pratomo
POSITIF : Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Vol 2 No 1 (2016): POSITIF - Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Aplikasi Sistem Informasi Pelayanan Pelanggan Berbasis Android Menggunakan Java Pada Pdam Kota Banjarmasin ini unuk mengatasi masalah yang ditemukan pada PDAM Bandarmasih kota Banjarmasin yaitu tidak terdapat sistem Android pada sisi kinerja saat diakses terasa lambat. Dari sisi informasi hanya dimuat sedikit dan terbatas sehingga tidak efisien untuk melayani pelanggan.Tujuannya adalah menganalisa sistem yang ada dengan menggunakan metode analisa PIECES dan desain sistem dengan menggunakan Android Studio sehingga mengimplementasikan sistem yang dikembangkan menjadi program aplikasi android. Aplikasi dalam laporan ini adalah pengembangan dari sistem terdahulu dengan menggunakan JSON sehingga penambahan fitur-fitur yang dapat melayani pelanggan lebih baik dalam hal informasi, mudah diakses dan desain yang lebih menarik.
Pembuatan Peta Portabel Usaha Keramba Budidaya Ikan Berbasis Android Smart Phone Di Sepanjang Sungai Martapura Kota Banjarmasin
Faris Ade Irawan;
Effan Najwaini
POSITIF : Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Positif Vol. 7 No.1
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31961/positif.v7i1.654
Smartphones that we have are equipped with various android-based applications that are distributed free of charge but are very useful and can be used optimally if we know how to use them, one such application is the Carrymap Observer. This application allows us to display maps offline on a smart phone but can integrate with GPS and can be manipulated by users directly. We make portable maps according to the theme we want which will be accessed on andoid smart phones that we have using Arc GIS devices so that they can be used anytime, anywhere as needed. Banjarmasin is also called the City of Thousand Rivers, a city that has many rivers, both large and small. Martapura River is one of the largest rivers and divides through the city of Banjarmasin. Banjarmasin City residents utilize the Martapura River as an economic and transportation center. on the banks of the River Martapura lined cages owned by residents. The floating net boxes are in groups. There are dozens, some are only a few. The farmers raise several types of fish. The majority of catfish and pomfret. The existence of these cages needs to be inventoryed to make it easier to monitor so that the good and bad impacts that are directly related to these business activities can be managed and monitored by related parties. From this research, a portable map based on Android smart phone is produced, it is offline and can be operated quickly via a smart phone anytime and anywhere. provide information about ownership, types of fish being cultivated and other information deemed important. Based on researchers' searches on Google Scholar, no similar studies were found, namely the theme of making portable maps of floating fish cages along the Martapura River in Banjarmasin. So this research needs to be done in order to add to the literature and references to support further research, because there are many benefits that we can get from the portable maps produced, the creation of a database of floating aquaculture and the application of science in the field of geospatial.
Pembuatan Peta Portabel Berbasis Android Smart Phone Kampus Terakreditasi di Kota Banjarmasin
Faris Ade Irawan;
Effan Najwaini
POSITIF : Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Vol 5 No 1 (2019): Positif : Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31961/positif.v5i1.665
Geospatial or geographic space is a spatial aspect that shows the location, location, and position of an object or event that is below, on, or above the surface of the earth expressed in a particular coordinate system. Geospatial is widely used in various applications that aim to inform the map of a point or place to its users. Indonesia has a lot of universities both public and private. Each college has the value of Accreditation. Information on accreditation of a campus is very important to be published openly and accurately because it is related to the interests of prospective students. This study aims to create a geospatial-based application that informs the location of the college along with the accreditation value of the college. From this study a map can be installed on an Android smartphone. This map can provide geospatial information about campuses in the city of Banjarmasin accompanied by addresses and complete positions and information on accreditation status of BAN PT both the status of the Institution and the accreditation status of the study programs on the campus.
Optimasi e-Commerce dengan Penerapan Teknik SEO (Search Engine Optimization) Untuk Meningkatkan Penjualan Pada UKM Nida Sasirangan
Adi Pratomo;
Effan Najwaini;
Agus Irawan;
Mey Risa
Jurnal IMPACT: Implementation and Action Vol. 1 No. 1 (2018)
Publisher : Politeknik Negeri Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31961/impact.v1i1.615
Nida Sasirangan merupakan pengrajin sasirangan yang cukup besar di Banjarmasin. Penjualan Nida Sasirangan masih terbatas pada penjualan lokal di Banjarmasin. Nida Sasirangan sudah memanfaatkan sarana sosial media untuk mempromosikan produk-produk mereka melalui Instagram tetapi masih belum melakukan penjualan secara online sehingga pasar mereka hanya terbatas di wilayah Banjarmasin. Nida Sasirangan juga pernah mempunyai website tetapi belum bisa optimal meningkatkan penjualan mereka. Pada Nida Sasirangan terdapat masalah dalam meningkatkan penjualan dikarenakan tidak adanya Nida sasirangan pada halaman pertama pencarian Google, baik itu pencarian website maupun pencarian lokal (local ranking). Nida Sasirangan pernah mempunyai website tetapi sudah tidak aktif lagi sehingga tidak bisa dilakukan optimasi search engine terhadap website tersebut. Penjualan juga masih dilakukan secara offline melalui toko tidak memanfaatkan marketplace. Dari permasalahan tersebut maka dilaksanakan kegiatan “Optimasi E-Commerce dengan Penerapan Teknik SEO (Search Engine Optimization) untuk Meningkatkan Penjualan pada UKM Nida Sasiranganâ€. Kegiatan ini dilakukan dengan membuat ulang website Nida Sasirangan dan menerapkan teknik SEO agar memiliki hasil pencarian yang baik. Selain itu juga dilakukan optimasi terhadap hasil pencarian lokal toko Nida Sasirangan. Untuk penjualan secara online telah dibuat toko pada situs marketplace popular di Indonesia dimana tautan tokonya akan diletakan di website Nida Sasirangan. Dengan kegiatan ini diharapkan penjualan produk Nida Sasirangan dapat meningkat dan pembeli produk Nida Sasirangan tidak hanya dari kota Banjarmasin, tetapi juga dari kota lain di Indonesia, bahkan dari luar negeri.
PELATIHAN PEMANFAATAN MARKETPLACE SEBAGAI MEDIA PEMASARAN PRODUK UMKM DI KOTA BANJARBARU
Padli, Padli;
Najwaini, Effan;
Anwar, Hairul;
Indrasary, Yoeni
Jurnal IMPACT: Implementation and Action Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Impact
Publisher : Politeknik Negeri Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31961/impact.v3i2.1036
Ditengah perkembangan UMKM yang belum terlalu baik di awal tahun 2020, UMKM di Indonesia kembali diuji dengan munculnya wabah Covid-19 ditengah masyarakat Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM tercatat 37.000 pelaku melapor terdampak oleh Pandemi Covid-19. Dari data laporan tersebut, sebanyak 56 persen UMKM melapor karena terjadi penurunan penjualan, 22 persen mengaku kesulitan permodalan, 15 persen melapor terjadi distribusi yang terhambat, dan 4 persen melaporkan kesulitan bahan baku. Selain itu covid ini juga mewabah di Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan yang mengakibatkan diberlakukannya PSBB di kota ini. Pemberlakuan PSBB ini tentunya memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap sektor UMKM terutama bagi UMKM yang belum go digital. UMKM yang belum mengenal penjualan lewat daring biasanya kehilangan pangsa pasarnya dan omset menurun tajam. Dengan adanya pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pemberian pelatihan Penggunaan Media Sosial dan Aplikasi Belanja Online Kepada UMKM di Kota Banjarbaru ini diharapkan para pelaku UMKM yang selama ini belum mengenal penjualan secara daring dan mengalami penurunan penjualan dimasa wabah pandemi ini bisa kembali produktif dan tetap mendapatkan peluang dari pasarnya.
A Machine Learning Perspective on Daisy and Dandelion Classification: Gaussian Naive Bayes with Sobel
Suhendra, Christian Dwi;
Najwaini, Effan;
Maria, Eny;
Faizal, Edi
Indonesian Journal of Data and Science Vol. 4 No. 3 (2023): Indonesian Journal of Data and Science
Publisher : yocto brain
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56705/ijodas.v4i3.112
This study explores the classification of Daisy and Dandelion flowers using a Gaussian Naive Bayes classifier, enhanced by Sobel segmentation and Hu moment feature extraction. The research adopted a quantitative approach, utilizing a balanced dataset of Daisy and Dandelion images. The Sobel operator was employed for image segmentation, accentuating the floral features crucial for classification. Hu moments, known for their invariance to image transformations, were extracted as features. The Gaussian Naive Bayes algorithm was then applied, with its performance evaluated through a 5-fold cross-validation process. The results exhibited moderate accuracy, with the highest recorded at 60%, and precision peaking at 62.60%. These findings indicate a reasonable level of effectiveness in distinguishing between the two species, though variations in performance metrics suggested room for improvement. The study contributes to the field of botanical image classification by demonstrating the potential of integrating image processing techniques with machine learning for flower classification. However, it also highlights the limitations of the Gaussian Naive Bayes approach in handling complex image data. Future research directions include exploring more advanced machine learning algorithms and expanding the feature set to enhance classification accuracy. The practical implications of this research extend to ecological monitoring and agricultural studies, where efficient and accurate plant classification is vital