Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

RANCANG BANGUN SISTEM PEMANTAU PH MENGGUNAKAN APLIKASI BLYNK DAN KENDALI PH MENGGUNAKAN AKTUATOR PADA BUDIDAYA AKUAPONIK BERBASIS WEMOS D1 R2 Laksana, Agung; Alam, Syaiful; Purwiyanti, Sri; Nasrullah, Emir
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 11 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v11i2.3007

Abstract

Akuaponik merupakan metode penggabungan budidaya ikan air tawar (akuakultur) dan budidaya sayuran (hidroponik) yang memanfaatkan media air dan tidak menggunakan tanah. Pada budidaya Akuaponik, sayuran dan ikan dapat tumbuh optimal dipengaruhi beberapa faktor salah satunya pH air. pH pada sistem Akuaponik berpengaruh pada kemampuan tanaman dalam menyerap nutrisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja alat sistem pemantau pH dan kendali pH Akuaponik pada tanaman selada dengan mikrokontroler Wemos D1 R2 sebagai pengendali utama, aplikasi Blynk yang dapat membantu memantau keadaan pH dan Aktuator dalam hal ini Pompa Peristaltik sebagai pengendali otomatis pH Akuaponik. Setelah dilakukan penelitian diketahui bahwa penelitian ini menghasilkan alat yang dapat memantau nilai pH menggunakan aplikasi Blynk dan dapat mengendalikan pH menggunakan Aktuator. Alat pemantau dan pengendali stabil karena mampu menampilkan data dan mempertahankan nilai pH pada rentang nilai pH 6-7 sema pertumbuhan tanaman selada. Waktu yang dibutuhkan untuk menurunkan nilai pH cenderung lebih lama yaitu 23,6 detik dibandingkan dengan waktu untuk menaikkan nilai pH yaitu 14,8 detik. 
RANCANG BANGUN ALAT MONITORING SUHU MENGGUNAKAN SENSOR DS18B20 DAN PENGADUK OTOMATIS PADA PROSES FERMENTASI KAKAO Maheswara, Maulana Fahar; Purwiyanti, Sri; Sumadi, Sumadi; Nasrullah, Emir
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 11 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v11i3.3209

Abstract

Kakao (Theobroma cacao L.) merupakan salah satu komoditas perkebunan yang penting bagi perekonomian Indonesia. Fermentasi kakao merupakan proses pasca panen dari komoditas kakao, proses fermentasi membutuhkan waktu antara 3 sampai dengan 6 hari. Fermentasi kakao pasca panen akan menghasilkan cita rasa dan aroma yang lebih optimal pada olahan kakao seperti coklat batang dan juga olahan kakao lainnya. Pada proses fermentasi tersebut suhu fermentasi kakao akan bervariasi dimana perubahan suhu ini disebabkan  oleh mikroorganisme yang ada pada kakao. Pemantauan suhu selama proses fermentasi sangat penting untuk menghasilkan kakao bermutu tinggi. Pengadukan biji kakao juga penting untuk memastikan fermentasi berlangsung secara merata. Pada penelitian ini dibuat sebuah alat yang dapat mengukur dan mencatat serta juga melakukan  pengadukkan secara otomatis pada proses fermentasi kakao. Pada penelitian ini diggunakan sensor DS18B20 sebagai pengukur suhu, MicroSD dan thingspeak sebagai pencatat data dan juga relay sebagai kontrol otomatis pengadukkan fermentasi kakao. Setelah dilakukan penelitian diketahui bahwa alat ini berhasil melakukan pengadukan dan pencatatan secara otomatis dan juga dapat memberikan notifikasi telegram pada saat terjadi pengadukkan. Dari hasil pemantauan fermentasi yang dilakukan selama 5 hari diketahui bahwa suhu selama proses fermentasi antara 29,2°C sampai dengan 42,8°C dengan error pembacaan sensor sebesar 0.4% .
RANCANG BANGUN SISTEM KENDALI INTENSITAS CAHAYA LAMPU RUANGAN MENGGUNAKAN FUZZY LOGIC BERBASIS MIKROKONTROLER ARDUINO MEGA Aldi, Ahmad; Nasrullah, Emir; Sumadi, Sumadi
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 12 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v12i1.3642

Abstract

Abstrak. Aktivitas manusia sebagian besar membutuhkan cahaya, akan tetapi sinar cahaya matahari tidak bersinar selama 24 jam atau cuaca mendung, manusia tetap bisa beraktivitas dengan menggunakan cahaya lampu.  Untuk dapat mengoptimalkan cahaya pada ruangan, maka diperlukan kontrol intensitas cahaya di ruangan tersebut yang dapat mengefisiensi daya listrik pada pemakaian lampu. Pada penelitian ini dibuat sistem kendali intensitas cahaya menggunakan fuzzy logic berbasis Arduino Mega dengan sensor cahaya BH1750 dan sensor IR.  Prinsip kerjanya yaitu ketika sensor IR mendeteksi jumlah orang diruangan maka sensor tersebut akan mengirim sinyal ke Mikrokontroler untuk menghidupkan atau mematikan relay. Sensor cahaya BH1750 akan mengukur intensitas cahaya di ruangan dan mengirim data sinyal ke Mikrokontroler yang akan diolah sesuai program fuzzy logic. Setelah diproses data hasil berupa sinyal PWM akan di kirim modul AC Dimmer untuk mengontrol intensitas cahaya lampu. Hasil perbandingan data tanpa sistem kendali dengan data hasil penelitian sistem fuzzy input intensitas cahaya, persentase efisiensi daya sebesar 69,24% dan untuk sistem fuzzy input error delta error, persentase efisiensi daya sebesar 68,76%. Hasil pengukuran pada alat menunjukan bahwa intensitas cahaya saat menggunakan sistem fuzzy yaitu 149--156 lux dengan target set point yaitu 150 lux dan menurut SNI pada ruang tamu tingkat intensitas cahaya minimum yaitu 120--250 lux. 
PENGOLAHAN AUDIO PADA ROBOT ARM DENGAN SENSOR EASY VOICE RECOGNITION BERBASIS RASPBERRY PI -, Herlinawati; Nasrullah, Emir; Saputra, Muhammad Ifan; Fitriawan, Helmy; Latifah, Anna Zakkia
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v13i2.6342

Abstract

Penyandang disabilitas dengan keterbatasan fungsi tangan menghadapi kesulitan dalam aktivitas sehari-hari. Teknologi robot tangan berbasis sensor suara menjadi solusi untuk membantu mereka. Penelitian ini bertujuan merancang sistem pengenalan suara yang responsif dan akurat, serta menganalisis efektivitas metode Speech to Text dalam mengurangi waktu delay. Pengujian menggunakan sensor Easy Voice Recognition dan Raspberry Pi menunjukkan penurunan delay hingga 33,33% dan tingkat keberhasilan pengenalan suara sebesar 77,5%. Metode Speech to Text terbukti lebih cepat dengan perbedaan delay 1,52 detik, menunjukkan teknologi ini efektif membantu penyandang disabilitas