Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Respon Pertumbuhan Tanaman Sawi Hijau Brassica juncea L. Pada Budidaya Ikan Nila Oreochromis niloticus Dengan Aplikasi Eko-Enzim Teknologi Akuaponik Sederhana Trisno, Egidius; Abri, Abri; Nasution, Muhammad Arif
PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research Vol. 2 No. 1 (2024): PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research, Januari 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/pallangga.v2i1.3042

Abstract

Mustard plants can grow well and adapt well in almost all soil types, both lightly structured mineral soils and heavily structured loamy soils and organic soils such as peat soils. Aquaponics is a technique that integrates closed-loop aquaculture (recirculation aquaculture) in combination with plants. The function of eco-enzymes is to eliminate pollutants and prevent overgrowth of microorganisms in food, pesticides and insecticides, and natural organic fertilizers. The aim of the study was to determine the best ecoenzyme dose for the growth of mustard greens (Brassica juncea L.) in an aquaponic system. This research method used a fully Randomized Block Design (RBD) consisting of 4 treatments and 3 replicates. The treatments were treatment A: eco-enzyme 5 ml/L, treatment B: eco-enzyme 10 ml/L, treatment C: eco-enzyme 15 ml/L, treatment D: control (0). As a result, the administration of a dose of 15 ml/L ecoenzyme could achieve the best results in terms of plant height, number of leaves and crop weight of mustard greens (Brassica juncea L.). Tanaman sawi dapat tumbuh dan beradaptasi dengan baik hampir di semua jenis tanah baik pada tanah-tanah mineral yang bertekstur ringan sampai tanah liat yang bertekstur berat maupun tanah organik seperti tanah gambut. Akuaponik merupakan teknik yang mengintegrasikan budidaya ikan secara tertutup (resirculating aquaculture) yang dipadukan dengan tanaman. Fungsi eco-enzyme adalah membersihkan polutan, mencegah pertumbuhan mikroorganisme yang berlebih pada makanan, pestisida, dan insektisida serta sebagai pupuk organik alami. Tujuan penelitian untuk mengetahui dosis pemberian eco-enzyme yang terbaik terhadap  pertumbuhan tanaman sawi hijau (Brassica juncea L.) pada sistem akuaponik. Metode penelitian ini menggunakan  Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri dari 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan tersebut adalah perlakuan A : Eco-enzyme 5 ml/L, perlakuan B : Eco-enzyme 10 ml/L, perlakuan C : Eco-enzyme 15 ml/L, perlakuan D : Kontrol (0). Hasilnya, pemberian dosis 15 ml/L eco-enzyme mampu memberikan hasil terbaik terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, dan berat panen tanaman sawi hijau (Brassica juncea L.)..
Pertumbuhan Vegetatif Mucuna bracteata D.C dengan Pemberian Pupuk Organik Cair Limbah Kulit Kopi Depari, Ari Angga Pratama; Mendrofa, Daniel; Sembiring, lidia; Ginting, Billi Sanjaya; Tarigan, Andry Admaja; Nasution, Muhammad Arif; Pinem, Laura Juita; Sulastri, Yustina Sri; Pratomo, Bayu
Tabela Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol. 4 No. 1 (2026): Edisi Januari
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/tabela.v4i1.1570

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair (POC) berbahan limbah kulit kopi terhadap pertumbuhan awal benih Mucuna bracteata D.C. sebagai tanaman penutup tanah yang umum digunakan di perkebunan kelapa sawit. Penelitian dilaksanakan di Medan dan Sibolangit pada Februari–Juli 2025 menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) nonfaktorial dengan enam taraf dosis POC, yaitu 0, 20, 40, 60, 80, dan 100 ml per 100 ml air per polybag, serta empat ulangan. Parameter yang diamati meliputi panjang sulur dan jumlah daun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian POC limbah kulit kopi tidak berpengaruh nyata terhadap kedua parameter pertumbuhan yang diamati. Panjang sulur tertinggi diperoleh pada dosis 40 ml dengan rerata 17,95 cm, sedangkan jumlah daun terbanyak terdapat pada dosis 80 ml dengan rerata 9,88 helai. Namun, berdasarkan hasil analisis ANOVA, tidak terdapat perbedaan yang signifikan antar perlakuan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa aplikasi POC limbah kulit kopi pada dosis yang diuji belum mampu meningkatkan pertumbuhan awal Mucuna bracteata D.C. secara nyata.
Respon Pertumbuhan Dan Produksi Paprika (Capsicumannum Var.Grossum) Pada Berbagai Perlakuan Dosis Pupuk Serbuk Cangkang Telur Ayam Sophia, Listya Arche; Abri, Abri; Nasution, Muhammad Arif
PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research Vol. 4 No. 1 (2026): PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research, Januari 2026
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/pallangga.v4i1.4854

Abstract

Paprika plants (Capsicum Annuum var. Grossum L.) are woody plants from the eggplant family which have the Latin name Capsicum Annuum var. Grossum L. The purpose of this study was to determine the best response to the growth and production of paprika plants with the application of various doses of chicken eggshell powder fertilizer. This research was conducted at the Green House of the Integrated Farming System Education Garden, Faculty of Agriculture, Bosowa University. This research began in March to July 2024. This research was carried out in the form of an experiment arranged according to a Randomized Block Design (RAK) with five treatments and three replications V1 = 15 g / Plant V2 = 30 g / Plant V3 = 45 g / Plant V4 = 60 g / Plant V5 = 75 g / Plant. The results of this study indicate that the administration of eggshell powder fertilizer with a dose of 75 gr / plant gave the best results for paprika plant yields in the growth phase and a dose of 60g / plant gave the best results in terms of production weight and fruit diameter. Tanaman paprika (Capsicum Annuum var. grossum L.) merupakan tanaman berkayu dari suku terong-terongan yang mempunyai nama latin Capsicum Annuum var. grossum L. Tujuan penelitan ini untuk mengetahui respon terbaik pertumbuhan dan produksi tanaman paprika dengan pengaplikasian berbagai dosis pupuk serbuk cangkang telur ayam. Penelitian ini dilaksanakan di Green House Kebun Pendidikan Integrateed Farming System Fakultas Pertanian Universitas Bosowa. Penelitian ini dimulai pada bulan Maret sampai Juli 2024. Penelitian ini dilaksanakan dalam bentuk percobaan yang disusun menurut Rancangan Acak kelompok (RAK) dengan lima perlakuan dan tiga kali ulangan V1 = 15 g/Tanaman V2 = 30 g/Tanaman V3 = 45 g/ Tanaman V4 = 60 g/Tanaman V5 = 75 g/Tanaman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian pupuk serbuk cangkang telur dengan dosis 75 gr/tanaman memberikan hasil terbaik terhadap hasil tanaman paprika pada fase pertumbahan dan dosis 60g/tanaman memberikan hasil terbaik di di hasil produksi berat dan diameter buah.
Keragaman Morfologi Populasi F6 Sorgum (Sorghum bicolor L) Persilangan Bioguma X Gando Keta Terhadap Peningkatan Hasil Lebang, Abraham Edward; Amirudin, Amirudin; Nasution, Muhammad Arif
PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research Vol. 4 No. 1 (2026): PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research, Januari 2026
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/pallangga.v4i1.4952

Abstract

This study aims to provide information on the genetic diversity of sorghum plants to increase yields and provide information on candidate F6 lines for alternative food for the food crisis in Indonesia. The study was conducted at the BSIP Cereal Plants, Lau District, Maros Regency, South Sulawesi, from March to June 2024. The research design used was a Randomized Block Design (RAK) with 15 F6 lines and two comparison varieties, which were repeated three times. Each plot measures 3 x 4 meters and consists of 80 plants. Genetic diversity and growth characteristics are supported by significant differences such as plant height, leaf length, leaf width, stem diameter, and panicle weight. characters indicate that these traits are influenced by genetic factors and can be passed down to the next generation. Characters such as plant height, leaf length, leaf width, stem diameter, and panicle weight show a positive correlation with yield potential. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi keberagaman genetik tanaman sorgum terhadap peningkatan hasil serta memberikan informasi kandidat galur F6 untuk pangan alternatif bagi krisis pangan di indonesia. Penelitian dilaksanakan di BSIP Tanaman Serealia, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, pada Maret hingga Juni 2024. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 15 galur F6 dan dua varietas pembanding, yang diulang sebanyak tiga kali. Setiap plot berukuran 3 x 4 meter dan terdiri dari 80 tanaman. Keragaman genetik dan karakter pertumbuhan didukung oleh adanya perbedaan signifikan seperti tinggi tanaman, panjang daun, lebar daun, diameter batang, dan bobot malai. karakter menunjukkan bahwa sifat-sifat tersebut dipengaruhi oleh faktor genetik dan dapat diturunkan ke generasi berikutnya. Karakter-karakter seperti tinggi tanaman, panjang daun, lebar daun, diameter batang, dan bobot malai menunjukkan korelasi positif dengan potensi hasil.
Respon Pertumbuhan Tanaman Sawi Hijau (Brassica juncea L.) Pada Berbagai Dosis Larutan Mikroorganisme Lokal (MOL) Sangka, Yusly; Nasution, Muhammad Arif; Amirudin, Amirudin
PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research Vol. 4 No. 1 (2026): PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research, Januari 2026
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/pallangga.v4i1.5029

Abstract

This study aims to determine the growth response of Mustard Plants (Brassica juncea L) to various doses of Local Microorganism Solutions (MOL). The usefulness of this study is expected to provide information and knowledge about used rice can be utilized by being made into POC with MOL solution. This study was conducted in the form of an experiment arranged according to a Randomized Block Design (RAK) consisting of 5 treatments and three replications. The experiment carried out was the dose of Local Microorganisms (MOL) consisting of P0 = control (without treatment), P1 (50ml / liter of Water), P2 (200ml / liter of Water), P3 (250ml / liter of Water), P4 (300ml / liter of Water). Each treatment was repeated 3 times to obtain 15 experimental units. Each experimental unit used 6 plants so that the total experimental plants were 90 Green Mustard plants. The results of the experiment showed that the 250ml/liter treatment gave the best growth results in terms of plant height and wet weight of Green Mustard plants (Brassica juncea L). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan tanaman Sawi (Barassica Juncae L) pada berbagai dosis larutan Mikroorganisme Lokal (MOL). Kegunaan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi dan pengetahuan tentang nasi bekas dapat dimanfaatkan dengan cara dibuat menjadi POC dengan larutan MOL. Penelitian ini dilakukan dalam bentuk percobaan yang disusun menurut Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari lima perlakuan dan tiga ulangan. Percobaan yang dilakukan adalah dosis Mikroorganisme Lokal (MOL) yang terdiri dari P0= kontrol (tanpa perlakuan), P1(50ml/liter Air), P2(200ml/liter Air), P3(250ml/liter Air), dan P4(300ml/liter Air). Tiap perlakuan diulang tiga kali sehingga diperoleh 15unit percobaan. Tiap unit percobaan menggunakan enam tanaman sehingga total tanaman percobaan adalah 90 tanaman Sawi Hijau. Hasil percobaan menunjukkan bahwa pada perlakuan 250ml/liter memberikan hasil pertumbuhan paling baik dalam hal tinggi tanaman dan bobot basah tanaman Sawi Hijau (Brassica Juncae L).