Fitry Nachamory Oemar
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analisis Kondisi Fisik Atlet Renang Putri Klub Moyosyaqi Lombok dengan Kondisi Fisik Atlet Renang Putri Jawa Timur Fitry Nachamory Oemar; Maulidin
Journal Sport Science, Health and Tourism of Mandalika (Jontak) e-ISSN 2722-3116 Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jontak.v6i2.4666

Abstract

The purpose of this study is to determine the differences in physical conditions between female swimmers from the Moyosyaqi Swimming Club in Lombok and female swimmers from East Java. The results of this study can be used as a basis for evaluating the training program planning for the Moyosyaqi Swimming Club.The methods used in this study include measuring speed through a 30m sprint, assessing leg muscle strength using the Leg Dynamometer test, determining flexibility through the Standing Trunk Flexion test, and evaluating endurance (VO2max) using the MFT (Multilevel Fitness Test). Based on the results of the study, it was concluded that the average sprint speed of female swimmers from the Moyosyaqi Swimming Club in Lombok was 5.26 m/s, classified as "below average" in terms of time. The average leg muscle strength was 46.56 kg, classified as "very poor", the average flexibility was 20.2 cm, classified as "excellent", and the average VO2max endurance was 27.96 ml/kg/min, classified as "poor". The average difference in speed between the female swimmers from East Java and the female swimmers from Moyosyaqi Swimming Club was 0.37 m/s, the difference in leg muscle strength was 27.74 kg, the difference in flexibility was 6.18 cm, and the difference in VO2max endurance was 16.24 ml/kg/min.
Sosialisasi Pemanduan Bakat Olahraga pada Anak Usia Dini di Lombok Timur Lukman, Lukman; Nurdin, Nurdin; Lalu Hulfian; Sekar Pudak Wangi; Fitry Nachamory Oemar
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) Vol. 3 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jpkm.v3i1.492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemanduan bakat olahraga pada anak usia dini, khususnya di wilayah Lombok Timur. Anak-anak usia dini memiliki potensi yang sangat besar dalam pengembangan bakat olahraga, namun sering kali kurang mendapatkan perhatian atau fasilitas yang memadai untuk menumbuhkan minat dan bakat mereka. Melalui kegiatan sosialisasi yang melibatkan orang tua, pendidik, dan masyarakat setempat, program ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan tentang pentingnya deteksi dini bakat olahraga, serta memberikan keterampilan dasar dalam melakukan pendekatan yang tepat terhadap pengembangan potensi anak. Kegiatan ini melibatkan pelatihan, diskusi, dan simulasi yang difokuskan pada teknik-teknik pemanduan bakat olahraga yang sesuai dengan usia dan perkembangan anak. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pemanduan bakat olahraga dan penerapan metode yang lebih efektif dalam mendukung tumbuh kembang anak di bidang olahraga. Di samping itu, kegiatan ini juga memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan bakat olahraga di wilayah Lombok Timur.
EFEKTIVITAS LATIHAN ANKLE WEIGHT DAN LADDER DRILL TERHADAP PENINGKATAN FREKUENSI TENDANGAN SABIT PADA ATLET PENCAK SILAT Purnawati; M. Salabi; Fitry Nachamory Oemar
Journal Sport Science, Health and Tourism of Mandalika (Jontak) e-ISSN 2722-3116 Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jontak.vi.5563

Abstract

The crescent kick is a high-scoring pencak silat technique requiring rapid lower-limb actions; two commonly used training approaches are ankle-weight (AW) and agility ladder drills (LD), yet comparative evidence in adolescents remains limited. This study examined the effects of AW and LD on crescent-kick frequency and compared their effectiveness. Using a 5-week quasi-experimental pretest–posttest design, twenty male adolescent athletes were equally allocated to AW (n=10) and LD (n=10). The primary outcome was the number of correct crescent kicks in 10 seconds on the dominant side. Analyses employed within-group paired t-tests and between-group independent t-tests (α=0.05). Both groups improved significantly (AW: 14.30±1.34 to 22.50±1.96; Δ=+8.20; t=21.09; p<0.001; LD: 14.50±1.27 to 21.70±1.06; Δ=+7.20; t=24.78; p<0.001). Post-test means did not differ significantly (mean difference 0.80; p=0.275), indicating comparable effectiveness. Coaches may select either approach based on equipment availability, coaching preferences, and periodization phase.
TINGKAT KECEMASAN ATLET SEPAK BOLA KLUB GELORA FC SEBELUM BERTANDING Awal Maulana; Lalu Suprawesta; Fitry Nachamory Oemar
Journal Sport Science, Health and Tourism of Mandalika (Jontak) e-ISSN 2722-3116 Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jontak.vi.6358

Abstract

This study aimed to describe the level of anxiety experienced by Gelora FC football athletes before competition. The study employed a quantitative approach with a descriptive survey design. The population consisted of 20 athletes, and the entire population was used as the research subjects. The instrument was a 35-item anxiety questionnaire covering physiological, cognitive, and behavioral-emotional aspects. The instrument testing indicated that all items were valid, with item-total correlations higher than the r-table value of 0.361, and the reliability coefficient reached Cronbach’s alpha = 0.884, indicating high internal consistency. Descriptive analysis showed that 18 athletes (90%) were in the high-anxiety category, 1 athlete (5%) was in the moderate category, and 1 athlete (5%) was in the very high category, while none were categorized as low anxiety. The mean interval score was 65, which falls within the high category. These findings indicate that most Gelora FC athletes have not yet reached optimal mental readiness before competition. Therefore, structured mental training is recommended to help athletes manage anxiety and maintain competitive performance.
STRATEGI ATLET DALAM MENGATASI KECEMASAN SEBELUM PERTANDINGAN SEPAK BOLA ARIF MULIAWAN; SUBAKTI, SUBAKTI; FITRY NACHAMORY OEMAR
Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T) Vol. 2 No. 3 (2024): September
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jp3t.v2i3.981

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi yang digunakan oleh pemain sepak bola dalam mengatasi kecemasan sebelum bertanding di Klub Nadira FC pada tahun 2025. Kecemasan pra-pertandingan merupakan salah satu faktor psikologis yang dapat memengaruhi performa atlet secara signifikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Sebanyak 11 pemain aktif dipilih sebagai informan menggunakan teknik purposive sampling, berdasarkan kriteria usia, pengalaman bermain, dan posisi dalam tim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para pemain mengalami berbagai bentuk kecemasan seperti rasa gugup, takut gagal, tekanan dari pelatih, hingga kekhawatiran terhadap penonton. Untuk mengatasi hal tersebut, para pemain menerapkan beberapa strategi, antara lain latihan pernapasan, visualisasi positif, self-talk, mendengarkan musik, rutinitas mental, serta doa. Strategi yang paling umum digunakan adalah kombinasi antara doa dan latihan pernapasan, karena dianggap mampu menciptakan ketenangan dan meningkatkan fokus sebelum pertandingan dimulai. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa kesiapan mental memiliki peran penting dalam menunjang performa pemain di lapangan. Oleh karena itu, pelatihan psikologis perlu menjadi bagian dari program pembinaan atlet agar para pemain mampu mengelola tekanan kompetitif secara efektif.
Analisis Daya Tahan Aerobik dan Anaerobik pada Atlet Futsal M. Dias Sabila Syarif MZ; Dadang Warta Candra Wira Kesuma; Fitry Nachamory Oemar
Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T) Vol. 3 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jp3t.v3i1.990

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif karena bermaksud untuk meneliti dan menentukan informasi sebanyak-banyaknya dari suatu fenomena tertentu dan berusaha memberi gambaran tentang Analisis daya tahan aerobik dan anaerobik pada club futsal Se-Kecamatan Suralaga Kabupaten Lombok Timur Tahun 2025. Instrumen yang digunakan untuk mengukur daya tahan aerobik adalah Multystage Fitnes Test (MFT) dengan tingkat validitas 0,928 dan reliabilitas 0,962. Instrument yang digunakan untuk mengukur daya tahan anaerobik adalah Running-based Anaerobik Sprint Test (RAST) dengan validitas = 0,897 serta hasil uji reliabilitas = 0,919. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan persentase. Populasi penelitian yang digunakan adalah Pemain Mocu Fc,Sabilirrasyad Fc dan Maminja Fc. Sampel dalam penelitian ini ditentukan secara Purposive Sampling yang didapat sebanyak 45 orang. Teknik analisis statistik deskriptif kuantitatif, yaitu kategori tinggi, kategori sedang, dan kategori rendah. Dilihat dari kategori kemampuan daya tahan aerobik sebanyak 11 pemain futsal (24.44%) kategori baik, 24 pemain futsal (53.33%) kategori sedang, 10 pemain futsal (22.22%) kategori kurang dan kemampuan daya tahan anaerobik yaitu sebanyak 21 pemain futsal (46,67%) kategori bagus sekali, 17 pemain futsal (37.78%) kategori bagus, 7 pemain futsal (15.56%) kategori cukup. Hasil dalam penelitian ini menunjukan bahwa daya tahan club futsal Se-Kecamatan Suralaga Kabupaten Lombok Timur sebagian besar berada dalam kategori sedang yaitu sebanyak 53,33% dan daya tahan anaerobik club futsal Se-Kecamatan Suralaga Kabupaten Lombok Timur sebagian besar berada dalam kategori bagus sekali yaitu sebanyak 46,67%.