Tri Kurniati
Universitas Muhammadiyah Jakarta

Published : 11 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Keperawatan

Kompetensi Perawat, Sarana Prasarana terhadap Dokumentasi Keperawatan Elektronik, Dampaknya pada Patient Safety Irma Gita Wardani; Tri Kurniati; Suhendar Sulaeman
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 3 (2022): Jurnal Keperawatan: Supp September 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.88 KB)

Abstract

Perkembangan teknologi di dunia sedang memasuki era revolusi industri 4.0 yang berdampak juga terhadap perkembangan di dunia kesehatan, khususnya teknologi informasi digital Rumah Sakit (RS) terkait dokumentasi keperawatan elektronik. Tujuan untuk mengidentifikasi pengaruh kompetensi perawat dan sarana prasarana terhadap dokumentasi keperawatan elektronik dan dampaknya pada patient safety di unit rawat inap RS Mulya Tangerang. Desain cross sectional, yang melibatkan 52 responden, kuisioner digunakan dalam pengumpulan data dan analisis yang digunakan adalah path analysis. Didapatkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara Kompetensi Perawat, Sarana Prasarana, terhadap Dokumentasi Keperawatan Elektronik dan dampaknya pada Patient Safety dengan nilai Pvalue = 0,00. Penggunaan dokumentasi keperawatan elektronik dapat meningkatkan patient safety di rumah sakit bila didukung dengan kompetensi perawat yang baik dan sarana prasarana yang baik.
Pengaruh Pelatihan Komunikasi SBAR terhadap Pemahaman Hand Over Keperawatan di Rumah Sakit X Partini Partini; Tri Kurniati; Suhendar Sulaeman
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 3 (2022): Jurnal Keperawatan: Supp September 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.242 KB)

Abstract

Terdapat sekitar 20-33% perawat sudah mengikuti pelatihan komunikasi SBAR dan setiap ruangan sudah menggunakan tehnik SBAR dalam handover. Namun penerapan komunikasi SBAR tidak maksimal karena masih banyaknya perawat yang belum mengikuti pelatihan. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis pengaruh pelatihan komunikasi SBAR terhadap pemahaman hand over keperawatan di rumah sakit Bhayangkara Tk I R Said Sukanto tahun 2022. Desain penelitian menggunakan quasi experiment dengan pre-post test with control group, populasi penelitian ini seluruh perawat pelaksana di ruang rawat inap rumah sakit Bhayangkara yang sesuai kriteria inklusi, jumlah sampel sebanyak 98 orang terbagi menjadi 49 kelompok intervensi dan 49 kelompok kontrol. Responden didapat dengan menggunakan rumus Slovin, Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisa data meliputi analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Ada pengaruh pelatihan komunikasi SBAR terhadap pemahaman hand over keperawatan di rumah sakit Bhayangkara, dengan nilai pvalue=0,010 (<0,05). Kesimpulan: Ada pengaruh antara masa kerja (pvalue=0,024) serta pelatihan komunikasi SBAR terhadap pemahaman handover keperawatan (pvalue=0,010) di rumah sakit Bhayangkara Tk. I. R. Said Sukanto.
Hubungan Pendapatan, Lingkungan, dan Status Kepegawaian terhadap Kepuasan Kerja Perawat Pelaksana Ratna Sari; Tri Kurniati; Suhendar Sulaeman
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 3 (2022): Jurnal Keperawatan: Supp September 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.168 KB)

Abstract

Turn over perawat pelaksana tahun 2019 – 2021 adalah 18,2%, 18,5% dan 14,6%, masih banyak perawat pelaksana yang berpindah tempat bekerja dan belum pernah ada penelitian tersebut di Rumah Sakit Bhayangkara TK I R Said Sukanto. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pendapatan, lingkungan kerja, dan status kepegawaian terhadap kepuasan kerja perawat pelaksana. Teknik multistage random sampling dengan sampel berjumlah 83 responden. Metode analisis Partial Least Square (PLS). Ada pengaruh pendapatan terhadap kepuasan kerja perawat dengan nilai P 0,046 < 0,05, tidak Ada pengaruh lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja dengan nilai P 0,678 > 0,05, ada pengaruh status pegawai terhadap kepuasan kerja dengan nilai P 0,032 < 0,05, ada pengaruh status pegawai terhadap lingkungan kerja dengan nilai P 0,000 < 0,05, ada pengaruh status pegawai terhadap pendapatan dengan nilai P 0,000 < 0,05, tidak Ada pengaruh status pegawai terhadap kepuasan kerja yang dimediasi oleh lingkungan kerja dengan nilai P 0,706 > 0,05, dan ada pengaruh status pegawai terhadap kepuasan kerja yang dimediasi oleh pendapatan dengan nilai P 0,047 < 0,05. Kepuasan kerja perawat pelaksana dapat ditingkatkan dengan peningkatan aspek pendapatan, lingkungan, dan status kepegawaian. Disarankan untuk Rumah Sakit Bhayangkara TK I R Said Sukanto berupaya meningkatkan pendapatan sesuai UMR (Upah Minimum Regional), peningkatan sarana dan prasarana serta peningkatkan status kepegawaian guna meningkatkan kepuasan perawat pelaksana dalam melakukan pelayanan dan asuhan keperawatan.
Pengaruh Fungsi Kepimpinan dan Lingkungan Kerja terhadap Kepuasan Kerja dan Berdampak kepada Kinerja Perawat Pelaksana Maladewi Maladewi; Tri Kurniati; Suhendar Sulaeman
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 3 (2022): Jurnal Keperawatan: Supp September 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.092 KB)

Abstract

Kinerja perawat merupakan suatu elemen penting untuk mengukur kualitas mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit, dalam mencapai hasil kinerja yang baik tidak lepas dari pemimpin dan lingkungan kerja yang kondusif untuk meperoleh kepuasan kerja. Penelitian ini adalah cross sectional, dengan 99 responden perawat pelaksana. Kuisioner digunakan dalam pengumpulan data dan analisis yang digunakan adalah analisis jalur (Smart PLS). Rata-rata usia perawat adalah 32,6 tahun, jenis kelamin didominasi oleh perempuan, pendidikan terakhir terbanyak yaitu pada level Diploma 3 dengan masa kerja didominasi lebih dari 5 tahun. Uji hipotesis di dapatkan pengaruh fungsi kepemimpinan terhadap kepuasan kerja (P 0,000), pengaruh lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja (P 0,042), pengaruh fungsi kepemimpinan terhadap kinerja (P 0,493). pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja (P 0,459), pengaruh fungsi kepeminpinan dengan lingkungan kerja (P 0,0000, pengaruh kepuasan kerja dengan kinerja (P 0,001), pengaruh fungsi kepemimpinan terhadap kepuasan kerja dan dampaknya pada kinerja perawat (P 0,109), pengaruh lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja dan dampaknya pada kinerja perawat (P 0,004). pengaruh lingkungan kerja dan beban kerja terhadap kepuasan kerja dan dampaknya pada kinerja perawat (P 0,008).