Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pendampingan Kegiatan Literasi Digital KKN Tema Budaya Digital di SMPS Kristen Kelurahan Onekore Kabupaten Ende Nduru, Maria Purnama; Genua, Veronika
Mitra Mahajana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : LPPM Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/mahajana.v3i3.2195

Abstract

The rapid development of information and communication technology demands readiness from its users. Debriefing and mentoring are things that need to be prepared and done, especially for students in schools. The purpose of this mentoring activity is so that students have knowledge and understanding of digital literacy so that they can use it safely, ethically and according to the culture of the Indonesian nation. The mentoring activity was carried out with lectures with the theme of digital culture and continued with question and answer. Lecture and Q&A activities took place smoothly and brought benefits to the participants. This activity is a useful activity and must still be continued programmatically in order to bring benefits. The areas of digital literacy including digital skills, ethical digitization and safe digitization still need to be given in the next school. 
TEKS RITUAL ADAT MBAMA TRADISI GUYUB KULTUR LIO ENDE FLORES NTT Veronika Genua
Aksara Vol 35, No 1 (2023): AKSARA, EDISI JUNI 2023
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29255/aksara.v35i1.1087.162--176

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk membahas kajian dalam teks ritual mbama tradisi guyub kultur Lio Ende Flores NTT. Ritual mbama menggambarkan syukuran panen yang dilaksanakan setiap tahun oleh guyub kultur setem- pat. Permasalahan yang diangkat yakni, 1) bagaimanakah bentuk teks ritual mbama pada guyub kultur Lio Ende Flores; 2) bagaimanakah fungsi teks ritual mbama pada guyub kultur Lio Ende Flores; 3) bagaimanakah makna teks ritual mbama pada guyub kultur Lio Ende Flores. Tujuan penulisan ini untuk menemukan dan mendeskripsikan bentuk, fungsi, dan makna teks ritual mbama pada guyub kultur Lio Ende Flores. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif untuk menggambarkan teks dalam ritual mbama. Teknik pengum- pulan data dilakukan melalui wawancara, catat, rekam , dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yakni, 1) pengumpulan data, 2) reduksi data, 3) penyajian data, dan 4) penarikan kesimpulan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa terdapat bentuk dalam teks mbama yakni 1) Fonologi yakni persamaan bunyi vokal dan konsonan pranasal [mb] dan [ng], dan 2) Morfologi meliputi kelompok nomina, verba, adverbia, pronomina , paralelisme, dan repetisi. Fungsi teks meliputi fungsi interpersonal dan fungsi informatif. Selanjutnya makna yang terkandung dalam teks mbama yakni makna religius, makna kebersamaan, makna perlindungan, makna kebersamaan, makna pengharapan, makna permohonan, makna estetika dan makna simbol seperti mota nata “ siri pinang” dan kidhe “ tampah “
Teks Ritual Adat Tau Madhu Pada Masyarakat Desa Were Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada Genua, Veronika; Fransiska Aventi Moi, Maria Fransiska Aventi Moi2
Retorika: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Program Studi Pendidika Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: Menemukan dan mendskripsikan bentuk, makna dan fungsi tuturan adat ritual tau madhu. tuturan adat dalam upacara Tau Madhu pada masyarakat Desa Were kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah bentuk tuturan adat dalam upacara Tau Madhu pada masyarakat Desa Were kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, (2) Bagaimanakah makna tuturan adat dalam upacara Tau Madhu pada masyarakat Desa Were kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, (3) Bagaimanakah fungsi tuturan adat dalam upacara Tau Madhu pada masyarakat Desa Were kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualiatif. Data dalam penelitian ini adalah data lisan berupa syair tuturan adat dalam ritual Tau Madhu. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik wawancara, teknik dokumentasi, teknik rekam. Teori yang digunakan adalah Linguistik Kebudayaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa tuturan adat dalam ritual Tau Madhu pada masyarakat Desa Were, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, berupa syair yang memiliki bentuk berupa morfologi yaitu: nomina, verba, adjektifa. Makna yang terkandung dalam ritual Tau Madhu pada masyarakat Desa Were, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada yaitu makna penghormatan. Makna simbolis, makna perlindungan, makna permohonan. Fungsi ritual Tau Madhu pada masyarakat Desa Were, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada adalag fungsi informatif