Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Effect of magnesium addition in aluminum A1100 casting process on its hardness Rigel, Muhammad; Murjito, Murjito; Mamungkas, Mohamad Irkham
Journal of Energy, Mechanical, Material, and Manufacturing Engineering Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study investigated the effect of adding magnesium to the hardness of aluminum A 1100 in the casting process using Rockwell testing. Aluminum A 1100 is known to have relatively low mechanical strength but has good corrosion properties. The addition of magnesium is done to increase the hardness of aluminum A 1100. Aluminum A 1100 samples are made with variations of adding 0%, 2%, 4%, and 6% by weight. Casting is carried out using prepared sand molds, and the resulting A 1100 aluminum specimens are tested by Rockwell testing. The findings could guide industries that use aluminum A 1100 in applications requiring higher hardness, such as automotive or manufacturing. In addition, this research may serve as a foundation for further studies on the effect of magnesium addition on the mechanical properties of aluminum A 1100 using different test methods.
Introduction to Energy and Energy Saving Culture for ABA 25 Malang Kindergarten Students Mamungkas, Mohamad Irkham; Subekti, Nur; Murjito, Murjito
Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 4 (2025): Juli
Publisher : Edumedia Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55824/jpm.v4i4.590

Abstract

This community service departs from the lack of basic understanding of ABA 25 Malang kindergarten students about the concept of energy and the importance of an energy-saving culture, a crucial issue given the challenges of the energy crisis and global climate change. To overcome this problem, we implemented a solution in the form of an interactive educational program designed specifically for early childhood. The methods used include storytelling, simulation games, educational songs, and hands-on practices (e.g. turning off lights when leaving the room or closing the water tap after use) that are presented in an interesting and digestible manner. The results of this community engagement activity showed a significant increase in students' awareness and understanding of various energy sources as well as the benefits of energy saving, as evidenced by the positive responses and simple behavioral changes that began to be demonstrated in daily activities at school. The conclusion of this service confirms that a fun and practical educational approach at an early age is very effective in instilling energy conservation values and building the foundation of environmental awareness for future generations.
Peningkatan Kompetensi Welding Inspection dengan Metode Magnetic Penetrant bagi Siswa SMK Muhammadiyah 1 Malang Mamungkas, Mohamad Irkham; Subeki, Nur; Suprianto, Herry
Ahsana: Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Februari 2024 - Ahsana: Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/ahsana.v2i1.334

Abstract

Program ini dilakukan dengan menggunakan metode pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian yang dilakukan meliputi pelatihan dan pendampingan kepada siswa dalam memahami materi Magnetic Penetrant. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman siswa terhadap materi Magnetic Penetrant setelah mengikuti pelatihan dan pendampingan. Peningkatan pemahaman siswa tersebut diukur melalui tes dan observasi. Hasil tes menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa sebelum mengikuti pelatihan adalah 40, sedangkan setelah mengikuti pelatihan nilai rata-rata siswa meningkat menjadi 65. Hasil observasi menunjukkan bahwa siswa lebih aktif dan antusias dalam mengikuti pembelajaran setelah mengikuti pelatihan. Berdasarkan hasil kegiatan ini, dapat disimpulkan bahwa pelatihan dan pendampingan dapat meningkatkan kompetensi siswa SMK Muhammadiyah 1 Malang dalam memahami materi Magnetic Penetrant.
Mesin Jahit Untuk Meningkatkan Kapasitas Produksi di Ta’aj Collection Sumber Pasir Kabupaten Malang Daryono, Daryono; Fauzan, Achmad; Mamungkas, Mohamad Irkham
Ahsana: Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Februari 2024 - Ahsana: Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/ahsana.v2i1.335

Abstract

Usaha kecil menengah setiap tahun semakin meningkat dimana usaha ini merupakan salah satu pendongkrak perekonomian dan kesejahteraan di suatu daerah. UKM Ta’aj Collection adalah salah satu usaha yang berada di daerah kelurahan Sumber Pasir Kabupaten Malang. Usaha ini didirikan oleh Ibu Yunitasari yang bergerak di bidang fashion. Alamat dari usaha ini adalah di Sumber Pasir Kec. Pakis Kabupaten Malang. Ta’aj Collection merupakan usaha konveksi di Sumber Pasir, Kabupaten Malang yang mengalami kendala dalam meningkatkan kapasitas produksi. Kendala utama adalah keterbatasan jumlah mesin jahit dan keterampilan penjahit dalam menggunakan mesin jahit. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi Ta’aj Collection dengan memberikan bantuan mesin jahit dan pelatihan penggunaan mesin jahit kepada para penjahit. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa bantuan mesin jahit dan pelatihan penggunaan mesin jahit berhasil meningkatkan kapasitas produksi Ta’aj Collection hingga 2 kali lipat. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model bagi usaha konveksi lain di Kabupaten Malang.
Introduction to Energy and Energy Saving Culture for ABA 25 Malang Kindergarten Students Mamungkas, Mohamad Irkham; Subekti, Nur; Murjito, Murjito
Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2025): Juli
Publisher : Edumedia Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55824/jpm.v4i4.590

Abstract

This community service departs from the lack of basic understanding of ABA 25 Malang kindergarten students about the concept of energy and the importance of an energy-saving culture, a crucial issue given the challenges of the energy crisis and global climate change. To overcome this problem, we implemented a solution in the form of an interactive educational program designed specifically for early childhood. The methods used include storytelling, simulation games, educational songs, and hands-on practices (e.g. turning off lights when leaving the room or closing the water tap after use) that are presented in an interesting and digestible manner. The results of this community engagement activity showed a significant increase in students' awareness and understanding of various energy sources as well as the benefits of energy saving, as evidenced by the positive responses and simple behavioral changes that began to be demonstrated in daily activities at school. The conclusion of this service confirms that a fun and practical educational approach at an early age is very effective in instilling energy conservation values and building the foundation of environmental awareness for future generations.
PEMBUATAN MESIN PEMOTONG DAN PENIRIS TEMPE UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI DI PONDOK DARUL MUTTAQIN Mamungkas, Mohamad Irkham; Subeki, Nur; Suwarsono, Suwarsono
ADIMAS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2022): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/adi.v6i1.2950

Abstract

Permasalahan di negara berkembang banyak berkaitan dengan permasalahan ekonomi. Hal ini juga dirasakan oleh bangsa kita yang mana salah satu penyebabnya adalah minimnya bekal pendidikan dan ketrampilan yang dimiliki oleh generasi muda, sehingga dapat menyebabkan tingginya tingkat pengangguran dan pekerjaan yang tidak sesuai dengan keahlian yang dimiliki. Tujuan dari diadakannya kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilan yang dimiliki oleh santri di Pondok Wirausaha Darul Muttaqin Batu. Metode yang dilakukan pada program pengabdian ini adalah dengan memberikan alat pemotong dan peniris tempe kepada mitra agar dapat meningkatkan kemampuan produksinya. Hasil yang didapat dari kegiatan ini menunjukkan bahwa kemampuan dan ketrampilan santri untuk memproduksi tempe menjadi meningkat dan waktu yang diperlukan dalam proses pembuatan produk kripik tempe  menjadi lebih singkat. Tingkat produksi pembuatan keripik tempe yang semula hanya kurang lebih 2 kg, dengan diadakan kegiatan ini bisa mencapai lebih dari 10 kg.