Muhammad Sudia
Unknown Affiliation

Published : 24 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

KEMAMPUAN NUMERIK SISWA SMP PESISIR DITINJAU DARI PERBEDAAN JENIS KELAMIN DAN SELF-EFFICACY DI SMP NEGERI 16 KENDARI Wa Ode Nur Isrian Sani; Kadir Kadir; Muhammad Sudia
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 6, No 3 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (791.889 KB) | DOI: 10.36709/jppm.v6i3.9145

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan: kemampuan numerik siswa laki-laki dan perempuan, gambaran Self-Efficacy siswa, kemampuan numerik siswa dengan Self-Efficacy tinggi, kemampuan numerik siswa dengan Self-Efficacy sedang, dan kemampuan numerik siswa dengan Self-Efficacy rendah. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel total. Teknik pengumpulan data dengan Tes Kemampuan Numerik dan pemberian angket. Hasil analisis diperoleh: Kemampuan numerik siswa laki-laki 97,22% atau 35 siswa mempunyai kemampuan numerik rendah dan 2,78% atau 1 orang siswa memiliki kemampuan numerik sedang. Sedangkan siswa perempuan 100% atau 32 siswa mempunyai kemampuan numerik rendah. Rata-rata Self-efficacy siswa laki-laki 71,03 dan selfefficacy perempuan 75,07. 11 siswa laki-laki Self-efficacy tinggi kemampuan numeriknya rendah, 11 siswa perempuan Self-efficacy tinggi kemampuan numerikya rendah, 1 siswa laki-laki Self-efficacy tinggi kemampuan numeriknya sedang, 18 siswa laki-laki Self-efficacy sedang kemampuan numeriknya rendah, 20 siswa perempuan Self-efficacy sedang kemampuan numeriknya rendah. 6 siswa laki-laki Self-efficacy rendah kemampuannya numeriknya rendah, 1 siswa perempuan Selfefficacy rendah kemampuan numeriknya rendah.
PENGARUH SIKAP DAN MOTIVASI SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMPN 12 KENDARI TAHUN PELAJARAN 2017/2018 Burhanuddin Burhanuddin; Muhammad Sudia; La Arapu La Arapu
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (731.293 KB) | DOI: 10.36709/jppm.v6i1.7379

Abstract

Jenis penelitian ini adalah ex post facto, Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) Deskriptif sikap, motivasi dan hasil belajar matematika siswa kelas VII SMP Negeri 12 Kendari, (2) Pengaruh sikap siswa terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII SMP Negeri 12 Kendari, (3) Pengaruh motivasi siswa terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII SMP Negeri 12 Kendari, (4) Pengaruh sikap dan motivasi siswa secara bersama-sama terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII SMP Negeri 12 Kendari. Berdasarkan hasil analisis regresi linear berganda data sikap siswa pada pelajaran matematika (X1) dan motivasi siswa pada pelajaran matematika (X2) secara bersamasama terhadap hasil belajar matematika siswa (Y) diperoleh persamaan regresi Ŷ =-10,559 + 0,689X1+ 0,190X2 dan nilai koefisien determinasi R2 = 0,898. Berkesimpulan bahwa sikap dan motivasi siswapada pelajaran matematika berpengaruh positif yang signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa SMP Negeri 12 Kendari.
PENGARUH STRATEGI KONFLIK KOGNITIF SETTING KOOPERATIF TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA SMP NEGERI 8 KENDARI Herwana Herwana; Muhammad Sudia; Hasnawati Hasnawati
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.254 KB) | DOI: 10.36709/jppm.v5i1.7309

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pemahaman konsep matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Kendari pada kelas eksperimen yang diajar dengan menggunakan strategi konflik kognitif setting kooperatif dan kelas kontrol yang diajar dengan menggunakan pembelajaran konvensional, (2) ada pengaruh yang signifikan penerapan strategi konflik kognitif setting kooperatif terhadap pemahaman konsep matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Kendari. Dari hasil analisis data dan pembahasan diperoleh kesimpulan: presentase tiap-tiap indikator kemampuan pemahaman konsep matematika kedua kelas, yaitu menyatakan ulang sebuah konsep kelas eksperimen memperoleh presentase sebesar 61,85 % dan kelas kontrol 57,3 %, menggunakan, memanfaatkan dan memilih prosedur / operasi tertentu kelas eksperimen memperoleh presentase sebesar 57,21 % dan kelas kontrol 57,50 %, mengklasifikasikan objek sesuai dengan konsepnya kelas eksperimen memperoleh presentase sebesar 24 % dan kelas kontrol 25,5 %, mengaplikasikan konsep / algotitma dalam pemecahan masalah kelas eksperimen memperoleh presentase sebesar 55,7 % dan kelas kontrol 51%.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH OPEN-ENDED MATEMATIK SISWA KELAS VII.1 SMPN 15 KENDARI MELALUI PENDEKATAN TUTOR SEBAYA DENGAN BERBASIS SAINTIFIK PADA MATERI HIMPUNAN Mira Harpiana; Muhammad Sudia; La Masi
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 3, No 3 (2015)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.224 KB) | DOI: 10.36709/jppm.v3i3.3020

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah melalui pendekatan tutor sebaya, kemampuan menyelesaikan masalah open-ended kelas VII SMPN 15 Kendari dapat ditingkatkan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2014 di kelas VII.1 SMPN 15 Kendari, dimana terdapat 27 orangsiswa di kelas VII.1 SMPN 15 Kendari. Penelitian tindakan kelas ini direncanakan akan dilaksanakan sebanyak 2 (dua) siklus dan setiap siklus terdiri dari 2 (dua) kali pertemuan. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah kemampuan menyelesaikan masalah open-ended siswa kelas VII.1 SMP Negeri 15 Kendari dapat ditingkatkan melalui pendekatan tutor sebaya. Hal ini diketahui denganadanya peningkatan kemampuan menyelesaikan masalah open-ended siswa pada setiap tes siklus.  Pada tes awal, tidak ada seorang pun siswa yang berhasil mencapai KKM yaitu nilai minimal 70. Pada siklus I terjadi peningkatan kemampuan memecahkan masalah open-ended siswa sebanyak 13orang atau sekitar 48,9% siswa memperoleh nilai minimal 70. Kemampuan memecahkan masalah open-ended siswa meningkat lagi pada hasil tes siklus II dimana 24 orang siswa atau sekitar 88,9% siswa memperoleh nilai di atas 70.Kata Kunci: open-ended; tutor sebaya; saintifik
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA MATERI HIMPUNAN DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 10 KENDARI Windi Aprilia; Kodirun Kodirun; Muhammad Sudia
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jppm.v9i2.17580

Abstract

Matematika merupakan pelajaran atau bidang studi yang rumit dan memerlukan pemahaman yang runtut, salah satu tujuan pembelajaran matematika adalah memahami konsep matematika, dengan pemahaman konsep matematika siswa dapat mempelajari sesuatu yang baru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman konsep materi himpunan yang ditinjau dari gaya kognitif. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam tentang pemahaman materi himpunan yang ditinjau dari gaya kognitif, oleh sebab itu jenis penelitian ini adalah penelitian eksploratif.  Subjek dalam penelitian ada dua siswa  yaitu siswa yang mempunyai gaya kognitif impulsif dan siswa yang mempunyai gaya kognitif reflektif di mana materi yang gunakan pada penelitian ini adalah materi himpunan. Penelitian ini dilakukan dengan memilih dua subjek gaya kognitif yaitu siswa yang bergaya kognitif impulsif dan siswa yang bergaya kognitif yang di pilih berdasarkan tes gaya kognif dan tes pemahaman konsep dan dilanjutkan dengan wawancara yang memuat 7 indikator pemahaman konsep. Siswa yang gaya kognitif reflektif mempunyai pemahaman konsep yang lebih baik  dari pada  siswa yang bergaya kognitif impulsif.
Proses Berpikir Mahasiswa Jurusan PG-PAUD dalam Memecahkan Masalah Matematika dengan Scaffolding ditinjau Gaya Kognitif Damsir Dima; Muhammad Sudia; Hafiludin Samparadja
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 1: Edisi Januari 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.022 KB) | DOI: 10.36709/jpm.v9i1.5757

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap proses berpikir mahasiswa jurusan PG-PAUD FKIP UHO dalam memecahkan masalah matematika dengan Scaffolding ditinjau dari gaya kognitif. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif-kualitatif. Subjek penelitian ini diperoleh melalui test (Matching Familiar Figure Test) MFFT. Instrumen utama penelitian ini adalah peneliti, dan instrumen bantu adalah test gaya kognitif (MFFT), tugas pemecahan masalah, dan pedoman wawancara. Berdasarkan hasil analisis data dan pengamatan dalam penelitian diketahui bahwa: 1) pada tahap memehami masalah proses berpikir kedua subjek cenderung konseptual, 2) pada tahap merencanakan penyelesaian proses berpikir kedua subjek cenderung konseptual, 3) pada tahap melaksanakan rencana, subjek impulsif terburu-buru menyelesaikan masalah, sehingga penyelesaiannya cenderung salah, namun dengan scaffolding mampu menyelesaikan masalah dengan benar. Pada tahap ini proses berpikir subjek impulsif cenderung konseptual. Sedangkan subjek Reflektif terhenti ketika menyelesaikan masalah tetapi setelah diberikan scaffolding mampu menyelesaikan masalah dengan benar. Pada tahap ini proses berpikir subjek reflektif cenderung semikonseptual, 4) Tahap memeriksa kembali, proses berpikir kedua subjek cenderung konseptual.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Achievement Division Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VII SMP Kesehatan Mandonga Wa Ode Nurmila; Kadir Kadir; Muhammad Sudia; Rahmad Prajono
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10, No 1: Edisi Januari 2019
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.197 KB) | DOI: 10.36709/jpm.v10i1.5649

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD, (2) mendeskripsikan hasil belajar matematika siswa kelas yang diajar dengan model pembelajaran  konvensional, dan (3) untuk mengetahui apakah ada pengaruh model pembelajaran tipe STAD terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII SMP Kesehatan Mandonga. Sampel diambil secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pemberian instrumen penelitian berupa lembar observasi dan  tes berbentuk uraian. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Penelitian ini menghasilkan: (1) Rata-rata persentase ketelaksanaan pembelajaran oleh guru sebesar 81% dan aktivitas belajar siswa mencapai 83,33%, (2) rata-rata proses pelaksanaan pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional dengan rata-rata persentase oleh guru sebesar 79% dan aktifitas belajar siswa mencapai 77%; (3) rata-rata hasil belajar matematika siswa yang pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD adalah 66.90; (4) rata-rata hasil belajar matematika siswa yang pembelajaran menggunakan model pembelajaran konvensional adalah 55,26; dan (5) Terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadapa hasil belajar matematika siswa
Pengaruh Model Pembelajaran Problem based learning (PBL) Dan Model Pembelajaran Kooperatif TGT Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematik Berdasarkan Self Regulated Learning Siswa SMP Sarbia .; Busnawir .; Muhammad Sudia
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8, No 1: Januari 2017
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.078 KB) | DOI: 10.36709/jpm.v8i1.5934

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengaruh model pembelajaran PBL dan Kooperatif TGT terhadap kemampuan pemecahan masalah matematik berdasarkan Self Regulated Learning (SRL) siswa. Penelitian ini  menggunakan desain eksperimen Posttest Only. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 1 Bondoala. Sampel penelitian diambil dua kelas dengan teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil analisis  data dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan pengaruh antara model pembelajaran PBL dan model pembelajaran Kooperatif TGT terhadap kemampuan pemecahan masalah matematik siswa, terdapat perbedaan pengaruh antara model pembelajaran PBL dan model pembelajaran Kooperatif TGT khusus siswa yang memiliki Self Regulated Learning. Penerapan model pembelajaran PBL memberikan hasil lebih baik dibandingkan model pembelajaran Kooperatif TGT. Tidak terdapat perbedaan pengaruh antara model pembelajaran PBL dan model pembelajaran Kooperatif TGT khusus siswa yang memiliki SRL tinggi terhadap KPMM siswa. Tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran dan SRL terhadap KPMM. Terdapat korelasi positif antara SRL dan KPMM.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Setting Kelompok Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Di SMP Swasta Antam Pomalaa Desy Payung Allo; Muhammad Sudia; Kadir Kadir; Hasnawati Hasnawati
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10, No 1: Edisi Januari 2019
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.343 KB) | DOI: 10.36709/jpm.v10i1.5641

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui deskripsi peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang diajar dengan menerapkan model problem based learning setting kelompok dan siswa yang diajar dengan model pembelajaran langsung. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Swasta Antam Pomalaa yang terdiri dari 4 kelas paralel dengan jumlah 100 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknikPurposive Sampling dan dipilih sampel sebanyak 2 kelas, kelas eksperimen dan kelas kontrol. Berdasarkan hasil analisis data dapat diperoleh bahwa: (1) Rata-rata peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang diajar dengan menerapakan model pembelajaran problem based learning setting kelompok mengalami peningkatan dengan kualitas sedang, (2) Rata-rata peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang diajar dengan menerapakan model pembelajaran problem based learning setting kelompok mengalami peningkatan dengan kualitas sedang, (3) Penerapan model pembelajaran problem based learning setting kelompok secara signifikan lebih baik  daripada penerapan model pembelajaran langsung terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII SMP Swasta Antam Pomalaa dengan taraf kepercayaan 95%.
Pengaruh Kombinasi Model Pembelajaran Kooperatif Dan Motivasi Berprestasi Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa SMP Ranti Pandin; Faad Maonde; Muhammad Sudia
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 2: Edisi Juli 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.976 KB) | DOI: 10.36709/jpm.v9i2.5868

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk pengaruh kombinasi model pembelajaran kooperatif dan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar matematika Siswa SMP. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 17 Kendari, dengan jumlah 185 siswa. Tehnik pengambilan sampel yaitu purposive sampling dan random sampling, sehingga diperoleh sampel penelitian berjumlah 91 siswa, dengan unit analisisnya sebanyak 81 siswa. Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa: (1) Perilaku berkarakter mempunyai pengaruh positif yang signifikan terhadap hasil belajar matematika dengan kontribusi sebesar 1,259 satuan di dalam populasi; (2) rerata simpangan hasil belajar matematika untuk semua tingkat faktor yang dibentuk oleh kombinasi model pembelajaran  kooperatif dan motivasi berprestasi mempunyai perbedaan yang signifikan; (3) rerata simpangan hasil belajar matematika antara siswa dengan motivasi berprestasi tinggi lebih baik dibanding siswa dengan motivasi berprestasi rendah khusus siswa yang diajar dengan kombinasi model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw-STAD; (4) rerata simpangan hasil belajar matematika antara siswa yang diajar dengan kombinasi model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw-STAD lebih baik dibanding siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD khusus siswa dengan motivasi berprestasi tinggi; (5) rerata simpangan hasil belajar matematika antara semua sel yang dibentuk oleh faktor kombinasi model pembelajaran (Ai) dan faktor motivasi berprestasi (Bj) mempunyai perbedaan antar perbedaan yang signifikan.