Hafiludin Samparadja
Unknown Affiliation

Published : 22 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Jurnal Pendidikan Matematika

Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP Melalui Pendekatan Saintifik Problem posing Natsir Natsir; Kadir Kadir; Hafiludin Samparadja
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 1: Edisi Januari 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.347 KB) | DOI: 10.36709/jpm.v9i1.5766

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peningkatan kemapuan pemecahan masalah matematis siswa smp melalui pendekatan saintifik problem posing. Penelitian ini mengggunakan desain pretest-posttest control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 12 Kendari semester genap tahun pelajaran 2016/2017. Sampel penelitian diambil dua kelas dengan teknik purposive sampling dan untuk penentuan kelas eksperimen dan kelas kontrol menggunakan teknik simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Aktivitas guru pada pembelajaran dengan pendekatan saintifik problem posing dan pendekatan saintifik sudah terlaksana dengan baik; (2) Aktivitas siswa pada pembelajaran dengan pendekatan saintifik problem posing terlaksana dengan baik; (3) Kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada kelas yang diajar dengan pendekatan pembelajaran saintifik problem posing dan siswa yang diajar dengan pendekatan saintifik masih berada pada kategori rendah.; (4) Terdapat peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa setelah diajar dengan pendekatan saintifik problem posing; (5) Terdapat peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa setelah diajar dengan pendekatan saintifik; dan (6) Peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang diajar dengan pendekatan saintifik problem posing lebih tinggi daripada peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang diajar dengan pendekatan saintifik.
Proses Berpikir Mahasiswa Jurusan PG-PAUD dalam Memecahkan Masalah Matematika dengan Scaffolding ditinjau Gaya Kognitif Damsir Dima; Muhammad Sudia; Hafiludin Samparadja
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 1: Edisi Januari 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.022 KB) | DOI: 10.36709/jpm.v9i1.5757

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap proses berpikir mahasiswa jurusan PG-PAUD FKIP UHO dalam memecahkan masalah matematika dengan Scaffolding ditinjau dari gaya kognitif. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif-kualitatif. Subjek penelitian ini diperoleh melalui test (Matching Familiar Figure Test) MFFT. Instrumen utama penelitian ini adalah peneliti, dan instrumen bantu adalah test gaya kognitif (MFFT), tugas pemecahan masalah, dan pedoman wawancara. Berdasarkan hasil analisis data dan pengamatan dalam penelitian diketahui bahwa: 1) pada tahap memehami masalah proses berpikir kedua subjek cenderung konseptual, 2) pada tahap merencanakan penyelesaian proses berpikir kedua subjek cenderung konseptual, 3) pada tahap melaksanakan rencana, subjek impulsif terburu-buru menyelesaikan masalah, sehingga penyelesaiannya cenderung salah, namun dengan scaffolding mampu menyelesaikan masalah dengan benar. Pada tahap ini proses berpikir subjek impulsif cenderung konseptual. Sedangkan subjek Reflektif terhenti ketika menyelesaikan masalah tetapi setelah diberikan scaffolding mampu menyelesaikan masalah dengan benar. Pada tahap ini proses berpikir subjek reflektif cenderung semikonseptual, 4) Tahap memeriksa kembali, proses berpikir kedua subjek cenderung konseptual.
Efektivitas Model Pembelajaran Think Talk Write Terhadap Kemampuan Menulis Matematik Ditinjau Dari Disposisi Matematik Siswa SMP Darmawangsa Darmawangsa; Kodirun Kodirun; Hafiludin Samparadja
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 1: Edisi Januari 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.369 KB) | DOI: 10.36709/jpm.v9i1.5759

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan KMM siswa yang mengikuti model pembelajaran TTW dan siswa yang mengikuti model pembelajaran langsung ditinjau dari Disposisi Matematik (DM) siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siwa kelas VIII SMP Negeri 25 Konawe Selatan yang terdiri dari 3 kelas pararel. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dan random class. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pemberian tes KMM siswa berbentuk tes uraian, angket DM dan lembar observasi. Data dianalisi dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan uji hipotesis menggunakan Uji t beda dua rata-rata dari data N-Gain kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat peningkatan KMM siswa setelah diajar dengan model pembelajaran TTW; (2) Terdapat peningkatan KMM siswa setelah diajar dengan model pembelajaran langsung; (3) Secara signifikan rata-rata peningkatan KMM siswa yang diajar dengan model pembelajaran TTW lebih tinggi daripada rata-rata peningkatan KMM siswa yang diajar dengan model pembelajaran langsung; (4) Secara signifikan KMM siswa yang diajar dengan model pembelajaran TTW lebih tinggi daripada KMM siswa yang diajar dengan model pembelajaran langsung, baik ditinjau dari siswa yang memiliki DM tinggi, DM sedang maupun DM rendah.
Perbedaan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa SMP Yang Diajar Dengan Model Pembelajaran Inquiry Terbimbing Dan Problem Based Learning Abdul Asis; Busnawir .; Hafiludin Samparadja
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8, No 2: Juli 2017
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.572 KB) | DOI: 10.36709/jpm.v8i2.5982

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mendeskripsikan pembelajaran inquiry terbimbing dan PBL siswa kelas VIII SMP Negeri 10 Poleang Selatan; (2) mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah siswa yang diajar dengan model pembelajaran Inquiry terbimbing dan siswa yang diajar dengan model pembelajaran PBL Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siwa kelas VIII SMP Negeri 10 Poleang Selatan yang terdiri dari 3 kelas pararel. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pemberian tes uraian dan lembar observasi. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan uji hipotesis menggunakan Uji-t Beda Dua Rataan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Proses pembelajaran inquiry terbimbing dan PBL pada siswa kelas VIII SMP Negeri 10 Poleang Selatan terlaksana dengan baik; (2) terdapat perbedaan yang signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika antara siswa yang diajar dengan model pembelajaran Inquiry terbimbing dan siswa yang diajar dengan model pembelajaran PBL.
Profil Pemecahan Masalah Terbuka Yang Ditinjau Dari Self Regulated learning Siswa SMP Ahcmat Hamundu; Muhammad Sudia; Hafiludin Samparadja
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8, No 2: Juli 2017
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.171 KB) | DOI: 10.36709/jpm.v8i2.5983

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah melihat gambaran secara deskriptif, gaya penyajian penyelesaian tiap tahap dari siswa melaksanakan tugas pemecahan masalah Terbuka  yang di tinjau dari Self Regulated Learning siswa SMP. Hal ini digunakan untuk mencermati keakuratan hasil tugas pemecahan masalah matematika kelas VII SMP pada materi Bilangan Pecahan. Alhasil dapat menggambarkan pemecahan masalah Terbuka pada siswa yang Self Regulated Learning berkategori standar (tinggi, sedang, dan rendah) adalah masih kurangnya kecermatan dan keakurat  dari kemampuan siswa . karena pembiasaan dan ketelitian yang hasilnya masih tidak akurat dalam mencermati masalahdidasari dari kurangnya pengetahuan awal dari siswa, dipandang dari hasil proses wawancara masalah yang diteliti pada SMP-TQ Muadz Bin Jabal Kendari di kelas VII. Kurangnya pengetahuan dasar dan pembiasaan dalam mengaitkan konsep konsep, ide-ide  dalam memanipulasi pengetahuan dengan keterampilan yang dimiliki berakibat pada pemecahan masalah yang menghasilkan kurang akurat dan cermat hasil kemampuan yang disajikan siswa melalui kegiatan proses. Siswa masih memiliki rasa bosan dan capek, mudah menyerah, lebih senang memilih cara yang lebih instan dan kurang menggunakan berpikir yang cermat, lama , kurangnya kemauan mencermati masalah dan merasa rumit untuk melakukan identifikasi.
Kemampuan Numerik Siswa Pesisir SMP Negeri Di Kabupaten Wakatobi Halyadin Halyadin; Anwar Bey; Kadir Kadir; Hafiludin Samparadja
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10, No 1: Edisi Januari 2019
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (615.884 KB) | DOI: 10.36709/jpm.v10i1.5647

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) kemampuan numerik siswa pesisir SMP Negeri di Kabupaten Wakatobi & (2) perbandingan kemampuan numerik siswa pesisir SMP Negeri pada tiap pulau yang ada di Kabupaten Wakatobi. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri di Kabupaten Wakatobi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan sampel total. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pemberian tes kemampuan numerik (TKN) berbentuk pilihan ganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan numerik siswa pesisir SMP Negeri di Kabupaten Wakatobi sangat rendah dengan rata-rata 29,85. Rata-rata Kemampuan numerik siswa pesisir SMP Negeri di Kabupaten Wakatobi berurutan adalah pulau Wangi-wangi 29,34, pulau Kaledupa  24,94 , pulau Tomia 35,24, & pulau Binongko 29,27.