Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Exploring The Essence of Web-Based Interactive Learning to Enhance Higher Order Thinking Skills in Nursing Students: A Focus Group Study: Web-based interactive learning for nursing education Tambunan, Evelyn Hemme; Simbolon, Idauli; Rantung, Jeanny
NUTRIX Vol 8 No 2 (2024): Volume 8, Issue 2, 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37771/nj.v8i2.1190

Abstract

This study aims to explore the essence of web-based interactive learning to enhance HOTS-analyzing, evaluating and creating in nursing students. This study implemented a qualitative research approach based on two focus group interviews on a sample of 20 resource participants including nursing students and faculty members from bachelor nursing program and information technology program at Universitas Advent Indonesia. All interviews were recorded, transcribed verbatim and analyzed for thematic contents using the standard to a consensus on thematic coding, the investigators finally convened to examine, classify, and arrange themes and categories. A thematic content analysis yielded three core themes: Gaps in Current Learning Methods, Potential Benefits of Web-Based Interactive Tools, Perceived Challenges. Categories were consented as variability in learning paces, engagement with teaching material, adaptability in learning approaches, feedback timeliness, interactive learning, resource and scalability limitations, enhanced flexibility, increased engagement through interactive features, personalized learning experiences, improved access to resources, support for collaborative learning, efficiency and scalability, technical issues, digital divide, reduced face-to-face interaction, equity and inclusivity, potential over-reliance on technology, privacy and security. This study highlights the multifaceted nature of the essence of web-based interactive learning to enhance higher order thinking nursing students. Implications are seen as valuable for enhancing higher order thinking skills to teaching, learning and academic support resources.
Pengaruh Hasil Evaluasi Dosen Terhadap Nilai Mahasiswa di Fakultas Keperawatan Universitas Advent Indonesia Simbolon, Idauli; Limbong, Albinur
Jurkessutra : Jurnal Kesehatan Surya Nusantara Vol 11, No 2 (2023): Edisi Juli
Publisher : Jurkessutra : Jurnal Kesehatan Surya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48134/jurkessutra.v11i2.158

Abstract

AbstrakPandemi covid-19 telah dinilai hampir berakhir, dimana penyakit ini dianggap seperti penyakit flu biasa saja. Pandemi ini tentu membawa dampak kepada duni pendidikan, khususnya di perguruan tinggi. Adalah menarik untuk diketahui apakah pandemic covid-19 memberikan dampak atau tidak terhadap kinerja mahasiswa maupun dosen. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui ada tidaknya perbedaan antara kinerja dosen, yang dilihat dari evaluasi dosen oleh mahasiswa, kinerja maahsiswa, yang dilihat dari nilai mata kuliah yang diambil mahasiswa, dan pengaruh hasil evaluasi dosen terhadap nilai mahasiswa. Untuk menjawab tujuan atau pertanyaan di atas maka diambil data evaluasi dosen dan nilai mahasiswa fakultas keperawatan seluruh mata kuliah  atau kelas yang diampu oleh semua dosen fakultas keperawatan yang mengajar  selama 3 tahun ajaran 2019-2020, 2020-2021 dan 2021-2022 atau selama 6 semester. Laporan data ini tersedia secara online dari sistem online Universitas Advent Indonesia (UNAI) pada modul wakil rektor bidang akademik UNAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan nilai evaluasi dosen selama 6 semester berturut-turut. Ada perbedaan yang signifikan rerata nilai mahasiswa selama 6 semester berturut-turut, dan tidak ada pengaruh yang signifikan antara hasil evaluasi dosen yang diberikan oleh mahasiswa pada dosen terhadap nilai mata kuliah yang diberikan dosen pada mahasiswa. Penelitian ini perlu ditindaklanjuti untuk melihat apakah hasil penelitian ini tetap sama pada masa kenormalan baru sekarang ini.     Kata-kata kunci: Evaluasi dosen, nilai mahasiswa, pandemic covid-19
The Effect of the COVID-19 on Students’ Learning Model Preferences in the New Normal Era Limbong, Albinur; Simbolon, Idauli
JUKI : Jurnal Komputer dan Informatika Vol. 6 No. 1 (2024): JUKI : Jurnal Komputer dan Informatika, Edisi Mei 2024
Publisher : Yayasan Kita Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53842/juki.v6i1.473

Abstract

Pandemi COVID-19 telah berdampak pada berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk institusi pendidikan. Sejak pandemi ini, model pembelajaran berubah dari luring menjadi daring murni pada masa puncak pandemi, kemudian menjadi hibrid (daring dan luring secara bersamaan) pada saat pandemi mulai mereda, dan akhirnya kembali menjadi luring pada masa normal. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat pengaruh pandemi COVID-19 atau pengaruh perubahan model pembelajaran terhadap preferensi model pembelajaran mahasiswa UNAI di era new normal saat ini. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa UNAI yang mengikuti pembelajaran luring pada semester gasal 2023/2024 yang berjumlah 1223 orang, dengan sampel acak sebanyak 125 orang. Angket yang berisi 18 pertanyaan tentang kegiatan pembelajaran, hasil belajar dan kegiatan ekstrakurikuler, dibuat dalam Google form, dan diisi oleh sampel secara sukarela. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 31,2% siswa lebih senang atau puas dengan kegiatan pembelajaran daring dibandingkan offline, 31,4% siswa merasa puas dengan hasil pembelajaran daring, dan 31,2% siswa merasa puas dengan kegiatan ekstrakurikuler. Artinya, pembelajaran daring di masa pandemi COVID-19 setidaknya berdampak pada 31% siswa yang puas dengan pembelajaran daring. Tidak terdapat perbedaan rata-rata kepuasan yang signifikan antara mahasiswa laki-laki dan perempuan dalam pembelajaran daring, namun dari segi kelas terdapat perbedaan rata-rata kepuasan yang signifikan setiap angkatan (tahun masuk) mahasiswa dimana angkatan 2022 (mahasiswa baru) adalah yang tertinggi. Dan menurut fakultas, terdapat perbedaan rata-rata kepuasan mahasiswa yang signifikan diantara 6 fakultas yang ada, dimana mahasiswa fakultas IPA mempunyai kepuasan yang paling tinggi. Sekitar sepertiga siswa mengalami perubahan selama masa normal baru akibat pandemi COVID-19 .
Instrumen Evaluasi Program Preseptorship dalam Pendidikan Klinis Keperawatan: Systematic Literature Review Harlon Simbolon; Idauli Simbolon
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.43651

Abstract

Bimbingan Klinis atau Preceptorship merupakan salah satu elemen penting dalam pendidikan keperawatan yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi klinis mahasiswa serta kualitas perawatan pasien. Untuk itu preceptorship perlu dijaga mutunya agar dapat menghasilkan perawat perawat yang kompeten dan siap bekerja. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) untuk mengevaluasi berbagai model preceptorship, seperti one-on-one preceptorship, peer learning, team preceptorship, dan hybrid models, serta instrumen evaluasi yang digunakan dalam menilai efektivitasnya. Artikel penelitian dicari melalui basis data MEDLINE, CINAHL, dan ERIC dengan rentang waktu 2015–2025, menggunakan kata kunci yang sesuai dengan Medical Subject Headings (MeSH). Dari ratusan artikel yang ditemukan, diterapkan kriteria inklusi dan eksklusi hingga diperoleh 7 artikel yang paling relevan untuk dianalisis lebih dalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa preceptorship yang terstruktur dapat meningkatkan keterampilan teknis, kepercayaan diri mahasiswa, serta mengurangi tingkat kesalahan medis. Namun, efektivitasnya bergantung pada beberapa faktor, termasuk dukungan bagi preseptor, metode umpan balik, dan adaptasi model terhadap kebutuhan spesifik mahasiswa serta lingkungan kerja. Oleh karena itu, evaluasi preceptorship yang lebih sistematis sangat diperlukan. Studi ini merekomendasikan penggunaan instrumen evaluasi berbasis model Donabedian, yang mencakup struktur, proses, dan outcome, serta integrasi teknologi seperti virtual reality (VR), augmented reality (AR), dan e-learning untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran klinis. Dengan menerapkan pendekatan berbasis bukti dan evaluasi yang komprehensif, preceptorship dapat semakin berkontribusi dalam menciptakan tenaga keperawatan yang kompeten dan berkualitas tinggi
Penggunaan dan Dampak dari AI terhadap Pencapaian Mahasiswa Pada Mata Kuliah Matematika Albinur Limbong; Idauli Simbolon
Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Vol 15 No 1: Februari 2026
Publisher : This journal is published by the Department of Electrical and Information Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Gadjah Mada.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jnteti.v15i1.23253

Abstract

Artificial intelligence (AI) programs are now being widely used and their impact has been proven to enhance student achievement. The aim of the study is to observe the use and impact of AI on students’ achievement in Mathematics and Statistics courses. The population in this study was all students of the Faculty of Information Technology, Universitas Advent Indonesia, taking or have taken Mathematics and Statistics courses from the lecturer (the first author of this paper), totalling 191 students. The study showed that 48% of students admitted that AI could improve their academic performance, while around 44% of students became more active and satisfied in learning mathematics and statistics. However, the students’ achievements were not permanent, as 71.3% of students admitted that their achievements were not lasting. The results indicate, based on experimental research comparing the results of quizzes (which were discussed after the tests) with mid or final exam results (derived from quizzes), that there was no improvement in test scores and even no significant impact (and correlation) between quiz results and mid or final exams. In fact, the majority (60.6%) of students were unsure, disagreed, or even strongly disagreed whether the impact of AI is more positive than negative on their learning. The results of this study suggest that AI is best used as a learning tool not merely to achieve learning outcomes, but assist deep learning to improve critical thinking.
Validasi Kuesioner Berpikir Kritis untuk Mahasiswa Keperawatan Simbolon, Idauli; Simanjuntak, Debora Chaterin
NUTRIX Vol 10 No 1 (2026): Volume 10, Issue 1, 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37771/nj.v10i1.1523

Abstract

A valid instrument is needed to measure the critical thinking disposition of nursing students so that their critical thinking abilities can be seen from the beginning. Critical thinking instruments for nursing are rarely available in Indonesian, so validating critical thinking instruments in Indonesian is very important. The purpose of this study was to validate an instrument adopted from an English-language developed by previous researchers. The method used was a quantitative with cross-sectional method where the instrument items were analyzed for validity and reliability using SPSS software after it was translated to Bahasa Indonesia. It was found that all items in the instrument, consisting of 27 items, were valid, where the  r-value was greater than the table r-value and the significance value was <0.05. The Cronbach's Alpha value was 0.862. Thus, this instrument is reliable. Therefore, this instrument can be used to measure the critical thinking abilities of nursing students, especially at the Adventist University of Indonesia. Instrumen yang valid diperlukan untuk mengukur disposisi berpikir kritis mahasiswa keperawatan sehingga dapat dilihat kemampuan kritis mereka mulai dari awal. Sangat jarang instrumen berpikir kritis untuk keperawatan dalam bahasa Indonesia sehingga melakukan validasi instrumen berpikir kritis dalam bahasa Indonesia adalah sangat penting. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan validasi instrumen yang diadopsi dari instrumen yang berbahasa Inggris yang sudah dikembangkan oleh peneliti sebelumnya. Metode yang digunakan adalan metode kuantitatif dan deskriptif dimana item instrumen dianalasis nilai validitas dan reliabilitasnya menggunakan perangkat luanak SPSS. Ditemukan bahwa semua item pada instrumen yang terdiri dari 27 item ini adalah valid dimana nilai r-hitung lebih besar dari nilai r tabel dan nilai signifikansi adalah <0.05. Nilai Cronbach’s Alpha adalah 0.862. Dengan demikian instrumen ini adalah reliabel. Oleh karena itu instrumen ini dapat digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir kritis mahasiswa keperawatan khususnya di Universitas Advent Indonesia.
Evaluasi Pengetahuan Pra-Lansia dan Lansia tentang Hipertensi di GMAHK Parongpong Hutauruk, Andreas; Simbolon, Idauli
NUTRIX Vol 10 No 1 (2026): Volume 10, Issue 1, 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37771/nj.v10i1.1526

Abstract

Hypertension is one of the major health problems contributing to high morbidity and mortality, with prevalence increasing with age. This study aimed to analyze changes in hypertension knowledge among pre-elderly and elderly individuals after receiving health education using leaflet media. This research uses a pre-experimental design in the form of a one-group pre-test and post-test design. The sample consisted of 30 respondents aged 45 years and over, selected using a total sampling technique at GMAHK Parongpong. Data were collected using a hypertension knowledge questionnaire administered before and after the educational intervention. The results showed an increase in knowledge level after the intervention, as indicated by a shift in the distribution of knowledge categories from predominantly moderate in the pre-test to predominantly good in the post-test. The test results showed a statistically significant difference between pre-test and post-test scores (t = -5.913; p < 0.001). These findings indicate that health education using leaflet media was associated with an immediate increase in respondents’ knowledge after the intervention. However, the findings should be interpreted with caution due to the immediate post-test measurement, the absence of a control group, and the limited sample scope. Future studies are recommended to include a control group, a larger sample, and follow-up measurements to assess long-term knowledge retention. Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang berkontribusi terhadap tingginya morbiditas dan mortalitas, dengan prevalensi yang cenderung meningkat seiring bertambahnya usia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan pengetahuan tentang hipertensi pada pra-lansia dan lansia setelah diberikan edukasi kesehatan menggunakan media leaflet. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen (pre-experimental design) berupa one-group pre-test and post-test design. Sampel penelitian berjumlah 30 responden berusia 45 tahun ke atas yang dipilih dengan teknik total sampling di GMAHK Parongpong. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan hipertensi sebelum dan sesudah intervensi edukasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan setelah edukasi, yang ditandai dengan pergeseran distribusi kategori pengetahuan dari dominan cukup pada pre-test menjadi dominan baik pada post-test. Hasil uji menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna antara skor pre-test dan post-test (t = -5,913; p < 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan menggunakan leaflet berhubungan dengan peningkatan pengetahuan responden segera setelah intervensi diberikan. Namun, hasil penelitian perlu ditafsirkan secara hati-hati karena pengukuran post-test dilakukan segera setelah edukasi, tidak adanya kelompok kontrol, serta keterbatasan cakupan sampel. Penelitian selanjutnya disarankan melibatkan kelompok kontrol, sampel yang lebih besar, dan pengukuran follow-up (tindak lanjut) untuk menilai retensi pengetahuan dalam jangka panjang.
CHATGPT DALAM PRAKTIK KEPERAWATAN: REVIEW LITERATUR LENGKAP: CHATGPT IN NURSING PRACTICE: AN EXHAUSTIVE LITERATURE REVIEW Idauli Simbolon; Albinur Limbong
JURNAL KEPERAWATAN TROPIS PAPUA Vol. 7 No. 2 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47539/jktp.v7i2.382

Abstract

ChatGPT menjadi trending topik sejak edisi 3.5 pertama diluncurkan pada 30 November 2022. Aplikasi ini memiliki manfaat yang sangat besar dalam bidang pendidikan, praktik, dan penelitian. Namun, didapati beberapa kekhawatiran mengenai potensi risiko dan keterbatasan dalam praktik klinis. Aplikasi ChatGPT merupakan hal yang baru, diperlukan lebih banyak publikasi khususnya tinjauan lengkap terkait kegunaannya di dalam praktik keperawatan. Oleh karena itu, kajian ini bertujuan untuk mengeksplorasi manfaat, potensi risiko, keterbatasan, dan rekomendasi yang lengkap mengenai penggunaannya di dalam praktik keperawatan. Kajian lengkap ini menggunakan literatur yang berhubungan menggunakan publish or perish edisi ke 8. Kriteria inklusi  adalah literatur yang berhubungan dengan topik yang diterbitkan tahun 2022-2024. Literatur tersebut kemudian dianalisis dan dikelompokkan ke dalam empat tema yaitu: manfaat, potensi risiko, keterbatasan, dan rekomendasi. Hasil dari kajian ini menunjukkan manfaat dari ChatGPT dalam praktik keperawatan termasuk meningkatkan dokumentasi keperawatan, membantu pengambilan keputusan klinis, dan manajemen pengobatan. Aplikasi ini juga berfungsi sebagai alat komunikasi, menghasilkan pengajaran kesehatan klien, ringkasan discharge planning, dan menghasilkan simulasi klinis. Tinjauan juga menemukan beberapa potensi risiko dan keterbatasan seperti masih ada ketidakakuratan, kurangnya rasa dan emosi manusia, kurangnya perlindungan data, dapat membahayakan hubungan perawat-klien, dan tanggung jawab hukum. Disarankan untuk memanfaatkan teknologi ChatGPT dengan validasi manusia, perhatian penuh, dan penilaian klinis. Dianjurkan juga untuk menetapkan peraturan dan pedoman yang jelas dalam penggunaannya, dan menjamin perlindungan data. ChatGPT menawarkan manfaat penting dalam praktik keperawatan dalam memberikan perawatan klien secara efisien selama digunakan secara sadar, etis, dengan hati-hati dan penuh perhatian untuk mengurangi potensi risiko. ChatGPT has been a trending topic since the launch of its version 3.5 on November 30, 2022. This application has shown immense benefits in education, practice, and research. However, concerns have been raised regarding its potential risks and limitations in clinical practice. ChatGPT requires further exploration as a novel technology, particularly comprehensive reviews of its utility in nursing practice. Therefore, this study aims to explore the benefits, potential risks, and limitations and provide comprehensive recommendations for its use in nursing practice. This review utilized relevant literature identified through Publish or Perish version 8—the inclusion criteria comprised publications related to the topic from 2022 to 2024. The literature was analyzed and categorized into four themes: benefits, potential risks, limitations, and recommendations. The findings of this review indicate that ChatGPT offers several benefits in nursing practice, including enhancing nursing documentation, supporting clinical decision-making, and managing medication. Additionally, it serves as a communication tool, facilitates client health education, creates discharge planning summaries, and generates clinical simulations. However, the review also identified potential risks and limitations, such as inaccuracies, lack of human touch and emotions, insufficient data protection, risks to the nurse-client relationship, and legal liability concerns. It is recommended that the use of ChatGPT in nursing practice be accompanied by human validation, careful attention, and clinical judgment. Furthermore, it is essential to establish clear regulations and guidelines for its use and ensure data protection. While ChatGPT offers significant advantages for efficient client care in nursing practice, its use must be conscious, ethical, cautious, and attentive to mitigate potential risks. It is used consciously, ethically, cautiously, and with mindfulness to reduce potential risks.
Kebiasaan, Perilaku, dan Perspektif Lansia Suku Sunda Dalam Menghadapi Hipertensi Donna Patricia Manullang; Idauli Simbolon
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/7191pn17

Abstract

Lansia merupakan kelompok yang rentan terhadap penyakit degeneratif, termasuk hipertensi, dan di Kabupaten Bandung mayoritas penduduknya adalah suku Sunda, di mana nilai-nilai budaya lokal sangat memengaruhi gaya hidup, kebiasaan makan, aktivitas sehari-hari, dan persepsi terhadap kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengeksplorasi kebiasaan, perilaku, dan perspektif lansia suku Sunda dalam menjalani kehidupan dengan hipertensi serta memahami bagaimana nilai-nilai budaya membentuk strategi coping dan pengelolaan penyakit kronis. . Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan catatan lapangan, kemudian dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola perilaku, kebiasaan, dan makna subjektif pengalaman partisipan. Hasil menunjukkan bahwa lansia menjalani kehidupan yang sederhana dengan dukungan keluarga dan komunitas, memaknai hipertensi sebagai penyakit yang harus dijaga melalui pengendalian pola makan, aktivitas fisik ringan, serta rutinitas ibadah, dan menggabungkan pendekatan rasional serta spiritual dalam pengobatan. Nilai budaya Sunda seperti narima, sabar, dan ikhlas menjadi kekuatan psikososial yang menjaga keseimbangan hidup mereka. Pentingnya dukungan keluarga dan pendekatan kesehatan berbasis budaya untuk meningkatkan kepatuhan pengobatan dan pengelolaan hipertensi secara proaktif pada lansia.
Peningkatan Pengetahuan dan Adaptasi Penggunaan Kecerdasan Buatan dalam Kehidupan Sehari-hari Melalui Penyuluhan di Komunitas Jemaat GMAHK Bukit Sion Bekasi Barat Albinur Limbong; Idauli Simbolon
JURPIKAT Vol 7 No 2 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i2.3087

Abstract

Kecerdasan buatan sudah menjadi bagian dari kehidupan manusia saat ini mulai dari asistensi sederhana maupun aplikasi yang luas. Tentunya kecerdasan buatan ini telah memberikan makna yang signifikan di berbagai sektor kehidupan termasuk di dalam bidang pendidikan dan kesehatan. Namun dari begitu banyaknya dampak yang positif dari penggunaan AI muncul pula potensi resiko atau dampak-dampak negatif. Oleh karena itu perlu edukasi yang berkelanjutan bagi masyarakat luas tentang dampak positif dan negatif dari penggunaan AI. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan adaptasi masyarakat tentang penggunaan AI di dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan metode penyuluhan kepada komunitas jemaat Bukit Sion Bekasi Barat. Hasil penyuluhan menemukan bahwa komunitas Jemaat Bukit Sion memiliki pengetahuan yang terbatas dan persepsi yang berbeda-beda. Setelah pelaksanaan penyuluhan komunitas Jemaat Bukit Sion mengatakan mereka semakin paham tentang dampak negatif dan positif dari AI dalam kehidupan sehari-hari.