Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JURNAL AGROHITA

KAJIAN POLA SEBARAN PENYAKIT BULAI DENGAN ANALISIS CITRA DRONE M Rifqi Haikal; Herry Nirwanto; Tri Mujoko
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 7, No 2 (2022): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v7i2.6105

Abstract

Jagung merupakan tanaman pangan yang penting di Indonesia dengan menjadi sumber pangan pokok ketiga setelah padi dan gandum. Penurunan produksi jagung dapat diakibatkan oleh Peronosclerospora spp. penyebab penyakit bulai yang merupakan penyakit utama yang meyerang tanaman jagung di Indonesia. Upaya pengendalian penyakit bulai harus diikuti dengan melakukan survei atau pemantauan di lahan pertanaman untuk melihat gejala kerusakan dan pola sebaran penyakit tersebut. Pemantauan di lapangan secara langsung terdapat banyak kekurangan seperti hasil yang bersifat subjektif dan membutuhkan waktu dan tenaga yang lebih banyak. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai penggunaan drone untuk mendeteksi gejala dan pola sebaran penyakit bulai sehingga lebih efektif dan efisien. Penelitian ini dilaksanakan di lahan tanaman jagung di Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto. Pengamatan dilakukan selama enam minggu dengan dua metode yakni pengamatan secara langsung dan melalui hasil analisis citra drone. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola sebaran penyakit bulai adalah acak. Citra drone dapat mendeteksi gejala serta menunjukkan pola sebaran penyakit bulai dengan memerhatikan ketinggian, intensitas cahaya matahari, dan objek di sekitar tanaman jagung.
VIABILITAS TRICHODERMA SP. PADA ENKAPSULASI BENIH SELADA DALAM BEBERAPA MASA PENYIMPANAN Sarah Hikmah Marieska; Sri Wiyatiningsih; Herry Nirwanto
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 7, No 3 (2022): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v7i3.7012

Abstract

Trichoderma sp. diketahui memiliki spektrum pengendalian yang luas, serta memiliki sifat antagonistik yang kuat dalam menghambat pertumbuhan jamur patogen. Enkapsulasi benih merupakan teknik pelapisan benih yang dapat diterapkan untuk spora jamur dan sel bakteri. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bahan pembawa yang paling baik dalam meningkatkan kemampuan antagonis jamur Trichoderma sp. melalui beberapa masa penyimpanan. Hasil pengujian in vitro berdasarkan pengukuran diameter koloni menunjukkan bahwa Trichoderma sp. pada semua perlakuan enkapsulasi yang diujikan rata-rata memiliki viabilitas yang tinggi. Berdasarkan pengamatan jumlah spora, terdapat pengaruh yang berbeda nyata pada tiap perlakuan. Kerapatan spora tertinggi terdapat pada perlakuan bahan pembawa biochar dengan penyimpanan 4 minggu dan 8 minggu. Sementara kerapatan spora terkecil terdapat pada perlakuan bahan pembawa kaolin dengan lama penyimpanan 12 dan bahan pembawa talc dengan lama penyimpana 0 minggu. Dengan demikian, penggunaan bahan pembawa biochar mampu menambah viabilitas Trichoderma sp. hingga waktu penyimpanan 8 minggu.
KAJIAN POLA SEBARAN PENYAKIT BULAI DENGAN ANALISIS CITRA DRONE Haikal, M Rifqi; Nirwanto, Herry; Mujoko, Tri
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 7, No 2 (2022): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v7i2.6105

Abstract

Jagung merupakan tanaman pangan yang penting di Indonesia dengan menjadi sumber pangan pokok ketiga setelah padi dan gandum. Penurunan produksi jagung dapat diakibatkan oleh Peronosclerospora spp. penyebab penyakit bulai yang merupakan penyakit utama yang meyerang tanaman jagung di Indonesia. Upaya pengendalian penyakit bulai harus diikuti dengan melakukan survei atau pemantauan di lahan pertanaman untuk melihat gejala kerusakan dan pola sebaran penyakit tersebut. Pemantauan di lapangan secara langsung terdapat banyak kekurangan seperti hasil yang bersifat subjektif dan membutuhkan waktu dan tenaga yang lebih banyak. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai penggunaan drone untuk mendeteksi gejala dan pola sebaran penyakit bulai sehingga lebih efektif dan efisien. Penelitian ini dilaksanakan di lahan tanaman jagung di Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto. Pengamatan dilakukan selama enam minggu dengan dua metode yakni pengamatan secara langsung dan melalui hasil analisis citra drone. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola sebaran penyakit bulai adalah acak. Citra drone dapat mendeteksi gejala serta menunjukkan pola sebaran penyakit bulai dengan memerhatikan ketinggian, intensitas cahaya matahari, dan objek di sekitar tanaman jagung.