Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Konsep Adaptive Living Space dalam Perancangan Hunian Mahasiswa di Surabaya Timur Pitaloka, Ananda Kirana Dyah; Azizah, Siti; Salisnanda, Randy Pratama
Tekstur (Jurnal Arsitektur) Vol 6, No 1 (2025): Tekstur
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.tekstur.2025.v6i1.7455

Abstract

Surabaya Timur menjadi tujuan utama mahasiswa dari berbagai daerah, namun hunian sementara yang tersedia belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan Generasi Z yang digital native, mandiri, dan kolaboratif. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan konsep hunian yang lebih sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan mahasiswa generasi Z. Metode penelitian yang digunakan mencakup survei kuesioner kepada mahasiswa, analisis studi literatur, serta observasi langsung terhadap hunian mahasiswa yang sudah ada. Dari hasil penelitian, konsep makro Adaptive Living Space diterapkan untuk menciptakan hunian fleksibel dan adaptif. Desain hunian mencakup aspek efisiensi ruang, pencahayaan alami, penghawaan yang baik, serta penyediaan fasilitas sosial yang mendukung kehidupan mahasiswa.
Penerapan Sirkulasi Pengguna Dengan Konsep Ruang Interconnected pada Rumah Sakit Tipe C Lamongan Saputra, Revando Rizky; Oktafiana, Brina; Salisnanda, Randy Pratama
Tekstur (Jurnal Arsitektur) Vol 6, No 1 (2025): Tekstur
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.tekstur.2025.v6i1.5798

Abstract

Rumah Sakit sebuah tempat pemberian solusi kesehatan, seperti pandemi COVID-19, influenza, kanker, dan sebagainya, serta pasien memerlukan penanganan segera seperti sirkulasi yg mendukung. Rumah sakit ini terletak di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur dan fokus pada sirkulasi pasien di dalam rumah sakit. Tujuan penelitian ini memberikan desain bangunan rumah sakit dengan konsep sirkulasi Interconnected sehingga pengguna rumah sakit dapat didukung pelayanan medis yang cepat, dan penelitian ini bertujuan untuk menjamin pemerataan fasilitas kesehatan di Kabupaten Lamongan berupa rumah sakit tipe C. Penelitian ini mengumpulkan data primer berupa buku literatur, peraturan pemerintah, wawancara, studi banding, dan observasi lapangan dan dilakukan pada bulan Juni 2023 hingga Januari 2024. Hasil penelitian terfokus pada kajian Penerapan Sirkulasi Pengguna Dengan Konsep Ruang Interconnected Pada Rumah Sakit Tipe C Lamongan. Penerapan mikro konsep “interconnected” memanfaatkan seluruh fasilitas yang saling berhubungan untuk kecepatan pelayanan dan pengobatan,. Konsep ini diharapkan dapat diperkenalkan dalam desain rumah sakit sehingga pasien tidak kesulitan dalam mengakses fasilitas rumah sakit. Konsep ini didukung dengan penempatan zona dengan tingkat penularannya tinggi pada wilayah terpisah. Contohnya zona infeksi tinggi adalah ruang gawat darurat, kebidanan, operasi, kamar jenazah, ruang sterilisasi. Zona ini diletakkan sedeminikian rupa untuk menghindari penyebaran bakteri dan virus pada fasilitas lainnya. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, konsep ini perlu dikembangkan lebih lanjut untuk perancangan arsitektur yang lebih baik.
Penerapan Konsep “Healing Environment” pada Perencanaan dan Perancangan Rumah Sakit Mata di Gresik Pramesti, Sheila Oktaviani; Radityaningrum, Arlini Dyah; Widjajanti, Wiwik Widyo; Salisnanda, Randy Pratama
Tekstur (Jurnal Arsitektur) Vol 6, No 2 (2025): Tekstur (Jurnal Arsitektur)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.tekstur.2025.v6i2.7538

Abstract

Kabupaten Gresik merupakan kabupaten yang terletak berdampingan dengan kota Surabaya. Kabupaten Gresik memiliki jumlah penduduk yang sangat pesat. Banyaknya kegiatan penduduk gresik dapat mempengaruhi faktor kesehatan dan menjadi masalah utama. Mayoritas penduduk Gresik yang berusia lansia mengalami gangguan kesehatan pada penglihatannya. Akan tetapi mayoritas lansia tersebut tidak berkenan untuk periksa kesehatan mata di rumah sakit, karena mayoritas lansia tersebut merasa tegang dan takut ketika memasuki area rumah sakit. Berdasarkan pada hasil survey penduduk di area sekitar Gresik serta belum adanya fasilitas kesehatan khusus penyakit mata di Gresik, maka dari itu perlu adanya Penerapan “Healing Environment” pada Perancangan Rumah Sakit Mata di Gresik agar para lansia dan penduduk sekitar tidak merasakan suasana tegang dan takut ketika memasuki area rumah sakit. Serta dengan adanya Perancangan Rumah Sakit Mata di Gresik ini dapat mengurangi penduduk sekitar yang mengalami penyakit kesehatan mata. Manfaat dari penerapan konsep “Healing Environment” adalah membantu pasien merasa aman dan nyaman, mengurangi stress atau depresi pada pasien, membantu pasien merasa lebih optimis dan yakin bisa sembuh, serta dapat membantu para pasien merasa lebih ceria dan tidak sedih. Pada Perencanaan dan Perancangan Rumah Sakit Mata di Gresik menggunakan metode penelitian deskriptif. Penelitian deskriptif membantu dalam hal pengumpulan data berupa fakta. Penelitian deskriptif mempelajari masalah-masalah dalam masyarakat serta tata cara yang berlaku dalam masyarakat serta situasi-situasi tertentu, termasuk tentang hubungan, kegiatan-kegiatan, sikap-sikap, pandangan-pandangan, serta proses-proses yang sedang berlangsung dan pengaruh-pengaruh dari suatu fenomena. Hasil penerapan Healing Environment pada Rumah Sakit Mata di Gresik adalah sekitar rumah sakit diberi musik yang berfungsi sebagai penenang agar suasana di dalam rumah sakit tidak tegang, terdapat juga unsur elemen kayu di beberapa area yang berfungsi untuk membawa unsur alam ke dalam bangunan sehingga dapat menciptakan suasana asri, ramah lingkungan. Selain itu terdapat area Healing Garden yang berfungsi agar para pasien tidak jenuh saat berada di dalam rumah sakit, dapat menikmati udara yang sejuk, suasana alam yang asri, dan dapat menenangkan pikiran.
Penerapan Desain Arsitektur Tropis Pada Perancangan Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Kendari Amansyah, Muhammad; Salisnanda, Randy Pratama; Widjajanti, Wiwik Widyo
Tekstur (Jurnal Arsitektur) Vol 5, No 1 (2024): Tekstur
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.tekstur.2024.v5i1.5799

Abstract

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan merupakan salah satu organisasi perangkat daerah yang berada dibawah naungan pemeerintah kota Kendari. dalam proses perancangan bangunan ini penulis menggunakan pendekatan desain arsitektur tropis karena mendukung isu krisis iklim yang sering menjadi perbincangan masyarakat dunia
Application of Green Architecture in Tourist Park in Pasuruan City as a Recreation and Education Ardhianty, Elsa Juliana; Widjajanti, Wiwik Widyo; Salisnanda, Randy Pratama
Journal of Civil Engineering, Planning and Design Vol 4, No 2 (2025): November
Publisher : Faculty of Civil Engeneering and Planning - ITATS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jcepd.2025.v4i2.7692

Abstract

The design of the Tourist Park in Pasuruan as a recreational and educational facility aims to create a tourist attraction for entertainment as well as providing education or knowledge for visitors from children to adults. Several facilities are presented, including a flower garden, play zones such as indoor and outdoor playgrounds and there is an education zone that supports culture-based learning such as displaying various 2D and 3D examples of various batik motifs typical of Pasuruan and other regions as well as providing a place to learn about making them. In addition, the design of this tourism park also considers aspects of comfort and accessibility by providing pedestrian paths that are friendly to all ages, fairly large green spaces, and recreational facilities such as indoor and outdoor children's play areas, water play, and culinary centers based on local products. The application of green architectural principles and sustainable use of resources is the main focus in designing this park, so that it can support environmental conservation while increasing the tourist attraction of Pasuruan. Through an innovative and education-based design approach, this tourism park is expected to become a leading tourism icon in Pasuruan that not only attracts tourists, but also provides social, economic, and environmental benefits for the local community. In this way, this park can become a model for sustainable tourism development that supports the growth of the tourism and education sectors in Indonesia.