Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Penerapan Motor Induksi 1 Fasa Pada Mesin Pengupas Kulit Kelapa Usaha Jelly Kelapa Kampung Kelurahan Mencirim Kota Binjai Maharani Putri; M. Syahruddin; Fitria Nova Hulu; Moh. Zainul Haq
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/komposit.v1i2.1436

Abstract

Usaha Masyarakat Kecil dan Menengah (UMKM) adalah usaha untuk meningkatkan ekonomi sekaligus kualitas hidup masyarakat kecil, salah satunya usaha Jelly Kelapa Kampung yang saat ini masih belum banyak dijadikan pilihan pekerjaan bagi ibu rumah tangga dikarenakan Jelly Kelapa Kampung salah satu produk yang hanya didapat di restoran ternama. Ada beberapa pertimbangan dalam usaha jelly kelapa kampung yang menjadi permasalahan mitra, salah satunya proses produksi pengupasan kulit kelapa tersebut. Untuk menghasilkan kualitas dan kuantitas produk jelly kelapa kampung yang baik, diperlukan upaya untuk peningkatan produksi pada mitra usaha Jelly Kelapa Kampung dengan menerapkan motor induksi 1 fasa sebagai sistem penggerak pengupas kulit kelapa  agar produksi Jelly Kelapa Kampung dapat meningkat tidak hanya kualitas melainkan juga kuantitasnya dimana saat ini mitra melakukan pembuatan dan pengolahan Jelly Kelapa Kampung masih menggunakan cara manual yang tentu saja menyebabkan kurang efisien dan maksimalnya kualitas dan kuantitas Jelly kelapa kampung yang dihasilkan. Berdasarkan dari permasalahan mitra tersebut,tim pengabdian berusaha membantu tidak hanya pemberian alat pengupas kulit kelapa saja tetapi bagaimana pengoperasian dan perawatan berkala yang harus dilakukan agar alat tersebut awet dan dapat digunakan untuk jangka waktu yang lama. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian ini yaitu telah diterapkannya teknologi penggunaan motor induksi 1 fasa sehingga dapat berkontribusi dalam peningkatan produksi usaha Jelly Kelapa Kampung lebih optimal baik dari segi kuantitas dan kualitasnya.
PEMBELAJARAN MENGIDENTIFIKASI UNSUR TEKS BERITA MENGGUNAKAN MODEL STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) PADA FASE D Maharani Putri; Rustam; Sophia Rahmawati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.42670

Abstract

This study aims to describe the learning process and results of students' identification of news text elements after participating in learning using the Student Teams Achievement Division (STAD) model. The study used a descriptive qualitative approach with an instrumental case study. Data were obtained through observation, interviews, and documentation. The results indicate that learning using the STAD model proceeded systematically and encouraged student engagement through material presentation, group discussions, and individual assignments. Individual assignment results indicated that students found it easier to identify the elements of what, where, and when, while the elements of who, why, and how demonstrated varying abilities. Overall, the STAD model helped students identify news text elements more accurately.
Sistem Monitoring Kualitas Air Terintegrasi IoT (SIMKAT) untuk Meningkatkan Budidaya Ikan Air Tawar Mawardi; Rafiqah Humaira; Maharani Putri; Panangian Mahadi Sihombing
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelompok Tani Pondok Miri Asri Desa Sei Semayang melakukan budidaya ikan lele, ikan nila, ikan gurami, dan ikan patin. Desa Sei Semayang memiliki potensi untuk aktivitas pertanian maupun budidaya ikan air tawar karena memiliki suhu udara rata-rata di antara 26,9°C–29,9°C dan kelembapan udara rata-rata di antara 73,6%–83,8%. Namun, kelompok tani tersebut masih memiliki dua masalah utama, yaitu di bidang produksi dan pemasaran. Masalah di bidang produksi meliputi pertumbuhan ikan yang lama dan kematian ikan akibat penyakit, sedangkan masalah di bidang pemasaran berupa penjualan hasil panen pada pasar setempat. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberdayakan Kelompok Tani Desa Sei Semayang dengan berfokus pada pemberian solusi untuk masalah di bidang produksi dan pemasaran budidaya ikan air tawar. Dua metode yang digunakan untuk mengatasi masalah tersebut adalah penerapan Sistem Monitoring Kualitas Air Terintegrasi IoT (SIMKAT) dan pelatihan penggunaan aplikasi pemasaran berbasis digital. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian, diketahui bahwa teknologi SIMKAT mampu memberikan informasi kualitas air berupa pH, turbiditas, total dissolved solids (TDS), suhu, dan dissolved oxygen secara real time. Sehingga, petani mampu memberikan penanganan yang memadai pada kolam ikan. Sedangkan melalui pelatihan penggunaan aplikasi pemasaran digital, kelompok tani mampu menjual hasil panen di luar pasar lokal.