Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Self Esteem terhadap Kemampuan Geometri Mahasiswa Yulia Amelia; Riva Lesta Ariany
Gunung Djati Conference Series Vol. 40 (2024): Mathematics Education Research Publication II
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dampak Kecerdasan Buatan dalam Penilaian dan Evaluasi Hasil Pembelajaran Siswa Muhammad Umar Wibowo; Riva Lesta Ariany
Gunung Djati Conference Series Vol. 40 (2024): Mathematics Education Research Publication II
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Munculnya kecerdasan buatan pada sektor pendidikan membuat banyak sekali perubahan, salah satunya dalam penilaian dan evaluasi hasil pembelajaran siswa. Penggunaan AI oleh para guru sebagai alat bantu dalam pembelajaran ataupun penilaian menjadi semakin nyata. Artikel ini pertama-tama menguraikan kecerdasan buatan pada pembelajaran serta peran-peran kecerdasan buatan dalam pembelajaran hingga selanjutnya membahas dampak serta tantangan dalam pemanfaatan kecerdasan buatan pada penilaian dan evaluasi hasil pembelajaran siswa. Artikel ini bertujuan untuk membantu memperbaiki kualitas pendidikan dengan memungkinkan sistem pendidikan. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah studi literatur.
Implementasi Model Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Video Interaktif untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Peserta Didik Kelas X Herlin Anisa Sya'bani; Juariah; Riva Lesta Ariany
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 7 No. 3 (2026): August
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i3.2606

Abstract

Mathematical problem solving ability remains a challenge for many students, requiring more engaging learning approaches. This study examined differences in the mathematical problem-solving abilities of Grade 10 students after the implementation of the Problem Based Learning (PBL) model assisted by interactive videos. A quantitative pre-experimental method with a One Group Pretest Posttest Design was employed. The participants were 46 Grade 10 students from a senior high school in Bandung Regency. Data were collected using a validated and reliable essay test administered before and after the intervention. The data were analyzed using the Shapiro Wilk normality test and a paired-sample t-test. The mean pretest score increased from 11.35 to 32.22 out of a maximum score of 50. Statistical analysis revealed a significant improvement in students’ mathematical problem solving abilities after the implementation of the interactive video-assisted PBL model. The findings indicate that integrating interactive videos with PBL can effectively enhance students mathematical problemsolving abilities.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT, ACTIVITY, COOPERATIVE, EXERCISE (PACE) UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MATEMATIS DAN SELF-EFFICACY SISWA Yossi Amanda; Iyon Maryono; Riva Lesta Ariany
TRANSFORMASI Vol 9 No 2 (2025): TRANSFORMASI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/tr.v9i2.6038

Abstract

The study aims to analyze the improvement of students’ mathematical understanding and self-efficacy after learning with the PACE model. This study used a quasi-experimental method, with a population of all students from ten eighth-grade students of a junior high school in Bandung in the 2024/2025 academic year. The sample was determined purposively by two classes. Data collection was carried out using test instruments and questionnaires. Data analysis used a t-test on test results and descriptive analysis on self-efficacy scores. The results showed that the improvement of mathematical understanding of students who received learning with the PACE model was better than students who learned in conventional classes. This can be seen from the N-Gain value in the experimental class of 0.304 (medium category) and the N-Gain in the control class of 0.124 (low category). The level of self-efficacy of students in the experimental class increased by 66.86 after learning with the PACE model. Thus, the PACE model is said to be effective in improving students’ mathematical understanding and self-efficacy. Further research is expected to identify the relationship between variables.
Penerapan Penerapan Model FPBL Terhadap Kemampuan Dasar Mengajar Mahasiswa pada Mata Kuliah Microteaching T. Tutut Widiastuti A; Riva Lesta Ariany; Ida Nuraida; Rifki Fadilah
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 3 (2026): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 3 Tahun 2026
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v10i3.4773

Abstract

Kemampuan dasar mengajar merupakan kompetensi penting yang harus dimiliki calon guru untuk melaksanakan pembelajaran secara profesional. Namun, pembelajaran microteaching yang masih didominasi pendekatan konvensional belum mampu mengembangkan kompetensi tersebut secara optimal. Salah satu alternatif yang dapat diterapkan adalah model Flipped Project-Based Learning (FPBL) yang mengintegrasikan pembelajaran mandiri berbasis digital dengan penyelesaian proyek secara kolaboratif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model FPBL dalam meningkatkan kemampuan dasar mengajar mahasiswa pada mata kuliah microteaching. Penelitian menggunakan pendekatan kuasi eksperimen dengan Nonequivalent Pretest–Posttest Control Group Design. Populasi dari penelitian ini yaitu semua mahasiswa semester 6 Prodi Pendidikan Matematika UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang berjumlah 12 kelas microteaching. Sedangkan jumlah sampel yang dipakai dalam penelitian ini adalah 39 mahasiswa yang berasal dari tiga kelas dengan kelas yang memiliki keterampilan mengajar relatif sama dan masing-masing kelas berjumlah 13 mahasiswa. Data dikumpulkan melalui tes praktik kemampuan dasar mengajar sebelum dan sesudah perlakuan, kemudian dianalisis menggunakan uji ANOVA dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model FPBL berpengaruh signifikan dan dapat meningkatkan kemampuan dasar mengajar mahasiswa dibandingkan model pembelajaran lainnya. Temuan ini menunjukkan bahwa FPBL dapat menjadi alternatif model pembelajaran yang efektif pada mata kuliah microteaching untuk meningkatkan kompetensi mengajar calon guru melalui pembelajaran yang aktif, kolaboratif, dan berpusat pada mahasiswa.
Penggunaan Software Anates Untuk Validasi Instrumen Tes Riva Lesta Ariany; Abdurahman Al-Ghifari
Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada masyarakat Vol. 1 No. 1 (2018): Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jak.v1i1.3327

Abstract

Penilaian pembelajaran dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan melakukan tes. Soal Tes dikategorikan layak dijadikan instrument penilaian apabila soal tersebut lolos dalam beberapa pengujian, diantaranya uji content, validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya beda. Perlu software yang dapat mempermudah perhitungan validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran dan daya beda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan Anates untuk validasi instrument tes. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, instrument yang digunakan adalah angket, dan melibatkan 35 orang guru. Berdasarkan hasil analisis hasil angket, para guru menunjukkan bahwa Anates sangat bermanfaaat dan efektif untuk digunakan dalam melakukan validasi instrument tes. Anates sangat direkomendasikan untuk digunakan para guru dalam menganalisis validasi butir soal atau tes sehingga alat evaluasi yang digunakan tepat dan efektif.
Validitas dan Kepraktisan Digital Storybook Berbasis STEAM untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Matematis Peserta Didik Hasnaa' Aanisah; Juariah; Riva Lesta Ariany
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 7 No. 4 (2026): November (In Press)
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i4.2960

Abstract

This study aimed to describe the validity and practicality of a Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics (STEAM)-based digital storybook for teaching statistics to seventh-grade junior high school students. This study employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, which consists of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation stages. The validity of the media was assessed by two subject matter experts and two media experts, while its practicality was evaluated through student response questionnaires administered in a small-scale trial involving five students and a large-scale trial involving thirty-five students. The data were analyzed using descriptive statistics in the form of percentages. The results showed that the digital storybook achieved a validity score of 97% from the subject matter experts and 94% from the media experts, both categorized as highly valid. In addition, the practicality test yielded scores of 83% in the small-scale trial and 88% in the large-scale trial, both categorized as highly practical. Therefore, the STEAM-based digital storybook meets the validity and practicality criteria and is suitable for use as a mathematics learning medium for statistics.