Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Konseling Sebaya Bagi Remaja (Tinjauan Teoritis dalam Mengatasi Problematika Remaja Persepektif Bimbingan dan Konseling) Wahid, Lalu Abdurrachman
AL-TAZKIAH Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi IAIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang sering muncul dewasa ini kerap kali dilakukan oleh remaja dan menimbulkan keresahan bagi masyarakat seperti minuman keras, narkoba, seks pranikah, bunuh diri karena diputuskan pacarnya, menderita HIV AIDS, ketergantungan pada obatobatan, serta ketidakmampuan mengendalikan emosi yang menimbulkan prilaku agresif. Hal ini merupakan pelarian dari masalah yang diderita dan tidak mampu menyelesaikan masalahnya sendiri serta tidak mengetahui kemana harus meminta bantuan agar masalahnya terselesaikan. Konseling sebaya kiranya menjadi pilihan penting yang perlu dikaji dan diperhitungkan oleh kalangan konselor profesional khususnya dan masyarakatluas umumnya. Penting sebagai salah satu bantuan layanan konseling, khususnya bantuan pengentasan masalah dikalangan remaja yang seusia. Konselor sebaya kiranya mampu menjadi fasilitator agar remaja dapat menemukan identitas diri dan potensi diri yang terpendam untuk menemukan pemecahan masalah yang dialami serta mampu mengadakan penyesuaian diri dan lingkungannya.
Konseling Sebaya Bagi Remaja (Tinjauan Teoritis dalam Mengatasi Problematika Remaja Persepektif Bimbingan dan Konseling) Wahid, Lalu Abdurrachman
AL-TAZKIAH Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi IAIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang sering muncul dewasa ini kerap kali dilakukan oleh remaja dan menimbulkan keresahan bagi masyarakat seperti minuman keras, narkoba, seks pranikah, bunuh diri karena diputuskan pacarnya, menderita HIV AIDS, ketergantungan pada obatobatan, serta ketidakmampuan mengendalikan emosi yang menimbulkan prilaku agresif. Hal ini merupakan pelarian dari masalah yang diderita dan tidak mampu menyelesaikan masalahnya sendiri serta tidak mengetahui kemana harus meminta bantuan agar masalahnya terselesaikan. Konseling sebaya kiranya menjadi pilihan penting yang perlu dikaji dan diperhitungkan oleh kalangan konselor profesional khususnya dan masyarakatluas umumnya. Penting sebagai salah satu bantuan layanan konseling, khususnya bantuan pengentasan masalah dikalangan remaja yang seusia. Konselor sebaya kiranya mampu menjadi fasilitator agar remaja dapat menemukan identitas diri dan potensi diri yang terpendam untuk menemukan pemecahan masalah yang dialami serta mampu mengadakan penyesuaian diri dan lingkungannya.
Konseling Sebaya Bagi Remaja (Tinjauan Teoritis dalam Mengatasi Problematika Remaja Persepektif Bimbingan dan Konseling) Wahid, Lalu Abdurrachman
AL-TAZKIAH : Journal of Islamic Guidance and Counseling Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi IAIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang sering muncul dewasa ini kerap kali dilakukan oleh remaja dan menimbulkan keresahan bagi masyarakat seperti minuman keras, narkoba, seks pranikah, bunuh diri karena diputuskan pacarnya, menderita HIV AIDS, ketergantungan pada obatobatan, serta ketidakmampuan mengendalikan emosi yang menimbulkan prilaku agresif. Hal ini merupakan pelarian dari masalah yang diderita dan tidak mampu menyelesaikan masalahnya sendiri serta tidak mengetahui kemana harus meminta bantuan agar masalahnya terselesaikan. Konseling sebaya kiranya menjadi pilihan penting yang perlu dikaji dan diperhitungkan oleh kalangan konselor profesional khususnya dan masyarakatluas umumnya. Penting sebagai salah satu bantuan layanan konseling, khususnya bantuan pengentasan masalah dikalangan remaja yang seusia. Konselor sebaya kiranya mampu menjadi fasilitator agar remaja dapat menemukan identitas diri dan potensi diri yang terpendam untuk menemukan pemecahan masalah yang dialami serta mampu mengadakan penyesuaian diri dan lingkungannya.
PENERAPAN PSIKOLOGI KOMUNIKASI DALAM PENYAMPAIAN PESAN DAKWAH Wahid, Lalu Abdurrachman
KOMUNIKE Vol 13 No 1 (2021): Komunikasi Profetik
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.617 KB) | DOI: 10.20414/jurkom.v13i1.3193

Abstract

The application of communication psychology in delivering da’wah messages in the Al-Qur’an education park is very important because by applying psychology when conveying information to others, it will make information easier to understand so that the communication process runs more effectively. The research method used in this research is qualitative with descriptive type field research. The results showed that TPA As-Syifa has applied the science of communication psychology in the delivery of his da’wah messages. Then the da’wah method applied at the As-Syifa TPA is the bi-lisan da’wah method, bil-qalam da’wah, and the bil-hal da’wah. Further findings regarding the application of communication psychology in the delivery of da’wah messages at TPA As-Syifa use the da’wah method with effective communication techniques and da’wah method with persuasive communication techniques.
UPAYA MENINGKATKAN KECERDASAN SPIRITUAL UNTUK MENGATASI KASUS KORUPSI PERSEPEKTIF BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM LALU ABDURRACHMAN WAHID; ETTY SETIAWATI
TASÂMUH Vol. 19 No. 1 (2021): MODEL DAKWAH DAN MANAJEMEN
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.516 KB) | DOI: 10.20414/tasamuh.v19i1.3269

Abstract

Tulisan ini merupakan kajian pustaka yang mencoba menelaah lebih dalam mengenai kecerdasan spiritual dan relevansinya untuk mengatasi kasus korupsi di Indonesia prespektif bimbingan dan konseling islam. Kasus korupsi di Indonesia sangat memperihatinkan dan marak terjadi, bahkan sudah menjadi rahasia umum bagi masyarakat Indonesia. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selaku lembaga yang dibentuk oleh pemerintah yang menangani kasus korupsi di Indonesia, baru hanya pada tataran menghukum koruptor, sehingga efektivitas pemberantasan kasus korupsi di Indonesia masih rendah, karena hukuman yang diberikan tidak dapat membuat jera para koruptor. Berdasarkan fakta tersebut, peran kecerdasan spiritual (fitrah) yang dimiliki oleh setiap manusia sebagai pengontrol terhadap perilaku yang tidak sesuai dengan norma sosial, agama, dan hukum. Dengan meningkatkan kecerdasan spiritual yang ada pada setiap manusia, diharapkan individu dapat lebih menyadari dan menghayati akan hakikat dan esistensinya sebagai hamba Allah untuk beribadah kepada-Nya sekaligus menjadi khlaifah Allah di muka bumi. Untuk mencegah terjadinya korupsi dimasa yang akan datang, perlu ditanamkan pendidikan anti korupsi dari level Pendidikan Anak Usia Dini sampai pada level Perguruan Tinggi. Dengan meningkatnya kecerdasan spiritual, diharapkan perilaku yang ditunjukkan sehari-hari oleh individu adalah perilaku akhlakul karimah sebagai bentuk manifestasi dari berkembangnya fitrah iman secara optimal dan meningkatnya kecerdasan spiritual serta menjadi peribadi yang mukmin muttaqin untuk mencapai kebahagiaan yang hakiki di dunia dan akhirat.
Persepsi Siswa Terhadap Pelaksanaan Layanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah Oleh Guru Bk di SMA Negeri 5 Mataram Lalu Abdurrachman Wahid; Noffi Yanti; Etty Setiawati
Al-Ittizaan: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol 3, No 2 (2020): Al-Ittizaan: Jurnal Bimbingan Konseling Islam
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ittizaan.v3i2.12583

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui Persepsi Siswa Terhadap Pelaksanaan Layanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah Oleh Guru BK di SMA Negeri 5 Mataram. Penelitian ini diharapkan dapat mebantu guru BK dalam mengetahui persepsi siswa terhadap pelaksanaan layanan BK yang telah diberikan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif. populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa di SMA Negeri 5 Mataram berjumlah 1104 orang dan Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah 234 siswa. Hasil penelitian secara keseluruhan menunjukkan distribusi frekuensi dan persentase dari enam indikator pelaksanaan layanan BK oleh guru BK di SMA Negeri 5 Mataram ditemukan bahawa pada indikator kedisiplinan dan penampilan guru BK dalam kategori baik sebanyak 61,97% . Indikator wawasan BK dalam kategori baik sebanyak 58,55%. Indikator bidang bimbingan dalam kategori baik sebanyak 67,09%. Indikator jenis layanan BK dalam kategori baik sebanyak 66,24%. Indikator kegiatan pendukung BK dalam kategori baik sebanyak 76,50%. Indikator kinerja dan keterampilan guru BK melaksanakan pelayanan BK di sekolah dalam kategori baik sebanyak 70,94%. Berdasarkan enam indikator yang diukur di atas, maka dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan persepsi siswa terhadap pelaksanaan layanan BK oleh guru BK di SMAN 5 Mataram menunjukkan dalam katagori baik yakni dengan sumbangan frekuensi 160 atau 68,38%
IMPLICATIONS OF MADRASA GUIDANCE AND COUNSELING SERVICES TO PREVENT CHILD MARRIAGE IN CENTRAL LOMBOK REGENCY Lalu Abdurrachman Wahid
Al-Tazkiah Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 13 No. 1 (2024): Islamic Psychology Approaches in Guidance and Counseling Services to Enhance I
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/altazkiah.v13i1.10041

Abstract

This study aims to detail the implementation of counseling services in Madrasas, examine the obstacles hindering these services, and propose measures to overcome these challenges to prevent child marriages in Central Lombok Regency. Adopting a qualitative research design with a descriptive approach, the research was carried out at MAN 1 Lombok Tengah and MTsN 1 Lombok Tengah. Primary data were obtained through observations and interviews with students, counseling teachers, and Madrasa leaders, while secondary data were sourced from documentation. The data analysis involved reduction, presentation, verification, and conclusion drawing. The results reveal that counseling services in Madrasas, which include essential services, specialized and individual planning services, responsive services, and systemic support, play a significant role in preventing child marriages. Internal barriers to effective counseling include the insufficient competency and experience of counseling teachers, health and age-related issues, lack of motivation and work discipline, and suboptimal planning and execution of counseling services. External barriers include inadequate facilities and infrastructure, poor coordination between Madrasa leadership and local authorities and related institutions, a shortage of counseling teachers, economic instability, and low awareness and participation from students and parents. To address these challenges, counseling teachers and Madrasa leaders have undertaken various initiatives. Successfully preventing and reducing child marriages requires the concerted effort of all school personnel and external stakeholders, including parents and relevant institutions.
Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia Relawan Eco School Nusantara Melalui Pendampingan Pembuatan Kerajinan Barang Bekas Dan Pembuatan Pupuk Pujiarohman; Lalu Abdurrachman Wahid
AL HAYAT: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): Oktober 2023
Publisher : Prodi Tadris IPA Biologi UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62588/ahjpm.2023.v1i1.0003

Abstract

This service aims to improve the competency of human resources in the Indonesian eco school by providing assistance in making handicrafts from used goods and making fertilizer to provide knowledge about how to process unused waste into items of greater value and provide knowledge about how to make fertilizer from organic materials for gardening needs. Apart from increasing human resource competency, Eco School Archipelago volunteers also raise awareness of always caring about the surrounding environment so that it remains clean and safe from anything that could cause harm, both to humans and nature. The method used to increase the human resource competency of Indonesian Eco School volunteers is by providing direct training and practice, so that it can immediately stick to memory whatever has been learned during the process of making second-hand crafts and making fertilizer
UPAYA MENINGKATKAN KECERDASAN SPIRITUAL UNTUK MENGATASI KASUS KORUPSI PERSEPEKTIF BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM WAHID, LALU ABDURRACHMAN; SETIAWATI, ETTY
TASAMUH Vol. 19 No. 1 (2021): MODEL DAKWAH DAN MANAJEMEN
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/tasamuh.v19i1.3269

Abstract

Tulisan ini merupakan kajian pustaka yang mencoba menelaah lebih dalam mengenai kecerdasan spiritual dan relevansinya untuk mengatasi kasus korupsi di Indonesia prespektif bimbingan dan konseling islam. Kasus korupsi di Indonesia sangat memperihatinkan dan marak terjadi, bahkan sudah menjadi rahasia umum bagi masyarakat Indonesia. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selaku lembaga yang dibentuk oleh pemerintah yang menangani kasus korupsi di Indonesia, baru hanya pada tataran menghukum koruptor, sehingga efektivitas pemberantasan kasus korupsi di Indonesia masih rendah, karena hukuman yang diberikan tidak dapat membuat jera para koruptor. Berdasarkan fakta tersebut, peran kecerdasan spiritual (fitrah) yang dimiliki oleh setiap manusia sebagai pengontrol terhadap perilaku yang tidak sesuai dengan norma sosial, agama, dan hukum. Dengan meningkatkan kecerdasan spiritual yang ada pada setiap manusia, diharapkan individu dapat lebih menyadari dan menghayati akan hakikat dan esistensinya sebagai hamba Allah untuk beribadah kepada-Nya sekaligus menjadi khlaifah Allah di muka bumi. Untuk mencegah terjadinya korupsi dimasa yang akan datang, perlu ditanamkan pendidikan anti korupsi dari level Pendidikan Anak Usia Dini sampai pada level Perguruan Tinggi. Dengan meningkatnya kecerdasan spiritual, diharapkan perilaku yang ditunjukkan sehari-hari oleh individu adalah perilaku akhlakul karimah sebagai bentuk manifestasi dari berkembangnya fitrah iman secara optimal dan meningkatnya kecerdasan spiritual serta menjadi peribadi yang mukmin muttaqin untuk mencapai kebahagiaan yang hakiki di dunia dan akhirat.
RELIGIOUS GUIDANCE AND COUNSELING STRATEGIES IN BUILDING THE INDEPENDENCE OF PRAYER SERVICES FOR CHILDREN WITH DISABILITIES AT SLB NEGERI 1 MATARAM Wahid, Lalu Abdurrachman; Wijayanti, Kartika; Suharti
TASAMUH Vol. 20 No. 2 (2022): DAKWAH DAN MEDIA KOMUNIKASI
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/tasamuh.v20i2.6553

Abstract

This study aims to determine the strategy or method used to build the independence of prayer for children with disabilities and the inhibiting factors and supporting factors for the implementation of religious guidance and counseling to build the independence of prayer for children with disabilities. The type of research used is descriptive-qualitative, with data collection techniques using observation, interviews, and documentation. The primary data sources in this study were observations and interviews with principals, classroom teachers, and parents of students. Furthermore, secondary data sources in this study were obtained through documentation in the form of photos of student activities and books or literature related to religious guidance strategies and children with disabilities in schools. Data analysis in this study includes data reduction, data display, and verification of data findings, as well as drawing research conclusions. Furthermore, checking the validity of the data through source triangulation and technique triangulation The results showed that the strategy of religious guidance and counseling in building the independence of prayer for children with disabilities that was applied by teachers in schools did not have a special strategy and that in its implementation it followed the abilities of students and was carried out flexibly. In religious guidance and counseling for children with disabilities, the classroom teacher uses the lecture method, the demonstration method, and individual learning methods. Then, the inhibiting factors in building the independence of prayer for children with disabilities are the lack of teachers and the disturbances that students have. While the supporting factors are adequate facilities and infrastructure and support from parents and guardians of students, no less important is the enthusiasm of children to learn.