Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

GERMAS: Deteksi Dini Stres dan Pendampingan Psikologis pada Masyarakat Kelurahan Tonja Kecamatan Denpasar Utara Utami, Ni Made Sintya Noviana; Andini, Luh Putu Ratih; Aryanata, Nyoman Trisna; Widianti, Aritya; Astaningtias, Ni Made Irene Novianti; Suari Dewi, Anak Agung Sagung
UNBI Mengabdi Vol. 2 No. 2 (2021): UNBI Mengabdi
Publisher : Universitas Bali Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34063/um.v2i2.232

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat masyarakat dilaksanakan oleh Program Studi Psikologi sebagai salah satu gerakan masyarakat dengan melakukan deteksi dini stres dan pendampingan psikologis terhadap masyarakat. Kegiatan ini melibatkan dosen dan mahasiswa psikologi sebagai bentuk pengabdian dan berbagi wawasan terkait penanganan stres di masyarakat. Stres merupakan suatu yang umum terjadi dimasyarakat, namun apabila stres tidak teratasi dengan baik akan mengakibatkan dampak yang negatif dan mengganggu kesehatan mental masyarakat. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mensosialisasikan gerakan hidup sehat dengan mengenali kondisi psikologis dan melakukan pencegahan sehingga kesehatan mental masyarakat dapat tetap terjaga. Metode yang digunakan yaitu dengan melakukan deteksi dini, penyuluhan, relaksasi, dan brain gym. Adanya kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat lebih sadar tentang pentingnya menjaga kesehatan mental.
FGD dan Psikoedukasi Guru BK: Meningkatkan Penanganan Kesehatan Mental Remaja Andhini, Luh Putu Ratih; Widianti, Aritya; Astaningtias, Ni Made Irene Novianti; Dewi, Anak Agung Sagung Suari; Rastafary, Ni Luh Kade Nadia; Utami, Ni Made Sintya Noviana; Wulandari, Putu Diana; Saraswaty, Ratih; Aryanata, Nyoman Trisna
UNBI Mengabdi Vol. 5 No. 1 (2024): UNBI Mengabdi Januari
Publisher : Universitas Bali Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34063/um.v5i1.415

Abstract

Isu kesehatan mental pada remaja sangat meningkat di Indonesia, hal tersebut menjadi fokus bagi pihak keluarga dan sekolah. Peran guru BK sangat penting dalam mencegah isu kesehatan mental pada siswa SMA/SMK. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru BK mengenai pentingnya kesehatan mental remaja dan teknik konseling yang efektif. Melalui kegiatan FGD dan psikoedukasi, guru BK memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru dalam menangani masalah kesehatan mental remaja. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta, dengan peningkatan skor rata-rata pada post-test dibandingkan pre-test. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan ini berhasil memberikan wawasan yang lebih baik kepada guru BK dalam mengelola isu kesehatan mental di sekolah.   Mental health issues in adolescents are on the rise in Indonesia, which is a focus for families and schools. The role of counseling teachers is very important in preventing mental health issues in SMA / SMK students. This service activity aims to increase the understanding of counseling teachers about the importance of adolescent mental health and effective counseling techniques. Through FGDs and psychoeducation activities, counseling teachers gained new knowledge and skills in dealing with adolescent mental health problems. The evaluation results showed a significant increase in participants' understanding, with an increase in the average score on the post-test compared to the pre-test. This shows that this activity succeeded in providing BK teachers with better insights in managing mental health issues in schools.
Edukasi Komunikasi Bijak di Media Sosial untuk Remaja: Peran Keluarga Mengatasi Dampak Negatif Astaningtias, Ni Made Irene Novianti; Andhini, Luh Putu Ratih; Utami, Ni Made Sintya Noviana; Aryanata, Nyoman Trisna; Widianti, Aritya; Dewi, Anak Agung Sagung Suari; Wulandari, Putu Diana
UNBI Mengabdi Vol. 6 No. 1 (2025): UNBI Mengabdi Januari
Publisher : Universitas Bali Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34063/um.v6i1.437

Abstract

Komunikasi merupakan bagian yang sangat essential bagi pertumbuhan kepribadian manusia sehingga dengan adanya penggunaan media sosial dapat memberikan pengaruh dalam cara berkounikasi dan efek yang cenderung bersifat negatif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai komunikasi yang bijak di media sosial dan memperkuat peran keluarga dalam menjaga hubungan yang sehat di era digital. Melalui penyuluhan interaktif dan diskusi, peserta yang merupakan remaja di Banjar Tembau Tengah, Penatih, diajarkan bagaimana cara menggunakan media sosial dengan bijak untuk mencegah dampak negatif seperti cyberbullying dan kecemasan sosial. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan mengenai komunikasi sehat, dengan hasil post-test yang lebih tinggi daripada pre-test. Meskipun demikian, tantangan utama yang dihadapi peserta adalah dalam mengimplementasikan komunikasi yang bijak di kehidupan sehari-hari mereka, yang menunjukkan perlunya pendampingan lebih lanjut.   Communication is a very essential part for the growth of human personality so that the use of social media can have an influence on how to communicate and the effects that tend to be negative. This community service activity aims to provide education about wise communication on social media and strengthen the role of families in maintaining healthy relationships in the digital era. Through interactive counseling and discussion, participants who are teenagers in Banjar Tembau Tengah, Penatih, were taught how to use social media wisely to prevent negative impacts such as cyberbullying and social anxiety. The results of the activity showed a significant increase in understanding of healthy communication, with post-test results higher than pre-test. However, the main challenge faced by participants was in implementing wise communication in their daily lives, indicating the need for further mentoring.
Peer Social Support and Self-Acceptance Among Adolescents in the Korean Roleplayer Group M Pratami Dewi, Sagung Ratih Trisna; Ratih Andhini, Luh Putu; Suari Dewi, Anak Agung Sagung
Psikologi Prima Vol. 8 No. 1 (2025): Psikologi Prima
Publisher : unprimdn.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/psychoprima.v8i1.5589

Abstract

An individual who achieves self-acceptance will approach any situation they encounter with objectivity, which facilitates a positive life. Peer social support is one of the components influencing self-acceptance. Korean roleplaying adolescents in Group M feel less accepted in real life, suggesting that their concept of self-acceptance is not fully developed and that there is a deficiency in peer social support in real life. The aim of this study is to examine the influence and contribution of social support on self-acceptance. Data were collected using a quantitative approach with random sampling. The study sample comprised senior Korean roleplayers in Group M, totaling 43 subjects. The results indicate that peer social support significantly affects self-acceptance among Korean roleplayers in Group M (Sig = 0.012; sig < 0.05). Peer social support accounts for 14.4% of the variance in self-acceptance among these roleplayers (R Square = 0.144). The implications of these findings suggest that roleplayers should enhance their real-life peer relationships to better experience peer social support, thereby aiding their self-acceptance process. Future research is recommended to explore other variables such as family social support and self-concept.