Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMUNGUTAN RETRIBUSI PELAYANAN PARKIR DI PASAR INDUK KOTA AMUNTAI KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Reno Affrian
AS-SIYASAH: Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Vol 1, No 1 (2016): (Nopember) AS SIYASAH - Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : UPT Publikasi Dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.248 KB) | DOI: 10.31602/as.v1i1.587

Abstract

A parking service at a special parking place gets a retribution charged to the users of vehicles who parked at the top of the buildings, at parking lots on streets/ parking areas, buildings and/or parking equipments. One of the special parking places in Kabupaten Hulu Sungai Utara is the central market of Amuntai City since there is an increase in the volume of motor vehicles and mobility of people and vehicles that carry out activities in the central market of Amuntai city, then it allows an increase of local revenues (PAD) from parking services every year. Based on the research result that local regulation had not been implemented according to the regulations. It can be seen from the management of a special parking place cooperated with the third party. There was no clear procedure for determining the location of special parking places, and the parking management was monopolized by the parking manager, so that in practice the local regulation was ineffective and inefficient, especially if it was aimed at supporting local revenues without considering the optimization of the real local revenue (PAD). The factors influencing, were communication, resources. disposition and bureaucratic structure.
IMPLEMENTASI PROGRAM PERBIKAN GIZI MASYARAKAT KATEGORI BALITA BERSTATUS GIZI KURANG DI KELURAHAN SUNGAI MALANG KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA reno affrian
AS-SIYASAH: Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Vol 3, No 1 (2018): (Mei) AS SIYASAH - Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik
Publisher : UPT Publikasi Dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.699 KB) | DOI: 10.31602/as.v3i1.1928

Abstract

Based on Basic Health Research (RKD) and Toddler Operations in North Hulu Sungai Utara, nutritional problems are less increasing in the last three years, 2015 less than 17.32% malnutrition, 2016 less than 20.54% and nutrition prevalence less by 24%. Less nutritional problems in Hulu Sungai Utara Regency are included in the categorization of serious public health problems due to nutritional prevalence above 20%. mapping of the poor urban village region donated the most under-five children under five, namely 537 children under five. Based on the results of the research that the implementation of nutrition improvement program for under-fives under-nutrition category in urang sub-district in the northern river upstream district has not run well enough, it is known from: 1. Environmental aspect in the form of community economic environment and family care pattern, 2. Target group, some program implementers are not yet fully aware of the targets set by the government nationally, 3. Program activities, activities carried out only as routine activities ie immunization activities and postal services yando, 4.Pengelolaan Management and Pengawasa, not fully run well it diliat still lack inter-sectoral coordination, factors affecting nutrition improvement program for under-fives under-fives category in poor urban village influenced by several factors 1. Policy Size and Objectives 2. Resources, 3. Characteristics of implementing agents, 4. Attitudes / implementers, 5. Intercommunications organization and activities of the implementer, 6. Economic, social and political environment.
Komunikasi Program Imunisasi Vaksin Measles Rubella Puskesmas Haur Gading Kabupaten Hulu Sungai Utara Reno Affrian; Renjelina Walinda
Bahasa Indonesia Vol 1 No 1 (2020): JAPS April 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (900.93 KB) | DOI: 10.46730/japs.v1i1.13

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan komunikasi kebijakan imunisasi Vaksin Measles Rubella dan Faktor-faktor yang mempengaruhinya. Selain itu juga melihat upaya-upaya komunikasi apa saja yang dilakukan untuk mengatasi masalah dalam program vaksin rubella di Puskesmas Haur Gading Kabupaten Hulu Sungai Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Jenis data yang digunakan adalah data primer diperoleh dari hasil wawancara dan data sekunder diperoleh dari buku, internet dan dokumentasi. Sumber data berjumlah 10 orang. Teknik analisis data dengan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan Implementasi Program Vaksin Rubella di Puskesmas Haur Gading Kabupaten Hulu Sungai Utara belum terimplementasi dengan baik. Hal ini dapat dilihat dari: Pertama, Komunikasi dengan organisasi lain masih kurang baik terlihat dari keterlambatan komunikasi dengan pihak pendukung program seperti MUI Kabupaten. Kedua, sumber daya masih kurang baik terlihat dari perbedaan penjelasan mengenai kandungan vaksin rubella. Ketiga, Disposisi dikatakan sudah baik terlihat dari birokrasi yang berjalan sesuai dengan pedoman petunjuk teknis yang ditetapkan. Keempat, struktur birokrasi sudah baik telihat dari adanya tata aturan sebelum dan sesudah kegiatan, namun dari segi fragmentasi mengalami kendala karena penolakan dari tokoh penting seperti tokoh ulama setempat. Faktor-faktor yang mempengaruhi diantaranya Komunikasi yang terlambat antar pihak birokrasi, kepercayaan masyarakat terhadap isu negatif, perbedaan pendapat tokoh ulama, dan masyarakat yang merasa tidak memerlukan vaksin rubella. Disarankan kepada seluruh staf puskesmas Haur Gading Kabupaten Hulu Sungai Utara untuk mengoptimalkan Implementasi Program Vaksin Rubella sesuai dengan tujuan, visi, misi dan sasarannya yang diinginkan dalam rangka terwujudnya masyarakat yang sehat dan terhindar dari penyakit menular yang disebabkan oleh virus. Kepada masyarkat dan tokoh ulama haur gading untuk ikut serta mendukung agar program vaksin rubella ini dapat berhasil.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI BUDI KARYA DESA AMPUKUNG KECAMATAN KALUA KABUPATEN TABALONG Reno Affrian
Administraus Vol. 6 No. 3 (2022): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56662/administraus.v6i3.161

Abstract

Abstract : This study aims to determine (1) the Empowerment of the Budi Karya Farmer Group, Ampukung Village, Kalua District, Tabalong Regency, (2) Factors that affect the Empowerment of the Budi Karya Farmer Group, Ampukung Village, Kalua District, Tabalong Regency. The research method uses a qualitative descriptive approach, with a philosophical foundation. postpositivesme, Determination of informants purposively ( purposeful) , Data collection techniques Interview, Observation and Documentation. The analysis technique used is data condensation, data display, verification. The results of the study 1. The empowerment of the Budi Karya Farmer Group in Ampukung Village, Kalua District, Tabalong Regency has not been fully optimal, it can be seen from. Enabling is an effort to build power that encourages, motivates and raises awareness of the potential of the community as well as efforts to develop. In the case of the Budi Karya Farmers Group, Ampukung Village, it has been able to help increase the potential of farmers in terms of the use of assistive devices such as thresher machines, spray machines, pumping machines, and other assistance from other agencies, although support and motivation from other agencies is still minimal. Empowering this with opportunities that make the community more empowered, in the case of the cultural farmer group in its empowerment it is quite optimal, judging from the potential opportunities for the largest Ampukung village that is farming, Protecting is defending the interests of the community, Protecting has not been fully carried out by the government, there is no mechanism that has been implemented. protect farmers when farmers fail to harvest. (1) Driving Factors a. Community Social, b. Community Economy, (2) Inhibiting Factors a. Sustainability Support, b. Coordination between Organizations. Suggestion The need to improve coordination between the farmer groups with the village and local governments, it is necessary to increase empowerment in collaborative activities so that the goals can be achieved as expected. Keywords: Community Empowerment, Development, Farmer Groups Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Pemberdayaan Kelompok Tani Budi Karya Desa Ampukung Kecamatan Kalua Kabupaten Tabalong, (2) Faktor yang mempengaruhi Pemberdayaan Kelompok Tani Budi Karya Desa Ampukung Kecamatan Kalua Kabupaten Tabalong, Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan landasan filosifis postpositivesme, Penentuan informan secara purposive (bertujuan) , Teknik Pengumpulan data Wawancara, Observasi dan Dokumentasi. Teknik Analisa yang digunakan adalah data condensation, data display, verification. Hasil penelitian 1. Pemberdayaan Kelompok Tani Budi Karya Desa Ampukung Kecamatan Kalua Kabupaten Tabalong belum sepenuhnya optimal hal tersebut diliat dari. Enabling adalah upaya membangun daya mendorong, memotivasi dan membangkitkan kesadaran akan potensi yang dimiliki masyarakat serta upaya untuk mengembangkan. pada kasus Kelompok Tani Budi Karya Desa Ampukung sudah mampu membantu meningkatkan potensi petani dalam hal penggunaan alat bantu seperti mesin perontok, mesin semprot, mesin pompa, serta bantuan lainnya dari dinas lainnya, walaupun dukungan dan motivasi dari dinas lain masih minim. Empowering berkaitan dengan peluang yang membuat masyarakat semakin berdaya, pada kasus kelompok tani budi karya dalam pembedayaannya sudah terliat cukup optimal peluang dilihat dari peluang potensi keadaan desa ampukung mayoritas masyaraikat yang Bertani, Protecting adalah membela kepentingan masyarakat, Protecting belum belum sepenuhnya dilakukan oleh pemeintah, belum ada mikanisme yang melindungi petani saat petani gagal panen. (1) Faktor Pendorong a. Sosial Masyarakat, b.Ekonomi Masyarakat, (2) Faktor Penghambat a. Dukungan Keberlanjutan, b. Koordinasi antar Organisasi. Saran Perlunya peningkatan koordinasi antara kelompok tani budi karya dengan pemerintah desa dan pemerintah daerah, perlu peningkatan pemberdayaan yang menekankan pada kegiatan koloboratif sehingga tujuan pemberdayaan dapat dicapai sebagaimana mestinya. Kata Kunci: Pemberdayaan Masyarakat, Pembangunan, Kelompok Tani
Teaching Practice Program in College of Education – Creativity, Emotional Intelligence and Locus of Control Zuhri Saputra Hutabarat; Yasir Riady; Sainil Amral; Sumiharti Sumiharti; Heni Susanti; Trio Saputra; Reno Affrian; Ade Taufan
Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Vol 9, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v9i1.6416

Abstract

This study aims to analyze the ability of prospective teachers to prepare themselves to become real teachers through creativity, emotional intelligence, and locus of control. The approach used in this research was quantitative research with a survey model research design with a population of 755 and a sample of 261 economic education students who have completed the teaching practice program. Exploratory factor analysis, confirmatory factor analysis, and a structural equation model were used to evaluate the data. The study's findings included the following: first, aspiring teachers were innovative in their use of and development of original learning methods, models, and media so that they are easily understood by students and can be used by future teachers to teach correctly, effectively, and efficiently to boost student motivation. Second, prospective teachers could maximize their potential with mature emotional intelligence when teaching practice programs. Third, the embodiment of confidence about the self-efficacy of future teachers in implementing teaching practice programs caused their potential to increase so that they could be channeled properly, as evidenced when interacting with students in delivering subject matter at school. The results of this study confirm that overall, the six hypotheses have a positive and significant effect; through teaching and learning activities and other teacher responsibilities at higher education schools, prospective instructors can demonstrate their performance in realistic scenarios.
Bibliometric Studies and Public Administration Research Potential on Stunting Problems Trio Saputra; Sulaiman Zuhdi; Aguswan Aguswan; Reno Affrian; Eka Eka; Wasiah Sufi; Juraida Roito Harahap
Jurnal Manajemen Pelayanan Publik Vol 6, No 2 (2023): Jurnal Manajemen Pelayanan Publik
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jmpp.v6i2.45671

Abstract

Stunting is an urgent issue that must be addressed immediately because it will affect the quality of Indonesia's human resources in the future. Human resources are the essential factor that determines the success of a country. This research aims to examine the development of stunting research in 2017-2022. Bibliometrics helps communicate discipline developments for other research purposes. This research aims to map the development of stunting research in 2017-2022. The findings of this study can be a starting point for further research on stunting. The research method employed was quasi-qualitative and bibliometric analysis. The research data is from articles from Google Scholar metadata for 2017-2022. The keyword "stunting" for screening articles and journals must be indexed on Google Scholar or SCOPUS. The results of this study indicate that the 994 articles indexed in Google Scholar and SCOPUS are indexed research articles. Trends in public administration research topics include policy implementation, policy evaluation, government, innovation, and community participation and potential for further research related to the study of collaborative governance within the framework of cooperation and effective institutional models for stunting.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN DI UPT PUSKESMAS PASAR SABTU KECAMATAN SUNGAI TABUKAN KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Muhammad Ridha; Agus Surya Dharma; Reno Affrian
Journal of Development Administrations Thinking Understand: Public and Business Administration (DATU) Vol. 1 No. 1 (2024): Journal of Development Administrations Thinking Understand: Public and Business
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/datu.v1.i1.463

Abstract

Permasalahan adalah kelemahan petugas pemberi pelayanan, Kurang lengkapnya obat-obatan yang ada serta kualitas pelayanan yang diberikan belum maksimal. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang berfokus pada pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien.. Hasil dari penelitian  terdapat pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji hipotesi menggunakan uji regresi linear sederhana dan uji partial (t). Hasil perhitungan koefisien regresi menghasilkan nilai Y = ,813 + 0,38 atau Y = 0,38 + ,813, yang berarti setiap satu kenaikan dari kualitas maka berpengaruh sebesar 0,38 kepada kualitas pelayanan, sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh varibel kualitas pelayanan (X) terhadap variabel kepuasan masyarakat (Y). Sedangkan dari hasil perhitungan uji partial (t) yaitu t hitung sebesar 8.534 dibandingkan dengan t tabel 1.988 dengan taraf signifikan 5% ini berarti bahwa t hitung lebih besar pada t tabel H1 diterima dan H0 ditolak, H1 atau hipotesis alternatif berbunyi” ada pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien di UPT. Puskesmas Pasar Sabtu Kecamatan Sungai Tabukan Kabupaten Hulu Sungai Utara yang cukup kuat. Disarankan kepada Kepala UPT.Puskesmas Pasar Sabtu untuk lebih meningkatkan pengawasan untuk pegawai dengan cara pengawasan yang efektif dari pimpinan maka semangat kerja akan timbul.
KUALITAS PELAYANAN PEMBUATAN SERTIFIKAT TANAH PADA KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH Nidaan Khavea; Agus Surya Dharma; Reno Affrian
Journal of Development Administrations Thinking Understand: Public and Business Administration (DATU) Vol. 1 No. 1 (2024): Journal of Development Administrations Thinking Understand: Public and Business
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/datu.v1.i1.464

Abstract

Kantor Pertanahan Kabupaten Hulu Sungai Tengah masih belum memberikan pelayanan Pembuatan Sertifikat Tanah yang memuaskan karena kurangnya disiplin kerja dan keluhan Masyarakat terhadap kecepatan pelayanan. Fasilitas yang terbatas juga menyebabkan ketidakpuasan Masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari kualitas pelayanan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya serta upaya perbaikan di Kantor Pertanahan Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Penelitian menggunakan pendekatan Kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan Pembuatan Sertifikat Tanah di Kantor Pertanahan Kabupaten Hulu Sungai Tengah sudah cukup baik. Namun, terdapat beberapa indikator yang perlu diperbaiki, seperti penampilan pegawai, kenyamanan tempat pelayanan, penggunaan alat bantu, kecepatan pelayanan, dan kesopanan pegawai. Untuk meningkatkan kualitas pelayanan, disarankan kepada Kepala Kantor untuk menambah fasilitas, meningkatkan disiplin pegawai, dan meningkatkan kompetensi mereka. Selain itu, Masyarakat juga harus memahami dan mengikuti prosedur pelayanan yang ada di Kantor Pertanahan Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
PENGARUH KOMPETENSI TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DINAS SOSIAL, PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK SERTA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA KABUPATEN BALANGAN Vera Febriana; Jumaidi Jumaidi; Reno Affrian
Journal of Development Administrations Thinking Understand: Public and Business Administration (DATU) Vol. 1 No. 1 (2024): Journal of Development Administrations Thinking Understand: Public and Business
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/datu.v1.i1.467

Abstract

Permasalahan yang terjadi dalam kaitannya dengan pengaruh kompetensi terhadap kinerja pegawai adalah Pengetahuan pegawai terhadap tugas pokok dan fungsi yang masing rendah, keterampilan pegawai dalam melaksanakan pekerjaan masih kurang, rendahnya inisiatif kerja pegawai pelaksanaan dan penyelesaian pekerjaan dan rendahnya komunikasi antar pegawai dengan atasan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Pengaruh Kompetensi Terhadap Kinerja Pegawai dan besar pengaruhnya. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan data angket, observasi dan dokumentasi, dan menggunakan teknik total sampling untuk penentuan sampel yang berjumlah 53 responden, metode analisis data meliputi Uji Validitas, Uji Reliabilitas, Uji Asumsi Klasik dan Uji Hipotesis yang kemudian dibantu dengan aplikasi pengolah data statistik yakni IBM SPSS 26.0 Statistik For Windows. Hasil dari penelitian menyatakan bahwa Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kompetensi terhadap kinerja pegawai pada DinsosP3AMD Kabupaten Balangan. Hal ini dibuktikan dengan Nilai koefisien regresi (Uji t) untuk variabel kompetensi adalah 5.855 atau lebih besar dari 0.200758 (t Tabel) dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Besar pengaruh kompetensi terhadap kinerja pegawai ditunjukkan dari nilai R Square sebesar 0,402 atau 40,2%. Kemudian secara persentase pengaruh variabel kompetensi terhadap variable kinerja pegawai sebesar 40,2% sedangkan sisanya sebesar 59,8% dipengaruhi dan dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI KELOMPOK TANI GUNA MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI DESA BARUH BAHINU DALAM KECAMATAN PARINGIN SELATAN KABUPATEN BALANGAN Muslimah Muslimah; M. Husaini; Reno Affrian
Journal of Development Administrations Thinking Understand: Public and Business Administration (DATU) Vol. 1 No. 1 (2024): Journal of Development Administrations Thinking Understand: Public and Business
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/datu.v1.i1.472

Abstract

Permasalahan diantaranya  kurangnya sarana dan prasarana penunjang pertanian yang dibutuhkan oleh Kelompok Tani, belum optimalnya pemerataan bantuan yang dibutuhkan oleh anggota Kelompok Tani di Desa Baruh Bahinu Dalam Kecamatan Paringin Selatan Kabupaten Balangan.Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pemberdayaan Masyarakat Kelompok Tani Guna Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Desa Baruh Bahinu Dalam Kecamatan Paringin Selatan Kabupaten Balangan dan faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data yang diambil melalui penarikan sampel secara purposive sampling berjumlah 12 orang.Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat melalui Kelompok Tani di Desa Baruh Bahinu Dalam Kecamatan Paringin Selatan kabupaten balangan tersebut kurang baik. Sub variable pemungkinan pada indikator kultur/budaya hanya sehari-hari kurang baik dan indikator struktur dalam jabatan kelompok tani baik.Sub variabel pada indikator penguatan peningkatan pengetahuan dalam melaksanakan pelatihan kelompok tani kurang baik dan indikator pengembangan keterampilan dalam memberdayakan pertanian kurang baik. Sub variabel perlindungan pada indikator asuransi pertanian dalam menjamin keselamatan petani baik dan indikator penguatan kelembagaan petani dalam kelompok tani baik. Sub variabel penyokongan pada indikator bimbingan pelatihan kelompok tani kurang baik dan indikator dukungan dalam pemberian bantuan kurang baik. Sub variabel pemeliharaan pada indikator keselarasan antara fungsi dan tugas adalah baik dan indikator keseimbangan dalam tanggung jawab dan kinerja baik. Faktor yang mempengaruhi yakni faktor pendukung adalah sumberdaya manusia dan bantuan terhadap anggota kelompok tani sedangkan faktor penghambat adalah fenomena alam dan tidak tersedianya alat-alat modern dan pengembangan keterampilan yang baik untuk kegiatan pertanian anggota kelompok tani Desa Baruh Bahinu Dalam. Pemberdayaan masyarakat kelompok tani guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Baruh Bahinu Dalam Kecamatan Paringin Selatan Kabupaten Balangan,maka disarankan kepada Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Balangan agar menambah anggaran terhdap bantuan pemberdayaan pertanian di Desa Baruh Bahinu Dalam guna meningkatkan kesejahteraan petani