Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Analisis Strategi Komunikasi Politik Ganjar Pranowo Melalui Media Sosial Menuju Pemilihan Presiden 2024 Febriani Daud, Rosy; Fatchuriza, Muhammad
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2025): MEI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/gqd1de97

Abstract

Artikel ini membahas perihal analisis strategi komunikasi politik Ganjar Pranowo pada media sosial menuju pemilu presiden 2024 di Indonesia. Hal ini menyoroti seni manajemen komunikasi politik yang menghasilkan pendukung Ganjar berbenah di platform media sosial seperti potensi menyebarkan misi info dan  penyerangan terhadap tokoh politik.Upaya Ganjar memperbaiki taktik kampanye melalui berbagai media kegiatan pula dibahas. mirip yang mampu kita lihat, pandangan warga  terhadap Ganjar Pranowo artinya memperbaiki seni manajemen komunikasi politik dengan menciptakan lapangan kerja bagi rakyat Indonesia menggunakan menjanjikan program kerja 17 juta lapangan kerja serta tambahan reward untuk mewujudkannya. buat pengembangan asal daya insan yang berkualitas, diharapkan sinergi penuh antara pemerintah, forum pendidikan, serta perusahaan. Ganjar jua mendorong supaya dunia industri bersiap mendapatkan energi kerja serta menyambut baik kerjasama menggunakan forum pendidikan, sebagai akibatnya hal ini menjadi galat satu alasan Ganjar Pranowo melakukan branding pada media umum warga  Indonesia mirip (Tiktok, Instagram, Twitter, Facebook serta X).menggunakan dukungan tak eksklusif dari warga  serta tokoh warga . Mulai berasal tokoh politik, purn sampai ulama, tentunya menggunakan target yang sempurna, perkembangan media belakangan ini mampu sebagai pendorong terkuat buat memperbaiki gambaran serta memperbaiki taktik. serta jua menggunakan dorongan anak belia di media umum, tanpa kita sadari Ganjar Pranowo menerima poly hal. Dukungan buat Meraih Kesuksesan Pilpres Indonesia 2024
Media Sosial Sebagai  Alat Komunikasi Politik Dalam Membentuk Citra Terhadap Calon Presiden Firdausi Nazila, Meli; Febriani Daud, Rosy; Fatchuriza, Muhammad
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2025): MEI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/rg3d0m84

Abstract

Dalam menyampaikan informasi politik melalui media sosial dan memperlihatkan citra positif merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam mengumpulkan suara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui media sosial sebagai alat komunikasi politik dalam membentuk citra terhadap calon presiden sehingga mempengaruhi persepsi rakyat untuk dapat memperoleh suara. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial telah menjadi alat yang sangat berpengaruh dalam memengaruhi suara rakyat menjelang pemilihan presiden (capres) dalam membentuk persepsi dan pandangan masyarakat terhadap calon presiden dengan citra melalui media sosial, yang pada gilirannya dapat memengaruhi hasil pemilu. Dalam era digital ini, media sosial telah menjadi platform utama untuk berbagi informasi, opini, dan kampanye politik. Melalui platform ini, dapat dengan cepat menyebarkan pesan mereka kepada audiens yang sangat luas. Dengan memanfaatkan algoritma yang memfilter konten berdasarkan preferensi pengguna, media sosial juga dapat menciptakan “gelembung informasi” di mana individu terpapar hanya pada pandangan yang sejalan dengan keyakinan mereka sendiri. Media sosial juga memungkinkan kandidat presiden untuk berinteraksi langsung dengan pemilih, menggunggah materi kampanye, dan mengorganisir acara-acara politik secara online. Ini memungkinkan pemilih untuk merasa lebih terhubung dengan calon presiden dan memahami platform dan visi mereka dengan lebih baik.
Strategi Peningkatan Pelayanan E-KTP (Studi Kasus Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kendal) Suryanti, Poppy; Fatchuriza, Muhammad; Suwarji
JUSTICE : Journal of Social and Political Science Vol 4 No 2 (2025): Vol 4 No 2 (2025): JUSTICE - Journal of Social and Political Science
Publisher : JUSTICE Journal Of Social and Political Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51792/3q11t105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi peningkatan pelayanan E-KTP di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kendal serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi peningkatan pelayanan E-KTP di Disdukcapil Kendal mencakup lima aspek utama menurut Osborne dan Plastrik, yaitu strategi inti, strategi konsekuensi, strategi pelanggan, strategi pengawasan, dan strategi budaya. Pelayanan dinilai cukup baik karena pegawai tanggap, ramah, dan responsif terhadap keluhan masyarakat. Faktor yang paling memengaruhi peningkatan pelayanan adalah kesadaran masyarakat tentang pentingnya E-KTP. Secara keseluruhan, pelayanan publik di Disdukcapil Kendal telah menunjukkan peningkatan kualitas, meskipun masih memerlukan penguatan sumber daya manusia dan sarana pelayanan
Persepsi Masyarakat Terhadap Partai Politik Dalam Pemilihan Kepala Daerah di Kelurahan Laban Kabupaten Kendal Tahun 2020 Fatchuriza, Muhammad
JUSTICE : Journal of Social and Political Science Vol 1 No 2 (2022): JUSTICE - Journal of Social and Political Science
Publisher : JUSTICE Journal Of Social and Political Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1029/justice.v1i2.21

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana persepsi masyarakat dan Faktor – faktor yang mempengarui persepsi masyarakat terhadap partai politik dan pilkada tahun 2020 di Kelurahan Laban Kabupaten Kendal yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal antara lain tingkat pendidikan, kesadaran politik, motivasi dan pengalaman. Sedangkan faktor eksternal antara lain penyelenggara pemilu dan pemerintah, media promosi, lingkungan sekitar, dan permainan money politic. Pendekatan penelitian ini bersifat kualitatif, penjabaran dan jelas secara narasi. Metode dan dokumentasi , teknis analisis datanya adalah deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat dikulurahan Laban kecamatan Kangkung kab Kendal dalam pemilihan kepala daerah tahun 2020 Masyarakat lebih memilih untuk bekerja daripada menggunakan hak pilihnya. Kesadaran politik warga negara menjadi faktor yang sangat berpengaruh dalam partisipasi politik masyarakat, artinya sebagai hal yang berhubungan pengetahuan dan kesadaran akan hak dan kewajiban yang berkaitan dengan lingkungan masyarakat dan kegiatan politik menjadi ukuran dan kesadaran seseorang terlibat dalam proses partisipasi politik. Tempat pemungutan suara yang jaraknya dirasa cukup jauh membuat masyarakat tidak memilih dalam pemilu, Selain itu terdapat alasan lain yang menyebabkan pemilih tidak dapat hadir ke TPS seperti sakit atau kelelahan yang membuat pemilih tidak bias keluar rumah. Sedang berada di luar kota. Serta masih mempunyai takut / was-was dengan adanya Covid-19 karena Pilkada dilakukan ditengah pandemi
Peluang Dan Tantangan Program Smart City Pada Pelayanan Publik Di Kabupaten Kendal Rahmawati, Maulida Putri Rahmawati; Maulida Putri Rahmawati; Fatchuriza, Muhammad; Suwarji
JUSTICE : Journal of Social and Political Science Vol 1 No 2 (2022): JUSTICE - Journal of Social and Political Science
Publisher : JUSTICE Journal Of Social and Political Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1029/justice.v1i2.24

Abstract

Smart city adalah konsep kota pintar yang dirancang untuk membantu berbagai aktivitas masyarakat, terutama upaya mengelola sumber daya yang ada secara efisien dan memberikan kemudahan akses informasi kepada masyarakat. Enam Pilar dalam penerapan smart city meliputi Smart Governance, Smart Branding, Smart Ekonomi, Smart Living, Smart Enviroment dan Smart Society. Fokus penelitian ini terdapat di Kabupaten Kendal yang merupakan salah satu Kabupaten yang terpilih dalam percontohan smart city di Indonesia.Mengingat bahwa konsep smart city masih terus dikembangkan, maka perlu dianalisis apa saja peluang dan tantangan program smart city khususnya pada bidang pelayanan publik.Penelitian ini menggunakan studi kepustakaan melalui data sekunder. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis peluang dan tantangan program smart city pada pelayanan publik di Kabupaten Kendal. Selain itu juga untuk menganalisis apa saja pogram smart city yang berkaitan pada pelayanan publik di Kabupaten Kendal. Dengan harapan pemanfaatan teknologi pada bidang pelayanan publik dapat meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya kecerdasan masyarakat untuk kesuksesan penerapan konsep smart city. Kata Kunci : Smart City, Pelayanan Publik, Kabupaten Kendal
PERAN KARANG TARUNA DALAM MENINGKATKAN KEPEDULIAN SOSIAL MENURUT PERDA NOMOR 12 TAHUN 2011 TENTANG LEMBAGA KEMASYARAKATAN KELURAHAN DI KABUPATEN KENDAL Fatchuriza, Muhammad; Rahmawati, Maulida Putri
JUSTICE : Journal of Social and Political Science Vol 2 No 2 (2023): JUSTICE - Journal of Social and Political Science
Publisher : JUSTICE Journal Of Social and Political Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1029/justice.v2i2.55

Abstract

Karang taruna Kelurahan Bugangin merupakan lembaga organisasi yang menjadi wadah bagi pemuda untuk membantu meningkatkan kesejahteraan sosial di lingkungannya. Peranan dari karang taruna selain menjadi wadah bagi generasi muda, juga diharapkan mampu untuk meningkatkan kepedulian sosial pemuda di Kelurahan Bugangin. Mengingat seiring berganti zaman, tingkat kepedulian sosial pemuda semakin rendah. Penelitian ini dilakukan untuk menilai kinerja dari karang taruna dalam meningkatkan kepedulian sosial pemuda Kelurahan Bugangin. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini mengangkat judul yaitu peran karang taruna dalam meningkatkan kepedulian sosial menurut perda nomor 12 tahun 2011 tentang lembaga kemasyarakatan kelurahan di Kabupaten Kendal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dimana dalam pengambilan datanya dari hasil wawancara dengan informan dan dokumen-dokumen yang ada. Hasil dari penelitian ini, yaitu: (1) peran karang taruna dalam meningkatkan kepedulian sosial pemuda dikategorikan kurang maksimal, karena karang taruna memiliki keterbatasan dalam bentuk kegiatan. (2) faktor yang mempengaruhi peran karang taruna dalam meningkatkan kepedulian sosial pemuda juga dikategorikan kurang maksimal, mengingat karang taruna tidak memiliki inisiatif dan tidak memiliki kejelasan keaktifan dalam berorganisasi.
IMPLEMENTASI PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN NOMOR 40 TAHUN 2015 TENTANG STANDAR PELAYANAN PENYELENGGARAAN TERMINAL PENUMPANG ANGKUTAN JALAN DI TERMINAL MANGKANG KOTA SEMARANG Fatchuriza, Muhammad; Putra, Rizky Ananda; Larasati Zein, Aldila
JUSTICE : Journal of Social and Political Science Vol 3 No 1 (2024): JUSTICE - Journal of Social and Political Science
Publisher : JUSTICE Journal Of Social and Political Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51792/justice.v3i2.71

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena adanya revitalisasi di Terminal Mangkang yang selesai pada tahun 2022 dengan harapan setelah revitalisasi semua fasilitas pelayanan penumpang akan sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 40 Tahun 2015, karena pada tahun 2018 fasilitas yang ada di Terminal Mangkang terlihat tidak terawat. Standar pelayanan penyelenggaraan terminal penumpang angkutan jalan merupakan pedoman yang digunakan untuk keberlangsungan kegiatan di terminal. Standar pelayanan ini wajib dilaksanakan dan disediakan oleh penyelenggara terminal yang mencakup, keselamatan, keamanan, kehandalan, kenyamanan, kemudahan, dan kesetaraan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana Implementasi Peraturan Menteri No 40 Tahun 2015 tentang Standar Pelayanan di Terminal Mangkang Kota Semarang. Pendekatan penelitian ini bersifat kualitatif, penjabaran dilakukan jelas dan secara narasi. Hasil dari penelitian di Terminal Mangkang menunjukkan bahwa Masih banyak fasilitas-fasilitas yang belum tersedia terdapat 4 kekurangan fasilitas dari indikator yang ada yaitu pelayanan keselamatan, pelayanan kehandalan, pelayanan kenyamanan, dan pelayanan kesetaraan yang dirasa dapat berakibat pada kurang optimalnya standar pelayanan yang diterima para calon penumpang di Terminal Mangkang. Faktor yang mempengaruhi pemerintah dalam melakukan implementasi Peraturan Menteri Pehubungan Nomor 40 Tahun 2015 di Terminal Mangkang adalah kekurangan sumber daya manusia untuk mengelola Terminal Mangkang
Collaborative Governance Dalam Penanggulangan Stunting Di Kabupaten Kendal Fatchuriza, Muhammad; Putra, Rizki Ananda
JUSTICE : Journal of Social and Political Science Vol 3 No 2 (2024): JUSTICE - Journal of Social and Political Science
Publisher : JUSTICE Journal Of Social and Political Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51792/justice.v3i2.81

Abstract

Kasus Stunting di Kabupaten Kendal tergolong tinggi, stunting di Kabupaten Kendal mengalami peningkatan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal mencatat tahun 2021 angka stunting 8.1 % di tahun 2022 mencapai 17,5 %, pada tahun 2023 4,9 % dibandingkan tahun 2022 menurut hasil Survey Gizi Indonesia. Sebanyak 6.413 anak di Kabupaten Kendal masih mengalami kasus stunting atau gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis. Pemkab terus berupaya mengoptimalkan penurunan stunting. Permasalahan stunting tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak, melainkan perlu campur tangan dari pihak lain, sehingga semua harus bergerak bersama. Maka dari itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan proses kolaborasi dalam upaya penanggulangan stunting di Kabupaten Kendal dan faktor yang mempengerahui proses kolaborasi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pelaksanaan collaborative governance dalam penanggulangan stunting di Kabupaten Kendal sudah cukup baik dan efektif dengan melihat fenomena dialog tatap muka, membangun kepercayaan, komitmen terhadap proses, pemahaman bersama dan hasil sementara, Adapun faktor yang mempengaruhi seperti komitmen pemerintah daerah, keterlibatan Masyarakat, kemitraan dengan sektor swasta, dan sumber daya manusia