Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Kontribusi Koperasi Syariah Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Guru, Studi Analisis Pembiayaan Bmt Rizqona Ikabu Jombang Amin Awal Amarudin; Septi Dwi Andini
Ekosiana Jurnal Ekonomi Syari ah Vol. 10 No. 1 (2023): EKOSIANA : JURNAL EKONOMI SYARIAH
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah, STAI AN-NAJAH INDONESIA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47077/ekosiana.v10i1.257

Abstract

In this study, the authors aimed to analyze how the strategy for implementing BMT Rizqona IKABU financing for teachers in Islamic boarding schools and how the impact of the strategy for implementing BMT Rizqona IKABU financing was for teachers in Islamic boarding schools so that they would know how the contribution of financing for teachers at BMT Rizqona had on teacher welfare. In this study, the authors used qualitative methods. In collecting data the authors searched from documents and participants, namely through interviews and observations with administrators and teacher customers of BMT Rizqona IKABU. In analyzing the data, the writer uses the Miles and Huberman model analysis, namely by reducing data, presenting data, and drawing conclusions or verification. The results of the study conclude that there are several financing contributions for teachers who are given BMT Rizqona IKABU to teacher welfare, namely spiritual welfare financing contributes to helping teachers carry out worship (in the form of zakat, infaq and alms), on social welfare financing contributes to helping teachers meet educational needs personal and family members, to the welfare of the soul financing contributes to assisting teachers in maintaining or meeting the health needs of teachers, to economic welfare financing contributes to assisting teachers in meeting the needs of purchasing goods and teacher business needs. Kata Kunci: Sharia cooperatives, financing, welfare, teachers
Analisis Perilaku Konsumtif Mahasiswi Terhadap Trand Fashion Terkini Dalam Prespektif Maqasid Syari’ah Amin Awal Amarudin; Karisma Wahyu Amala; Arivatu Ni’mati Rahmatika
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i4.8615

Abstract

Penelitian ini menganalisis perilaku konsumen mahasiswi terhadap tren busana terkini dalam perspektif maqasid syariah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola konsumsi mahasiswi, faktor-faktor yang mempengaruhi mahasiswi, dan tinjauan maqasid syariah terhadap perilaku konsumen mahasiswi dalam tren busana menurut perspektif maqasid syariah. Penelitian ini menggunakan penelitian lapangan (field research), yaitu penelitian yang berkaitan langsung dengan objek yang diteliti. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa mayoritas mahasiswi ekonomi Islam berperilaku pada kategori sedang sampai tinggi, hal ini menunjukkan bahwa dalam hal pola konsumsi, mahasiswi dinilai belum mampu mengelola pola konsumsi dengan baik. Faktor-faktor yang mempengaruhi mahasiswi ekonomi Islam berperilaku konsumtif terhadap tren busana terkini secara berurutan adalah sebagai berikut: a) Mengikuti tren (44%), b) Ingin tampil beda dengan orang lain (25%), c) Untuk menarik perhatian orang lain (19%), d) Bangga karena penampilannya (13%). Tinjauan maqasid syariah terhadap perilaku konsumen pada mahasiswi ekonomi Islam adalah bahwa perilaku konsumen mahasiswi terhadap fashion bukan didasarkan atas kebutuhan, akan tetapi didorong oleh adanya tren yang semakin berkembang dan karena faktor keinginan pribadi serta berbagai alasan tidak esensial lainnya, sehingga dalam hal ini tidak sesuai dengan ketentuan maqasid syariah. Keywords: Consumer Behavior, Fashion Trends, Maqasid Sharia
Implementasi Belief System Dan Etika Bisnis Pada Toko Madura Dalam Pemasaran Ritel Tradisional Amin Awal Amarudin; Aby Hanandany; Arivatu Ni'mati Rahmatika
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 4 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i4.2035

Abstract

Perkembangan pesat sektor ritel di era digital menimbulkan tantangan serius bagi pelaku ritel tradisional, terutama dengan semakin dominannya jaringan minimarket modern dan platform e-commerce. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi belief system dan etika bisnis sebagai fondasi utama ketahanan Toko Madura dalam praktik pemasaran ritel tradisional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang dilaksanakan di Desa Tambakrejo, Jombang, Jawa Timur. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, dengan lima pemilik Toko Madura yang dipilih sebagai informan kunci menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa belief system pedagang Madura terefleksi dalam nilai kepercayaan, identitas keagamaan, kontrol emosional, resiliensi, adaptasi, serta pelayanan maksimal. Sementara itu, etika bisnis terimplementasi melalui prinsip kemandirian, tanggung jawab, kejujuran, keadilan, saling menguntungkan, moralitas, profesionalisme, serta menjaga kepercayaan konsumen. Integrasi keduanya menciptakan keunggulan kompetitif yang tidak mudah ditiru oleh ritel modern, terutama dalam aspek loyalitas konsumen, pelayanan personal, serta hubungan jangka panjang berbasis nilai
Kosmetik Halal, Strategi Marketing Sos-Med, Dan Minat Konsumen: Studi Kasus Pada Panda Lovely Jombang Amin Awal Amarudin; Firda Nikmah Nur Azizah; Bekti Widya
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 4 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i4.2046

Abstract

Fenomena meningkatnya minat masyarakat terhadap kosmetik halal mencerminkan pergeseran gaya hidup dan tuntutan etis dalam konsumsi produk kecantikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pemasaran kosmetik halal serta faktor yang memengaruhi minat beli konsumen di Panda Lovely Jombang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus, melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Panda Lovely menerapkan strategi bauran pemasaran yang mencakup promosi melalui media sosial, pemberian diskon, layanan pelanggan personal, dan kolaborasi dengan berbagai pihak sehingga berhasil meningkatkan daya tarik konsumen. Faktor utama yang memengaruhi minat beli meliputi kualitas produk, layanan, promosi, harga, serta keaktifan di media digital. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan strategi pemasaran halal yang tepat mampu memperkuat loyalitas konsumen dan memberikan keuntungan kompetitif. Implikasi penelitian ini adalah pentingnya inovasi pemasaran halal untuk memperluas pasar sekaligus memperkuat citra bisnis yang berkelanjutan
Persepsi Literasi Halal dan Motif Pemilihan Produk Kosmetik Mahasiswa Universitas KH. A. Wahab Hasbullah Amin Awal Amarudin; Adinda Syaifa Azzara; Efnita Mayang Sari; Haya Fatimah; Lailatul Afifah
Jurnal Ilmiah Dan Karya Mahasiswa Vol. 2 No. 2 (2024): APRIL: JURNAL ILMIAH DAN KARYA MAHASISWA
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jikma.v2i2.1654

Abstract

This research has a relationship between perceptions of halal literacy and UNWAHA students' motives for choosing cosmetic products based on sharia economic principles. Through an economic analysis approach, this research explores the extent to which students' understanding of halal literacy influences their motives for choosing halal cosmetic products that follow sharia principles. This research method uses a qualitative approach with data sources through interviews with UNWAHA students. It is hoped that the research results will provide valuable insight for students in understanding halal literacy and motives for choosing cosmetic products.
IMPLEMENTASI ETIKA BISNIS PADA UMKM KULINER HALAL DI SENTRA PKL JOMBANG (ANALISIS PELUANG DAN TANTANGAN) Amin Awal Amarudin; Regita Juninda Berliani
Iqtishaduna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Vol 7 No 3 (2026): April
Publisher : Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah dan Hukum Uin Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/iqtishaduna.v7i3.66437

Abstract

Abstrak UMKM kuliner halal di kawasan Sentra Kuliner memiliki potensi besar seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap produk halal. Disamping itu, implementasi etika bisnis berpotensi meningkatkan kepercayaan konsumen. Namun, apakah pelaku usaha sudah menerapkan etika bisnis islam dengan baik dan bagaimana tantangannya terhadap implementasi etika bisnis tersebut. Maka perlu penelitian terkait hal tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peluang, mendeskripsikan implementasi etika bisnis, dan menganalisis tantangan penerapan etika bisnis pada UMKM kuliner halal di Sentra PKL Jombang. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis riset field risearch. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lokasi strategis, arus pelanggan yang cukup ramai, fasilitas memadai, permintaan pasar yang tinggi serta biaya retribusi yang ringan menjadi peluang utama dalam usaha kuliner halal. Implementasi etika bisnis Islam telah diterapkan dalam aspek ketauhidan, kebebasan, kejujuran, tanggung jawab, keadilan, dan menjaga kehalalan produk. Namun, pelaku UMKM masih menghadapi berbagai tantangan, seperti persaingan usaha, belum meratanya kepemilikan sertifikat halal, keterbatasan informasi, keluhan pelanggan, kenaikan harga bahan baku, dan kesulitan mendapatkan bahan saat hari raya, serta rendahnya pemanfaatan pembiayaan syariah dan sistem pembayaran digital. Peneliti selanjutnya disarankan memperluas cakupan studi dan menggunakan pendekatan kuantitatif. Kata Kunci: UMKM, Kuliner Halal, Etika Bisnis Islam   Abstract Halal culinary MSMEs in the Jombang Culinary Center area have significant potential as public awareness of halal products increases. Furthermore, the implementation of business ethics has the potential to increase consumer trust. However, whether business actors have implemented Islamic business ethics effectively and what are the challenges to implementing them is crucial. Therefore, research is needed. This study aims to identify opportunities, describe the implementation of business ethics, and analyze the challenges of implementing business ethics in halal culinary MSMEs in the Jombang Street Vendor Center. The method used was a qualitative approach with field research. Data collection techniques were conducted through interviews, observation, and documentation. The results indicate that strategic locations, a fairly busy customer flow, adequate facilities, high market demand, and low fees are the main opportunities in halal culinary businesses. The implementation of Islamic business ethics has been applied in aspects of monotheism, freedom, honesty, responsibility, justice, and maintaining product halalness. However, MSMEs still face various challenges, such as business competition, unequal distribution of halal certification, limited information, customer complaints, rising raw material prices, and difficulties obtaining materials during Eid, as well as low utilization of sharia financing and digital payment systems. Future researchers are advised to broaden the scope of the study and use a quantitative approach. Keywords: MSMEs, Halal Culinary, Islamic Business Ethics
ANALISIS PENERAPAN BA’I ISTISHNA’ DAN STRATEGI MENINGKATKAN KEPUASAN KONSUMEN PADA JASA PENJAHITAN FASHION HALAL ANAS TAYLOR JOMBANG Amin Awal Amarudin; Novi Ria Ananta
Iqtishaduna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Vol 7 No 3 (2026): April
Publisher : Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah dan Hukum Uin Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/iqtishaduna.v7i3.66438

Abstract

Abstrak Kepuasan konsumen terhadap penerapan akad ba’i istishna’ pada bidang jasa dibutuhkan untuk meningkatkan jumlah pelanggan maupun untuk meningkatkan profit bisnis. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripskikan penerapan akad ba’i istishna’ dan strategi meningkatkan kepuasan konsumen serta untuk menganalisis kepuasan konsumen terhadap jasa penjahitan di Anas Taylor jombang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berjenis studi kasus. Data dikumpulkan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan reduksi data, paparan data serta penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data yaitu dengan triangulasi metode, sumber dan teori. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemesanan pakaian di Anas Taylor sudah sesuai dengan syarat dan rukun akad ba’i istishna’ yang tertulis pada Fatwa DSN - MUI No. 6/DSN-MUI/VI/2000, dengan bukti adanya kontrak, kesesuaian pesanan dan khiyar berbentuk perbaikan jika terjadi ketidaksesuaian pesanan. Strategi yang digunakan Anas Taylor dalam meningkatkan kepuasan konsumen yaitu menjaga kualitas produk dan kualitas layanan, menjaga harga agar tetap terjangkau, serta memberikan kemudahan dalam memperoleh barang yang diinginkan. Kepuasan konsumen Anas Taylor diketahui melalui repeat order dari konsumen, upaya  pelayanan terbaik terhadap komplain, pemilihan kualitas kain terbaik serta penyesuaian model pakaian sesuai perkembangan zaman. Kata Kunci: Akad ba’i istishna’, Fashion halal, Kepuasan konsumen   Abstract Customer satisfaction with the application of ba'i istishna' contracts in the service sector is needed to increase the number of customers and to increase business profits. The purpose of this study is to describe the application of ba'i istishna' contracts and strategies to increase customer satisfaction, as well as to analyze customer satisfaction with tailoring services at Anas Taylor Jombang. The research method used is a case study with a qualitative approach. Data collection in this study was conducted through interviews, observation, and documentation. Data analysis techniques included data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Data validity was tested using triangulation of methods, sources, and theories. The results of this study indicate that clothing orders at Anas Taylor are in accordance with the terms and conditions of the ba'i istishna' contract as stated in Fatwa DSN - MUI No. 6/DSN-MUI/VI/2000. This is mainly due to the existence of a contract, order conformity, and the option of repair in the event of order non-conformity. The strategies used by Anas Taylor to increase customer satisfaction include maintaining product quality, service quality, keeping prices affordable, and providing convenience in obtaining the desired items. Customer satisfaction at Anas Taylor is evident through repeat orders from customers, efforts to provide the best service in response to complaints, the best fabric quality, and the ability to adapt clothing styles to current trends. Keywords: Ba'i istishna' contract, halal fashion and customer satisfaction