Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Kontribusi Koperasi Syariah Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Guru, Studi Analisis Pembiayaan Bmt Rizqona Ikabu Jombang Amin Awal Amarudin; Septi Dwi Andini
Ekosiana Jurnal Ekonomi Syari ah Vol. 10 No. 1 (2023): EKOSIANA : JURNAL EKONOMI SYARIAH
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah, STAI AN-NAJAH INDONESIA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47077/ekosiana.v10i1.257

Abstract

In this study, the authors aimed to analyze how the strategy for implementing BMT Rizqona IKABU financing for teachers in Islamic boarding schools and how the impact of the strategy for implementing BMT Rizqona IKABU financing was for teachers in Islamic boarding schools so that they would know how the contribution of financing for teachers at BMT Rizqona had on teacher welfare. In this study, the authors used qualitative methods. In collecting data the authors searched from documents and participants, namely through interviews and observations with administrators and teacher customers of BMT Rizqona IKABU. In analyzing the data, the writer uses the Miles and Huberman model analysis, namely by reducing data, presenting data, and drawing conclusions or verification. The results of the study conclude that there are several financing contributions for teachers who are given BMT Rizqona IKABU to teacher welfare, namely spiritual welfare financing contributes to helping teachers carry out worship (in the form of zakat, infaq and alms), on social welfare financing contributes to helping teachers meet educational needs personal and family members, to the welfare of the soul financing contributes to assisting teachers in maintaining or meeting the health needs of teachers, to economic welfare financing contributes to assisting teachers in meeting the needs of purchasing goods and teacher business needs. Kata Kunci: Sharia cooperatives, financing, welfare, teachers
Analisis Perilaku Konsumtif Mahasiswi Terhadap Trand Fashion Terkini Dalam Prespektif Maqasid Syari’ah Amin Awal Amarudin; Karisma Wahyu Amala; Arivatu Ni’mati Rahmatika
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i4.8615

Abstract

Penelitian ini menganalisis perilaku konsumen mahasiswi terhadap tren busana terkini dalam perspektif maqasid syariah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola konsumsi mahasiswi, faktor-faktor yang mempengaruhi mahasiswi, dan tinjauan maqasid syariah terhadap perilaku konsumen mahasiswi dalam tren busana menurut perspektif maqasid syariah. Penelitian ini menggunakan penelitian lapangan (field research), yaitu penelitian yang berkaitan langsung dengan objek yang diteliti. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa mayoritas mahasiswi ekonomi Islam berperilaku pada kategori sedang sampai tinggi, hal ini menunjukkan bahwa dalam hal pola konsumsi, mahasiswi dinilai belum mampu mengelola pola konsumsi dengan baik. Faktor-faktor yang mempengaruhi mahasiswi ekonomi Islam berperilaku konsumtif terhadap tren busana terkini secara berurutan adalah sebagai berikut: a) Mengikuti tren (44%), b) Ingin tampil beda dengan orang lain (25%), c) Untuk menarik perhatian orang lain (19%), d) Bangga karena penampilannya (13%). Tinjauan maqasid syariah terhadap perilaku konsumen pada mahasiswi ekonomi Islam adalah bahwa perilaku konsumen mahasiswi terhadap fashion bukan didasarkan atas kebutuhan, akan tetapi didorong oleh adanya tren yang semakin berkembang dan karena faktor keinginan pribadi serta berbagai alasan tidak esensial lainnya, sehingga dalam hal ini tidak sesuai dengan ketentuan maqasid syariah. Keywords: Consumer Behavior, Fashion Trends, Maqasid Sharia
Implementasi Belief System Dan Etika Bisnis Pada Toko Madura Dalam Pemasaran Ritel Tradisional Amin Awal Amarudin; Aby Hanandany; Arivatu Ni'mati Rahmatika
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 4 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i4.2035

Abstract

Perkembangan pesat sektor ritel di era digital menimbulkan tantangan serius bagi pelaku ritel tradisional, terutama dengan semakin dominannya jaringan minimarket modern dan platform e-commerce. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi belief system dan etika bisnis sebagai fondasi utama ketahanan Toko Madura dalam praktik pemasaran ritel tradisional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang dilaksanakan di Desa Tambakrejo, Jombang, Jawa Timur. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, dengan lima pemilik Toko Madura yang dipilih sebagai informan kunci menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa belief system pedagang Madura terefleksi dalam nilai kepercayaan, identitas keagamaan, kontrol emosional, resiliensi, adaptasi, serta pelayanan maksimal. Sementara itu, etika bisnis terimplementasi melalui prinsip kemandirian, tanggung jawab, kejujuran, keadilan, saling menguntungkan, moralitas, profesionalisme, serta menjaga kepercayaan konsumen. Integrasi keduanya menciptakan keunggulan kompetitif yang tidak mudah ditiru oleh ritel modern, terutama dalam aspek loyalitas konsumen, pelayanan personal, serta hubungan jangka panjang berbasis nilai
Kosmetik Halal, Strategi Marketing Sos-Med, Dan Minat Konsumen: Studi Kasus Pada Panda Lovely Jombang Amin Awal Amarudin; Firda Nikmah Nur Azizah; Bekti Widya
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 4 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i4.2046

Abstract

Fenomena meningkatnya minat masyarakat terhadap kosmetik halal mencerminkan pergeseran gaya hidup dan tuntutan etis dalam konsumsi produk kecantikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pemasaran kosmetik halal serta faktor yang memengaruhi minat beli konsumen di Panda Lovely Jombang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus, melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Panda Lovely menerapkan strategi bauran pemasaran yang mencakup promosi melalui media sosial, pemberian diskon, layanan pelanggan personal, dan kolaborasi dengan berbagai pihak sehingga berhasil meningkatkan daya tarik konsumen. Faktor utama yang memengaruhi minat beli meliputi kualitas produk, layanan, promosi, harga, serta keaktifan di media digital. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan strategi pemasaran halal yang tepat mampu memperkuat loyalitas konsumen dan memberikan keuntungan kompetitif. Implikasi penelitian ini adalah pentingnya inovasi pemasaran halal untuk memperluas pasar sekaligus memperkuat citra bisnis yang berkelanjutan
Persepsi Literasi Halal dan Motif Pemilihan Produk Kosmetik Mahasiswa Universitas KH. A. Wahab Hasbullah Amin Awal Amarudin; Adinda Syaifa Azzara; Efnita Mayang Sari; Haya Fatimah; Lailatul Afifah
Jurnal Ilmiah Dan Karya Mahasiswa Vol. 2 No. 2 (2024): APRIL: JURNAL ILMIAH DAN KARYA MAHASISWA
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jikma.v2i2.1654

Abstract

This research has a relationship between perceptions of halal literacy and UNWAHA students' motives for choosing cosmetic products based on sharia economic principles. Through an economic analysis approach, this research explores the extent to which students' understanding of halal literacy influences their motives for choosing halal cosmetic products that follow sharia principles. This research method uses a qualitative approach with data sources through interviews with UNWAHA students. It is hoped that the research results will provide valuable insight for students in understanding halal literacy and motives for choosing cosmetic products.