Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

DETERMINAN CURRENT RATIO, DEBT TO EQUITY DAN PRICE TO BOOK VALUE TERHADAP HARGA SAHAM Tania, Gita; Yantiana, Nella; Noviarty, Helisa
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 8 No 3 (2024): Edisi September - Desember 2024
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v8i3.4578

Abstract

Tujuan dilakukannya tulisan ini adalah sebagai penjelasan posisi variabel-variabel yang diselidiki serta keterkaitan di antara mereka. Penelitian explanatory ini menyoroti dampak dari variabel independen Current ratio, Debt to Equity Ratio dan Price to Book Value (CR, DER, PBV) terhadap variabel dependen (harga saham). Bursa Efek Indonesia (BEI) dijadikan objek untuk penelitian yang diperoleh melalui website https://www.idx.co.id/ dan web resmi perusahaan sepanjang 2020-2022, penelitian ini melibatkan 86 perusahaan sektor energi. Data yang digunakan ialah data sekunder sebagai jenis penelitian, yang merupakan informasi dari laporan keuangan perusahaan sektor energi pada Bursa Efek Indonesia dalam rentang tahun 2020 hingga 2022. Perusahaan disektor energi pada Bursa Efek Indonesia sebagai populasi. Hipotesis dalam penelitian ini diuji dengan analisis regresi berganda menggunakan SPSS 29. Dengan purposive sampling sebagai metode yang digunakan peneliti untuk menentukan/menarik sampel, dimana kriteria yang ditentukan sebagai berikut: Perusahaan sektor energi pada Bursa Efek Indonesia, menerbitkan laporan keuangan komprehensif yang telah diaudit untuk 2020-2022, tidak delesting selama 2020-2022 sampai dengan sekarang, perusahaan yang sahamnya aktif diperdagangkan sampai dengan sekarang, serta semua data yang dibutuhkan pada penelitian ini tersedia. Output yang didapat pada penelitian ini adalah pengaruh Current Ratio terhadap variabel dependen signifikan, menunjukkan adanya hubungan yang kuat antara Current Ratio dan Harga Saham, sehingga hipotesis alternatif (H1) diterima, Debt to Equity Ratio tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Harga Saham, sehingga hipotesis alternatif (H2) tidak dapat diterima, Price to Book Value memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen, menunjukkan hubungan yang kuat antara Price to Book Value dan Harga Saham sehingga hipotesis alternatif H3 dinyatakan valid.
PENGARUH LEVERAGE, INTENSITAS MODAL DAN UKURAN PERUSHAAN TERHADAP TAX AVOIDANCE DENGAN UMUR PERUSAHAAN SEBAGAI MODERASI PADA PERUSAHAAN SEKTOR INDUSTRI Septian, Tri Rizki; Noviarty, Helisa; Helmi, Syarif M
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 8 No 3 (2024): Edisi September - Desember 2024
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v8i3.4603

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi serta menganalisis dampak leverage, capital intensity, serta ukuran perusahaan terhadap penghindaran pajak serta menilai apakah umur perusahaan dapat memoderasi hubungan antara ketiga variabel bebas tersebut dengan penghindaran pajak. Studi ini memakai data sekunder yang diambil dari laporan tahunan perusahaan pada sektor industri yang terdaftar di Bursa Efek pada periode 2021-2023. Untuk sampel pada penelitian ini terdiri dari 50 yang dipilih melalui metode purposive sampling dari total 63 perusahaan yang memenuhi parameter atau kriteria yang sudah ditentukan. Metode analisis yang dipakai meliputi uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, serta uji MRA yang digunakan untuk menilai peran moderasi umur perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa leverage dan intensitas modal tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak. Sementara itu, ukuran perusahaan ditemukan memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap praktik penghindaran pajak. Lebih lanjut, hasil uji moderasi menunjukkan bahwa umur perusahaan tidak mampu memoderasi pengaruh leverage, capital intensity, dan ukuran perusahaan terhadap tax avoidance. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun ukuran perusahaan merupakan faktor yang berpengaruh dalam menentukan strategi penghindaran pajak, umur perusahaan tidak berfungsi sebagai variabel moderasi yang efektif dalam konteks ini. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa otoritas pajak perlu memberikan perhatian lebih pada perusahaan dengan ukuran besar, karena mereka cenderung memiliki kemampuan lebih dalam mengimplementasikan strategi penghindaran pajak. Penelitian ini juga menyarankan agar perusahaan tidak terlalu mengandalkan leverage atau capital intensity sebagai sarana untuk meminimalisir beban pajak. Penelitian lebih lanjut direkomendasikan untuk menguji pengaruh variabel tambahan seperti kompensasi eksekutif, struktur kepemilikan, serta kepemilikan institusional, dan memperluas objek penelitian pada sektor industri lain untuk memperoleh hasil yang lebih komprehensif.
Pentingkah Teori Kecurangan Hexagon dalam Mencegah Kecurangan Laporan Keuangan Perusahaan Sektor Pertambangan? Santi, Santi; Noviarty, Helisa; Ikhsan, Syarbini
Monex: Journal of Accounting Research Vol 13, No 02 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/monex.v13i02.6886

Abstract

Penelitian ini didasari oleh banyaknya kasus kecurangan laporan keuangan, terutama yang berkaitan dengan perusahaan pertambangan serta masih terdapat perbedaan penelitian-penelitian sebelumnya terkait dengan teori kecurangan. Sehingga studi ini bertujuan untuk mengkaji pentingnya teori kecurangan hexagon dalam mencegah kecurangan pelaporan keuangan perusahaan sektor pertambangan yang tercatat di BEI rentang waktu 2019-2023. Indikator yang digunakan sebagai alat ukur kecurangan yaitu M-Score. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pemilihan sampel purposive sampling, terdiri dari 13 perusahaan dari total 71 perusahaan dan periode yang diteliti selama 5 tahun. Hasil temuan menunjukkan unsur teori kecurangan hexagon yang relevan untuk mendeteksi kecurangan pelaporan keuangan yaitu peluang, rasionalisasi dan kolusi, sedangkan unsur tekanan, kemampuan, dan arogansi tidak dapat mempengaruhi kecurangan laporan keuangan. Komite audit bertindak sebagai moderator dalam studi ini tidak mampu memberikan kontribusi yang ditunjukkan dengan melemahnya pengaruh unsur teori kecurangan hexagon terhadap kecurangan laporan keuangan. Perusahaan pertambangan perlu memperhatikan sifat industri, prinsip akrual dan koneksi politik karena terindikasi dalam penyimpangan pelaporan keuangan.
PENGARUH PROFITABILITAS, SOLVABILITAS, UKURAN KAP, FEE AUDIT, DAN AGRESIVITAS PENGHINDARAN PAJAK TERHADAP AUDIT REPORT LAG Lestari, Cindy Putri Intan; Damayanti, Fera; Noviarty, Helisa
Jesya (Jurnal Ekonomi dan Ekonomi Syariah) Vol 7 No 2 (2024): Artikel Periode Research Juli 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v7i2.1687

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakuksan uji dan analisis empiris terhadap pengaruh profitabilitas, solvabilitas, ukuran KAP, fee audit dan agresivitas penghindaran pajak terhadap audit report lag. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2022. Sumber data yang digunakan adalah laporan keuangan perusahan sektor energi di BEI. Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria tertentu, dari 74 populasi diambil 18 perusahaan yang menghasilkan 54 jumlah pengamatan. Analisis dalam uji ini menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) Profitabilitas tidak berpengaruh terhadap audit report lag, (2) Solvabilitas berpengaruh positif terhadap audit report lag, (3) Ukuran KAP berpengaruh negatif terhadap audit report lag, (4) Fee Audit tidak berpengaruh terhadap audit report lag, dan (5) Agresivitas Penghindaran Pajak berpengaruh positif terhadap Audit Report Lag
Pengaruh Profitabilitas Dan Leverage Terhadap Pengungkapan CSR Pada Perusahaan Pertambangan di Indonesia Asada Tjondro, Aldric Randy; Muhammad Fahmi; Helisa Noviarty
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 4 No. 2 (2024): Artikel Periode Juli 2024
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v4i2.3901

Abstract

Tentu saja, tujuan utama perusahaan adalah meningkatkan laba setiap tahunnya, namun dalam praktiknya, laba tidak lagi cukup untuk menarik perhatian pemangku kepentingan. Akibatnya, perusahaan juga harus menyoroti manfaat internal lainnya. Corporate Social Responsibility adalah salah satu upaya perusahaan sebagai cara peduli perusahaan pada lingkungan dan masyarakat sekitar yang dimana perusahaan lebih menerapkan tripel bottom lines. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengungkapan CSR perusahaan pertambangan dipengaruhi oleh profitabilitas dan leverage, dua faktor independen, pada tahun 2021–2023. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria yang telah di tentukan. Metode pengolahan data menggunakan aplikasi SPPS V25. output dari penelitian ini mengungkapkan bahwa Profitabilitas dan leverage tidak memilki pengaruh pada pengungkapan CSR. Hal ini mengartikan bahwa tinggi dan rendahnya profitabilitas tidak mempengaruhi suatu perusahaan untuk terlalu melakukan pengungkapan CSR yang diperlukan bagi para masyarakat luas. Sedangkan leverage, Hal ini di karenakan perusahaan lebih mengutamakan biaya operasionalnya untuk meningkatkan laba perusahaan dengan biaya operasional yang tinggi sehingga akan terjadi pengurangan biaya termasuk biaya pengungkapan CSR.
Mengukur Kinerja Keuangan Dengan Pendekatan Metode Rgec Pada Bank Pembangunan Daerah Di Pulau Kalimantan Periode 2018-2022 Hakim, Muhammad Irvan; Noviarty, Helisa
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 4 No. 2 (2024): Artikel Periode Juli 2024
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v4i2.3908

Abstract

Sebagai lembaga keuangan, bank pembangunan daerah memiliki kewajiban yang tinggi dalam memobilisasi dana masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Laporan keuangan dapat diolah menjadi gambaran tentang kesehatan keuangan bank. Eksplorasi kajian ini diharapkan bisa mencari tahu untuk mengukur tingkat RGEC (Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, dan Capital) terhadap kinerja keuangan Bank Pembangunan Daerah. Artikel ini berfokus pada Bank Pembangunan Daerah yang berada di wilayah kepulauan Kalimantan, yang terindeks di direktori Bank Indonesia, dengan laporan tahunan komprehensif mulai tahun 2018 hingga 2022. Metodologi dalam kajian literasi ini perlu menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Berdasarkan penilaian Risk Profile menggunakan NPL (Non Performing Loan) dan LDR (Loan to Deposit Ratio), lalu dari penilaian Good Corporate Governance perlu penilaian dengan perusahaan sendiri atau self assesment, sedangkan penilaian Earnings perlu pendekatan ROA (Return on Asset), ROE (Return on Equity), lalu dengan pendekatan NIM (Net Interest Margin), dan penilaian Capital perlu adanya CAR (Capital Adequacy Ratio). Secara keseluruhan rata rata penilaian setiap faktor seluruh bank pembangunan daerah yang diteliti termasuk kategori sehat hingga sangat sehat kecuali rasio ROE dimana seluruh bank yang diteliti termasuk kategori kurang sehat.
Edukasi Pengelolaan Ekowisata Berbasis Manajemen Risiko Di Mempawah Mangrove Park Heniwati, Elok; Haryono, Haryono; M. Helmi, Syarif; Noviarty, Helisa; Fitriana Hamsyi, Nur
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 7 No 2 (2023): Volume 7 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v7i2.18727

Abstract

Mempawah Mangrove Park is one ecotourism located in Pasir Village, Mempawah Hilir District, Mempawah Regency, West Kalimantan. During the pandemic, mangrove-based tourism was closed, so there were no tourist visits. As a result, no income can be used to manage ecotourism. On the other hand, the level of abrasion around the mangrove area is relatively elevated. For this reason, community service activities (PKM) aim to achieve two purposes, namely 1) providing counseling on risk management of mangrove natural resource asset management and 2) planting mangrove seedlings for ecotourism sustainability and the local environment from potential seawater abrasion. It is expected that through this activity, the understanding of the mangrove community regarding the risks of managing natural resource assets will increase so that they can sustainably develop ecotourism potential.
Pengaruh Komite Audit dan Audit Tenure terhadap Audit Delay dengan Reputasi Kantor Akuntan Publik sebagai Variabel Moderasi Ulfah, Dinia Fakhriyah; Muhsin, Muhsin; Noviarty, Helisa
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 4 No 3 (2024): JUPIN Agustus 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.414

Abstract

Perusaihaiain yaing terdaiftair di Bursai Efek Indonesiai (BEI) hairus menyaimpaiikain laiporain keuaingain yaing telaih diaiudit oleh aiuditor eksternail dailaim waiktu yaing ditentukain oleh lembaigai Otoritais Jaisai Keuaingain. Penyampaian laporan keuangan yang terlambat dapat menyebabkan penurunan harga jual saham dan minat investor dalam berinvestasi. Menurunnya minat investor terjadi akibat dari adanya ketidakakuratan informasi yang disebabkan karena keterlambatan dalam penyampaian laporan keuangan. Audit Delay merupakan jangka waktu antara tanggal berakhirnya tahun buku dengan tanggal laporan audit diterbitkan. Tujuain dairi penelitiain ini aidailaih untuk mengetaihui baigaiimainai komite aiudit dain aiudit tenure berdaimpaik paidai aiudit delaiy, dengain reputaisi kaintor aikuntain publik sebaigaii vairiaibel moderaisi yaing digunaikain paidai perusaihaiain sektor consumer non-cyclicails yaing terdaiftair di Bursai Efek Indonesiai dairi taihun 2020 hinggai 2023, dengain saimpel sebainyaik 304 yaing diaimbil secairai purposive sampling dengan menggunakan spss versi 24 Metodologi penelitian yang digunakan metode analisis berupa statistik deskriptif, serta analisis regresi linear berganda dan setelah di moderasi. Haisil penelitiain menujukkain komite aiudit berpengairuh positif dain signifikain terhaidaip aiudit delaiy dengan nilai koefisen regresi 14,455 dengan 0,000 < 0,05 signifikan, aiudit tenure berpengairuh negaitif dain signifikain terhaidaip aiudit delaiy dengan nilai koefisien regresi -5.200 dengan 0,000 < 0,05 signifikan, dain reputaisi kaintor aikuntain publik tidaik maimpu memoderaisi komite aiudit dain aiudit tenure terhaidaip aiudit delaiy dengan memiliki nilai signifikan > 0,05 paidai perusaihaiain sektor consumer non-cyclicails  yaing terdaiftair di Bursai Efek Indonesiai taihun 2020-2023.
PENYULUHAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN PADA UMKM DI KOTA PONTIANAK Heniwati, Elok; Yantiana, Nella; Desyana, Gita; Noviarty, Helisa; Rusliyawati, Rusliyawati; Samosir, Nelly L
ABDI EQUATOR Vol 6, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Jurusan Akuntansi FEB UNTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/abdiequator.v6i1.106097

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Pontianak dalam menyusun laporan keuangan yang sederhana, sistematis, dan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM). Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu penyuluhan teoritis, workshop praktis, dan sesi diskusi serta pendampingan. Sebanyak 35 peserta mengikuti kegiatan ini, dan hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman akuntansi, ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata dari pre-test ke post-test. Peserta juga menunjukkan minat tinggi untuk menerapkan pencatatan keuangan dalam kegiatan usaha mereka. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan partisipatif melalui praktik langsung sangat efektif dalam meningkatkan literasi keuangan pelaku UMKM. Kegiatan ini juga mendorong peserta untuk mulai menerapkan sistem pencatatan keuangan sederhana sebagai dasar pengambilan keputusan bisnis dan akses permodalan.
Pengaruh Pengendalian Internal, Whistleblowing System, dan Kompetensi Pegawai Terhadap Pencegahan Fraud dengan Moralitas Individu Sebagai Variabel Moderasi Marini, Rici; Muhsin; Helisa Noviarty
El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Vol. 6 No. 8 (2025): El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmal.v6i8.9416

Abstract

                This study aims to analyze the effect of internal control, whistleblowing system, and employee competence on fraud prevention efforts, and evaluate the role of individual morality as a moderating variable. The background of this study is based on the high number of fraud cases in the public sector, which indicates that the supervisory system and individual ethics are not optimal. The research was conducted at the Financial and Development Supervisory Agency (BPKP) of West Kalimantan Province using an explanatory quantitative approach. Primary data was collected through distributing questionnaires to 36 purposively selected respondents. Data analysis was conducted by utilizing WarpPLS 8.0 software to test the direct relationship between variables as well as the moderating effect of individual morality. The results of the analysis show that internal control and whistleblowing system have a positive and significant effect on fraud prevention. In contrast, employee competence does not show a significant effect. In addition, individual morality is proven to strengthen the effect of internal control on fraud prevention, but does not strengthen the effect of the whistleblowing system or employee competence. These findings emphasize that the effectiveness of the supervisory system needs to be supported by individual moral integrity to optimally prevent fraud. This research is expected to make an empirical contribution in strengthening the supervisory system in the public sector and in shaping a clean organizational culture and integrity.