Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN FLIPPED CLASSROOM UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SOSIOLOGI OLAHRAGA Ari Sutisyana; Yahya Eko Nopiyanto; Arwin Arwin
Jambura Journal of Sports Coaching Vol 5, No 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jjsc.v5i2.20050

Abstract

Flipped Classroom adalah salah satu model pembelajaran berbasis teknologi dan berpusat pada mahasiswa yang menuntun mahasiswa secara aktif untuk mempersiapkan materi pembelajaran sebelum kelas tatap muka dimulai. Sosiologi olahraga adalah ilmu yang mempelajari berbagai aspek fenomena sosial yang berhubungan dengan aktivitas olahraga dan dampaknya bagi manusia.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar mahasiswa penjas pada perkuliahan sosiologi olahraga. Hasil penelitian menyebutkan bahwa: 1) pada siklus 1 terdapat nilai rerata hasil belajar mahasiswa sebesar 75, dengan ketuntasan klasikal sebesar 68%, 2) pada siklus 2 terdapat nilai rerata sebesar 82, dengan ketuntasan klasikal sebesar 87%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran flipped classroom dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa. Melalui hasil penelitian ini dapat menjadi alternatif rujukan bagi dosen penjas untuk menjadikan model pembelajaran flipped classroom sebagai salah satu model pembelajaran pada mata kuliah lain yang sejenis.
Kecerdasan emosional atlet futsal putri di klub Abhiseva Kota Bengkulu Ari Sutisyana; Yahya Eko Nopiyanto; Bayu Insanistyo; Nurhidayani Nurhidayani; Ibrahim Ibrahim; Ipa Sari Kardi
Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training) Vol 7, No 2 (2023): Journal of S.P.O.R.T
Publisher : Pendidikan Jasmani Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/sport.v7i2.7887

Abstract

Kecerdasan emosional menjadi faktor penentu keberhasilan seseorang dalam menekuni cabang olahraga. Namun, penelitian pada topik ini secara kuantitas belum banyak diteliti khususnya pada atlet futsal putri di Abhiseva Kota Bengkulu. Tujuan penulisan artikel ini untuk menganalisis tingkat kecerdasan emosional atlet futsal putri di klub Abhiseva Kota Bengkulu. Data penelitian dikumpulkan menggunakan angket. Data yang terkumpul dianalisis secara kuantitatif dengan menggunakan nilai standar deviasi ideal dan nilai rerata ideal. Hasil penelitian menggambarkan bahwa tingkat kecerdasan emossional atlet terdiri dari tiga kategori. Sebanyak 3 atlet berada pada kategori sangat tinggi dengan nilai interval 68-80, 10 atlet berada pada kategori tinggi dengan nilai interval 56-68, dan 3 atlet berada pada kategori sedang dengan nilai interval 44-56, serta tidak ada atlet yang memiliki tingkat kecerdasan emosional pada kategori rendah maupun sangat rendah. Merujuk pada hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa atlet putri di klub Abhiseva Kota Bengkulu memiliki tingkat kecerdasan emosional dengan kategori tinggi.   
Profil Kebugaran Jasmani Aspek Daya Tahan Vo2max Siswa SD Negeri 27 Bengkulu Tengah: Profile of Physical Fitness Aspects of Endurance VO2 Max of Students at SDN 27 Bengkulu Tengah Pirsan; Tono Sugihartono; Ari Sutisyana
SPORT GYMNASTICS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol. 4 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/gymnastics.v4i2.27305

Abstract

ABSTRACT The purpose of  study was to determine the  physical fitness profile of the VO2 Max endurance aspect of the students of  SD Negeri 27 Bengkulu Tengah. This type of research was descriptive qualitative  research. The research subjects were students in grades III, IV, V and VI of SD Negeri 27 Bengkulu Tengah. To analyze the file , the researcher used the multi fitness test (MFT)VO2 Max instrument (arrival back and forth 20 meters). The results of file analysis obtained 21 (29.16%) male students with a value score of VO2 Max <25 with a very bad category, 33 (45 ,83%) of male students with a value score of VO2 Max 25.0 - 33.7 category with a poor category, 17 (23.61%) male students with a value score of VO2 Max 33.8 - 42.5 in the medium category, 1 (1.38% )of male students with a value score of VO2 Max 42.6 was in the good category and 0 (0%) no male students in the very good category. The average V02max of  male students was at a value score of VO2 Max 28.91 with a poor category. Mean while, female students found 52 (72.22% ) female students with a value score of  VO2 Max <25 in the very bad category, 19 (26.38% ) female students with a value score of VO2 Max score 25.0 - 33.7 with bad category, 1(38% ) female student with a value score of VO2 Max 33.8 - 42.5 in the medium category, 0 (0%) no  female students in the good category and 0 (0%)  no female students in the very good category. The  average V02max of female students was at a value of 24,23 with a very poor category. The average results of physical fitness aspects of endurance VO2 Max students of  SD Negeri 27 Bengkulu Tengah were at a value of  26,57 with a bad category. Keywords: Physical Fitness, students of  SD Negeri 27 Bengkulu Tengah, Aspects of Endurance VO2 Max
Analisis Aktivitas Fisik Terhadap Kesegaran Jasmani Pada Siswa Tunagrahita Di SLB 1 Rejang Lebong: Analysis of Physical Activity on Physical Fitness for Mentally Disabled Students at SLB 1 Rejang Lebong Nadea Azzahra; Syafrial; Ari Sutisyana
SPORT GYMNASTICS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol. 4 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/gymnastics.v4i2.29243

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi fisik mulai dari aktivitas fisik dan kebugaran jasmani siswa putra di SLB 1 Rejang Lebong. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan angket aktivitas fisik dan tes kesegaran jasmani indonesia (TKJI). Dalam penelitian ini subjek penelitiannya adalah seluruh siswa putra SLB 1 Rejang Lebong, dan sedangkan objeknya adalah 20 siswa putra penyandang Tunagrahita. Data dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif persentase. Adapun hasil penelitian kuesioner dari 20 siswa (100%) terdapat 0 siswa (0%) dalam kategori sangat tinggi, 5 siswa (25%) dalam kategori tinggi, 14 siswa (70%) dalam kategori sedang, 1 siswa (5%) dalam kategori rendah,. Sedangkan hasil tes kebugaran jasmani terdapat 0 siswa (0%) kategori baik sekali, 2 siswa (10%) kategori baik, 7 siswa ( 35%) kategori sedang, 5 siswa (25%) kategori kurang, dan 6 siswa (30%) kategori kurang sekali. Sehingga dapat disimpulkan bahwa aktivitas fisik dan tingkat kebugaran jasmani siswa putra SMA SLB 1 Rejang Lebong menunjukkan kategori sedang.
Analysis of Physical Education Students' Learning Obstacles in basic Research Course Yahya Eko Nopiyanto; Yarmani; Tono Sugihartono; Arwin Arwin; Syafrial Syafrial; Ari Sutisyana; Dian Pujianto; Andika Prabowo; Ipa Sari Kardi; Ibrahim Ibrahim; Cahyo Wibowo; Arief Ibnu Haryanto; Rasyono Rasyono
Kinestetik : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol 8 No 1 (2024): MARCH
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jk.v8i1.31781

Abstract

Obstacles in the learning process need to be an important concern for every lecturer in charge of the subject. Therefore, the purpose of this research is to reveal the learning barriers of physical education students in attending basic research lectures. The qualitative descriptive method is implemented to achieve research objectives. A total of 43 physical education students were involved in this study as subjects who provided the required information. Instruments consisting of observation, documentation, and semi-structured interviews are used to collect the required data. Analysis of the collected data using data triangulation. The results of the study stated that students experienced obstacles in attending basic research lectures, especially in the section on compiling research backgrounds and conducting research data analysis. 
Pengukuran dan Analisis Kondisi Fisik Berbasis Labor Kelas Olahraga Tono Sugihartono; Yarmani Yarmani; Ari Sutisyana
Jurnal Dharma Pendidikan dan Keolahragaan Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dharmapendidikan.v1i1.16086

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini untuk meningkatkan pemahaman  guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) tentang fungsi dan peranan pengukuran kondisi fisik; meningkatkan keterampilan guru melakukan pengukuran kondisi fisik siswa/atlet berbasis laboratorium olahraga, serta meningkatkan kemampuan guru dalam menganalisis data hasil tes fisik. Metode pemecahan masalah yang digunakan dalam pengabdian ini menggunakan pendekatan penyuluhan atau pelatihan, demonstrasi dan simulasi, serta praktikum. Khalayak sasaran dalam kegiatan pengabdian ini adalah guru  PJOK Sekolah dasar dan SMP di Kota Bengkulu yang tergabung dalam kelompok kegiatan KKGO dan Musayawarah Guru Bidang Studi PJOK. Analisis dan rujukan yang telah dilakukan meliputi tes fisik dan analisis tentang, 1) menentukan indeks Massa tubuh siswa (Index Mass of Body), 2) Tekanan Darah (systole/diastole), 3) Tes Ketebalan kandungan lemak tubuh, 3) Tes Reaksi Visual dan  Audio serta  Speed antisipation, 4) Vertcal Jump, 5) Back strength dan Leg Strength, 6) Sit up, 7) Pushup, serta 8) Volume Oksigen Maksimun (VO2Maks). Hasil analisis menunjukkan perlunya peningkatan usaha memperbaiki kondisi fisik siswa  melalui program pembelajaran PJOK maupun kegiatan ekstrakurikuler.
Implementasi Pembelajaran Berbasis Sets Untuk Meningkatkan Minat Belajar Calon Guru Penjas Ari Sutisyana; Yahya Eko Nopiyanto; Syafrial; Naha Rada Gema Adeisya
SPORT GYMNASTICS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol. 6 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/gymnastics.v6i1.38226

Abstract

Perlunya pendekatan yang inovatif dalam perkuliahan penelitian dasar dan karya tulis ilmiah pendidikan jasmani (penjas) menjadi latar belakang penelitian ini. Dengan menggunakan metode tindakan kelas, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar calon guru penjas  dalam perkuliahan penelitian dasar dan karya tulis ilmiah penjas. Partisipan dalam penelitian ini merupakan 25 calon guru penjas yang terdaftar di kelas penelitian dasar dan karya tulis ilmiah penjas. Hasil penelitian siklus pertama menunjukkan bahwa nilai rerata minat belajar sebesar 54,25 sedangkan pada siklus kedua mengalami peningkatan menjadi 59,32. Dapat disimpulkan bahwa implementasi pembelajaran berbasis SETS dalam perkuliahan penelitian dasar dan karya tulis ilmiah penjas dapat meningkatan minat belajar calon guru penjas. Implementasi ini mempromosikan partisipasi aktif, pemikiran kritis, dan pemecahan masalah kolaboratif, membuat pembelajaran lebih dinamis dan menarik. Temuan ini menunjukkan bahwa mengintegrasikan pembelajaran berbasis SETS ke dalam kurikulum pendidikan jasmani dapat secara efektif meningkatkan minat calon guru penjas dan mempersiapkan calon guru untuk menerapkan pengetahuan interdisipliner dalam karier mengajar di masa depan. Abstract The need for an innovative approach in basic research lectures and scientific papers of physical education (PE) is the background of this research. By using the classroom action method, this research aims to increase the learning interest of prospective PE teachers in basic research lectures and scientific papers of PE. Participants in this study were 25 prospective PE teachers registered in the basic research and scientific papers of PE classes. The results of the first cycle of research showed that the average value of learning interest was 54.25 while in the second cycle it increased to 59.32. It can be concluded that the implementation of SETS-based learning in basic research lectures and scientific papers of PE can increase the learning interest of prospective PE teachers. This implementation promotes active participation, critical thinking, and collaborative problem solving, making learning more dynamic and interesting. These findings indicate that integrating SETS-based learning into the PE curriculum can effectively increase the interest of prospective PE teachers and prepare prospective teachers to apply interdisciplinary knowledge in their future teaching careers.
Pengaruh Latihan Depth Jump Lompat Gawang Terhadap Lompatan Pada Peserta Ekstrakurikuler Bola Voli SMP Negeri 20 Kota Bengkulu Dela Thry Rizki; Oddie Barnada Rizky; Arrendi Afrilliyan; Nurul Fajar Muslimah Ningrum; Ari Sutisyana
SPORT GYMNASTICS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol. 6 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/gymnastics.v6i1.40456

Abstract

Permainan bola voli merupakan cabang olahraga yang populer hingga saat ini kepopulerannya dapat dilihat dari antusias para anak – anak muda saat ini yang memilih olahraga bola voli untuk cabang olahraga yang diminatinya. Banyaknya kejuaraan – kejuaraan yang diadakan dalam berbagai tingkatan juga menjadi salah satu faktor pendukung majunya olahraga bola voli hingga saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan Depth jump lompat gawang di Ekstrakurikuler bola voli putri Smp 20 kota Bengkulu.  Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dan desain One group pretest-postest design. Penelitian ini menggunakan tekknik total sampling yang berjumlah sampel 25 pemain. Instrumen yang digunakan adalah tes dan pengukuran menggunakan tes vertical jump. Berdasarkan hasil uji hipotesis nilai t hitung 10.45 > t tabel 1.711 sehingga hal tersebut menunjukan Ha diterima yang berarti bahwa ada pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan lomptan setelah diberi perlakuan dengan metode latihan depth jump. Adanya hubungan yang signifikan antara latihan depth jump Lompat gawang terhadap tinggi lompatan block. Pengujian hipotesis antara adanya pengaruh latihan Depth Jump Lompat gawang terhadap lompatan pada peserta Ekstrakurikuler voli Smp 20 kota Bengkulu mengalami peningkatan sebesar 12,31 % dan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain. Presentase hasil pengaruh tersebut membuktikan bahwa latihan Depth jump Lompat gawang  memberikan pengaruh yang kuat terhadap tinggi lompatan Abstract Volleyball is a popular sport until now, its popularity can be seen from the enthusiasm of today's young people who choose volleyball as a sport they are interested in. The number of championships held at various levels is also a supporting factor for the progress of volleyball until now. This study aims to determine the effect of Depth jump hurdle training in the extracurricular volleyball for girls at Smp 20 Bengkulu City. This study uses a quasi-experimental method and a One group pretest-posttest design. This study uses a total sampling technique with a sample of 25 players. The instruments used are tests and measurements using a vertical jump test. Based on the results of the hypothesis test, the t count value is 10.45> t table 1.711 so that it shows that Ha is accepted, which means that there is a significant effect on increasing jumps after being treated with the depth jump training method. There is a significant relationship between depth jump hurdle training and block jump height. Hypothesis testing between the influence of Depth Jump training on the jump of extracurricular volleyball participants at Smp 20 Bengkulu City experienced an increase of 12.31% and the rest was influenced by other variables. The percentage of the results of this influence proves that Depth Jump training has a strong influence on the height of the jump.
Pengaruh Model Latihan Permainan Unit 4-2 Menggunakan Dua Sentuhan Dan Satu Sentuhan Terhadap Kemampuan Melakukan Ground Passing Dalam Permainan Futsal Pada Atlet Futsal Smanko Provinsi Bengkulu Fatwa; Ari Sutisyana; Andika Prabowo; Andes Permadi; Dian Pujianto
SPORT GYMNASTICS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol. 6 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/gymnastics.v6i2.44076

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model latihan permainan unit 4-2 menggunakan dua sentuhan dan satu sentuhan terhadap peningkatan kemampuan ground passing dalam permainan futsal pada atlet SMANKO Provinsi Bengkulu. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain pretest-posttest satu kelompok (one group pretest-posttest design) yang melibatkan 30 atlet futsal sebagai sampel penelitian. Instrumen penelitian berupa tes keterampilan ground passing yang dilakukan sebelum dan sesudah penerapan model latihan. Hasil uji t memperoleh nilai thitung = 28,56 > ttabel = 1,699, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara hasil tes awal dan tes akhir setelah diberi perlakuan. Nilai rata-rata kemampuan ground passing meningkat dari 6 pada pretest menjadi 8 pada posttest, dengan mayoritas atlet berada pada kategori “Baik Sekali” (77%). Temuan ini membuktikan bahwa model latihan permainan unit 4-2 dengan dua sentuhan dan satu sentuhan efektif dalam meningkatkan kemampuan teknik dasar ground passing futsal. Model ini menekankan pengambilan keputusan cepat, kontrol bola yang efisien, dan akurasi operan dalam konteks permainan nyata, sehingga direkomendasikan sebagai strategi latihan berbasis permainan untuk mengoptimalkan performa teknik futsal di tingkat pelajar. Abstract This study aims to analyze the effect of the 4-2 unit game training model using two touches and one touch on improving ground passing skills in futsal among athletes at SMANKO Bengkulu Province. This study used an experimental method with a one-group pretest-posttest design involving 30 futsal athletes as research samples. The research instrument was a ground passing skill test conducted before and after the application of the training model. The t-test results obtained a t-count = 28.56 > t-table = 1.699, which means that there was a significant effect between the initial test results and the final test results after the treatment. The average ground passing ability score increased from 6 on the pretest to 8 on the posttest, with the majority of athletes in the “Very Good” category (77%). These findings prove that the 4-2 unit game training model with two touches and one touch is effective in improving basic futsal ground passing skills. This model emphasizes quick decision-making, efficient ball control, and passing accuracy in a real game context, so it is recommended as a game-based training strategy to optimize futsal technical performance at the student level.