Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Minda Baharu

PENGADAAN TEMPAT CUCI TANGAN TANPA SENTUHAN DALAM RANGKA PEMBIASAAN POLA HIDUP BERSIH DAN SEHAT Reza Nandika; Pamor Gunoto
MINDA BAHARU Vol 4, No 1 (2020): Minda Baharu
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jmb.v4i1.2530

Abstract

Peunomonia Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit peradangan paru yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Pada januari 2020, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa wabah penyakit virus baru yang terjadi di Propinsi Hubei, Cina sebagai Darurat kesehatan masyarakat yang merupakan keprihatinan International. Semenjak Indonesia secara umum dan Kota Batam khususnya terdampak pandemi Covid-19 proses belajar mengajar secara tatap muka telah dihentikan dan digantikan dengan cara pembelajaran daring, kemungkinan belajar dengan tatap muka akan dilakukan jika daerah tersebut sudah menjadi zona hijau. Untuk itu dirasa perlu membuat sebuah regulasi kesehatan yang salah satunya adalah mencuci tangan dengan menggunakan sabun untuk itu dirasa perlu dalam rangka pencegahan penyebaran virus corona dengan cara membuat fasilitas cuci tangan yang dapat dioperasikan tanpa sentuhan. Sebuah media digital dengan memanfaatkan LED matrik dirancang pada alat cuci tangan ini sebagai himbauan dan edukasi ke siswa untuk tetap menjaga pola hidup bersih serta sebagai daya tarik siswa. Alat cuci tangan ini telah berhasil dibuat dan diharapkan dapat membantu pihak sekolah mengatasi penyebaran virus corona.
INSTALASI PLTS SKALA RUMAH TANGGA DI DESA AIR NAGA KECAMATAN GALANG KOTA BATAM Pamor Gunoto; Ponco Hadi Saputro; Juwita Rahmah; Zulham Hidayat; Alif Puja Kusuma; Rendy D.P Putra
MINDA BAHARU Vol 6, No 2 (2022): Minda Baharu
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jmb.v6i2.4656

Abstract

Indonesia mempunyai sumber energi surya yang berlimpah dengan intensitas radiasi matahari rata-rata sekitar 4,8 kW/ perhari di seluruh wilayah, karena letak Indonesia yang berada di garis katulistiwa yang sangat besar, namun sampai saat ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Provinsi Kepulauan Riau merupakan daerah kepulauan sehingga mempunyai potensi radiasi yang melimpah. Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan sistemnya yang modular dan mudah dipindahkan serta bersifat bersih dan ramah lingkungan merupakan salah satu solusi yang dapat dipertimbangkan sebagai salah satu pembangkit listrik alternatif. Desa Air Naga Kelurahan Sijantung Kecamatan Galang menggunakan genset untuk memenuhi kebutuhan listrik di malam hari. Metode yang digunakan adalah dengan wawancara bersama masyarakat, menentukan lokasi dan sekaligus pemasangan PLTS di rumah warga. Pemanfaatan PLTS ini sebagai lampu penerangan rumah tangga di Desa Air Naga dapat mengurangi biaya pemakaian beban listrik yang selama ini menggunakan genset sebagai pembangkit listriknya.
SOSIALISASI PROTOKOL KESEHATAN 3M KEPADA ANAK-ANAK DI PERUMAHAN TIBAN BUKIT ASRI KOTA BATAM DALAM MENGHADAPI PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERBATAS Iksan, Nur; Gunoto, Pamor
MINDA BAHARU Vol 7, No 1 (2023): Minda Baharu
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jmb.v7i1.4471

Abstract

Anak-anak termasuk golongan yang rentan akan penyebaran COVID 19, termasuk anak-anak di lingkungan RT/RW 002/010, Perumahan Tiban Bukit Asri (Batam). Namun, anak-anak belum mengetahui protokol kesesahatan yang wajib diterapkan dalam beraktivitas dengan lingkungan sosial. Oleh karena alasan itulah maka sangat penting bagi anak-anak untuk memperoleh penjelasan akan metode 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak serta menghindari kerumunan. Metode yang dilakukan dalam sosialiasi Gerakan 3M ini adalah dengan pendekatan secara tatap muka. Anak-anak diberikan penjelasan kemudian dipraktikkan, lalu kemudian anak diminta untuk melakukan sendiri prosedur protokol kesehatan 3M. Hasil dari kegiatan ini adalah bertambahnya pemahaman anak-anak mengenai protokol kesehatan 3M dan bisa mempraktikkannya. Hal itu terlihat pada saat anak-anak diminta untuk mempraktekkan protokol kesehatan tersebut, anak-anak peserta sosialisasi ini bisa melakukannya.
KUNJUNGAN EDUKASI SEKOLAH ISLAM NABILAH, DENGAN KEGIATAN PENANAMAN MANGROVE DI KAWASAN EKOWISATA PANDANG TAK JEMU, KAMPUNG TUA BAKAU SERI, KOTA BATAM Sarmini, Sarmini; Titik W, Diana; Gunoto, Pamor; Lestari, Linayati; Hakim, Arif Rahman
MINDA BAHARU Vol 7, No 2 (2023): Minda Baharu
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jmb.v7i2.4795

Abstract

Kunjungan Edukatif sebagai program pembelajaran outdoor dari Sekolah Islam Nabilah, Batam, dilaksanakan pada tanggal 3 - 4 Desember 2022. Pada kunjungan kali ini siswa berjumlah 150 anak dan 45 orang guru mengadakan kegiatan penanaman pohon mangrove pada kawasan ekowisata lingkungan pantai dan hutan mangrove Pandang Tak Jemu yang beralamat di Kampung tua bakau serip pantai, Jl. Hang Lekiu, RT.02/RW.10, Sambau, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Kepulauan Riau. Kegiatan ini merupakan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning). Hal ini akan lebih efektif dan efisien katika siswa bukan hanya mendapatkan teori saja tetapi langsung praktek, sehingga pengalaman langsung. Adapun manfaat yang dapat diambil dari kunjungan edukatif penanaman mangrove dari Sekolah Islam Nabilah berupa ini adalah: meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya keutuhan ekosistem, memberikan pengalaman baru pada siswa mengenai tatacara penanaman pohon mangrove, serta menambah pengetahuan siswa mengenai pengelolaan buah mangrove.
EFEKTIFITAS PROGRAM SEKOLAH PENGGERAK MELALUI PENINGKATAN POTENSI BERBASIS KARAKTERISTIK SATUAN PENDIDIKAN DI SMA NEGERI 1 BINTAN PESISIR Hartanto, Suryo; Gunoto, Pamor; Shalehoodin, Shalehoodin; Wicaksono, Arif
MINDA BAHARU Vol 7, No 2 (2023): Minda Baharu
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jmb.v7i2.5563

Abstract

Keterbatasan sarana dan kurang optimalnya sumber daya dalam pengelolaan sekolah penggerak sangat mendesak untuk diselesaikan dan diberikan solusi penyelesain agar menunjang perbaikan dan mutu pendidikan Indonesia. Metode kegiatan yang dilaksanakan pada mitra PKM SMA Negeri 1 Bintan Pesisir adalah: 1). Pelatihan pengelolaan dan perawatan solar sel, 2). Pelatihan pengelolaan sampah plastik menjadi paving blok. Tujuan PKM pada SMA Negeri 1 Bintan Pesisir ini adalah:1).Meningkatkan pengetahuan mitra tentang pengelolaan sumber daya energi terbarukan dengan panel surya dan 2).Mengoptimalkan potensi mitra dalam operasional proyek penguatan profil pelajar pancasila berbasis karakteristik lingkungan sekolah. Berdasarkan hasil kegiatan PKM yang telah dilakukan terdapat: 1) Peningkatan yang signifikan terhadapa pengetahuan pengelolaan dan perawatan panel surya di SMA Negeri 1 Bintan Pesisir, 2). Terciptanya produk paving blok dari sampah plastik oleh siswa pada kegiatan proyek penguatan profil pelajar pancasila. Berdasarkan hasil PKM, disimpulkan bahwa mitra SMK Negeri 1 Bintan Pesisir efektif meningkatkan potensi satuan pendidikan untuk mendukung program sekolah penggerak.
PENINGKATAN POTENSI SEKOLAH PENGGERAK MELALUI PEMBERDAYAAN KEMITRAAN MASYARAKAT BERBASIS WILAYAH KEPULAUAN DI SMAN 1 KEPULAUAN POSEK KABUPATEN LINGGA Hartanto, Suryo; Gunoto, Pamor; Agustina, Fenny; Shalehoddin, Shalehoddin; Qoriah, Fitri; Nursakira, Siti
MINDA BAHARU Vol 8, No 2 (2024): Minda Baharu
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jmb.v8i2.6855

Abstract

Potensi SMA Negeri 1 Kepulauan Posek sebagai sekolah penggerak belum dikembangkan secara maksimal. Tujuan kegiatan pemberdayaan kemitraan masyarakat ini adalah 1). Peningkatan potensi sekolah pengerak pada intervensi digital melalui pemenuhan kebutuhan listrik dengan PLTS, 2). Penguatan implementasi P5 kepada guru merujuk pada potensi sekolah berbasis kepulauan, 3). Penguatan pemahaman siswa pada P5 dengan pemanfaatan potensi sekolah pada wilayah kepulauan. Kegiatan Pemberdayaan masyarakat pada SMA Negeri 1 Kepulauan Posek dilaksanakan dengan 1). Pemasangan dan perakitan PLTS untuk kebutuhan operasional sekolah, 2). In house training kepada guru dan tenaga kependidikan implementasi P5 dengan identifikasi wilayah kepulauan, 3). Work shop untuk siswa pengelolaan POC untuk mendukung kegiatan P5 berbasis wilayah kepulauan. Berdasarkan hasil kegiatan pemberdayaan kemitraan masyarakat 1). SMA Negeri 1 Kepulauan Posek mendapat suplai listrik secara efektif dan efisien dari PLTS untuk menunjang proses belajar mengajar. 2) inhouse training P5 untuk guru dan work shop POC untuk mendukung kegiatan P5 disekolah dinyatakan efektif merujuk pada hasil pos tes. Berdasarkan hasil kegiatan pemberdayaan kemitraan masyarakat untuk SMA Negeri 1 Kepulauan Posek, Potensi sekolah penggerak secara efektif meningkat
Penerapan Alat Pendeteksi Dini Banjir Berbasis Internet of Things di Sei Pelunggut Kota Batam Kurniawan, Harry; Gunoto, Pamor; Arifin, Zaenal; Silalahi, Yeremia Raynhard; Saputra, Adi
MINDA BAHARU Vol 9, No 1 (2025): Minda Baharu
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jmb.v9i1.6944

Abstract

Kelurahan Sei Pelunggut. Kecamatan Sagulung, Kota Batam merupakan wilayah yang sering mengalami banjir setiap turun hujan dengan intensitas tinggi. Daya serap air yang kurang dan drainase yang buruk menjadi penyebab terjadinya banjir. Selain itu, kurangnya kesadaran dan perhatian warga terhadap lingkungan. Metode kegiatan yang dilaksanakan 1) Tim melakukan perancangan dan pemasangan Alat Pendeteksi Dini Banjir pada 3 titik pertemuan aliran air sungai dimana tempat bertemunya aliran air sungai dari beberapa titik aliran sungai sehingga dapat diketahui informasi tentang ketinggian air sebagai informasi awal kepada mitra dan diteruskan ke masyarakat. 2) Tim melaksanakan pelatihan tentang penggunaan alat Alat Pendeteksi Dini Banjir dengan membuatkan buku panduan serta pelatihan kepada mitra guna memberikan pengetahuan cara penggunaan Alat Pendeteksi Dini Banjir pada lokasi-lokasi yang rawan banjir yaitu pada pertemuan titik air sungai. Berdasarkan hasil kegiatan PKM yang telah dilakukan terdapat: 1) Kegiatan pengabdian masyarakat dengan memberikan pengetahuan dan pemahaman berupa pelatihan penggunaan alat pendeteksi banjir berjalan lancar dengan antusias dan keaktifan peserta dalam mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir. 2) Dari hasil evaluasi pre-test dan post-test terdapat adanya kenaikan tingkat pengetahuan dari semula 50 (Cukup) menjadi 80 (Sangat Baik). Hal ini menunjukkan tercapainya tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.