Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat

PENGOLAHAN PRODUK OLAHAN TEMPE OLEH MASYARAKAT SEBAGAI WUJUD CSR UKM TEMPE Rinasa Agistya Anugrah; Oki Wijaya; Ferriawan Yudhanto
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (643.175 KB) | DOI: 10.18196/ppm.44.649

Abstract

UKM bernama Tempe Murni Alim merupakan yang terbesar di kecamatan Wates. Namun, keberadaannya mendapat singgungan dari kalangan masyarakat sekitar. Banyak faktor yang menyebabkan hal tersebut terjadi meskipun UKM Tempe Murni Alim telah lama berdiri yaitu sekitar 25 tahun yang lalu. Latar belakang pendidikan masyarakat sekitar yang tinggi dan mayoritas berprofesi sebagai pegawai pemerintahan, TNI, dan POLRI menyebabkan kesenjangan sosial terhadap pemilik UKM Tempe yang notabene tidak mengenyam bangku kuliah tetapi sukses membesarkan UKM Tempe menjadi yang terbesar di Wates. Dalam menanggapi permasalahan ini tim pengabdian masyarakat (abdimas) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melalukan pendekatan kepada masyarakat menggunakan metode CSR (Corporate Social Responsibility) untuk membantu menaikkan citra UKM Tempe di mata masyarakat. Program CSR yang dilakukan UKM Tempe Murni Alim kepada masyarakat sekitar yang didampingi oleh tim pengabdian masyarakat UMY adalah melalui pengolahan produk olahan tempe yang dilakukan oleh masyarakat sebagai perwujudan CSR UKM Tempe sehingga masyarakat mendapat keterampilan dalam mengolah produk olahan tempe dan menjadi awal mula usaha produk olahan tempe dalam komunitas PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) RT setempat. Dengan adanya program CSR ini citra UKM Tempe Murni Alim di mata masyarakat menjadi lebih baik. Masyarakat menjadi lebih menghargai dan semakin mendukung keberlangsungan usaha UMKM Tempe Murni Alim.
PENDAMPINGAN PENERAPAN PROTOKOL COVID-19 PADA UMKM BERBASIS KULINER Rinasa Agistya Anugrah; Oki Wijaya; Ferriawan Yudhanto
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (865.858 KB) | DOI: 10.18196/ppm.43.697

Abstract

Kesehatan merupakan faktor utama dalam kehidupan manusia. Ketika pandemi menyerang kesehatan manusia menjadi terancam. Tak hanya aspek kesehatan saja, adanya pandemi menyebabkan semua sektor melemah, mulai dari pemerintahan, perekonomian, aktivitas sosial, dan ketersediaan pangan. UMKM merupakan salah satu yang terdampak oleh adanya pandemi Covid-19. Di Indonesia, UMKM memberikan peranan yang sangat penting dalam perekonomian negara karena sebagai penyumbang PDB terbesar, terbanyak menyerap tenaga kerja, dan relatif tahan terhadap krisis keuangan. Jika UMKM bergerak di bidang pangan maka hal ini merupakan kekuatan negara dalam penguatan ketersediaan pangan. Kecamatan Tempel adalah wilayah yang terdapat banyak UMKM yang bergerak di bidang pangan, beberapa diantaranya adalah UMKM roti dan mie ayam. UMKM mie ayam merupakan yang teramai pengunjungnya, demikian juga UMKM roti dalam proses produksinya melibatkan banyak tenaga kerja sehingga menciptakan kerumunan. Dalam pencegahan penularan virus Covid-19 seharusnya kerumunan dihindari, namun jika itu terpaksa dilakukan maka penerapan protokol kesehatan (prokes) perlu diperketat. Perlu adanya kesadaran tentang pentingnya menerapkan prokes pada pemilik dan karyawan UMKM. Oleh karena itu, dilakukan dengan metode penyuluhan serta diberikan APD berupa masker dan peralatan cuci tangan untuk UMKM. Setelah dilakukan penyuluhan, pemilik dan karyawan UMKM telah mampu menerapkan prokes dengan baik.
Penyuluhan Manajemen Kambing Perah di KPP Pangestu Desa Kemirikebo Ferriawan Yudhanto; Rinasa Agistya Anugrah; Venditias Yudha; Wahyu Prihtiyantoro; Citravia Agustin
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 5. Produktifitas dan Daya Saing Industri Pangan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.55.1063

Abstract

Keberhasilan suatu usaha peternakan dapat dicapai melalui bibit, pakan dan manajemen. Rendahnya produktivitas kambing perah di KPP. Pangestu menjadi masalah utama usaha peternakan tersebut. Peternakan KPP. Pangestu memiliki ternak kambing sebanyak 1300 kambing perah. Tujuan dari pengabdian kolaboratif-UMY ini adalah memberikan pengetahuan kepada peternak dalam manajemen kambing perah yang baik sehingga produksi susu dapat meningkat. Penyuluhan merupakan salah satu metode untuk memberikan wawasan pengetahuan bagi peternak tentang pentingnya penambahan nutrisi pada pakan ternak ruminansia. Hasil dari kegiatan ini adanya peningkatan produksi susu dari 300 menjadi 450 lt/hari
Rancang Bangun Boiler untuk Proses Sterilisisai Baglog Jamur di Kelompok Tani Pesona Jamur Dusun Klangon Ferriawan Yudhanto; Rinasa Agistya Anugrah; Venditias Yudha
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 5. Produktifitas dan Daya Saing Industri Pangan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.55.1073

Abstract

Proses-proses penting dalam memproduksi baglog jamur yaitu pemilihan bibit yang unggul, komposisi nutrisi, sterilisasi baglog dalam pembuatan media tanam dan proses inokulasi serta inkubasi. Penerapan teknologi pada proses sterilisasi yang dilakukan kelompok tani pesona jamur masih tergolong sangat sederhana, yaitu menggunakan boiler dari drum bekas. Permasalahan yang saat ini sedang dialami mitra yaitu pada proses sterilisasi baglog jamur yang memakan waktu lama sehingga kurang efisien. Tujuan kegiatan pengabdian ini yaitu merancang desain dan membuat boiler dengan pipa pemanas dan kontrol tekanan sehingga jumlah uap yang dihasilkan lebih banyak dan stabil. Metode yang digunakan yaitu: 1) observasi ke mitra, 2) perhitungan dan desain alat, 3) fabrikasi boiler. Boiler dengan pipa pemanas yang diterapkan ke mitra kelompok Tani Pesona mampu meningkatkan jumlah pemanasan pada baglog jamur dari 1400 hingga 1700 baglog jamur. Waktu pemanasan pada ruang steamer lebih cepat 1 jam dari boiler dari drum bekas. Produktivitas jamur meningkat akibat efesiensi waktu dan peningkatan jumlah baglog jamur yang di sterilisasi.