Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Hubungan Kekuatan Otot Lengan dan Koordinasi Mata-Tangan dengan Ketepatan Servis Atas pada Atlet Putra dan Putri Klub Bola Voli Jaladewa Tanjunganom Nganjuk Nurhaji; Irwan Setiawan; Puspodari
NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan Vol. 4 No. 02 (2026): NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan
Publisher : CV. Nusantara Sporta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2024/ns.v4i02.2026_P100-108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kekuatan otot lengan dan koordinasi mata-tangan terhadap ketepatan servis atas pada atlet Klub Bola Voli Jaladewa Tanjunganom Nganjuk. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 30 atlet yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui Push-Up Test untuk mengukur kekuatan otot lengan, Wall Toss Test untuk mengukur koordinasi mata-tangan, dan AAHPERD Volleyball Serve Test untuk mengukur ketepatan servis atas. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji linearitas, korelasi Product Moment Pearson, dan korelasi ganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan otot lengan memiliki hubungan positif terhadap ketepatan servis atas dengan kontribusi sebesar 20,5%, sedangkan koordinasi mata-tangan memiliki kontribusi sebesar 29,7%. Analisis korelasi menunjukkan bahwa kedua variabel tidak memiliki hubungan yang signifikan secara statistik terhadap ketepatan servis atas. Secara simultan, kekuatan otot lengan dan koordinasi mata-tangan memberikan kontribusi sebesar 7% terhadap ketepatan servis atas, sedangkan 93% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Dengan demikian, koordinasi mata-tangan dan kekuatan otot lengan tetap berperan dalam mendukung ketepatan servis atas, meskipun bukan merupakan faktor dominan yang menentukan keberhasilannya.
Hubungan Self-Efficacy, Konsentrasi, dan Manajemen Stres dengan Performa Bertanding Atlet Pencak Silat Lukman Arya Pratama; Moh. Nur Kholis; Irwan Setiawan
NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan Vol. 4 No. 02 (2026): NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan
Publisher : CV. Nusantara Sporta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2024/ns.v4i02.2026_P109-118

Abstract

Performa bertanding atlet tidak hanya dipengaruhi kemampuan fisik, teknik, dan taktik, tetapi faktor psikologis seperti self-efficacy, konsentrasi, dan manajemen stres juga mmepengaruhi. Kajian yang menganalisis ketiga variabel tersebut secara simultan pada atlet pencak silat masih relatif terbatas, khususnya pada tingkat pembinaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan self-efficacy, konsentrasi, dan manajemen stres terhadap performa atlet pencak silat Club Shembara Nganjuk. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 34 atlet pencak silat menggunakan teknik total sampling. Pengumulan data melalui kuesioner dengan uji validitas dan reliabilitas. analisis menggunakan deskriptif, korelasi Product Moment Pearson, dan korelasi berganda dengan bantuan SPSS pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-efficacy memiliki hubungan positif dan signifikan dengan performa (r = 0,798; p < 0,05), diikuti konsentrasi (r = 0,757; p < 0,05) dan manajemen stres (r = 0,510; p < 0,05). Secara simultan memiliki hubungan yang signifikan dengan performa bertanding (R = 0,838; R² = 0,703; p < 0,05), yang menjelaskan 70,3% variasi performa atlet. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan self-efficacy, konsentrasi, dan manajemen stres merupakan aspek penting yang perlu diintegrasikan dalam program pembinaan mental untuk mendukung peningkatan performa bertanding atlet pencak silat.
Analisis Kondisi Fisik Atlet PORPROV Pencak Silat Kabupaten Tulungagung Tahun 2025 Muhammad Hafizd Ansori; Irwan Setiawan; M. Anis Zawawi
NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan Vol. 4 No. 02 (2026): NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan
Publisher : CV. Nusantara Sporta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2024/ns.v4i02.2026_P133-144

Abstract

Kondisi fisik merupakan faktor fundamental yang menentukan keberhasilan atlet dalam mencapai prestasi optimal. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau tingkat kondisi fisik atlet tim inti IPSI Kabupaten Tulungagung menuju Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) tahun 2025, dengan fokus pada perguruan Pagar Nusa dan PSHT. Penelitian deskriptif kuantitatif ini menggunakan pendekatan survei dan tes. Populasi dalam penelitian melibatkan seluruh tim inti Porprov yang berjumlah 5 atlet dewasa, di mana pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh (total sampling). Instrumen penelitian meliputi tes Push-Up (kekuatan), Sprint 30 meter (kecepatan), Bleep Test (VO2Max/daya tahan), dan Stork Stand (keseimbangan). Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan kondisi fisik atlet secara keseluruhan berada pada kategori Baik Sekali. Secara spesifik, tingkat kekuatan otot lengan berada pada kategori sangat baik (100%), kecepatan pada kategori baik sekali (80%), daya tahan kardiovaskular pada kategori baik (80%), dan keseimbangan pada kategori baik sekali (100%). Dapat disimpulkan bahwa tim inti memiliki kesiapan fisik optimal untuk menghadapi kompetisi
Perbedaan Ketepatan Tendangan Penalti Menggunakan Kaki Bagian Dalam dan Punggung Kaki pada Siswa Ekstrakurikuler SMP Pawyatan Daha 1 Kediri Ryan Widhandi; M. Anis Zawawi; Irwan Setiawan
NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan Vol. 3 No. 03 (2025): NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan
Publisher : CV. Nusantara Sporta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2024/ns.v3i04.2025_P559-568

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan ketepatan tendangan penalti menggunakan kaki bagian dalam dan punggung kaki pada siswa ekstrakurikuler futsal SMP Pawyatan Daha 1 Kediri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu. Sampel berjumlah 30 siswa yang dipilih dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa tes menendang ke gawang berukuran 3×2 meter yang dibagi menjadi sembilan area nilai. Data dianalisis menggunakan uji-t parametrik melalui bantuan software SPSS 25.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor tendangan penalti menggunakan kaki bagian dalam adalah 16,37 dengan simpangan baku 2,456, sedangkan menggunakan punggung kaki adalah 8,70 dengan simpangan baku 3,175. Uji-t menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kedua teknik. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa teknik kaki bagian dalam lebih efektif dalam menghasilkan ketepatan tendangan penalti dibandingkan teknik punggung kaki. Temuan ini dapat dijadikan dasar dalam pelatihan futsal di sekolah untuk meningkatkan akurasi tendangan peserta didik
Survei Indeks Massa Tubuh (Imt) Dan Anthropomethry Pada Siswa Kelas 1-6 Di Sdn Srikaton Kecamatan Papar Kabupaten Kediri Ricky saputra; Irwan Setiawan; Puspodari; Teguh Budi Susilo
NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan Vol. 3 No. 04 (2025): NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan
Publisher : CV. Nusantara Sporta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2024/ns.v3i04.2025_P559-568

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dan pengukuran antropometri pada siswa kelas 1 hingga 6 di SDN Srikaton, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri. Variabel independen (X) dalam penelitian ini adalah IMT, yang dihitung berdasarkan berat dan tinggi badan siswa. Variabel dependen (Y) adalah status gizi, yang dinilai melalui pengukuran ketebalan lipatan kulit menggunakan alat Skinfold Caliper. Metode penelitian ini melibatkan pengukuran tinggi dan berat badan untuk menghitung IMT, serta pengukuran ketebalan lipatan kulit di beberapa titik tubuh untuk menilai komposisi lemak tubuh. Sebagai alat untuk mengukur status gizi, IMT memiliki kelebihan dalam hal kemudahan dan kecepatan pengukuran. Namun, IMT tidak dapat membedakan antara massa otot dan lemak tubuh, sehingga tidak selalu mencerminkan komposisi tubuh secara akurat. Sebaliknya, pengukuran ketebalan lipatan kulit menggunakan Skinfold Caliper dapat memberikan perkiraan persentase lemak tubuh yang lebih akurat, meskipun memerlukan keterampilan teknis dan konsistensi dalam pengukuran. Kombinasi kedua metode ini dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai status gizi dan komposisi tubuh siswa.dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam mengenai status gizi siswa di SDN Srikaton dan menjadi dasar untuk intervensi yang lebih tepat dalam upaya meningkatkan kesehatan dan gizi anak-anak.
Pengaruh Kegiatan Ekstrakurikuler Futsal terhadap Pembentukan Karakter Disiplin pada Siswa SMP Baitul Izza Tulungagung Ferdy Aprilian Perdana; Irwan Setiawan; Wing Prasetya Kurniawan
NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan Vol. 3 No. 03 (2025): NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan
Publisher : CV. Nusantara Sporta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2024/ns.v3i04.2025_P559-568

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan dan pengaruh kegiatan ekstrakurikuler futsal terhadap pembentukan karakter disiplin siswa di SMP Baitul Izza Tulungagung. Futsal dipilih karena tidak hanya mengembangkan kemampuan fisik, tetapi juga menanamkan nilai disiplin. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif korelasional dan regresi linear sederhana. Populasi penelitian adalah seluruh siswa peserta ekstrakurikuler futsal, dengan sampel 53 siswa yang dipilih melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert, sedangkan analisis data menggunakan korelasi Pearson dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara partisipasi dalam ekstrakurikuler futsal dengan pembentukan karakter disiplin siswa. Semakin baik keterlibatan siswa dalam kegiatan futsal, semakin tinggi tingkat kedisiplinannya. Analisis regresi juga membuktikan bahwa kegiatan futsal berpengaruh terhadap pembentukan disiplin. Temuan ini menegaskan pentingnya ekstrakurikuler futsal sebagai media pendidikan karakter, khususnya dalam menanamkan nilai disiplin di lingkungan sekolah