Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pemerolehan Kanji Bahasa Jepang bagi Pengajar dan Pembelajar Non-Kanji: Studi Tentang Beliefs dan Strategi Belajar Dian Bayu Firmansyah; Eko Kurniawan; Ita Fitriana
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Volume 5 Nomor 2 Oktober 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pembelajar.v5i2.20100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti tentang beliefs dan strategi belajar-mengajar dari pengajar dan pembelajar Bahasa Jepang yang tidak memiliki latar belakang budaya huruf kanji. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif, dengan pendekatan kuantitatif untuk proses pengolahan data. Instrumen penelitian yang digunakan berupa angket tertutup, dengan skala penilaian Lickert-scale dan pengolahan data dilakukan dengan menggunakan aplikasi statistik. Responden dalam penelitian ini yaitu pengajar dan pembelajar Bahasa Jepang yang tidak memiliki latar belakang budaya huruf kanji. Dari hasil penelitian diketahui bahwa terdapat korelasi positif antara beliefs pembelajar dan pengajar dalam pembelajaran kanji, yang menunjukkan bahwa materi kanji walaupun dianggap sulit, tetapi tetap dapat dikuasai dengan bantuan metode ajar yang variatif dari pengajar. Penelitian ini juga menemukan bahwa banyak metode belajar-mengajar yang telah dilakukan, untuk menemukan metode yang paling efektif dalam mempelajari dan menguasai materi kanji. Peran pengajar dalam menciptakan lingkungan belajar yang memudahkan pembelajar untuk menguasai mater kanji juga sangat vital, sehingga perlu terus didorong untuk melakukan perbaikan-perbaikan dalam hal penggunaan metode pengajaran terbaru.  This study examines Japanese teachers beliefs and teaching strategies and learners who do not have a kanji cultural background. The method used in this study is the descriptive method, with a quantitative approach to the data processing process. The research instruments used are closed questionnaires, with Lickert-scale assessment scales and data processing carried out using statistical applications. Respondents in this study were Japanese teachers and learners who did not have a kanji cultural background. The study results show that there is a positive correlation between the beliefs of learners and teachers in kanji learning, which shows that kanji material, although considered difficult. However, Japanese learners can still master it with the help of varied teaching methods from teachers. The study also found that teachers have developed many teaching and learning methods to find the most effective ways of studying and mastering kanji material. Teachers' role in creating a learning environment that makes it easier for learners to master mater kanji is also vital, so it is necessary to continue to be encouraged to make improvements in terms of the use of the latest teaching methods.
Pengembangan Kemampuan Literasi Digital Melalui Pemanfaatan Media Daring Dalam Pembelajaran: Sebuah Tinjauan Pedagogik Dian Bayu Firmansyah; Haryono Haryono; Bagus Reza Hariyadi
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Volume 6 Nomor 1 April 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pembelajar.v6i1.26475

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Jepang pembelajar dalam mencapai standar minimum kemampuan bahasa Jepang setingkat JLPT N3 melalui pembelajaran mandiri menggunakan media daring. Selain itu, dalam penelitian ini model pembelajaran daring dilakukan untuk mengetahui tingkat literasi digital pembelajar bahasa Jepang. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode penelitian deskriptif kualitatif, pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrument penelitian berupa angket kuesioner dan wawancara. Subyek penelitian yaitu mahasiswa/i Prodi Sastra Jepang, Universitas Jenderal Soedirman. Dari hasil angket kuesioner dan wawancara diketahui bahwa model pembelajaran dengan menggunakan media daring memberikan tingkat fleksibilitas yang lebih tinggi dibandingkan metode konvensional menggunakan buku. Penggunaan media daring terbukti mampu melengkapi materi-materi JLPT yang tidak dapat tersampaikan secara menyeluruh di dalam kelas, serta dapat memberikan pengalaman baru ketika digunakan sebagai media pembelajaran mandiri di luar kelas. Selain hasil positif, ditemukan juga beberapa kekurangan serta hambatan dalam pembelajaran JLPT menggunakan media daring.  This research aims to improve the skills of Japanese learners in achieving the minimum standard of Japanese language ability at JLPT N3 level through self-learning using online media. Also, in this study, online learning models were conducted to determine the level of digital literacy of Japanese language learners. The research method used in this research is a qualitative descriptive research method; data collection is done using research instruments in the form of questionnaire questionnaires and interviews. The research subjects were students of The Study Program of Japanese Literature, Universitas Jenderal Soedirman. From questionnaires and interviews, it is indicated that learning models using online media provide a higher level of flexibility than conventional methods using books. Although not statistically measurable, the use of online media has proven to complement JLPT materials that are not delivered in the classroom, as well as provide new experiences when self-learning beyond the classroom. In addition to positive results, there are also some shortcomings and obstacles in learning JLPT using online media.
Pelatihan Bahasa Mandarin untuk Pariwisata (Mandarin for Tourism) pada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Saka Tunggal di Desa Wisata Cikakak, Banyumas Bagus Reza Hariyadi; Dian Bayu Firmansyah; Henggar Prasetyowati; Destyanisa Tazkiyah; Ernasiwi Astri Oktavilia
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bina Darma Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Darma
Publisher : DRPM-UBD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/pengabdian.v3i1.2076

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian ini yaitu untuk meningkatkan kualitas SDM para anggota Pokdarwis Saka Tunggal, di Desa Cikakak, terutama kaitannya dengan masih rendahnya jumlah pelaku wisata yang menguasai bahasa Asing, salah satunya bahasa Mandarin. Kegiatan yang dilakukan pada kegiatan pengabdian ini berupa kegiatan Pelatihan Bahasa Mandarin untuk Pariwisata (Mandarin For Tourism), yang merupakan suatu kegiatan kombinasi antara pelatihan bahasa asing (Mandarin) dan juga kepariwisataan. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian berupa pelatihan bahasa Mandarin, dilaksanakan dalam beberapa tahapan, agar seluruh materi dapat dikuasai dan digunakan dengan baik. Alasan dilaksanakanya kegiatan pengabdian ini yaitu karena lokasi desa Cikakak tidak begitu jauh dari lokasi Pabrik Semen Bima yang mendatangkan tenaga kerja dari Tiongkok, dan berpotensi untuk menarik wisatawan mancanegara terutama wisatawan dari Tiongkok. Dari hasil pelaksanaan kegiatan diketahui bahwa terdapat peningkatan kemampuan dan penguasan bahasa Mandarin yang terkait dengan pemanduan wisata. Hasil angket kuesioner dan hasil evaluasi kegiatan juga menunjukkan bahwa program kegiatan pengabdian yang dilaksanakan telah memenuhi kebutuhan dari mitra dan juga dirasakan manfaatnya oleh para pelaku wisata di Desa Cikakak. Secara umum, kebutuhan akan penguasaan bahasa asing oleh pemandu wisata di Desa Cikakak, Kabupaten Banyumas telah terpenuhi melalui kegiatan pengabdian ini.
Peningkatan Penguasaan Kosakata Bahasa Jepang dengan Menggunakan Media Teka-Teki Silang Anggita Stovia; Dian Bayu Firmansyah
Chi'e: Journal of Japanese Learning and Teaching Vol 8 No 2 (2020): CHI'E Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang (Journal of Japanese Learning and Teaching)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/chie.v8i2.37193

Abstract

Vocabulary mastery is one of the most important in learning Japanese. Lack of mastery of vocabulary will make students look less active when teaching and learning activities take place. The purpose of this study is to determine the effectiveness of the crossword puzzle in increasing the mastery of Japanese vocabulary. This research is an experimental study with a Posstest-Only Control Group Design model. The data generated in this study are quantitative data obtained form the results of the post test in class A as an experimental class and class B as a control class. The results of data analysis showed that the level of mastery of vocabulary in the experimental class using crossword puzzles, was higher than the control class using conventional media in the form of lecture activities using textbooks. In addition, The atmosphere of the learning by using crossword media is more interesting and fun. This is confirmed by the average results of the vocabulary test scores in the experimental class at 85.87, while in the control class at 74.8.
Strategy for the development of Dermaji Village Tourism: Building Competitiveness in Rural Tourism in the Post-Pandemic Era Hariyadi, Bagus Reza; Afif, Fuadi; Herliana, Monika; Firmansyah, Dian Bayu
Media Wisata Vol. 22 No. 2 (2024): Media Wisata
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36276/mws.v22i2.735

Abstract

This research aims to identify the tourism potential and formulate competitive rural tourism development strategies in Dermaji Village, Lumbir District, Banyumas Regency, Central Java. The study employs a qualitative descriptive approach using an exploratory case study. Primary data were obtained through in-depth field observations and interviews with key informants, while secondary data were sourced from literature reviews and documentation. The research utilized the analysis of 11 tourism components, modified from various experts, CHSE analysis, government work programs, market preferences, and SWOT analysis, including SWOT Matrix. The findings reveal significant potential and 15 main strategies for developing Dermaji Village into a competitive rural tourism destination. The village has already undertaken initiatives such as collaborating with Perum Perhutani and local community efforts to create unique rural tourism destinations. Active and adaptive strategies are required to develop Dermaji Village into a competitive rural tourism destination with unique offerings in Banyumas Regency, considering both micro and macro perspectives.