Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

ANALISIS KOMPONEN MAKNA KATA KERJA KASAR BAHASA MELAYU BENGKULU SERTA DAMPAKNYA BAGI PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA Irma Diani; Qalbita Fatra; Dian Asih Lestari; Jamiatul Hasanah
Wacana: Jurnal Penelitian Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 21 No. 1: Wacana, Vol. 21, No. 1, Januari 2023
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jwacana.v21i1.28152

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan makna kata kasar bahasa Melayu Bengkulu. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dengan teknik wawancara dengan cara mewawancarai 35 informan di Kota Bengkulu. Setelah Data diperoleh, data ditranskipsi, diklasifikasi dan dianalisis menggunakan Teknik Analisis Komponensial (Pateda, 2021) dalam menjelaskan perbedaan makna setiap kata kerja kasar yang diperoleh. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan makna kata kerja kasar dalam bahasa Melayu Bengkulu sesuai dengan penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari. Data dideskripsikan kembali ke dalam bentuk kalimat, agar dapat dipahami letak perbedaan penggunaan setiap kata kasar yang digunakan di Pesisir Kota Bengkulu serta dampaknya bagi pembentukan karakter siswa.
Penggunaan Bahasa Pada Anak TK Satu Atap SD Negeri 58 Kota Bengkulu Lisa Sriwahyuni; Ngudining Rahayu; Irma Diani
Jurnal Korpus Vol 10 No 1 (2026): April 2026
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jik.v10i1.37941

Abstract

Abstract This study aims to describe the use of language in kindergarten children. The method used in this research is descriptive method. The data collection techniques are observation, recording technique, free listening technique, and note taking technique. The data in this study were obtained from the speech of kindergarten children. The data source of this research is kindergarten children of SD Negeri 58 Bengkulu City. The data processing techniques are (1) data transcription, (2) data identification, (3) data classification, (3) data interpretation, and (5) conclusion. Based on the results of research on language use in One Roof Kindergarten children, there are fourteen children, namely in the form of word classes found, there are eight types of words which include nouns, verbs, adjectives, pronomines, numeralia, adverbs, conjunctions, interjections, and sentences. Two children mastered more of the eight word classes, including nouns, verbs, adjectives, pronomina, numeralia, adverbs, conjunctions, interjections, while twelve children only mastered four word classes, namely nouns, verbs, conjunctions, interjections and single sentences, simple sentences, command sentences. Keywords: Language Use, Word Class, Sentence.
Pengabdian kepada Masyarakat melalui Gerakan Literasi Sekolah bagi Guru Bahasa Indonesia dan Tenaga Perpustakaan Kecamatan Tanjung Kemuning, Kabupaten Kaur Arono Arono; Irma Diani; Catur Wulandari; Nadrah Nadrah; Ade Sissca Villia
DHARMA RAFLESIA Vol 24 No 1 (2026): JUNI (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v24i1.48519

Abstract

Rendahnya minat baca siswa, keterbatasan bahan bacaan, sinergisitas unsur sekolah dan masyarakat, serta lingkungan sekolah dalam mendukung gerakan literasi, perpustakaan sekolah yang kurang memadai, serta pembelajaran yang masih kurang maksimal dalam menerapkan gerakan literasi sekolah. Tujuan pengabdian ini untuk mendeskripsikan dan mengungkapkan implementasi gerakan literasi sekolah. Pelaksanaan pengabdian masyarakat gerakan literrasi model APTE melalui pelibatan guru dan tenaga perpustakaan dalam meningkatkan minat baca siswa, dan evaluasi kegiatan pengabdian gerakan literasi sekolah dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa  kebutuhan literasi: Pemahaman guru tentang literasi tergolong sedang (60% menyatakan baik), namun keterlibatan aktif dalam pembelajaran masih rendah (48%). Ketersediaan sumber bacaan di perpustakaan sekolah juga masih terbatas (36%). Implementasi GLS: Kegiatan pelatihan dan pendampingan berjalan efektif. Guru memperoleh keterampilan baru dalam strategi membaca dan menulis kreatif, sementara pustakawan mampu mengelola pojok baca dan katalog digital sederhana. Program membaca 15 menit serta lomba menulis berbasis kearifan lokal berhasil meningkatkan motivasi siswa. Respon peserta: Sebanyak 72% responden menilai kegiatan sangat bermanfaat, 20% menilai baik, dan sebagian kecil menilai cukup. Peserta juga menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan, khususnya dalam konten literasi digital.