Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENGEMBANGAN MODUL SEJARAH LEMBAGA ADAT MEGOU PAK UNTUK SMA DI TULANG BAWANG Umi Hartati; Rani Amelia Putri
HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 7, No 1 (2019): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.865 KB) | DOI: 10.24127/hj.v7i1.1919

Abstract

Tujuan dalam penelitian dilihat dari setelah melihat Kondisi di SMA Negeri 2 Tulang Bawang Tengah masih menggunakan buku teks terbatas penjelasan sejarah lokal dalam pembelajaran yang mengakibatkan pemahaman peserta didik, terutama tentang sejarah lokal masih rendah.Dari permasalahan yang ada perlu dikembangkan modul pembelajaran yang akan dikemas dengan diskusi yang lebih spesifik tentang sejarah lokal, terutama di Tulang Bawang tentang lembaga tradisional Megou Pak Tulang Bawang, mengingat pemerintah telah berusaha memperkenalkan warisan budaya lokal Tulang Bawang dengan membangun monumen patung Megou Pak, produk ini menggunakan metode pengembangan Sugiyono melalui proses validasi oleh para ahli materi dan modul dan guru mata pelajaran sehingga produk ini layak untuk diadili. Media pembelajaran akan mencakup materi yang melingkupi Perjuangan Masyarakat Abad ke-19 Lampung, Masyarakat Adat Lampung, Sejarah Institusi Tradisional Megou Pak Tulang Bawang yang akan memperkuat pemahaman sejarah siswa di SMA Negeri 2 Tulang Bawang Tengah.Produk yang dikembangkan yaitu modul pembelajaran sejarah lembaga adat Megou Pak Tulang Bawang layak diuji untuk memperkuat pemahaman siswa di SMA Negeri 2 Tulang Bawang Tengah.Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan validasi tahap pertama oleh ahli materi, ahli media dan guru mata pelajaran sejarah di SMA Negeri 2 Tulang Bawang Tengah dan diperoleh data yang menyatakan bahwa produk tersebut masih membutuhkan revisi oleh peneliti. Hal ini didasarkan pada hasil validasi oleh ahli materi tahap 1 dengan persentase 75,8%, tahap 2 adalah 87,3%, dan hasil validasi oleh ahli media tahap 1 adalah 75%. Setelah melalui tahap revisi, produk diajukan untuk proses validasi tahap kedua kepada ahli materi dan ahli media dengan hasil validasi 92,1%, dengan kriteria "Sangat Layak" untuk diuji. Setelah melalui tahap validasi kedua, produk penelitian telah dinyatakan layak uji coba sebagai modul pembelajaran sejarah untuk memperkuat pemahaman sejarah lokal peserta didik di SMA Negeri 2 Tulang Bawang Tengah.
TK ‘Aisyiyah Busthanul Athfal Tertua Dan Terbaik di Provinsi Lampung: Sebuah Tinjauan Awal Bobi Hidayat; K Kuswono; Ragil Agustono; Umi Hartati
HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 7, No 2 (2019): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.415 KB) | DOI: 10.24127/hj.v7i2.2228

Abstract

Tujuan penilitian ini adalah ingin mengetahui secara historis apa yang menjadi latarbelakang pendirian TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal tertua dan terbaik di Provinsi Lampung. Selain itu yang ingin dipaparkan dalam penulisan artikel hasil penelitian ini adalah bagaimana strategi yang digunakan oleh sekolah untuk mempertahankan keberadaan sekolah hingga saat ini dan menjadi TK ‘Aisyiyah unggulan di Provinsi Lampung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian historis dengan menggunakan 4 langkah yaitu 1). Heuristik, 2). Kritik sumber, 3). Interpretasi, dan 4). Historiografi. Untuk merealisasikan langkah penelitian sejarah, peneliti menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara secara mendalam, observasi lapangan langsung, dan pencatatan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal tertua di Provinsi Lampung yaitu TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal Teluk Betung Selatan yang berdiri pada tahun 1955.  Sedangkan TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal terbaik di Provinsi Lampung yaitu TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal 1 Pringsewu yang berdiri pada tahun 1961. Untuk mempertahankan eksistensi TK, TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal melibatkan masyarakat khususnya anggota ‘Aisyiyah dan masyarakat umum lainya dalam menajalankan kegiatan di TK baik dalam hal tenaga pengajar, sumbangan dana dan pengembangan program-program kerja lainya.
Perkembangan Pelayanan Kesehatan Pada Rumah Sakit Santa Maria di Kota Metro Pada Masa Kolonial Hingga Masa Orde Baru (1936-1998) M. Felix Ferdianto; Umi Hartati
Swarnadwipa Vol 6, No 1 (2022): SWARNADWIPA
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sd.v6i1.2727

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan latar belakang berdirinya Rumah Sakit Santa Maria Metro. Penelitian ini adalah penelitian Historis yang terdiri dari pengumpulan data atau heuristik, Keabsahan data, Intepretasi data, dan penulisan sejarah. Penelitian ini dilakukan di Rumah Bersalin Santa Maria Metro dengan melakukan wawancara dengan narasumber, melakukan dokumentasi, dan observasi. Hasil penelitian ini bahwa pada masa penjajahan Belanda, terjadi wabah penyakit menular seperti malaria, TBC, Pes, Kolera, Desentri, dan Cacar. Missi Katolik memiliki kepedulian sosial yang tinggi sehingga mengirimkan beberapa suster untuk membantu masyarakat mengobati penyakit menular. Kepedulian Missi Katolik dalam membantu menangani kesehatan masyarakat diwujudkan dengan mendirikan Rumah Sakit Santa Maria. Rumah Sakit Santa Maria di Lampung pada awalnya didirikan di Pringsewu. Seiring berjalannya waktu rumah sakit Santa Maria dikembangkan di wilayah Metro. Rumah Sakit Santa Maria Metro dibangun atas partisipasi Katolik untuk membantu para kolonis yang didatangkan dari Jawa. Kondisi wilayah di Metro yang masih baru, menyebabkan banyak masyarakat menderita penyakit sehingga kehadiran Rumah Sakit Santa Maria sangat dihargai oleh masyarakat. Pelayanan kesehatan Rumah Sakit Santa Maria terus berkembang hingga sekarang, rumah sakit ini beralih menjadi Rumah Bersalin Santa Maria.
OPTIMALISASI PEMBUDAYAAN LITERASI NUMERASI MELALUI PENYUSUNAN MODUL BERBASIS PROJECT BASED LEARNING (PjBL) BAGI GURU SMP Dwi Rahmawati; Rahmad Bustanul Anwar; Umi Hartati; Mustika; Amrih Sugiharti; Amri Reza Wahyudin; Hendri Indra Setiawan; Hafizha Arwa Dewanti
SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 5 No 1 (2023): SNPPM 5 Universitas Muhammadiyah Metro
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literasi numerasi merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki siswa sebagai kecakapan era RI 4.0.Kemampuan ini sangat membantu siswa menyelesaikan masalah dan mengambil keputusan kehidupan seharihari. Untuk itu, sekolah wajib mengembangkan literasi melalui pembudayaan literasi di sekolah baik padakegiatan kurikuler maupun ekstrakurikuler. Namun, pembudayaan ini belum merata dengan baik pada semuasekolah, salah satunya di SMP Muhammadiyah 1 Sekampung Udik. Permasalahannya adalah karena rendahnyaketerlibatan guru dalam pelatihan literasi numerasi. Hal ini berdampak kurangnya pengetahuan dan ketrampilanguru dalam pembudayaan literasi pada kegiatan kurikuler seperti penyusunan modul untuk mendukung literasinumerasi. Oleh karena itu perlu dilakukan kegiatan pengabdian berupa workshop pembudayaan literasi numerasi.Metode kegiatan ini workshop penyusunan modul penyusunan PjBl bagi guru SMP Muhammadiyah SekampungUdik guna mengoptimalkan budaya literasi numerasi pada kegiatan kurikuler. Tujuan kegiatan ini untukmeningkatkan pengetahuan literasi numerasi dan ketrampilan guru dalam menyusun modul PjBl gunamengoptimalkan budaya literasi numerasi. Hasil kegiatan PkM ini menunjukkan bahwa peningkatan capaianpengetahuan dan ketrampilan guru dalam menyusun modul yang mencapai kategori tinggi 7 guru (28%), kategorisedang 15 guru (60%), dan kategori rendah 3 guru (12%). Kesimpulannya terdapat 88% guru memilikipengetahuan literasi numerasi dan ketrampilan dalam menyusun modul PjBl guna mengoptimalkan budaya literasinumerasi.
Pembudayaan Literasi Numerasi Terintegrasi Kearifan Lokal Berbasis Android di SMP Muhammadiyah 1 Sekampung Udik Dwi Rahmawati; Rahmad Bustanul Anwar; Umi Hartati; Mustika mustika; amrih Sugiarti; Amri Reza Wahyudin; Hendri Indra Setiawan
SINAR SANG SURYA Vol 8, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya capaian kemampuan literasi numerasi siswa menjadi tugas setiap pendidik dan sekolah untuk memberikan faslitias kepada siswa untuk mengakses informasi yang bersifat literasi numerasi dalam pembelajaran terlebih yang berkaitan dengan kearifan lokal. Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyaratat (PkM) ini adalah meningkatkan pengintegrasian literasi numerasi berbasis android terinternalisasi kearifan lokal di sekolah. Metode pelaksanaan kegiatan PkM meliputi prasurvei, pelaksanaan workshop, dan evaluasi. Hasil yang diperoleh dari kegiatan PkM yaitu 1) Peningkatan kesadaran pentingnya literasi numerasi di sekolah sebesar 90%, 2) Peningkatan pengetahuan dan ketrampilan mitra pengembangan program literasi numerasi sebesar 91%, 3) Peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam pengembangan fasilitas literasi numerasi berbasis android terinternalisasi kearifan lokal sebesar 87%, 4) Tingkat kepuasan mitra dalam kegiatan pengabdian termasuk kategori sangat puas. Untuk itu, perlu dilakukan kegiatan pengabdian secara kontinu dan berkelanjutan.